Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
350 = SANGAT BERANI


__ADS_3

\=Chapter 350. SANGAT BERANI\=


\=


\=


Pagi hari telah tiba di kota Kekaisaran Ming, pada akhirnya Baba Yaga benar-benar tidak kembali ke penginapan yang telah di sewa oleh Li Yian dan Xu Wuzao.


Kini mereka yang ada di sana sedang sarapan, sebelum Xu Wuzao menemui Kaisar Ming di istana Kekaisaran.


Li Yian sedang makan bersama Xu Wuzao dalam satu meja, dia makan beberapa suapan setelahnya langsung berbicara tentang Baba Yaga.


"Inilah kenapa aku tidak begitu setuju Baba Yaga ikut ke kota Kekaisaran Ming, pasti dia menghilang dan sibuk dengan urusannya sendiri, aku yakin pak tua bahwa dia sedang bersenang-senang dengan banyak wanita di suatu tempat!" ucap Li Yian cukup kesal.


Li Yian tahu tentang ini, karena terakhir kali dia menemukan Baba Yaga sedang berada di kamar dengan di temani beberapa wanita.


Xu Wuzao hanya tersenyum saja, dia tidak terlalu memikirkan Baba Yaga mau bagaimanapun, karena tidak ada hubungannya dengan dia.


Sehingga Xu Wuzao tidak bisa melarang Baba Yaga untuk tidak ikut bersama mereka ke kota Kekaisaran Ming saat itu.


"Biarkan saja! Itu kan urusan dia, kita tetap melanjutkan apa rencana kita sekarang." ucap Xu Wuzao setelah itu dia meletakkan mangkuk dan sumpitnya karena sudah selesai makan.


"Apakah kita akan berangkat sekarang?" ucap Li Yian karena melihat Xu Wuzao sudah menyelesaikan makanya.


"Ya, lebih cepat lebih baik! Kita masih banyak urusan di kota Wuhan, jadi jika meninggalkan terlalu lama akan sangat merepotkan." ucap Xu Wuzao.


Dia setelah itu berdiri dari tempat duduknya, lalu dia melirik ke arah 18 orang yang duduk tidak jauh dari mereka berdua sedang makan juga.


"Kita cukup berdua saja, tinggalkan mereka di sini!" lanjut Xu Wuzao berucap.


"Baiklah jika itu yang anda inginkan." jawab Li Yian langsung.


Xu Wuzao bergegas keluar, Li Yian langsung mengikuti Xu Wuzao setelah memberikan perintah kepada pasukan bayangan untuk menunggu di penginapan, mereka cukup bergerak setelah ada perintah darinya.


*


Di Istana Kekaisaran Ming.


Padahal pagi baru saja tiba di kota itu, namun di dalam istana Kekaisaran Ming sangat ribut oleh informasi yang masuk kepada mereka.


Sedangkan di luar berita menyebar luas di kalangan masyarakat, bahwa dua pejabat tinggi Kekaisaran Ming di bantai habis oleh seseorang, tubuh mereka di temukan di pinggir jalan.


Itulah informasi yang tersebar luas di masyarakat, namun berdebat dengan di istana Kekaisaran Ming. Mereka mendapatkan kabar dari kelompok informasi bayaran bahwa seseorang yang pergi bersama Xu Wuzao telah membunuh dua pejabat tinggi Kekaisaran Ming di sebuah taman hiburan.


Mendengar ini Kaisar Ming yang sudah cukup geram dengan Xu Wuzao, kini bertambah geram.

__ADS_1


Kesalahannya sudah tidak bisa di maafkan lagi, pertama membunuh Ming Su meskipun tidak terlibat langsung, namun Kaisar Ming dan beberapa petinggi, para mentri Kekaisaran Ming yakni bahwa Xu Wuzao ada di balik semua ini.


Sekarang sudah menemukan bukti yang nyata, maka dia hanya perlu bertindak.


Kaisar Ming sudah mengatur beberapa pasukan elit Kekaisaran Ming untuk berjaga-jaga bisa sesuatu buruk terjadi, karena Kaisar Ming tidak bodoh makanya sebelum dia mengundang binatang buas untuk masuk ke dalam lingkaran miliknya, maka dia harus mengantisipasi agar binatang buas itu tidak ngamuk dan menyerang menerkamnya.


Sehingga dia harus menyediakan tameng, bukan hanya pasukan elit saja! Kaisar Ming menempatkan pasukan bayangan yang selalu mengawasi istana Kekaisaran sepanjang hari.


Sekarang Kaisar Ming sedang mengadakan pertemuan dengan para petinggi dan juga beberapa pejabat Kekaisaran.


Mereka semua sedang membicarakan bagaimana menyikapi Xu Wuzao, setelah pertanyaan itu Kaisar Ming diam.


"Maaf Yang mulia Kaisar, karena Xu Wuzao telah membuat kerugian besar terhadap Kekaisar Ming, maka hukumnya mati sangat pas untuknya!" ucap salah satu pejabat tinggi Kekaisaran Ming.


"Tidak menurut aku, itu terlalu rendah untuknya!" yang lain langsung menimpali.


"Kekaisaran Ming adalah hukum dan otoritas tertinggi, namun tidak ada keadilan untuk saudara kita yang di bunuh secara kejam! Apakah ini masih Kekaisaran Ming yang sudah berdiri ribuan tahun?" ucap salah satu pejabat tinggi, sang masih satu keluarga dekat dengan yang di bunuh Baba Yaga malam tadi.


"Tenang lah, aku akan menurunkan hukuman berat untuk Xu Wuzao! Sebaiknya kita tunggu sampai beberapa hari ke depan jika dia tidak muncul di istana ini, maka kirim pasukan besar ke wilayah selatan!" ucap Kaisar Ming dengan sangat tegas.


Dia sudah memikirkan beberapa lama untuk mengambil keputusan, akhirnya keputusan ini yang Kaisar Ming ambil.


Sebenarnya Kaisar Ming berniat mengundang Xu Wuzao untuk memberikan gambaran dan pelatihan bagaimana cara menggunakan manual kultivasi, karena sudah beberapa minggu pihak Kekaisaran Ming dan dirinya juga tidak mengalami perubahan, sehingga ingin mendapatkan petunjuk lebih dalam.


Namun malah berakhir seperti ini, sehingga Kaisar Ming mengambil keputusan ini dengan berat, karena ingin mengambil keadilan yang benar.


Karena mereka sudah sejak lama tersinggung dengan Xu Wuzao, karena semenjak dia membuka rumah pelelangan anggrek putih, toko pil dan herbal mereka gulung tikar.


Mereka terus berdiskusi tentang permasalahan dari Kekaisaran Ming.


*


*


*


Saat mereka sedang berdiskusi penting, dari arah luar dengan cepat seseorang yang menjaga keamanan Kekaisaran Ming langsung jatuh berlutut.


"Yang mulai Kaisar, Xu Wuzao ada di luar!" ucap penjaga keamanan itu dengan menunduk hormat.


"Apakah itu benar?" ucap Kaisar Ming sangat terkejut.


"Benar Yang mulia Kaisar!" ucap orang yang melapor.


"Berapa banyak orang yang Xu Wuzao bawa?" ucap penasehat Kekaisaran Ming.

__ADS_1


"Dia datang berdua, hanya membawa bocah kecil!" ucap penjaga keamanan kembali, dia tidak berani berbohong sedikitpun takut lehernya berakhir di tiang pancung.


"Hemm, sangat berani!" gumam penasehat Kekaisaran Ming.


Akhirnya setelah menerima informasi itu, Kaisar Ming dan semau orang-orang penting segera menuju aula utama Kekaisaran Ming.


*


Di tempat lain.


Xu Wuzao dan Li Yian masih berdiri di luar, mereka berdiri di depan pintu besar aula utama, mereka di kelilingi oleh puluhan penjaga keamanan yang siap menyerang dengan memegang tombak dan pedang mereka.


Meskipun mereka tahu bahwa semuanya bukanlah tandingan dari Xu Wuzao pastinya.


Setelah Xu Wuzao dan Li Yian cukup lama menunggu pintu aula utama terbuka, dari balik pintu besar itu ruangan luas langsung terlihat jelas.


Di dalam ruangan aula besar, singgasana yang agung langsung terpampang jelas di mata keduanya, namun Li Yian hanya melihat sekilas dia pernah melihat singgasana yang lebih mengerikan dari itu.


Setelah pintu itu terbuka, Xu Wuzao dan Li Yian langsung di rundung masuk dengan sedikit paksaan, namun Li Yian tetap tenang.


Sedangkan Xu Wuzao sudah merasakan ketidakberesan di sini, karena dia mengetahui undangan dari Kaisar Ming itu untuk apa! Namun sekarang mereka terlihat seperti kriminal besar yang siap di hukum gantung di depan umum.


Setelah Li Yian dan Xu Wuzao masuk, dia masih berdiri tegak.


Keduanya melihat semua orang yang memandang mereka dengan tatapan penghinaan, bahkan Kaisar Ming tidak menyapa mereka sepatah kata pun.


"Beraninya kalian berdua tidak berlutut di hadapan Yang mulai Kaisar!" bentak salah satu penjaga keamanan.


Dia langsung bergegas dengan cepat ingin menendang belakang lutut Li Yian.


Baaammm..!


Braakk..!


"Aaakkkhh..!" jerit penjaga keamanan Kekaisaran Ming, setelah di sentil Li Yian dan menghantam pintu aula besar.


Semua orang melotot tidak percaya, mereka tidak melihat serangan Li Yian maupun Xu Wuzao, namun penjaga keamanan langsung terpental begitu jauh dan menabrak pintu aula.


Xu Wuzao hanya melirik saja, dia di hatinya langsung tersenyum.


'Anak ini, jika aku tidak tahu bahwa dia adalah reinkarnasi salah satu prajurit dewa, pasti aku akan terkejut hingga tidak tahu harus berbuat apa setelah ini!' ucap Xu Wuzao di benaknya.


Dia sangat puas melihat keterkejutan mereka semua yang ada di aula besar ini, Xu Wuzao yakin bahwa mereka sangat tertekan.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2