Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
253 = SERANGAN BESAR-BESARAN


__ADS_3

\=Chapter 253. SERANGAN BESAR-BESARAN\=


\=


\=


Kepala sekte Wuhan, langsung murka setelah tahu bahwa pasukan yang di kirim dirinya yang terdiri dari tetua ketiga dan tetua kedua! Lalu puluhan pasukan elit, bahkan tetua kedua yang di juluki dewi penggoda yang tidak pernah di kalahkan oleh laki-laki manapun, sanggup di bunuh oleh Xu Wuzao.


Membuat Yan Yin yang dulunya meremehkan Xu Wuzao, karena Xu Wuzao adalah rival dari Yan Jim keponakan dirinya, kini cukup waspada.


Kepala sekte Yan tahun seberapa hebat Yan Jim, sehingga memandang Xu Wuzao juga setara dengan Yan Jim! Namun karena kejadian pembantaian ini, kepala sekte Yan sedikit sadar bahwa Xu Wuzao tidak bisa di anggap remeh.


Akibat pukulan yang di layangkan Yan Yin terhadap meja batu, membuat ruangan pertemuan berantakan bahkan hancurnya meja bundar yang besar membuat para tetua sekte Wuhan menyingkir ke pojokan ruangan, lalu debu berterbangan ke segala penjuru ruangan pertemuan.


Namun kepala sekte Yan masih berdiri dengan kokoh di tempatnya, dia terlihat seperti raja perang yang sedang murka.


"Kepala sekte Yan! Tenang lah, kita cari solusinya." ucap tetua keempat mencoba menenangkan Yan Yin.


"Diam kau! Jangan banyak bicara di hadapan ku!" bentak kepala sekte Yan.


Tetua keempat langsung terdiam dan mundur kembali, karena Yan Yin orangnya mudah marah! Bahkan tetua lainnya tidak berani berbicara sedikitpun.


Kemarahan Yan Yin kini benar-benar memuncak, karena dewi penggoda miliknya telah di bantai! Sehingga tidak bisa merasakan nikmatnya bermain panas semalaman penuh, jika dirinya inginkan.


Jika saja para tetua sekte Wuhan tahu bahwa yang membuat kemarahan puncak dari Yan Yin karena kehilangan Dai Yao, mereka akan tercengang mendengarnya.


"Para tetua, kita kumpulkan semua sisa kekuatan dari sekte Wuhan! Kita akan melakukan serangan besar-besaran terhadap sekte anggrek putih!" ucap Yan Yin dengan lantang.


"Tapi kepala sekte Yan! Kekuatan kita sudah melemah cukup banyak." ucap tetua kelima mencoba mengingatkan.


Wooooosss..!


"Hheekk..!" tetua kelima langsung tersedak, karena di cekik oleh kepala sekte Yan.


Kepala sekte Yan bergerak dengan kecepatan kilat langsung mencekik leher dari tetua kelima menggunakan tangan kirinya, sedangkan tangan kana menunjuk di hadapan paras tetua kelima, sambil berkata.


"Apa kau meremehkan kekuatan ku?"

__ADS_1


Tetua kelima tidak bisa mengelak dan melepaskan cengkraman dari Yan Yin, karena pelatihan Yan Yin sudah berada di tingkat pendekar suci tahap menengah. Bahkan gerakan Yan Yin tidak mereka rasakan dan ketahui.


"Tidak kepala sekte Yan, mana aku berani!" ucap tetua kelima dengan susah payah.


"Makanya, jangan banyak membantah! Aku perintahkan kumpulan semua kekuatan, maka kalian tinggal laksanakan." jawab kepala sekte Yan dengan tatapan tajam.


Braaakk..!


Kepala sekte Yan langsung melemparkan tubuh tetua kelima ke lantai yang kotor dengan debu, lalu dia menatap semau tetua dengan tatapan tajam kembali.


"Kenapa masih tetap di sini! Segera lakukan." bentak Yan Yin kembali.


Dia terlihat begitu arogan, namun para tetua tidak berani membantah ucapan kepala sekte Yan itu. Akhirnya mereka semua langsung keluar dengan cepat dan mengerjakan tugas yang di perintahkan.


Melihat kepergian para tetua, Yan Yin tidak reda juga kemarahan yang muncul kali ini! Dirinya ingin sekali membantai orang-orang sekte anggrek putih sekarang juga.


Akhirnya dia keluar untuk mempersiapkan senjata pusaka yang sudah lebih dari 5 tahun tidak dirinya gunakan sama sekali, karena menurut Yan Yin di Kekaisaran Ming tidak ada lawan yang pantas untuk menerima serangan dari senjata pusaka turun temurun sekte Wuhan.


*


*


*


Ini adalah usul dari kepala sekte Yan, dirinya ingin menciptakan serangan besar-besaran dalam sejarah! Agar para sekte-sekte besar lainnya di Kekaisaran Ming takut akan kekuatan sebenarnya dari sekte Wuhan.


Kini, ribuan orang berkumpul di halaman depan sekte Wuhan! Halaman depan sekte Wuhan di penuhi oleh pasukan yang siap bertempur karena mereka di berikan tugas dengan sedikit tekanan dari kepala sekte Yan.


Yan Yin dan 5 tetua, berdiri di depan bangunan utama sekte Wuhan, berdiri tegak dengan gagah di antara dua pilar utama bangunan sekte, Yan Yin dan 5 tetua yang tersisa menghadap ke ribuan pasukan di bawah! Di antara mereka terpisah oleh ribuan anak tangga banyaknya.


"Orang-orang sekte Wuhan! Aku kumpulkan kalian dengan cepat seperti ini, karena kita akan memusnahkan sekte anggrek putih yang ada di kediaman keluarga Wei! Semut kecil seperti mereka berani mengusik kita, maka hancur adalah kepastian!" ucap kepala sekte Yan begitu menggelegar.


Suar itu sangat tinggi, karena Yan Yin membentak dengan di barengi tenaga dalam miliknya yang sudah mencapai pendekar suci.


"Haaaaahhh..!" jawab ribuan pasukan yang sudah berkumpul.


Bahkan suara ribuan orang hampir setara kerasnya dengan ucapan kepala sekte Yan, ini membuktikan bahwa kekuatan dari Yan Yin sangatlah tinggi.

__ADS_1


"Kita tunjukkan kepada sekte-sekte lain jika berani mengusik kita, maka akan bernasib sama seperti sekte anggrek putih!" lanjut kepala sekte Yan.


"Yaaaaahhh..!" ribuan pasukan kembali menjawab dengan suara kerasnya.


Kepala sekte Yan sangat percaya diri, bahwa ribuan pasukan dirinya tidak akan terkalahkan oleh siapapun, jangankan sekte anggrek putih yang di anggap semut, olehnya! Bahkan jika sekte besar lainnya menyerang pun, dia sanggup untuk menang.


Jadi belum juga bertarung, Yan Yin sudah sesumbar bawah kehancuran sekte anggrek putih sudah di tentukan.


"Baiklah, semuanya berangkat...!" ucap Yan Yin begitu melengking tinggi, sambil mengacungkan tombak besi putih yang sangat berkilau.


"Haaaaahhh..!" semangat para pasukan langsung berkobar.


Banyak dari pasukan yang terpesona dengan tombak, senjata turun temurun dari leluhur sekte Wuhan.


Drapp..drapp..drapp..!


Langkah kaki pasukan yang bergerak, menggetarkan tanah! Melihat semangat pasukan yang tinggi, kepala sekte Wuhan tersenyum bangga.


*


Sekte Wuhan kini hanya di jaga oleh beberapa murid pemula, jika keberangkatan ini bocor terhadap sekte lain yang memiliki musuh, maka sekte Wuhan saat ini di tahap paling lemah dalam pertahanan.


Namun karena serangan ini berupa dadakan, maka ini tidak menjadi masalah yang serius bagi sekte Wuhan! Ini semua sudah di pertimbangkan oleh Yan Yin.


Namun yang tidak di pertimbangkan okeh Yan Yin hanyalah, siapa yang akan mereka lawan kali ini! Dia begitu ceroboh karena pikiran dirinya sedang di makan oleh dendam dan amarah yang memuncak.


*


Setelah ribuan pasukan sekte Wuhan berjalan keluar dari sekte, dengan pasukan itu di iringi dengan banyak kuda maupun kereta barang. Lalu keluar di tempat umum, membuat orang-orang di sana heboh dan bertanya-tanya, karena ini pertama kali mereka melihat maupun mendengar, kenapa sangat banyak pendekar dari sekte Wuhan yang keluar bersama.


Masyarakat umum di sekitar sekte Wuhan yang sebelumnya sudah mendengar kekalahan sekte Wuhan atas sekte anggrek putih, langsung mengerti bahwa perang besar akan segera terjadi.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2