Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
194 = KESALAHAN KELUARGA WEI


__ADS_3

\=Chapter 194. KESALAHAN KELUARGA WEI\=


\=


\=


Xu Wuzao yang sudah mundur menjaga jarak, kini menengok ke belakang! Dia menghawatirkan empat murid elit sekte anggrek putih yang kini seperti manusia biasa, tanpa kekuatan.


'Jika aku tidak cepat memusnahkan mereka berdua! Sepertinya orang-orang Keluarga Wei lainnya akan segera datang, aku tidak bisa bergerak bebas jika sendirian dan melindungi mereka berempat?' ucap Xu Wuzao di dalam pikiran dirinya saat ini.


Xu Wuzao langsung mengalirkan Energi Qi pada pedang dan lengan kana maupun kedua kakinya, kini Xu Wuzao sudah mulai belajar mengontrol Energi Qi secara baik.


"Kenapa kalian diam saja, apa kalian takut?" ucap Xu Wuzao dengan tenang.


"Sial kau bedebah tua, ternyata masih bertahan sampai sekarang!" ucap salah satu dari orang Keluarga Wei.


Sebenarnya mereka berdua ingin mengulur waktu lebih lama lagi, agar Xu Wuzao kehilangan seluruh kekuatan yang di miliki saat ini, karena meskipun pendekar suci sekali pun, jika terkena racun pelumpuh maka akan tumbang dan tidak bisa melawan meskipun terhadap pendekar tingkat pemula tahap awal sekalipun.


Mendengar umpatan itu, Xu Wuzao merasa senang bahwa mereka cukup takut terhadap Xu Wuzao! Sehingga dia tidak ingin membuang kesempatan itu.


"Tebasan bayangan ganda!" ucap Xu Wuzao.


Wooooosss..!


Dia langsung berlari beberapa langkah, dari tangan kana dan pedang yang di alirkan Energi Qi, melesat bayangan kehitaman dua tebasan beriringan seperti bayangan bulan sabit.


Itu adalah salah satu jurus, dari teknik pedang 100 bayangan yang pernah di wariskan kepada Li Yian! Meskipun dirinya hanya bisa mempelajari sepertiga dari keseluruhan teknik namun cukup bisa di andalkan.


Wuutt..!


Wuutt..!


Kedua lawan dari keluarga Wei yang masih terkejut dan belum siap, mereka langsung menangkis dengan tenang dalam miliknya.


Saat membendung bayangan aliran Energi berbentuk bulan sabit menggunakan pedang masing-masing.


Pedang mereka langsung terpotong menjadi dua, bahkan Energi yang di padatkan itu terus melaju menebas mereka hingga bahu dan tangan masing-masing terpotong.


Bahkan ada yang terpotong kepalanya, sehingga mereka langsung mati seketika! Melihat ini Xu Wuzao terbengong ngeri.


"Apa sehebat itu menggunakan Energi Qi?" ucap Xu Wuzao tanpa sadar.

__ADS_1


Suara Xu Wuzao cukup kecil seperti sedang bergumam, sehingga empat murid yang cukup jauh di belakangnya tidak bisa mendengar ucapan Xu Wuzao.


Tak jauh berbeda, bahkan lebih parah dari Xu Wuzao kekagetan empat murid elit sekte anggrek putih, mereka kaget karena kepala sekte Xu sangat hebat.


Bahkan mereka yang sering menjalankan misi berbahaya saja, tidak pernah melihat serangan yang begitu mematikan seperti serangan Xu Wuzao.


"Cepat kita harus bersembunyi terlebih dahulu!" Xu Wuzao langsung menyadarkan keterkejutan mereka berempat.


Setelah mendengar suara Xu Wuzao, empat murid elit sekte anggrek putih langsung bergerak bergerak ke arah hutan! Yang cukup lebat.


*


*


*


Suasana di gazebo halaman depan kediaman keluarga Wei sangat sepi, karena gazebo itu sangat dekat dengan hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei yang masih asri.


Meskipun hutan kecil itu melindungi kediaman keluarga Wei dari serangan luar! Namun kesalahan keluarga Wei, ialah mereka tidak juga menguasai semua medan di hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei.


Mereka hanya membiarkan hutan itu memiliki populasi seperti hutan besar pada umumnya! Pohon yang tumbuh subur dan semak belukar yang tumbuh di aman-aman.


Bahkan akar pohon menjalar saja berserabut di mana saja menutup ratusan pohon besar! Sehingga hutan itu seperti hutan yang tidak di jamah manusia.


"Kepala sekte Xu, apa kita tidak akan di kejar oleh orang-orang keluarga Wei? Aku yakin ini adalah daerah kekuasaan mereka, sehingga akan mudah menemukan kita yang mencoba bersembunyi!" salah satu murid elit sekte anggrek putih langsung mengungkapkan perasaan dirinya kepada Xu Wuzao.


"Tenanglah, aku kan melindungi kalian sampai besok! Setelah kita pulih dari obat pelumpuh yang ada di dalam tubuh kita, maka kita harus melawan mereka!" jawab Xu Wuzao sambil terus berjalan tanpa menengok kepada anak murid yang bertanya.


"Maafkan kami kepala sekte Xu! Karena kami sudah menjadi beben di misi kali ini!" salah satu murid elit sekte anggrek putih yang sedari tadi diam saja akhirnya berucap.


"Tidak, itu bukan kesalahan kalian, maka jangan pikirkan tentang hal demikian!" jawab Xu Wuzao.


Mereka terus mengobrol di sepanjang pelarian kali ini, sambil terus membahas apa yang harus di lakukan kedepannya. Mereka mengikuti semua instruksi yang di arahkan Xu Wuzao.


Setelah mereka berjalan cukup dalam ke dalam hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei mereka menemukan sebuah gua kecil, di tambah hari mulai menggelap akhirnya Xu Wuzao dan yang lainya lebih memilih bersembunyi di sana terlebih dahulu.


*


*


*

__ADS_1


Sementara itu, di kediaman keluarga Wei! Kepala keluarga Wei sedang mengamuk karena rencana dirinya gagal total.


Bahkan orang-orang kepercayaannya dirinya yang memiliki kekuatan cukup tinggi, mati mengenaskan di tangan Xu Wuzao.


"Bodoh, kenapa kalian meremehkan mereka!" bentak kepala keluarga Wei.


Dia sedang memarahi beberapa anak buahnya, karena mereka melalaikan apa yang di perintahkan sejak awal.


"Maaf, tuan Wei! Kami mengikuti saran senior, karena kami di perintahkan tidak boleh mengganggu kesenangan mereka sehingga kami semua meninggalkan tugas awal!" ucap salah seorang yang kini sedang menunduk ketakutan.


Baammm..!


"Uhukk.. Uhukk..!"


Tendangan keras kepala keluarga Wei mendarat di dada orang yang barusan bicara, orang itu langsung terpental dan terkapar lalu batuk dan memuntahkan darah segar.


Orang-orang yang lain yang masih berdiri di hadapan kepala keluarga Wei, kini bergetar ketakutan! Mereka takut karena kebrutalan kepala keluarga Wei sudah di tunjukkan.


"Keparat, kalian lebih mendengarkan bajingan yang tidak mampu menjalankan tugas dari ku itu haahh?" bentak kepala keluarga Wei setelah menendang salah satu dari mereka.


Setelah bentakan itu menggeleng di ruangan itu, orang-orang yang ada di sana sudah tidak berani lagi mengucapkan perkataan lagi.


"Cepat, cari mereka semua! Kerahkan kekuatan keluarga Wei, jangan pulang sebelum membawa kepala Xu Wuzao!" titah kepala keluarga Wei kepada semuanya.


"Baik tuan Wei! Akan kami laksanakan!" ucap mereka hampir serempak.


Sedangkan para tetua keluarga Wei masih duduk tenang di ruang pertemuan yang di gunakan untuk menyiksa anak buahnya itu.


Mereka hanya diam saja dengan raut muka yang datar, setelah para anak buah yang di tugaskan pergi. Tetua pertama langsung mengucapkan kepada kepala keluarga Wei.


"Kakak Wei Zan, seperti mereka tidak akan sanggup menemukan Xu Wuzao dan empat muridnya! Karena menurut analisa ku mereka kabur dan mengulur waktu!" ucap tetua pertama dengan tenang.


Wei Zan kepala keluarga Wei seketika berpikir, dia memikirkan kemungkinan terjadinya kedepannya.


"Sepertinya kita harus menyusuri hutan lindung sedetail mungkin, agar bisa menemukan bajingan tua itu. Sial ini kesalahan kita tidak melatih anggota kita untuk menguasai jalur dan wilayah hutan lindung." ucap kepala keluarga Wei.


Dia cukup menyesal, karena tidak melatih orang-orangnya untuk menguasai semua area hutan yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei.


\=


\=

__ADS_1


..


__ADS_2