
"aish kurang ajar, apa kau tidak bisa mengetuk dahulu sebelum masuk?" tanya richard kepada asisten nya yang telah menerobos masuk ke ruangan nya.
"hehe maap bos saya terlalu bersemangat, ada berita penting yang ingin saya sampaikan" balas daniel sambil cengegesan
"berita apa?" ucapnya cuek
"wanita yang bos cari, saya sudah menemukannya" balas daniel.
"wah benarkah? apa kau juga mendapatkan biodatanya? tanya Richard semangat.
"iya bos, namanya Carla sekarang ia bekerja disebuah cafe, dia tinggal dikost an yang tidak jauh dari tempat kerjanya, kedua orang tuanya telah meninggal dan sekarang ia hidup sendiri" jelas daniel panjang lebar.
"begitukah?" ucap richard sambil menaikkan sebelah alisnya. " kalau begitu kau buat dia dipecat dari pekerjaan nya, aku ingin dia bekerja denganku" sambung richard sambil tersenyum devil. Entah apa yang ada di pikiran nya saat ini sampai ia se bahagia itu.
"Perintah segera dilaksanakan!!" balas daniel sambil memberi hormat seperti tentara yang mendapat tugas dari komandannya.
"Bagus babuku!! sekarang enyah dari hadapanku kau menganggu kerjaan ku" balas richard dengan wajah songongnya.
Daniel berlalu meniggalkan ruangan richard dengan kesal karena dikatai babu oleh richard. *padahal emang babu,wkwkwkwk*
Sementara itu disebuah cafe...
__ADS_1
"hatchii hatchhi" bersin seorang gadis yang tak lain adalah Carla.
" kau baik baik saja?" tanya nila khawatir
"ah aku baik baik saja" balas carla dengan senyuman manis di wajah cantiknya.
" ibuku bilang jika kita bersin tiba tiba berarti ada yang membicarakan kita" ucap nila
" hahaha kau percaya itu?" tanya Carla dengan tawa nya. Danila hanya menganguk kan kepala dengan wajah polos nya.
"pffft menurutku itu hanya mitos, kita tidak boleh terlalu mempercayai itu" ucap Carla sambil menahan tawanya. dan dibalas dengan anggukan kepala dari sahabat baru nya itu. ya Carla sudah memutuskan untuk bersahabat dengan danila menurutnya danila adalah gadis yang baik dan lucu.
"hah maaf saya tidak sengaja" ucap carla sambil menundukkan kepalanya.
"hah maaf? kau pikir maaf mu bisa membuat bajuku kembali bersih hah" bentak pria yang ditabrak oleh Carla tadi.
Carla yang merasa kesal dengan bentakan tersebut langsung mendongakkan kepalanya ia menatap pria yang ditabrak nya dengan sinis.
"saya tidak sepenuh nya salah, anda juga salah karena berjalan sambil memainkan hp" balas Carla dengan emosi yang mengebu gebu.
"hah kau sudah gila? berani sekali kau membentakku, kau pikir kau itu siapa!! kau hanya seorang pelayan disini!!!" balas pria tersebut sambil menatap Carla tak kalah sinisnya. ingin sekali Carla menghajar pria didepannya ini namun ia tahan karena tidak ingin membuat keributan yang lebih besar ditempat kerjanya,pelanggan yang lain mulai memperhatikan mereka.
__ADS_1
tak lama kemudian pemilik cafe datang menghampiri mereka berdua.
"ada apa ini? kenapa ribut ribut." tanya nya.
"anda pemilik cafe disini?" tanya pria yang ditabrak Carla.
"iya saya pemilik cafe ini" balas nya lagi
"saya ingin anda memecat pelayan ini, jika tidak saya akan menuntut cafe ini" ucap pria tersebut. bos Carla terkejut mendengar hal itu Carla pun tak kalah terkejut nya
" kau ini baru masuk kerja sudah menyusahkan saja, kau kupecat" ucap sang bos kepada Carla.
Carla yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sinis, ia tau ini akan terjadi
orang yang ber uang selalu punya kuasa untuk menindas orang yang lemah seperti nya. Carla langsung saja mengambil barang-barang nya dan berlalu pergi tanpa sepatah katapun lagi , ia bahkan mengabaikan panggilan dari danila sahabatnya.
"Sepertinya keberuntungan berpihak padaku
aku tak perlu bersusah payah untuk membuat gadis itu dipecat" batin seorang pria yang duduk disudut cafe, dia adalah daniel. yang sedari tadi memperhatikan keributan tersebut.
~to be continued~
__ADS_1