
...Jangan lupa like, komen dan amunisinya ya guys😘😘...
...********...
Malam harinya, Kenzo yang pulang lebih larut dari biasanya pun kini sudah sampai di depan mansionnya. Dia masuk ke dalam rumah, dan langsung berjalan menuju ke kamarnya untuk menemui sang istri tercinta.
Setelah membuka pintu kamar, dia melihat Marisa yang sudah tertidur pulas dengan kaya tidrunya yang tidak elegan sama sekali. Namun Kenzo justru terkekeh melihatnya, dia merasa cara tidur bar-bar sang istri itu sedikit lucu. Dengan kepala yang berada di bagian bawah, dan kaki yang justru berada di atas bantal.
Kenzo mendekati Marisa, kemudian menggelengkan kepalanya pelan Dengan senyum manis di wajahnya. Dia membenarkan posisi tidur istrinya itu, kemudian menyelimutinya.
"Dasar bebek kuning! Pose tidurmu sangat epic sekali." Kenzo mencium kening Marisa sebelum dia meletakkan tas, kemudian melepas jasnya lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Marisa meregangkan tubuhnya, dengan mata yang sedikit terbuka saat melihat tas suaminya yang sudah ada di tempatnya. Yang artinya suaminya itu sudah pulang, dan Marisa pun segera bangun lalu berjalan menuju kamar mandi.
"Sayang... apa kau masih lama mandinya?" tanya Marisa dengan sedikit berteriak agar Kenzo mendengar suaranya dari dalam sana.
Kenzo yang samar-samar mendengar panggilan Marisa di antara suara guyuran air pun menyahut, "Sebentar lagi sayang, apa kau membantuku mandi?" tanyanya balik dengan nada bercanda.
Marisa tidak menanggapinya dan berjalan keluar dari kamar, menuju dapur untuk menyiapkan makan malam untuk suami tercintanya dan tentunya dia sendiri.
Dia memang belum sempat makan malam, karena setelah Maria di jemput pulang oleh Johan, dia langsung tertidur pulas sampai malam hari tiba. Perutnya yang meronta minta di isi lah, alasan kenapa dia terbangun dari tidurnya tadi.
Marisa membuka kulkasnya untuk mencari bahan makanan yang bisa dia olah untuk mengganjal perut laparnya dan sang suami. Tapi nihil. Tak ada apapun di dalam sana yang tersisa, kecuali mi instan dan telur. Alhasil Marisa pun memasak mi instan dan telur itu, untuk makan malam ala ank kosan di akhir bulan.🤣
Kenzo yang sudah selesai dengan ritual mandinya dan berganti pakaian santai pun keluar dari kamarnya, dan menghampiri sang istri tercinta yang tengah berkutat dengan panci dan spatula di tangannya.
"Kau sedang memasak apa sayang? Baunya sudah tercium dari kamar, sepertinya sangat enak." Tanya Kenzo sambil memeluk pinggang Marisa dari belakang.
__ADS_1
"Tidak ada bahan makanan lain yang tersisa di kulkas, aku lupa membelinya. Hanya ada mi instan dan telur, jadi terpasang kita buat makanan ala anak kosan di akhir bulan," ucap Marisa yang kemudian terkekeh.
Marisa membuat pizza mie yang biasa dia buat di rumahnya dulu. Dan itu juga merupakan makanan yang twin somplak itu sukai.
Dia merebus mi goreng instan itu dengan air mendidih selama 2 menit, hingga mi itu matang tapi belum terlalu empuk. Lalu dia juga mengocok telur yang dia campur, dengan bumbu-bumbu yang susah tersedia di dalam bungkusan mi instan itu.
Setelah bumbu dan telur tercampur rata, Marisa memasukkan mie itu ke dalam campuran telur dan bumbu, kemudian mencampurnya lagi. Setelah itu dia menggunakan pan, yang dia olesi dengan sedikit minyak lalu menuangkan adonannya di sana.
Dan tara... beberapa menit kemudian, pizza mi ala anak kos made in Marisa pun sudah siap di santap.
Marisa membawa dua piring berisi pizza mi buatannya. Dia memberikan satu untuk Kenzo, dan satu untuk dirinya.
"Makanlah. Kau pasti belum pernah mencoba makanan ini kan? Tapi aku jamin, setelah ini kau pasti akan ketagihan," ujarnya sambil memotong pizza minya menjadi beberapa bagian, kemudian mulai mengunyah sepotong pizza mi itu.
Kenzo awalnya terlihat ragu untuk memakan benda aneh yang dia lihat itu. Kenzo bahkan tidak pernah makan mie instan, terlebih lagi dengan mie instan yang di kreasikan seperti ini.
Akhirnya Kenzo pun ikut mengambil sepotong pizza mie itu. Dia melihat makanan di depannya dengan tatapan aneh, dan kemudian dengan perlahan memasukkannya ke dalam mulut dan menggigit ujungnya. Benar-benar hanya gigitan kecil, karena dia belum yakin dengan rasa makanan itu. Bisa saja rasa makanan ini sama seperti ikan teri goreng kan? Yang memiliki slogan "Baumu tak seenak rasamu"🤣
Kenzo mulai mengunyahnya, dan sesaat kemudian dia tampak melongo. Dan Marisa dengan cepat, memasukkan sepotong lagi ke dalam mulut Kenzo, lalu menutup mulut suaminya yang ternganga itu.
"Enak kan?" tanyanya dengan rasa percaya diri setinggi langit. Bagaimana tidak? Makanan ini, adalah makanan sejuta umat. Dan juga makanan wajib bagi para penghuni kosan.🤣
"Ini enak. Aku tidak menyangka makanan instan rasanya bisa seenak ini," ujarnya sambil memakan kembali pizza mie itu.
"Itulah kenapa makanan ini, menjadi makanan favorit sejuta umat. Ya... meskipun sebenarnya tidak sehat, jika terlalu sering mengkonsumsi ini. Tapi kalau hanya untuk sesekali, kurasa tidak masalah. Lagipula ini enak, iya kan?" Marisa terkekeh, sambil kembali mengambil potongan pizza mie di piringnya.
Hingga akhirnya mereka pun menghabiskan makanan mereka. Setelah Marisa membereskan piring kotor, mereka pun kembali ke kamar mereka.
__ADS_1
Kenzo memeluk tubuh Marisa dengan wajah Marisa yang tenggelam di dada bidangnya.
"Ken, apa kau tau?"
"Tidak, karena kau belum memberitahuku. Jadi mana mungkin aku tau," candanya yang mendapat hadiah cubitan cinta dari Marisa di pinggangnya.
"Aww! Kenapa kau suka sekali mencubit pinggangku, sayang..." rengek Kenzo.
"Siapa suruh kau malah bercanda di saat aku sedang bicara serius!" ucap Marisa bersungut-sungut.
"Baiklah, sayangku... katakan, apa itu."
"Ini soal Johan. Awalnya yang aku tau dia hanyalah orang biasa, tapi setelah kejadian itu aku tau kalau dia itu sebenarnya anak orang kaya. Dan tadi aku baru tau, kalau ternyata dia tidak hanya kaya, tapi sangat kaya. Dia adalah pewaris sah King Jewelry yang asli."
Kenzo memicingkan matanya dan menatap wajah istrinya itu. Dia melihat raut wajah Marisa yang tidak tampak sedang bercanda, dan hal itu membuatnya auto terkejut bukan main.
Johan adalah pewaris King Jewelry yang asli? Tapi bagaimana bisa, dan kenapa Johan justru bersembunyi selama ini, bukannya mengurus perusahaan keluarganya.
"Bagaimana bisa Johan adalah pewaris King Jewelry? Apa ada yang tidak beres di balik hal itu?"
...***********...
...Baumu tak seenak rasamu.🤣🤣🤣...
...Memang ikan teri itu jahat. Kalau pas di goreng baunya menggugah selera, tapi pas di makan mengundang darah tinggi.🤣🤣...
...Ada-ada aja babang Kenzo ini🤪...
__ADS_1