Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
199 = XU WUZAO TERDESAK


__ADS_3

\=Chapter 199. XU WUZAO TERDESAK\=


\=


\=


Tiga orang yang sudah siap bertarung kini saling berhadapan satu sama lain, tetua kelima dan anak buahnya berdiri di hadapan Xu Wuzao antara kanan dan kirinya.


Mereka sudah memasang kuda-kuda, sudah siap untuk menyerang Xu Wuzao! Begitu juga Xu Wuzao dia siap bertarung dengan menggunakan Energi Qi miliknya secara maksimal.


Meskipun dia merasa Energi Qi miliknya masih sangat kecil, namun Xu Wuzao yakni bahwa dia bisa menang melawan dua lawannya saat ini.


"Hanya pendekar suci tahap awal, aku melawan kau sendirian juga masih mampu untuk mengalahkan! Apa lagi sekarang kita berdua akan bekerja sama untuk membunuh kau orang tua." ucap tetua kelima dengan jejak ejekan di wajahnya, sambil menunjuk ke arah wajah Xu Wuzao dengan bermaksud menghina.


Dia merasa bahwa dia akan menang dengan mudah karena Xu Wuzao sudah cukup tua, sehingga stamina fisik tidak sekuat dirinya, di tambah dirinya selangkah lagi menembus pendekar suci tahap menengah.


Apa lagi, mereka akan melawan Xu Wuzao dengan dua orang yang di bilang tidak rendah dalam pelatihan beladiri.


"Apa kau seyakin itu, bisa menang dengan mudah melawan ku? Jika seperti itu cepatlah maju bersama-sama." jawab Xu Wuzao, tangan dan jari dirinya memberikan kode untuk mereka segera maju menyerang.


Dia sudah mengalirkan Energi Qi pada pedang yang di pegang sekarang! Namun lawan tidak tahu, yang mereka pikirkan Xu Wuzao hanya memasang kuda-kuda biasa saja.


"Orang tua sombong!" bentak anak buah tetua kelima, dia sudah cukup geram karena baru beberapa pukulan sudah di buat cidera.


"Hiaat..!" bentak orang itu, melangkah dengan kecepatan kilat.


Tetua kelima melihat anak buahnya sudah menyerang, dia langsung bergerak di belakangnya! Ini adalah tipuan semata, karena serangan sesungguhnya yang mematikan datang dari tetua kelima.


Wooooosss..!


Gerakan gesit keduanya sangat membingungkan mata, jika itu orang yang baru belajar beladiri.


Namun tidak di mata Xu Wuzao, meskipun gerakan itu hebat Xu Wuzao masih bisa mengikutinya.


Triinng.. Traaak..!


Baammm..!


Xu Wuzao menangkis dengan pedangnya, hingga pedang musuh patah menjadi dua! Untung saja anak buah tetua kelima menghindar dengan sigap, jika tidak maka leher bagian bawahnya akan tertebas.


Namun sayangnya, tendangan Xu Wuzao menghantam perut anak buah tetua kelima, hingga dia mental cukup jauh ke belakang.


Karena bentrokan itu dari depan Xu Wuzao, datang tebasan tombak panjang dengan ujung pedang yang lebar menderu begitu ganas tepat di muka Xu Wuzao.


Serangan itu dari tetua kelima, Xu Wuzao langsung menunduk dengan cepat untuk menghindari tebasan itu! Namun baru saja lewat di atas kepala Xu Wuzao.


Serangan yang sama kembali membelok dengan cepat, sehingga Xu Wuzao tidak bisa menghindari lagi.


Triiinnng..!


Xu Wuzao dengan cepat menangkis, menggunakan pedang yang di lapisi Energi Qi! Sehingga tekanan pertahanan itu sangat kuat.

__ADS_1


"Apa ini mungkin?" ucap tetua kelima dengan nada sangat terkejut.


Dia sangat terkejut karena tekanan serangan dan pertahanan Xu Wuzao sangat berat, dia juga sangat kaget! Karena Xu Wuzao hanya berada di tingkat pendekar suci tahap awal namun serangan ini melebihi serangan miliknya.


Apa lagi tetua kelima sangat awam dengan energi yang di pancarkan Xu Wuzao! Dia sangat tidak paham Energi apa itu.


Sriiing..!


Tetua kelima langsung mengibaskan tongkat yang bertumpuan dengan pedang Xu Wuzao, karena dia sudah tidak kuat menahannya.


Tetua kelima mundur sangat jauh, Xu Wuzao langsung mengejarnya dengan cepat! Ke mana perginya tetua kelima menghindar.


Wooss..!


"Mana ucapan yang tadi, kau lontarkan? Kenapa sekarang hanya mundur septi ini?" ucap Xu Wuzao mencoba bertanya.


Wuutt..!


Triinng..!


Xu Wuzao kembali menebas ke arah tetua kelima, sehingga dia kembali menangkisnya! Setelah tetua kelima cukup kepayahan dia mundur kembali dan mendekati anak buahnya yang sekarang sudah bangun.


Dia hendak membantu tetua kelima, dengan gerakan cepat menebas ke arah Xu Wuzao.


"Kau jangan menghalangi ku!' bentak Xu Wuzao, langsung menyongsong ke arah anak buah tetua kelima.


Slaazz..!


Baaammm..!


Tubuhnya langsung menghantam pohon yang besar dan langsung menempel pada pohon itu, dengan bercak darah di mana-mana.


"Sial, kau membunuhnya!" ucap tetua kelima begitu terpukul.


Tetua kelima sangat kaget, dengan kemampuan Xu Wuzao! Tapi yang dia tidak mengerti energi tenaga dalam Xu Wuzao tidak bisa di rasakan saat sedang berbenturan dengan serangan Xu Wuzao.


*


*


*


Saat anak buah tetua kelima mati, dari arah belakang Xu Wuzao muncul 5 orang datang dengan cepat! Mereka adalah orang-orang keluarga Wei yang di pimpin oleh tetua keempat.


Wooooosss..! Gerakan mereka sangat cepat.


Baaammm..!


Serangan mendadak dari arah belakang Xu Wuzao, yang di lancarkan oleh tetua kelima dan beberapa anak buahnya! Xu Wuzao langsung menghindar dengan cepat, setelah merasakan adanya serangan mendadak itu.


Hampir saja Xu Wuzao terhantam pedang beser dan panjang milik tetua keempat, namun Xu Wuzao tepat waktu untuk menghindar.

__ADS_1


"Tetua keempat, kau akhirnya datang." ucap tetua kelima sangat senang.


"Ya..!" jawab tetua keempat singkat.


Tetua kelima langsung memandang ke arah Xu Wuzao, lalu menyeringai tajam.


"Ha-ha-ha, orang tua! Kau tidak akan bisa lolos dengan orang sebanyak ini!" ucap tetua kelima.


Saat ini Xu Wuzao di kepung oleh enam orang dari keluarga Wei.


Oleh tetua kelima, tetua keempat dan empat anak buah tetua keempat! Mereka langsung mengepung Xu Wuzao.


"Itu belum tentu terjadi, kau begitu meremehkan aku ternyata!" jawab Xu Wuzao masih cukup tenang.


"Banyak omong!" bentak tetua kelima yang sudah sangat marah.


Dia langsung mengangguk ke arah tetua keempat, lalu mereka bergerak bersama! Karena mereka mempunyai pelatihan yang sama yaitu tingkat pendekar suci tahap awal.


Wooooosss..!


Tetua kelima dan tetua keempat bergerak bersama, gerakan mereka sangat cepat! Namun Xu Wuzao masih bisa melihatnya.


Wuutt..! Wuutt..!


Pedang besar milik tetua keempat dan tombak milik tetua kelima langsung mengarah ke titik vital Xu Wuzao, serangan itu begitu ganas mengarah ke kepala dan pinggang.


Xu Wuzao bergerak mundur lalu melengkungkan perutnya lebih jauh ke belakang lagi, agar dapat menghindari dari serangan tombak tetua kelima, sedangkan pedang besar milik tetua keempat di tangkis oleh Xu Wuzao.


Triinng..!


Sraak..!


Pedang milik Xu Wuzao dan pedang tetua keempat beradu di udara, memercikkan bunga api.


"Apa, bagaimana mungkin?" ucap tetua keempat, karena pedangnya berhenti bahkan tangan dirinya bergetar hebat dan langsung mati rasa.


Baju Xu Wuzao sedikit tersambar tombak milik tetua kelima, namun tidak mengenai kulit Xu Wuzao.


"Ha-ha-ha, itu baru baju kau orang tua! Setelah ini, perut keu yang akan aku robek." hardik tetua kelima sangat bangga.


Xu Wuzao terdesak, untuk mundur lebih jauh lagi dia tidak bisa, karena di hadang oleh anak buah tetua keempat yang sudah siap siaga menyerang dengan senjata mereka masing-masing dari belakang Xu Wuzao.


"Sial, ruang gerak ku sangka sempit!" di keroyok oleh enam orang membuat Xu Wuzao sangat terdesak hebat.


Apa lagi, lawan dirinya saat ini bukan orang-orang, sembarangan! Keluarga tersembunyi memang tidak bisa di remehkan, bahkan tetua mereka setara dengan pemimpin sekte menengah.


Bahkan, sekte besar saja tidak memiliki tetua lebih dari tiga orang yang sudah mencapai pendekar suci.


"Sampai di sini saja nyawa kau Xu Wuzao!" ucap tetua keempat, dia cukup tahu banyak tentang Xu Wuzao karena memiliki umur yang sama.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2