Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
231 = DIMENSI JIWA


__ADS_3

\=Chapter 231. DIMENSI JIWA\=


\=


\=


Li Yian heran dengan keadaan dewa Yon Sheol yang di anggap sebagai gurunya saat ini di alam langit ini, karena gurunya dan seseorang yang belum Li Yian kenal terbengong di hadapan dirinya sekarang.


Li Yian masih menunggu jawaban pertanyaan dirinya tadi, yang belum di jawab sama sekali oleh Yon Sheol, setelah Li Yian menunggu beberapa lama akhirnya Yon Sheol dan pamannya sadar dari keterkejutan mereka.


"Li Yian, akhirnya kau terbangun dari tidur panjang kau!" ucap Yon Sheol.


Dia langsung menghampiri Li Yian dan memeriksa tubuh Li Yian dengan cepat, meskipun dia tidak begitu tahu tentang ilmu pengobatan namun dia masih bisa dalam hal dasar, setelah melihat tubuh Li Yian sudah pulih kembali, akhirnya Yon Sheol tersenyum cerah.


Li Yian sangat aneh dengan gurunya saat ini, karena cukup heran akhirnya dia bertanya kembali dengan pertanyaan yang berbeda.


"Memangnya apa yang terjadi dengan ku?" ucap Li Yian kepada Yon Sheol.


"Kau sudah pulih seutuhnya Li Yian!" jawab Yon Sheol dengan sumringah.


"Memangnya ada apa dengan ku sebenarnya?" Li Yian bertanya kembali dengan pertanyaan yang hampir sama.


"Apa kau tidak ingat dengan kejadian tiga hari yang lalu, di kediaman ku?" ucap Yon Sheol menatap heran Li Yian.


"Aaahhh iya, di mana Nam Lutu sekarang?" tanya Li Yian setelah mengingat kembali kejadian sebelumnya saat dirinya bertarung.


"Nak, memangnya apa yang kau rasakan sebelumnya?" ucap paman dari Yon Sheol, menyela pembicaraan Li Yian.


Karena pertanyaan itu Yon Sheol tidak menjawab pertanyaan Li Yian barusan.


Li Yian menengok ke arah seseorang yang di samping Yon Sheol saat ini, dia adalah seseorang yang sudah cukup tua! Dengan muka klimis dan janggut putih yang sangat panjang, rambut dan alis serba putih.


Umur orang itu Li Yian tidak bisa memprediksinya, karena dari rambut alis, janggut yang panjang berwarna seputih kapas.


Li Yian tidak langsung menjawab karena sedikit ragu, Li Yian ragu karena belum mengenal paman dari Yon Sheol.


"Li Yian perkenalkan, ini adalah paman ku! Bernama Yon Xiu Yen." ucap Yon Sheol kepada Li Yian, dia memperkenalkan pamannya terhadap Li Yian.


"Salam hormat tuan Yon Xiu!" ucap Li Yian memberikan hormat khas prajurit istana Kekaisaran Langit, jika mereka memberikan hormat terhadap orang yang di segani.

__ADS_1


Yon Sheol tidak sadar karena dia sangat jarang bertemu dengan prajurit dewa di istana Kekaisaran Langit, sedangkan Yon Xiu Yen pernah menjadi prajurit dewa di istana Kekaisaran Langit, sehingga dia cukup heran.


'Anak ini kenapa bisa memberikan sikap hormat seperti itu, apa ini hanya kebetulan belaka?' ucap Yon Xiu Yen di benaknya.


"Baiklah, tidak perlu berlebihan memberikan hormat seperti itu!" ujar Yon Xiu Yen dengan senyum ramah di parasnya yang klimis.


"Baiklah tuan Yon Xiu." jawab Li Yian.


"Sebenarnya, apa yang terjadi terhadap dirimu nak? Kau langsung memiliki kekuatan yang sangat besar!" ucap Yon Xiu Yen bertanya kembali, karena dia sangat penasaran dengan kejadian kali ini.


Li Yian menengok ke arah Yon Sheol sebentar, lalu setelah mendapatkan anggukan dari gurunya saat ini akhirnya Li Yian tersenyum.


"Maaf tuan Yon Xiu, sebelumnya! Beberapa saat sebelum aku membuka mata dan melihat kalian, aku berada di dimensi jiwa." ucap Li Yian.


"Dimensi Jiwa?" ucap Yon Xiu Yen sangat kaget.


Yon Xiu Yen seperti pernah membaca buku tentang metode kultivasi seperti itu, namun metode seperti itu sudah punah sejak dahulu. Saat Kaisar Dewa tersingkir, lalu Nam Lutu mulai memimpin Kekaisaran Langit.


Saat Nam Lutu menduduki tahta, Kaisar Dewa di ganti dengan sebutan Kaisar Langit, karena Nam Lutu memimpin Kekaisaran Langit! Para dewa lain setuju saja hingga dewa yang lain terbiasa dengan itu.


"Ya, aku mendengar suara bimbingan itu menyebutkan tempat itu adalah dimensi jiwa!" jawab Li Yian membenarkan.


"Bagaimana mungkin?" ucap Yon Xiu Yen tidak percaya, karena dia tahu tentang dimensi jiwa itu apa sejak dulu.


Kini malah ucap dari Yon Xiu Yen membuat Li Yian maupun Yon Sheol bertanya-tanya di benaknya, hingga akhirnya Li Yian sangat penasaran dan bertanya.


"Apa tuan Yon Xiu tahu dimensi jiwa?" tanya Li Yian.


"Ya, aku tahu...!" ucap Yon Xiu Yen.


*


*


*


Yon Xiu Yen menceritakan tentang dimensi jiwa, dimensi jiwa adalah dimensi yang menggabungkan kekuatan tiga alam berbeda.


Yaitu alam langit, alam bawah dan alam kegelapan! Itu yang di kenal di alam langit sekarang.

__ADS_1


Sedangkan alam kegelapan adalah alam Tanasilam dan alam bawah di sebut alam Daulu! Sedangkan Alam Langit tetaplah alam langit.


Dimensi jiwa, adalah dimensi kesempurnaan dari tiga alam yang menggabungkan kekuatan mereka, lalu membentuk dimensi jiwa.


Berlatih di sana satu hari, sama saja seperti berlatih di alam langit 1000 tahun, sehingga buku yang beredar tentang dimensi jiwa di anggap hanya angan-angan cerita dari Kaisar Dewa terdahulu.


Dewa sekarang, seperti Li Yian maupun Yon Sheol tidak lah mengerti apa itu dimensi jiwa! Karena setelah Nam Lutu berkuasa di Kekaisaran Langit, buku tentang kultivasi di dimensi jiwa di musnahkan oleh Nam Lutu.


Akan tetapi, bagi dewa terdahulu yang sudah berhenti menjabat mereka tidak akan pernah lupa dengan cerita yang seperti keajaiban itu.


Yon Xiu Yen menceritakan semua yang dia tahu tentang dimensi jiwa, Li Yian dan Yon Sheol mendengarkan dengan begitu serius! Karena menurutnya mereka, ini adalah sebuah pengetahuan baru.


Sedangkan Li Yian sambil mencocokkan ucapan dari Yon Xiu Yen dengan kejadian yang di alami dirinya saat berada di dimensi jiwa.


Li Yian merasakan bahwa di dimensi jiwa cukup lama, bahkan dia tidak bisa mengingat seberapa lema dirinya berlatih di sana dengan bimbingan yang tidak terlihat oleh mata dirinya, hanya bisa di rasakan oleh jiwa Li Yian saat itu.


Inilah kenapa dimensi itu di namakan, dimensi jiwa! Karena seseorang yang berlatih di asana seperti di latih oleh jiwa yang sangat kuat yang entah siapa itu.


Setelah cerita dari Yon Xiu Yen selesai, saat itu Li Yian mulai mengerti apa itu dimensi jiwa


'Bagaimana caranya pergi ke dimensi jiwa itu kembali?' ucap Li Yian di benaknya.


Dia merasakan tubuhnya memang meningkat drastis, bahkan yang belum pernah Li Yian rasakan di kehidupan sebelumnya! Sehingga wajar Li Yian ingin kembali ke dimensi jiwa untuk berlatih di sana.


Karena Li Yian yakin bawah Nam Lutu belum mati, setelah ingat Nam Lutu Li Yian bertanya terhadap Yon Sheol.


"Guru Yon, apa anda tahu apa yang terjadi dengan Nam Lutu?" ucap Li Yian.


Karena mereka sudah berhenti berbicara tentang dimensi jiwa, Yon Sheol pun menjawab.


"Entahlah, setelah kau tidak sadarkan diri dan terluka parah, begitu juga mentri penyelidikan dan dua anggotanya terluka juga. Nam Lutu sudah tidak di ketahui lagi kemana perginya!" ucap Yon Sheol menjawab pertanyaan Li Yian.


"Hemm, jadi seperti itu!" jawab Li Yian.


'Ternyata dugaan ku benar, Nam Lutu masih hidup! Aku harus secepatnya kuat, jika tahu cara pergi ke dimensi jiwa! Aku akan mempunyai kesempatan untuk membantai Nam Lutu dengan cepat di kemudian hari.' ucap Li Yian di benaknya.


Li Yian sedang sibuk dengan banyak pikiran di benaknya, di tambah dia ingin segera kembali ke dimensi jiwa.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2