Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
268 = SYARAT YANG MUDAH


__ADS_3

\=Chapter 268. SYARAT YANG MUDAH\=


\=


\=


Xu Zao Yi, Bai Li dan Bai Chan memandang lurus ke atas meja di mana Li Yian meletakkan herbal yang baru saja Li Yian keluarkan.


Bai Li merasakan bahwa herbal itu benar-benar memiliki aura yang sangat kuat, bahkan Bai Chan dapat sedikit merasakan herbal itu berbeda dari herbal yang di dapatkan gurunya, yang di dapatkan dengan membayar harga yang sangat mahal.


"Apakah nak Li Yian ingin memberikan herbal ini kepada ku?" ucap Bai Li, cukup berharap.


Dirinya bertanya seperti itu karena sangat tertarik dengan kesembuhan dirinya, apalagi dengan naiknya kekuatan dirinya ke tahap selanjutnya yaitu pendekatan suci.


Semua Pendekar rata-rata menginginkan itu, meskipun harus membayar sangat mahal sekalipun! Dirinya harus rela mengorbankan itu semua.


"Ya, tapi kami akan mengajukan syarat untuk anda penuhi!" ucap Li Yian dengan tatapan tajam.


Bai Li yang tadinya senang kini langsung menahan nafasnya, karena dia terkejut dengan pengajuan kata sayat yang di lontarkan Li Yian.


Dia tahu bawah syarat lebih berat dari pada kekayaan berupa koin maupun yang lainnya, sehingga dia cukup terkejut di buatnya.


"Apa syarat yang nak Li Yian dan kepala sekte anggrek putih ajukan?" ucap Bai Li.


Bai Chan juga tegang, karena dia tahu jika gurunya harus bergantung dengan pengobatan Li Yian dan herbal yang Li Yian miliknya, namun untuk menyela dan memberikan usul kepada gurunya dia tidak berani.


"Syaratnya, anda harus memimpin sekte Wuhan untuk kedepannya! Dan menyatakan tunduk kepada kepala sekte Xu maupun tetua agung Xu Zao Yi. Apa anda sanggup tetua pertama?" ucap Li Yian dengan sungguh-sungguh.


"Heehhh..??"


Bai Li dan Bai Chan lebih terkejut kembali, dia pikir syarat yang akan di ajukan begitu mengerikan namun malah terdengar menguntungkan bagi mereka.


"Itu, syarat yang mudah!" ucap Bai Li dengan entengnya.


Meskipun tidak ada syarat itu, mereka berdua juga berencana akan tunduk kepada Xu Wuzao, maupun siapa saja yang berhasil mengalahkan sekte Wuhan, yang terkenal sangat kuat di wilayah selatan.


Kelompok yang bisa mengalahkan pasukan dengan pemimpin pendekar suci dan memiliki ribuan pasukan, namun dapat menang dengan mudah. Sudah pasti mereka lebih tinggi dalam hal kekuatan maupun yang lainnya, sehingga dia tidak ada jalan lain hanya tunduk.


Xu Zao Yi kini melihat Li Yian terlihat begitu bodoh sekarang, karena sekte yang sudah di kuasai malah di berikan syarat untuk tunduk! Itu adalah pemikiran orang bodoh pikirnya.


"Tapi, tetua pertama! Anda harus menggagalkan rencana anggota sekte Wuhan yang akan memberontak dan membahayakan kepala sekte Xu maupun tetua agung! Kami tahu, anda sudah menjadi bagian sekte Wuhan sejak lama, pasti tahu siapa yang mengikuti siapa! Jika tidak bisa menjalankan, nyawa anda, murid anda dan semua anggota sekte Wuhan akan ku ratakan dengan tanah!" ucap Li Yian menekankan.


Li Yian berucap demikian sambil mengeluarkan aura intimidasi kepada keduanya, bahkan Xu Zao Yi merasakan sedikit tekanan itu.

__ADS_1


Bai Li, maupun muridnya merasakan itu adalah ancaman yang nyata! Mereka kini tahu bahwa monster sebenarnya adalah Li Yian, karena dari semua rencana yang mengajukan adalah Li Yian bukan yang lain.


"Karena aku sudah menyetujui syaratnya, maka itu adalah bagian dari tugas ku!" jawab Bai Li dengan senyuman.


Karena Bai Li sudah merasakan sedikit lega, setelah Li Yian menarik aura intimidasi miliknya kembali! Di tambah tenaga dalam miliknya semakin lama semakin naik.


*


*


*


Pembicaraan antara mereka terus berlanjut Li Yian banyak memberikan pencerahan, begitu juga Xu Wuzao menjelaskan bagaimana harusnya dan baiknya menerobos ke pendekar suci dengan aman tanpa ada kesalahan.


Xu Wuzao menceritakan pengalaman dirinya saat menerobos ke pendekar suci dengan cepat terhadap Bai Li, karena Bai Li memiliki tenaga dalam yang sudah di tumpuk sejak lama.


Setelah penjelasan apa saja yang harus di lakukan Bai Li, akhirnya mereka keluar dari ruang kerja kepala sekte Wuhan.


Mereka menuju ke tempat pengobatan, karena tetua pertama ingin mengungkap siapa yang telah berani berbuat jahat terhadap dirinya.


*


Kelima orang itu mendatangi balai pengobatan, balai pengobatan ini di pimpin oleh tetua ketiga sebelumnya! Yaitu Dai Yao yang sering di sebut Dewi Penggoda.


"Selamat datang kepada sekte Xu dan tetua agung!" ucap keduanya langsung memberikan hormat kepada keduanya.


Sebelumnya dua penjaga itu menghentikan Bai Li dan Bai Chan yang berjalan di depan untuk masuk ke dalam balai pengobatan secara langsung! Karena itu salah satu tempat yang di jaga agar pemberontakan tidak terjadi.


"Ya, biarkan tetua pertama dan muridnya masuk!" ucap Xu Wuzao sambil melambaikan tangan kepada dua penjaga dari sektenya.


"Baik, kepala sekte Xu!" keduanya menjawab lalu menyingkir dari jalan agar mereka bisa memasuki balai pengobatan.


Mereka semua lewat, karena ingin cepat masuk ke sana untuk segera melakukan pengobatan kepada Bai Li.


"Kerja bagus!" ucap Xu Zao Yi terhadap dua pasukan elit miliknya yang sudah bekerja keras.


"Terimakasih tetua agung!" ucap mereka berdua.


*


Balai pengobatan adalah tempat terluas kedua setelah bangun utama, padahal di sana banyak sekali tempat kosong dan luas! Karena di tanami bunga yang semerbak untuk di jadikan senjata tersembunyi Dai Yao.


Bai Li, langsung masuk ke ruang kerja tabib sekte Wuhan! Dia masuk tanpa mengatakan permisi maupun mengetuk pintu melainkan langsung menerobos saja, dengan menendang pintu ruangan itu.

__ADS_1


Baaammm..!


Seseorang yang di dalam langsung terperanjat karena daun pintu yang melayang ke arah dirinya, asistennya dan pasien dirinya.


"Dai Mo, keluar keluar kau?" bentak Bai Li sangat terlihat marah.


"Tetua pertama apa yang anda lakukan membuat keributan dan kerusakan di balai pengobatan?" ucap Dai Mo sedikit lantang.


Namun dia langsung mundur jauh, setelah di datangi dengan cepat oleh tetua pertama! Perasaan dirinya buruk melihat kemarahan dari Bai Li.


"Kau urus dia!" ucap Bai Li terhadap asisten Dai mo, sambil menunjuk ke arah asisten di sana.


Lalu dia dengan cepat menyeret Dai Mo keluar dari ruangan pengobatan dan di bawa ke ruangan lainnya, setelah sampai di ruangan kosong dia langsung melemparkan dengan keras tubuh Dai Mo ke lantai.


Braaakk..!


"Aaakkkhh..!" Dai mo meringis kesakitan karena bantingan Bai Li cukup keras.


Li Yian, Xu Wuzao, Xu Zao Yi dan Bai Chan menunggu di ambang pintu ruangan yang di jadikan Bai Li untuk mengintrogasi Dai Mo.


"Dai Mo, katanya apa yang selama ini kau dan ****** itu berikan kepada ku?" bentak Bai Li sangat keras.


Bahkan urat di dahinya terlihat menonjol, karena terlihat begitu marah! Mata dirinya melotot tajam sangat mengintimidasi Dai Mo.


"Tetua pertama, apa yang anda maksudkan?" ucap Dai mo tidak mengerti maksudnya.


Baaammm..!


"Aaakkkhh..!" keluh Dai Mo.


Darah keluar dari sudut bibirnya, karena terkena hantaman tetua pertama.


"Jangan banyak alasan, cepat katakan apa yang kau berikan selama ini kepada ku! Jika kau tidak ingin mati sekarang?" bentak tetua pertama kembali.


Dia membentak setelah menghantam Dai Mo denger cukup kuat, lalu jongkok di hadapan Dai Mo.


Bai Chan terkejut, karena baru pertama kali melihat gurunya marah sedemikian rupa! Bahkan selama dia mengikuti gurunya itu.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2