
\=Chapter 079. YAN JIM MENDAPATKAN SURAT\=
\=
\=
Semua orang belum sadar juga dari keterkejutan mereka, hanya Xu Wuzao yang tidak terlalu terkejut dengan kejadian ini.
Dia sekarang tahu, bahwa Li Yian memang sangat hebat! Saat melawan tentara bayaran Xu Wuzao tidak melihat secara langsung pergerakan Li Yian. Namun saat ini dia dapat melihat dengan jelas! Meskipun lawan dia hanya anak yang belum berpengalaman, namun Xu Wuzao langsung tahu bahwa Li Yian tidak menggunakan kekuatan sedikitpun.
"Kau sangat mengagumkan nak Li Yian!" gumam Xu Wuzao di tempat duduknya.
Wang Yao sangat bahagia, dia tidak menyangka bahwa Li Yian akan sehebat ini! Dia tahu Li Yian hebat dan gigih sejak dulu, tapi dia tidak membayangkan sama sekali akan sekuat ini jadinya.
Setelah di umumkan pemenang dari pertarungan kali ini adalah Li Yian, yang di umumkan oleh wasit pertandingan dan di terusan oleh pembawa acara, Li Yian langsung berjalan kembali ke tempat duduknya.
"Pertarungan macam apa ini?" keluh Li Yian, sambil berjalan ke arah tempat duduknya.
Setelah sampai di tempat duduknya, Zhao Lu sangat senang karena Li Yian bisa lolos seleksi.
"Li Yian, kau sangat hebat! Aku tidak menyangkanya!" ucap Zhao Lu.
"Itu hanya sebuah kebetulan kau saja yang sedang bagus, Li Yian!" ejek Ding Qiao dengan muka datarnya.
"Aku akan menampilkan penampilan yang terbaik di antara kalian!" ucap Ding Qiao di dalam hatinya.
*
Sedangkan Yan Xiong di bawa ke dalam ruang pengobatan oleh tabib yang memeriksanya! Karena dia tidak sadarkan diri dan di periksa lukanya cukup parah.
Yan Jim sangat marah, saat awal pertandingan dia berpikir bahwa dia sudah menang telak dari Xu Wuzao, setelah anak didik Xu Wuzao di kalahkan oleh anak didik dari sekte pedang emas.
Namun, saat kesenangan dirinya berpikir akan terjadi, malah menjadi seperti ini! Kejadian ini membuat amarah Yan Jim semakin memuncak saja terhadap Xu Wuzao.
Pertarungan kompetisi generasi muda terus berlanjut, sampai beberapa kali pertandingan setelah pertarungan Li Yian melawan Yan Xiong, dan kebanyakan pertarungan di menangkan oleh sekte-sekte besar.
Hanya satu sekte menengah yang masuk dalam seleksi dan satu peserta dari sekte kecil yaitu Li Yian.
Ding Qiao, sangat malu saat ini! Karena dia di kalahkan hanya tiga jurus oleh peserta perwakilan dari sekte menengah! Itulah mengapa ada perwakilan dari sekte menengah yang masuk ke dalam babak berikutnya.
__ADS_1
Hari ini pertandingan kompetisi generasi muda selesai, para peserta kembali ke penginapan masing-masing! Begitu juga dengan rombongan Xu Wuzao.
Rombongan Xu Wuzao paling di perhatikan banyak orang, terutama Li Yian! Namum pada saat orang-orang melihatnya dari jauh ada pemuda tampan datang dengan tergesa-gesa.
"Saudara, akhirnya aku berhasil mengejar kau juga!" ucap Baba Yaga, cukup kehabisan nafas.
Dia di tempat duduk penonton sampai ketiduran karena menurut dia, pertarungan seperti itu hanya di lakukan oleh sampah! Jadi dia lebih baik tidur.
Sehingga setelah bubar, dia baru bisa mengejar Li Yian sekarang. Menurut Baba Yaga dia tidur ada baiknya karena nanti malam dia bisa terjaga lebih lama, saat minum dengan para gadis muda! Itu adalah rencana yang sempurna bagi Baba Yaga.
"Ahh, teman! Kau datang menonton juga rupanya?" ucap Li Yian.
"Ya meskipun hanya pertarungan sampah!Sebenarnya aku ingin mencari kau, tapi akhirnya terjebak di sana sial!" jawab Baba Yaga dengan kecewa.
"He-he-he, menurut ku juga sama! Pertarungan sampah macam apa itu!"
Li Yian setuju dengan ucapan Baba Yaga, akhirnya mereka berdua tertawa bersama, tanpa menghiraukan Xu Wuzao, Wang Yao dan tiga teman lainnya.
Lan Zhuo hanya bisa menundukkan kepalanya! Karena dia kalah hanya satu jurus membuat hatinya cukup terguncang.
Di tambah, kini tangan kirinya terluka! Dan di balut perban tebal.
"Teman, sebenarnya aku mencari mu ingin meminta uang lagi, karena uang yang kemarin kau berikan hilang!" ucap Baba Yaga lirih di telinga Li Yian.
Li Yian cukup tersentak, lalu dia terdiam!.
"Ha-ha-ha..!" setelah tersentak dan terdiam Li Yian malah tertawa terbahak-bahak kembali.
"Sial apa yang lucu dari perkataan ku?" Baba Yaga cukup kesal karena merasa di permainkan oleh Li Yian.
"Tidak, hanya saja orang seperti kau bisa kehilangan uang!" ucap Li Yian kenapa dirinya tadi tertawa.
"Ada kejadian tertentu!" jawab Baba Yaga.
Lalu dia menjelaskan secara singkat tentang kejadian saat dirinya di dalam kedai minum, lalu kehilangan koin emas miliknya.
Setelah di ceritakan, Li Yian hanya diam saja! Lalu dengan cepat mengambilkan koin mas cukup banyak lalu di serahkan kepada Baba Yaga.
"Ingat jangan sampai kecolongan oleh mereka lagi!" Li Yian memberikan peringatan.
__ADS_1
Setelah di berikan uang, Baba Yaga langsung pergi tanpa sepatah katapun! Dia tidak memikirkan Xu Wuzao dan Wang Yao yang ada di depan mereka saat ini.
Mereka terus berjalan dengan tenang, sampai akhirnya mereka semua sampai di penginapan yang di sewa sebelumnya.
"Pak tua, aku istirahat dulu yah!" ucap Li Yian.
Dia langsung masuk ke kamarnya! Yang memang bersebelahan dengan kamar Xu Wuzao!.
Begitu juga yang lain langsung masuk ke dalam kamar masing-masing! Untuk istirahat sejenak sebelum makan malam.
*
*
*
Di tempat lain.
Yan Jim ingin masuk ke dalam kamar miliknya, namun di cegat oleh orang yang tidak di kenal! Orang itu langsung memberikan sepucuk surat, tanpa sepatah katapun.
Setelah surat itu di terima oleh Yan Jim, orang itu langsung bergegas pergi! Yan Jim tanpa menunggu lama langsung melihat surat apa yang dirinya dapatkan.
Setelah membaca isinya Yan Jim langsung membanting surat itu dengan sangat keras setelah meremasnya.
"Tentara bayaran bodoh, siapa sudi menaikkan harga buronan itu dan aku yang menanggungnya! Tidak ada bantuan tidak berguna itu pun dia tidak masalah bagiku!" gerutu Yan Jim.
Dia tidak ingin mengeluarkan uang terlalu banyak hanya untuk nyawa Xu Wuzao! Karena dia berpikir ada masanya Xu Wuzao akan di kalahkan olehnya.
Yan Jim langsung masuk kamarnya untuk segera membersihkan diri agar lebih rileks dalam berpikir.
Karena sudah seharian ini dirinya sangat di buat emosional oleh pertarungan anak didiknya yang dia harapkan akan memenangkan kompetisi generasi muda kali ini malah gugur di babak penyisihan.
Di tambah setelah kembali ke penginapan, dia malah mendapatkan surat dari tentara bayaran untuk menaikkan harga buronan untuk kepala Xu Wuzao dan yang lainya menjadi tiga kali lipat.
Itu membuat Yan Jim sangat marah, sehingga dia tidak berminat untuk bekerja sama dengan mereka lagi untuk menghadapi Xu Wuzao, karena dia punya cara sendiri.
\=
\=
__ADS_1
...