
\=Chapter 213. GERBANG ALAM BAWAH TERBUKA\=
\=
\=
Dewa Yon Sheol sudah menunggu di gerbang utama Kekaisaran Langit, karena letak gerbang alam bawah berada jauh di lapisan dimensi bawah.
Yang memiliki kunci untuk membuka gerbang alam bawah hanya dewa penjaganya saja, bahkan gerbang itu hanya merespon Energi Qi dewa Yon Sheol dan keluarga Yon lainnya.
Inilah kenapa, Kaisar Dewa meminta dan sedikit mengancam Yon Sheol untuk membukanya, meskipun Kaisar Dewa bisa membuka sendiri, ini akan menjadi pertanyaan besar bagi dewa-dewa lain di Kekaisaran Langit.
Apalagi keadaan Kekaisaran Langit cukup rentan setelah pergantian sepihak, atas kekuasaan Kekaisaran Langit beberapa ratus ribu tahun lalu.
Setelah dewa Yon Sheol menunggu sedikit lebih lama lagi, Lun Yuan datang dari arah istana Kekaisaran Langit! Dengan cepat Lun Yuan menghampiri dewa penjaga gerbang alam bawah.
"Apakah anda dewa Yon, aku Lun Yuan membawa perintah dari Kaisar Dewa, untuk menuju ke dunia bawah!" ucap Lun Yuan dengan menunjukkan gulungan surat.
Dewa penjaga gerbang alam bawah langsung mengambil gulungan surat yang di bawa Lun Yuan dengan cepat dan segera membacanya, setelah selesai dia menggulung kembali surat itu lalu di serahkan kembali ke pada Lun Yuan.
"Sebenarnya ada keperluan apa dewa Lun, menuju ke alam bawah?" ucap dewa Yon Sheol karena saking penasarannya.
"Untuk kepentingan apa aku tidak bisa memberitahu dewa Yon! Ini adalah tugas langsung dari Kaisar Dewa dan cukup rahasia, sehingga aku tidak bisa memberikan keterangan kepada siapapun!" ucap Lun Yuan dengan sangat tidak hormat kepada dewa penjaga gerbang alam bawah.
"Baiklah, aku mengerti! Segera pegang aku untuk mengikuti ke sana!" jawab Yon Sheol dengan perasaan yang tidak puas.
Setelah itu, Yon Sheol memegang pundak dari Lun Yuan! Lalu dia mengalirkan ke dalam tangan kanan dirinya saat ini.
Wuungg..!
Dengan cepat, portal dimensi ruang di sana langsung terbentuk! Setelah aura samar terbentuk seperti sobekan ruang hampa mereka berdua langsung tertelan oleh dimensi itu.
*
*
*
Ruang dimensi tiba-tiba terbentuk di hadapan gerbang yang sangat besar, gerbang itu hingga tidak terlihat di antara dua ujungnya, lalu dua orang muncul dari dimensi itu.
__ADS_1
Mereka adalah Yon Sheol dan Lun Yuan yang menggunakan teleportasi dari istana Kekaisaran Langit menuju ke bagian bawah dari alam langit.
Gerbang di hadapan mereka saat ini adalah gerbang alam bawah, yang hanya bisa di buka oleh dewa penjaga gerbang alam bawah yaitu dewa Yon Sheol.
Lun Yuan cukup tertegun setelah keluar dari portal dimensi, dia tertegun karena kaget dengan adanya gerbang alam bawah yang sangat besar.
"Apa ini gerbang alam bawah?" ucap Lun Yuan.
"Ya, ini adalah gerbang alam bawah! Untuk membukanya aku memerlukan persiapan dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit! Karena sekarang bukan waktunya gerbang ini terbuka." jawab Yon Sheol.
"Baiklah, aku mengerti dewa Yon Sheol! Pastinya membuka gerbang sebesar ini tidak akan mudah." ucap Lun Yuan, dia sambil memandang sekeliling.
Di sana di kelilingi oleh awan yang tebal, dengan kepadatan Energi Qi yang sangat padat dari jajaran urutan tempat di alam langit. Kecuali Istana Kekaisaran Langit itu sendiri.
"Tunggulah di sini, aku akan membukanya! Ingat jangan masuk ke dalam gerbang antar alam sebelum aku perintahkan, pegang batu pemanggil ini! Jika kau ingin kembali lagi ke alam langit, salurkan Energi Qi anda ke batu itu dewa Lun." ucap Yon Sheol sambil memberikan batu yang berwarna hitam pekat.
Batu itu berbentuk seperti telur, namun memiliki warna hitam pekat dan corak seperti petir yang menjalar ke seluruh permukaan batu.
"Baiklah, aku mengerti dewa Yon!" ucap Lun Yuan dengan menganggukkan kepalanya.
Setelah itu dia memandangi batu pemanggil dengan lekat, karena cukup penasaran dengan batu itu.
"Ingat dewa Lun! Jangan bergegas masuk sebelum aku perintahkan!" dewa Yon Sheol kembali memberitahukan sekali lagi.
Karena dia tahu, bahwa dewa yang memiliki kedudukan yang tinggi selalu saja berbuat semena-mena! Karena mereka berpikir bahwa dirinya hebat.
Sehingga dewa Yon Sheol terus mencoba memperingati dengan halus, karena jika di peringati dengan kasar mereka akan menganggap dirinya yang terlalu sombong terhadap dewa yang memiliki kedudukan tinggi.
"Ya, aku mengerti!" ucap Lun Yuan.
'Sial, dia seperti sedang berbicara dengan orang yang setara kedudukannya saja! Padahal aku jauh berada di atasnya, jika saja aku tidak membutuhkan ini dan menjalankan perintah dari Kaisar Langit, aku tidak akan pernah mendengarkan ucapannya. Walaupun hanya sedikit!" ucap Lun Yuan di benaknya.
Setelah dari prajurit dewa yang sering menjalankan tugas, kini dia menjadi dewa tingkat tinggi! Sehingga dirinya memandang dewa lain yang jauh di bawah dirinya seperti dewa rendahan.
Apa lagi, dewa Yon Sheol yang hanya bertugas menjaga gerbang alam bawah, membuat dia sangat enggan untuk mendengarkan ucapannya.
Lun Yuan hanya melihat dengan tatapan malas ke dewa penjaga gerbang alam bawah, yang sedang melesat ke atas, Yon Sheol duduk di atas gerbang yang sangat tinggi.
Dewa Yon Sheol, langsung bermeditasi! Dia menyalurkan Energi Qi ke dalam gerbang itu, Energi yang sangat besar langsung menyelimuti gerbang alam bawah, cahaya redup langsung tercipta.
__ADS_1
Setelah itu, gerbang alam bawah terbuka sedikit demi sedikit. Pergerakan membukanya sangat lambat membuat dewa Lun Yuan sangat geram.
"Apa tidak bisa di percepat untuk membuka gerbang ini?" ucap Lun Yuan dengan bentakan.
Karena jarak mereka yang sangat jauh, sehingga Lun Yuan membentak dengan sangat keras agar Yon Sheol dengar.
Yon Sheol tidak memperdulikan ucapan dari Lun Yuan sama sekali! Dia tetap berkonsentrasi untuk membuka gerbang alam bawah.
Karena jika dirinya tidak fokus, gerbang besar itu akan kembali menutup, itu akan merepotkan dirinya kembali.
*
*
*
Xu Wuzao dan Li Yian, bersama beberapa tetua sekte anggrek putih berada di gerbang utama sekte anggrek putih.
Mereka baru saja mengantar kepergian orang-orang dari kelompok informasi bayaran!.
Saat mereka semua saling berbicara, bahkan Xu Wuzao dan beberapa tetua sedang membicarakan tentang sumberdaya untuk kemajuan para tetua.
Li Yian langsung merasakan Energi Qi di alam Daulu bertambah semakin banyak! Bahkan merasakan adanya pintu yang terbuka semakin lama semakin lebar.
"Apa ini, apa sudah waktunya para dewa datang ke alam Daulu ini?" ucap Li Yian secara tidak sadar.
Untungnya Li Yian berbicara sangat lirih, seperti berbisik terhadap diri sendiri! Sehingga beberapa tetua yang sedang berbicara di depan gerbang utama sekte anggrek putih tidak mendengar ucapan Li Yian.
Li Yian langsung menghampiri Xu Wuzao, dengan cepat menghentikan percakapan mereka.
"Maaf, para tetua sekte! Aku ingin berbicara sebentar dengan kepala sekte Xu." ucap Li Yian.
"Ya, baiklah silahkan!" ucap salah satu dari tetua.
\=
\=
...
__ADS_1