Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
146 = PENEBAR BERITA


__ADS_3

\=Chapter 146. PENEBAR BERITA\=


\=


\=


Dua orang sedang berlari di kegelapan malam, mereka berlari di ujung jalan Gope. Saat sudah sampai gang sempit di depannya, dua orang itu kini berjalan santai lalu dengan cepat mereka berdua berbelok dan memasukinya.


Mereka masuk ke dalam lorong sempit dengan cepat, lorong itu sisa dari celah-celah bangunan pertokoan yang sangat padat dan sudah tidak di gunakan lagi.


Setelah sampai di ujung lorong, mereka masuk dengan cepat ke dalam bangunan yang cukup besar dan gelap, mereka berdua seperti sudah terbiasa dengan bangunan itu.


Di ujung ruangan ada kamar dengan pintu besar, salah seorang langsung mengetuk pintu dengan hati-hati sambil berucap.


Tok, tok, tok..!


"Ketua, kita sudah mendapatkan hasil!" ucap orang yang mengetuk pintu.


"Masuklah!" dari dalam ruangan terdengar suara, yang cukup berat!.


Setelah dapat izin dari orang di dalam ruangan itu, mereka langsung masuk! Di dalam sana hanya di terangi dengan lampu minyak kecil. Tapi dua orang itu langsung dapat melihat ketua mereka.


Dengan cepat keduanya langsung memberi hormat, sedikit membungkuk dan mengepalkan tangannya.


"Kami sudah mengawasi pergerakan mereka ketua!" ucap dengan cepat salah satu dari mereka.


"Bagaimana hasilnya?" tanya ketua yang mereka temui dengan cepat.


"Dua orang yang ketua perintahkan untuk di awasi sudah pergi, mereka menuju ke arah pusat kota Kekaisaran Tang!" jawab dia dengan cepat.


"Hemm, baiklah terimakasih! Kalian boleh pergi." jawab ketua itu dengan sedikit melambaikan tangan.


Mereka berdua langsung memberikan hormat dan berbalik lalu pergi dengan cepat.


"Apa benar, mereka sudah menyelesaikan? Terlalu cepat untuk kemapuan dua orang!" gumam orang itu, dia langsung berpikir kemungkinan yang terjadi.


Dia adalah ketua kelompok informasi bayaran, yang sebelumnya mengawasi Li Yian dan Baba Yaga! Setelah di pikir harusnya itu akan memakan waktu lama, akhirnya dia langsung menugaskan anak buahnya.


Namun tidak begitu lama dirinya sampai di ruangan ini, lalu tak selang berapa lama! Anak buah dirinya sudah datang memberikan kabar, bahwa dua orang yang di perintahkan untuk di awasi sudah pergi.


"Aku tidak begitu percaya dengan kejadian ini, jika benar hanya dua orang itu. Lalu berhasil dengan rencana mereka secepat ini! Seharusnya mereka berada di tingkat pendekar suci?" ketua kelompok informasi bayaran masih berpikir keras.


Dia tidak bisa membayangkan, seorang anak muda! Dapat memusnahkan keluarga Bao hanya dalam sekejap. Meskipun keluarga Bao dalam keadaan rentan, namun di dalam sana masih banyak orang-orang hebat! Bahkan jumlahnya puluhan banyaknya.

__ADS_1


"Tidak ada cara lain, hanya menunggu pagi tiba! Setelah itu aku menaruh kembali orang-orang di keluarga Bao." gumam ketua kelompok informasi bayaran.


Dia, langsung bangun dari kursinya! Lalu bergegas pergi dari ruangan itu karena banyak pekerjaan yang akan di selesaikan nantinya.


*


*


*


Keesokan harinya.


Di jalan Gope tepatnya di kediaman keluarga Bao, sudah berkumpul orang-orang dari pemerintahan kota Kekaisaran Tang bagian utara.


Karena tempat mereka juga di bagian jalan Gope juga, namun di bagian paling depan! Sedangkan kediaman keluarga Bao ada di bagian tengah.


Berita musnahnya keluarga Bao sudah tersebar luas dengan sangat cepat ke seluruh kota bagian utara! Karena berita ini sangat besar, apalagi penebar berita termasuk orang-orang dari kelompok informasi bayaran, jadi cukup efektif.


Karena ini di instruksikan oleh ketua mereka, sehingga mereka menanggapi ini tugas yang sangat penting.


Apalagi setelah kedatangan pasukan pemerintah Kekaisaran Tang, berita ini semakin di besar-besarkan. Sehingga penyebaran ke segala penjuru kota Kekaisaran Tang semakin cepat.


*


"Hei, apa kau dengar tentang berita beredar bahwa yang menyerang keluarga Bao hanya dua orang?" ucap salah seorang yang kini sedang berkumpul di depan kediaman keluarga Bao.


"Ya aku dengar itu, sial! Jika saja bisa masuk aku ingin melihat di dalam seperti apa?" ucap orang lain di sana.


"Bagaimana ini bisa? Keluarga Bao yang sangat kuat hanya di serang dua orang bisa hancur seperti berita yang beredar. Sebenarnya aku tidak begitu percaya, makanya aku bergegas kemari."


Kerumunan orang di sana saling berbicara dan bertukar pendapat, mereka saking tidak percaya dengan adanya berita mendadak di hari ini.


*


Li Yian dan Baba Yaga kembali lagi ke jalan Gope, setelah semalam pergi untuk sementara. Mereka dengan menggunakan pakaian biasa, namun menggunakan model pakaian khas dari Kekaisaran Ming.


Li Yian menghampiri salah satu orang di sana.


"Tuan maaf, ada apa ini? Kenapa begitu ramai?" ucap Li Yian kepada orang yang di hampiri.


Orang yang di hampiri melihat Li Yian dan Baba Yaga dari bawah hingga ke atas, lalu kembali melihat sekali lagi.


"Apa kau baru datang dari Kekaisaran Ming sehingga tidak tahu berita besar hari ini?" tanya balik orang itu kepada Li Yian.

__ADS_1


"Ya, kami berdua baru saja tiba di sini! Memangnya ada apa di sini, apa ada festival sehingga sangat ramai?" Li Yian langsung bertanya kembali.


Dia berpura-pura tidak tahu, lalu mengaku baru datang dari perjalanan jauh. Bahkan yang paling konyol dia menanyakan keramaian yang terjadi karena ada festival.


"Bukan, ini tentang keluarga Bao yang di hancurkan! Sehari yang lalu mereka di serang cukup banyak orang, namun masih bertahan. Akan tetapi malam ini, mereka di serang 2 orang dan mereka terbantai habis!" jawab orang itu dengan suara yang lirih.


"Orang seperti apa mereka, aku dengar keluarga Bao adalah keluarga bangsawan terkuat pertama di kota Kekaisaran Tang ini?" Baba Yaga langsung menyauti obrolan mereka berdua.


"Benar tuan, kau ternyata mempunyai pengetahuan luas!" jawab laki-laki yang menjelaskan.


Li Yian melirik ke arah Baba Yaga, sudut bibirnya langsung terangkat. Dia tersenyum ke pada Baba Yaga.


"Ternyata dia memang sangat bisa masuk ke dalam topik yang di bicarakan, meskipun itu tidak di perintahkan! Apa jangan-jangan kelakuan konyolnya, hanya buatan belaka?" Li Yian berpikir di benaknya.


"Ahh, kami hanya orang lewat! Aku kira ada festival di sini sehingga kita mendatangi. Ternyata bukan, terimakasih tuan kami permisi dulu!" Li Yian langsung berucap.


Dia menyalami kepada orang itu, begitu sebaliknya. Lalu Li Yian dan Baba Yaga langsung pergi dari sana dengan cepat.


Di sudut pertokoan, orang yang menggunakan pakaian sedikit lusuh mengamati Li Yian dan Baba Yaga dari kejauhan.


"Benar-benar anak yang menarik!" gumam dia.


Setelah itu dia langsung berlalu dari sudut pertokoan itu menuju ke ujung jalan Gope.


Li Yian yang baru saja berlalu, langsung menengok ke arah sudut pertokoan yang tadi ada orang yang mengawasi dirinya.


"Teman, apa kau merasakan ada yang mengawasi kita di sudut pertokoan di ujung sana?" tanya Li Yian pada Baba Yaga menunjuk dengan sekilas.


"Tidak sama sekali!" jawab Baba Yaga.


"Tidak jelas-jelas aku tadi merasakan, bahwa di sana ada seseorang yang mengawasi kita!" Li Yian masih saja yakni dengan perasaan dirinya.


"Tak apa, jika mereka membuat masalah dengan kita tinggal hajar saja! Ayo katanya mau ke suatu tempat." ucap Baba Yaga untuk mengingatkan.


"Ya, baiklah ayo lewat sini!" ucap Li Yian.


Lalu mereka berdua segera pergi menuju ke ujung jalan Gope, karena ingin menemui kelompok informasi bayaran.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2