Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
129 = PELELANGAN BULAN SABIT


__ADS_3

\=Chapter 129. PELELANGAN BULAN SABIT\=


\=


\=


Di pusat kota bagian utara kota Kekaisaran Tang, ada jalan yang paling ramai pengunjung! Itu adalah jalan Gope.


Jana ini selalu ramai setiap harinya, karena pusat kota dari bagian utara! Di tambah ada acara pelelangan setiap minggunya, yang di selenggarakan oleh pelelangan bulan sabit.


Karena pelelangan bulan sabit adalah pelelangan yang besar membuat jalan Gope menjadi semakin meriah. Di tambah sepanjang jalan Gope banyak sekali pedagang makanan siap santap yang memanjakan lidah para pengunjung.


Li Yian dan Baba Yaga sudah berjalan di jalan Gope, meskipun penampilan seperti bangsawan kelas tinggi. Tapi tetap saja sangat norak bagi Baba Yaga.


Karena dia membawa banyak buntalan makanan yang di belinya di sepanjang jalan Gope, ini membuat Li Yian geram tapi tetap saja Baba Yaga tak ambil peduli.


Yang paling parah, Baba Yaga memakan makanan itu sambil berjalan tanpa memikirkan tatapan orang di sekitar mereka.


"Lihat, dia sangat tampan dan terlihat seperti orang yang sangat kaya raya! Tapi otaknya seperti kurang takaran, sehingga seperti idiot." ucap orang yang berpapasan dengan Baba Yaga dana Li Yian.


"Ya benar, aku kasihan dengan pemuda yang di sampingnya! Dia pasti sangat berat menjalani hidup dengannya." seseorang di samping menjawab.


"Kalau aku, meskipun dia tampan jika jiwanya terganggu tidak akan mau berdampingan, meskipun di jalan seperti ini!"


Cukup banyak orang yang membicarakan mereka berdua, ini membuat Li Yian semakin pusing.


*


*


*


Karena cukup pusing Li Yian melihat ada kedai yang sangat sepi pengunjung, karena hari ini masih pagi sehingga kedai itu sepi sekali pengunjung.


Melihat ini Li Yian langsung menarik Baba Yaga masuk ke dalam kedai itu, setelah masuk ke dalam kedai. Dari dalam kedai itu langsung ada orang yang menarik mereka berdua untuk masuk lebih dalam.


Baba Yaga hanya mengikut saja, di tarik seperti itu sedangkan Li Yian cukup bingung. Karena mereka di tarik ke dalam, hanya menunggu sebentar! Setelah itu bermunculan banyak sekali wanita cantik dan berpenampilan menarik. Saat melihat itu Baba Yaga langsung senang bukan main.


"Saudara Li Yian, kau benar-benar tahu tempat seleraku ternyata!" ucap Baba Yaga.


Sedangkan Li Yian masih saja melongo, saat di depan dirinya banyak sekali wanita yang berdiri berbaris. Barulah sadar.


"Apa ini rumah bordil?" ucap Li Yian di benaknya.

__ADS_1


"Sial, jika benar rumah bordil! Maka akan cukup sulit keluar dari sini bersama Baba Yaga." keluh Li Yian.


Baba Yaga menjatuhkan semua buntalan di tangannya, dia segera maju ke barisan wanita cantik itu.


"Nona, mari kita minum!" ucap Baba Yaga langsung bersemangat, cuping hidung dirinya langsung mengangkat tajam.


Baba Yaga masuk ke dalam kamar lain membawa begitu banyak wanita bersamanya! Sedangkan Li Yian mundur perlahan. Meskipun sudah di dekati oleh beberapa wanita yang tersisa.


Bukan karena yang tersisa jelek, tapi bukan waktunya untuk bermain dengan banyak wanita.


"Sial, benar-benar tempat terkutuk!" ucap Li Yian di benaknya.


Dia langsung berlari masuk ke dalam kamar yang tadi Baba Yaga masuki, setelah melihat Baba Yaga sudah duduk di pelukan beberapa wanita membaut Li Yian sangat geram.


"Keluar sekarang, bukan waktunya untuk bersenang-senang!" ucap Li Yian pada Baba Yaga.


Dia langsung menenteng kerah baju Baba Yaga seperti menenteng anak kucing, setelah itu dia langsung menengok ke arah semua wanita di sana.


"Maaf, kami salah masuk ke dalam kedai! Ini kompensasi untuk kalian!" ucap Li Yian sambil melemparkan sekantong koin emas, kira-kira segenggaman anak kecil.


Mungkin berisi 30 koin emas di dalamnya! Saat mereka menerimanya Li Yian dengan gesit langsung keluar dari sana.


"Saudara Li Yian, apa-apaan ini? Bukannya kau akan mengajak aku ke tempat seperti itu sebelumnya, kenapa sekarang salah tempat?" tanya Baba Yaga masih dalam tentengan Li Yian.


"Diam dulu, ini belum waktunya! Kita harus bekerja keras setelah beres barulah berpesta!" jawab Li Yian setelah berada di jalan Li Yian langsung menurunkan Baba Yaga.


Setelah mereka kembali berjalan, Baba Yaga langsung terlonjak kaget bukan main.


"Celaka..!" ucap Baba Yaga dengan sangat keras.


Bahkan orang-orang yang ada di sana langsung melihat ke arah Baba Yaga dan Li Yian, dengan ini Li Yian bingung.


"Apa yang celaka?"


"Makanan ku, tertinggal di sana!" jawab Baba Yaga atas pertanyaan Li Yian dengan wajah suram.


Li Yian mendengar jawaban itu ingin sekali memukul Baba Yaga, tapi dia menahan itu semua.


"Cepat ikuti aku, kau harus bersikap cukup tegas teman! Jangan membongkar penyamaran kita ini!" ucap Li Yian berbicara sangat pelan di depan telinga Baba Yaga.


Mendengar mereka sedang menyamar dengan penampilan seperti ini, Baba Yaga langsung berubah serius! "Baiklah saudara Li Yian mari kita lakukan!"


Akhirnya mereka langsung bergegas pergi dengan Li Yian yang memimpin jalan.

__ADS_1


*


*


*


Gedung paling besar yang ada di jalan Gope adalah gedung pelelangan bulan sabit, gedung itu memiliki empat lantai! Hingga ke belakang gedung utama bangunan besar juga berdiri.


Di sanalah kediaman tersembunyi keluarga Bao, jika saja Li Yian tidak menerima informasi dari tetua ke lima Keluarga Bao, pasti tidak akan mengetahui ini.


Li Yian dan Baba Yaga sudah sampai di pintu gerbang utama gedung pelelangan bulan sabit, karena pelelangan di mulai dua hari lagi untuk minggu ini. Sehingga keadaan gedung itu tidak begitu ramai pengunjung.


"Permisi tuan-tuan, apa yang anda cari?" ucap penjaga gerbang gedung pelelangan bulan sabit.


"Kami ingin bertemu dengan pengurus pelelangan bulan sabit ini! Karena kami ingin menawarkan barang langka, untuk di lelang." ucap Li Yian.


Penjaga gerbang itu sempat ragu, tapi karena penampilan Li Yian dan Baba Yaga yang sangat rapi dan mewah, seperti keluarga bangsawan pada umumnya akhirnya mereka menyarankan untuk menunggu sebentar.


Li Yian memang hanya menunggu sebentar, setelah itu penjaga gerbang keluar dengan seorang pria paruh baya! Dia adalah manager pelelangan bulan sabit.


Li Yian berkenan sekilas, lalu mereka di bawa masuk ke dalam gedung utama untuk membicarakan lebih lanjut.


Di sini Baba Yaga benar-benar tampil sangat elegan, tingkah konyolnya langsung hilang entah ke mana! Melihat ini Li Yian kagum di benaknya.


"Tidak ku sangka, siluman babi ini bisa bersifat normal juga jika dalam keadaan genting!"


Mereka masuk ke dalam ruang tunggu yang sangat besar, Li Yian dan Baba Yaga duduk dengan anggun di kursi yang sangat empuk.


Di depan mereka terdapat meja kristal yang sangat bening dan berkilau, lalu manager pelelangan bulan sabit duduk di kursi yang ada di sebrang dari Li Yian dan Baba Yaga.


"Maaf ada keperluan apa tuan Yian Li datang ke tempat pelelangan kami ini, saat sedang persiapan seperti ini?" ucap manager itu.


Li Yian memperkenalkan dirinya dengan nama terbaik, agar tidak terlalu mencolok nama dirinya.


"Kami berkunjung ke pelelangan ini, akan menawarkan barang yang sangat langka!" jawab Li Yian.


"Barang apa itu tuan!" jawab manager itu.


"Sebenarnya, untuk kami barang ini tidak begitu langka karena sudah sering menjumpai di kampung halaman kami, Bunga lotus es!" ucap Li Yian lalu mengambil barang itu seolah-olah dari balik pakaian dirinya.


Manager pelelangan bulan sabit bereaksi cukup kaget, dia tidak menyangka barang selangka itu di bilang biasa saja.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2