Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
222 = PERTARUNGAN DI DALAM HUTAN


__ADS_3

\=Chapter 222. PERTARUNGAN DI DALAM HUTAN\=


\=


\=


Qin Ling Su terus mengejar dua dari keluarga Wei yang kini menjadi rampok, meskipun lari dari dua orang Keluarga Wei sangat kencang. Namun Qin Ling Su masih bisa mengimbangi meskipun belum bisa mengejar mereka.


"Sial, mereka ahli sekali dalam berlari!" keluh Qin Ling Su, dia masih terus bersemangat untuk mengejar mereka berdua.


Sedangkan di belakang Qin Ling Su datang dengan cepat Yin Shen, lalu segera lari mengimbangi Qin Ling Su.


"Ling Su, jangan-jangan ini jebakan! Kita tidak bisa meninggalkan kereta barang begitu sja!" ucap Yin Shen.


Dia tidak memprioritaskan untuk membunuh dua perampok dari keluarga bangsawan tersembunyi Wei, karena dia khawatir ini hanya sebuah jebakan belaka untuk mereka.


Namun Qin Ling Su sudah sangat marah, sehingga dia tidak mendengarkan ucapan Yin Shen.


"Maaf senior Shen, aku tidak akan membiarkan mereka berdua lolos, karena mereka sudah terlalu menghina ku barusan!" ucap Qin Ling Su dengan tegas.


"Baiklah, aku mengerti! Mari kita lakukan dengan cepat lalu kembali melakukan perjalanan!" jawab Yin Shen terhadap Qin Ling Su.


Dia sangat tahu atas penghinaan itu, karena dirinya juga sering di hina oleh orang-orang dari keluarga Yin dari dulu, sehingga setelah dirinya meningkatkan kekuatan yang cukup pesat, dia tidak memberi tahukan mereka, karena sudah cukup sakit hati sebelumnya dan tidak butuh pujian maupun sanjungan dari keluarga Yin.


"Baik senior Shen!" ucap Qin Ling Su.


Wooooosss..!


Yin Shen langsung bergerak dengan kecepatan kilat, dia dalam sekejap sudah berada di samping salah satu dari mereka.


Suuutt..!


Triinng..!


Baaammm..!


"Uhukk Uhukk..!" salah satu orang dari keluarga Wei langsung berhenti dan terbatuk-batuk karena di serang oleh Yin Shen.


Setelah serangan tebasan dari Yin Shen bisa di tangkis, tendangan yang sangat cepat dan berat tidak bisa di hindari lagi sehingga mengenai perut dari salah satu anggota keluarga Wei.


Suuutt..!


Triiinnng..!


Yin Shen langsung di serang dengan cepat oleh salah satu dari anggota keluarga Wei yang menjadi rampok, namun dapat di tangkis dengan mudah oleh Yin Shen.


Wooooosss..!


"Kau adalah lawan ku!" benak Qin Ling Su.

__ADS_1


Dia baru saja sampai menyusul mereka, karena di tinggalkan oleh Yin Shen tadi! Setelah Yin Shen sudah baku hantam dua pukulan dia baru sampai di pertarungan itu.


Setelahnya, dia langsung menghadapi orang yang menyerang Yin Shen! Karena dia orang yang pertama berbicara ingin menargetkan Qin Ling Su sebagai pemuas nafsunya.


Triinng..!


Triinng..!


Serangan dari Qin Ling Su sangat ganas, membuat orang yang lebih muda dari keluarga Wei sangat kerepotan, sehingga mundur cukup jauh dari Yin Shen dan kakaknya.


Akhirnya mereka bertarung dengan sengit di dalam hutan yang ada di perbatasan Kekaisaran Ming itu, kondisi dua orang keluarga Wei yang sudah sedikit terluka oleh Yin Shen membuat pertarungan empat orang itu tidak menguntungkan bagi dua orang dari keluarga Wei.


Slaazz..!


"Aaakkkhh..!" jerit orang yang di lawan oleh Yin Shen karena di tebas di bagian paha.


Karena salah satu dari kakinya sudah terluka sehingga serangan dari salah satu keluarga Wei sangat merosot jauh.


Melihat kakak dirinya terkena serangan dari musuhnya, membuat orang yang di lawan Qin Ling Su tidak waspada, jadi dia cukup kesulitan menghalau serangan dari Qin Ling Su yang semakin lama semakin cepat.


"Sial, gadis ini sangat tangguh! Aku kira hanya gadis yang menjadi beban saja." keluh dia setelah melawan Qin Ling Su hingga 5 jurus.


Namum dirinya sudah terdesak hebat, bahkan dia sudah terkenal beberapa sayatan tipis di lengan dan tubuhnya, namun dia sendiri belum melancarkan serangan yang mematikan, bahkan serengan dirinya yang mengenai Qin Ling Su tidak ada sama sekali. Jangankan melukai bahkan serengan dirinya tidak menyentuh Qin Ling Su meskipun hanya sehelai rambut darinya.


*


*


*


Wooooosss..!


Triinng..!


Baaammm..!


Yin Shen langsung menghantam kepala dari salah satu orang dari keluarga Wei, setelah tebasan dirinya di tangkis oleh lawannya.


Lawan Yin Shen terpental cukup jauh dan tidak sadarkan dirinya setelah terkena hantaman pukulan tangan kosong yang mengandung tenaga dalam tinggi dari Yin Shen sehingga pukulan itu sangat keras.


"Kakak..!!" teriak salah satu dari mereka.


"Jangan kau alihkan pandangan saat melawan ku!" bentak Qin Ling Su.


Slaazz..!


Traaakk..!


"Heeekkhh..!" suara salah satu orang yang melawan Qin Ling Su langsung terputus.

__ADS_1


Karena kepalanya telah di penggal oleh Qin Ling Su dan jatuh ke tanah lalu menggelinding, karena pedangnya sangat tipis dan begitu tajam di tambah di alirkan tenaga dalam yang tinggi membuat pedang itu 10 kali lipat lebih tajam dari aslinya, sehingga memutuskan kepal dari badannya sangatlah mudah.


Lawan dari Qin Ling Su mati seketika, tidak puas disitu saja Qin Ling Su langsung bergerak dengan cepat ke orang yang di lawan oleh Yin Shen lalu memenggalnya dengan cepat.


"Sudah Ling Su jangan terlalu berlebihan! Tinggalkan saja mereka kita kembali ke rombongan!" ucap Yin Shen.


Lalu dia segera meraih pundak dan lengan dari Qin Ling Su, setelah di pegang oleh Yin Shen barulah Qin Ling Su berhenti.


"Maafkan aku senior Shen!" ucap Qin Ling Su.


"Tidak apa-apa, cepat kita kembali! Aku takut ini hanya jebakan dari mereka saja." Yin Shen mencoba memberitahukan apa yang dirinya pikirkan sedari tadi.


"Apa itu mungkin?" ucap Qin Ling Su tidak begitu percaya.


"Entah lah, yang penting kita cepat kembali!" ucap Yin Shen.


"Baik, senior Shen! Ayok kita kembali." jawab Qin Ling Su.


Mereka berdua akhirnya kembali dengan cepat, karena mengejar dua dari keluarga Wei itu cukup jauh.


Mereka berdua bergerak dengan kecepatan tinggi yang biasa Qin Ling Su capai, sedang Yin Shen hanya mengimbangi saja.


Cukup cepat keduanya sampai di kereta kuda dan rombongan mereka yang tadi di tinggalkan, tiga dari mereka langsung menghampiri Yin Shen dan Qin Ling Su.


"Bagaimana kepala Shen, apa mereka tertangkap?" ucap salah satu dari mereka ingin tahu apa yang terjadi.


"Mereka sudah aku bunuh!" jawab Qin Ling Su dengan tatapan tajam.


Tiga orang dari kelompok mereka langsung menelan ludah mereka secara kasar karena terkejut dan merinding takut.


'Aku tidak akan mendekati gadis mungil ini! Terlalu bar-bar!' ucap salah satu dari mereka di benaknya.


"Ya apa yang di katakan, Ling Su benar!" ucap Yin Shen membenarkan.


"Yang penting anda selamat!" ucap yang lain.


"Sebaiknya kita urus rekan kita, segera kubur skala di dekat jalan ini! Tidak mungkin kita akan membawa sampai ke markas!" ucap Yin Shen memberikan perintah.


"Baik..!" jawab mereka hampir serentak.


Mereka dengan cepat menggali lubang di tempat yang cukup jauh dari jalan, di dekat dengan pohon besar! Hanya membutuhkan waktu sebentar lubang yang cukup dalam terbentuk.


Mereka langsung menguburkan rekan mereka yang terbunuh atas penyerangan itu, setelah beres mereka langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Kekaisaran Tang.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2