Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
186 = XU WUZAO MERASAKAN ENERGI QI


__ADS_3

\=Chapter 186. XU WUZAO MERASAKAN ENERGI QI\=


\=


\=


Li Yian dan Rhuo Ning sampai di tempat makan yang di sediakan oleh sekte anggrek putih, di sana sudah ramai oleh anak-anak murid sekte yang sedang makan.


"Ternyata setelah aku tinggal keluar beberapa bulan sekte ini semakin ramai, apa kau merasakan senang tinggal di sini Rhuo Ning?" ucap Li Yian sebelum masuk ke tempat makan.


"Ya, aku sangat senang tinggal di sekte ini ka! Apa lagi kepala sekte Xu, sangat baik kepada ku!" jawab Rhuo Ning dengan senyuman.


"Baguslah, aku besok akan kembali pergi lagi! Mungkin akan sedikit lebih lama, kau belajar lah yang giat agar cepat menjadi pendekar yang kuat." Lanjut Li Yian berucap kepada Rhuo Ning.


Akhirnya mereka masuk, lalu Li Yian segera ikut mengantri antrian untuk mengambil jatah makanan. Li Yian sekarang tahu murid sekte anggrek putih lebih banyak kali ini, jadi dia memaklumi jika harus mengantri.


"Baiklah ka, aku akan terus belajar dengan giat!" ucap Rhuo Ning dengan sungguh-sungguh.


Banyak dari anak murid di sana yang memandangi Li Yian dan Rhuo Ning, mereka biasa memandangi Rhuo Ning sendirian, kini dia di temani oleh Li Yian.


Sebagian banyak dari mereka sudah tahu Li Yian, karena dia sering sekali di bicarakan! Jadi setelah Li Yian muncul anak-anak murid di sana langsung paham dengannya, karena murid lama yang memberitahukan kepada mereka.


"Ya, itu bagus!" ucap Li Yian sambil mengelus puncak kepal Rhuo Ning.


Rhuo Ning langsung tersipu dengan perlakuan Li Yian kali ini, dirinya merasa bahwa Li Yian lebih perhatian daripada saat pertama bertemu.


Melihat kedekatan mereka, orang-orang yang mengagumi Rhuo Ning sedikit marah! Namun terhadap Li Yian mereka dia tidak bisa berbuat apa-apa.


Li Yian terus mengantri, hingga akhirnya dia dan Rhuo Ning tiba mengambil makanan! Setelah mengambil jatah makanannya mereka berdua langsung memilih tempat duduk.


Li Yian memiliki tempat duduk di dekat jendela yang mengarah ke taman belakang, dengan cepat Rhuo Ning mengikutinya.


Mereka duduk berhadapan, dengan tanpa bicara keduanya memakan makanan yang sudah di ambil tadi dengan lahap.


Setelah cukup lama dan hampir selesai mereka berdua makan dari luar datang tiga orang laki-laki, mereka adalah murid senior yang sudah lama berada di sekte anggrek putih.


*

__ADS_1


"Li Yian kau kah itu? Lama tidak bertemu!" ucap pemuda yang paling depan.


Li Yian menengok ke arah sumber suara, setelah melihat siapa mereka Li Yian langsung mengenal salah satunya.


"Hai, senior Wang Chu! Salam jumpa!" ucap Li Yian dia meletakkan sumpit yang di gunakan untuk makan.


"Badan kau semakin besar sekarang Li Yian!" ucap salah satunya, dia adalah Wang Hee.


"Kau semakin besar juga senior Wang Hee! Di mana Lee Ka, kau tidak bersamanya kah?" tanya Li Yian pada Wang Hee.


'Sial, gara-gara kau dia semakin susah di dapatkan!' ucap Wang Hee di benaknya.


Dia semakin kesal melihat Li Yian bersama dengan Rhuo Ning yang mulai dia kagumi baru-baru ini.


"Tidak..!" jawab Wang Hee singkat.


Li Yian melihat ketiganya, namun dia tidak tahu siapa orang yang ke tiga! Namun untuk menanyakan dia tidak membutuhkan itu. Sedangkan Rhuo Ning diam saja dia tidak mengenali mereka bertiga.


"Kau baru terlihat lagi di sekte ini, lalu baru-baru ini sedang menjalankan tugas apa Li Yian?" tanya Wang Chu setelah duduk di kursi yang masih kosong di meja itu.


Begitu juga dengan kedua, mereka cepat duduk di samping Wang Chu.


"Benar kah? Selagi dari kepala sekte Xu, pasti hal penting!" ucap Wang Chu menjeda omongannya. "Kami ingin menyampaikan mungkin aku dan Wang Hee akan segera keluar dari sekte anggrek putih ini, dan menjalankan tugas di keluarga! Jika kedepannya memerlukan bantuan kami, tidak perlu sungkan untuk memintanya!" lanjut Wang Chu, sambil tersenyum.


"Ahh, terimakasih senior Wang Chu untuk bantuannya! Selamat atas kembalinya ke dalam keluarga!" jawab Li Yian sambil memberikan hormat kepada Wang Chu.


'Sial kau kakak Chu, memberikan bocah ini kesempatan untuk merepotkan kita kedepannya!" keluh Wang Hee di benaknya.


Dia di hadapan Li Yian lebih banyak diam, karena sudah merasa tersaingi saat Li Yian memenangkan kompetisi generasi muda Kekaisaran Ming di tambah kepopuleran Li Yian meningkat tajam.


Mereka berbicara cukup banyak, setelah berbicara cukup banyak akhirnya Wang Chu, Wang Hee dan salah satu temannya akhirnya pergi untuk mengambil makanan.


Li Yian dan Rhuo Ning juga keluar dari tempat makan karena sudah selesai.


*


*

__ADS_1


*


Satu hari telah lewat.


Xu Wuzao beberapa kali menemui Li Yian di malam hari, padahal Li Yian sedang tidur di kamarnya. Xu Wuzao menemui Li Yian untuk menanyakan hal yang tidak di mengerti.


Xu Wuzao mempelajari manual kultivasi dari siang hingga malam, sampai saat ini pagi hari tiba, Xu Wuzao masih terus mempelajari dengan tekun.


"Aku sudah mulai bisa merasakan Energi Qi mengalir di tubuh ku! Apakah ini yang di gunakan nak Li Yian untuk menekan ku pada saat itu?" gumam Xu Wuzao sambil terus mencoba meditasi ringan.


Dirinya mulai belajar kultivasi ringan, meskipun baru bisa merasakan, tapi Xu Wuzao sangat bersemangat dan senang! Karena setelah melakukan kultivasi itu dirinya merasa lebih segar dan lebih kuat.


Saat sedang serius belajar, dari arah tangga menuju ruang bawah tanah. Terdengar langkah kaki yang sangat halus, karena Xu Wuzao sudah memiliki Energi Qi dia dapat merasakan langkah kaki yang sangat halus, meskipun masih sangat samar.


Saat Xu Wuzao menengok, Li Yian sudah berdiri di sana.


"Nak Li Yian, kau akhirnya muncul!" ucap Xu Wuzao.


Dia selama satu malam ini, bolak balik mendatangi kamar Li Yian dua kali karena dia memiliki pikiran buntu, setelah kejadian itu teringat kembali Xu Wuzao merasa dia sedang berguru kepada Li Yian.


"Pak tua, maaf aku baru datang!" ucap Li Yian sambil tersenyum.


"Tak mengapa, apa kau akan pergi hari ini juga?" tanya Xu Wuzao karena dia cukup penasaran.


"Ya, benar! Makanya aku menemui anda sekarang, bagaimana dengan metode kultivasi yang di pelajari apa anda sudah mulai paham?" Li Yian berharap Xu Wuzao sudah paham berkultivasi, agar dia cukup tenang untuk meninggalkan sekte anggrek putih.


"Ya, aku sudah paham! Meskipun belum menyeluruh! Bahkan aku sudah bisa merasakan Energi Qi!" jawab Xu Wuzao.


Dia masih dalam posisi duduk bersila dan tetap mencoba memfokuskan untuk menyerap Energi Qi yang dia bisa.


"Baiklah, aku cukup lega! Tetap di tempat anda pak tua, akan ku tunjukkan caranya agar lebih mudah menyerap Energi Qi!"


Li Yian langsung duduk di hadapan Xu Wuzao, dia mulai bermeditasi untuk menyerap Energi Qi alam! Sebenarnya dirinya tidak perlu bermeditasi juga bisa menyerap dengan kemampuan yang sudah mendalam. Namun untuk menunjukkan kepada Xu Wuzao cara yang lebih baik dia mulai bermeditasi.


Xu Wuzao melihat dengan sungguh-sungguh, setelah merasakan Energi Qi dan merasakan kekuatan dirinya berlipat ganda! Xu Wuzao orang yang manika kekuatan menjadi sangat tertarik.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2