
\=Chapter 237. ORANG-ORANG SEKTE WUHAN MUSNAH\=
\=
\=
Ca Wen mati tidak ada perlawanan, bukan karena dia sudah pasrah total atas kematian dirinya, namun dia tidak bisa bergerak sedikitpun.
Di tambah dirinya dalam keadaan berlutut, jangankan dalam keadaan berlutut, dalam keadaan normal dan mengambil posisi kuda-kuda saja dia tidak akan bisa menangkis serangan dari Xu Wuzao.
Setelah membunuh Ca Wen, Xu Wuzao memandang ke arah Yan Jim kembali, dia langsung berucap.
"Yan Jim, jangan harap esok hari kau bisa menyerang orang-orang sekte anggrek putih lagi, yang ada di kediaman keluarga Wei! Melihat matahari besok saja kau belum tentu mampu!" ucap Xu Wuzao.
Xu Wuzao sekarang tahu, siapa dalang di balik serangan terhadap Xu Zao Yi beberapa hari lalu! Dia tahu dengan melihat kejadian ini.
Ucap Xu Wuzao seperti sambaran petir di teling Yan Jim! Di tambah malam sudah datang, membuat jarak pandang mereka semakin pendek dan sulit.
Baru saja berbicara seperti itu, orang yang bersembunyi cukup jauh dari tempat Xu Wuzao bertarung langsung pergi begitu saja.
Dia tahu bahwa orang-orang yang berkumpul sekarang tidak akan bisa melawan Xu Wuzao dengan mudah! Sehingga dia memutuskan untuk kabur terlebih dahulu, agar nyawa dirinya selamat.
Dia adalah orang yang telah menyerang dua kali kepada Xu Wuzao menggunakan panah, namun terus gagal!.
Xu Wuzao mengetahui itu tidak begitu peduli, yang dia pedulikan adalah Yan Jim! Karena dia sudah sangat muak dengan Yan Jim, sudah cukup lama dia terus memprovokasi dirinya namun dia tetap diam.
Sehingga sekarang, waktunya untuk mengakhiri itu semua! Di tambah Xu Wuzao begitu marah, sehingga momen ini sangat pas untuk melampiaskan amarahnya yang sekarang sedang muncul.
"Xu Wuzao jangan sombong! Kami masih memiliki cukup banyak orang-orang terampil di sekte Wuhan! Jika kau berani menyentuh aku, kau akan di kejar sampai kau mati!" ucap Yan Jim mencoba berlindung di bawah nama sektenya.
Sisa orang-orang sekte Wuhan yang ada di sana langsung mengutuk Yan Jim di benak mereka masing-masing! Karena di saat seperti ini masih begitu berani memprovokasi Xu Wuzao.
"Baiklah, aku ingin melihat bagaimana reaksi dari kepala sekte Wuhan jika tetua agung mereka mati terbantai!" jawab Xu Wuzao dengan senyum ejekan.
"Xu Wuzao apa yang akan kau lakukan?" ucap Yan Jim dengan sangat cemas.
Sriiing..!
Yan Jim langsung mencabut pedang miliknya, dia ingin mencoba bertahan, dia masih cukup yakin dengan kemampuan barunya yang sudah mencapai pelatihan tingkat pendekar suci.
Wooooosss..!
Triinng..!
Baaammm..!
"Uhukk..!" Yan Jim langsung terbatuk-batuk, dia terpental cukup jauh.
"Kau lumayan juga sekarang Yan Jim! Cukup bagus daripada sebelumnya!" ucap Xu Wuzao.
Saat mereka berbenturan kekuatan, Xu Wuzao menggunakan tenaga dalam! Karena dia ingin mencoba melawan Yan Jim dengan tenaga dalam miliknya.
Gelombang tekanan dari serangan mereka berdua cukup kuat, membuat sisa orang-orang di sana terpaksa mundur kembali.
"Xu Wuzao, sial kau! Apa kau tidak mendengar apa yang aku ucapkan!" ucap Yan Jim dengan geram.
__ADS_1
"Tidak peduli terhadap omong kosong!" jawab Xu Wuzao.
Wooooosss..!
Xu Wuzao langsung bergerak cepat ke arah Yan Jim.
"Tahan ini!" ucap Xu Wuzao, memberikan peringatan.
Slaazz..!
Tebasan Xu Wuzao langsung mengenai dada hingga ke perut Yan Jim, namun tidak begitu dalam.
Baaammm..!
Braaakk..!
Tendangan Xu Wuzao langsung menyusul dengan cepat! Yan Jim langsung terpental dan menabrak pohon yang besar.
"Uhukk..!" suara batuk kembali dari Yan Jim, lalu dia memuntahkan darah sangat banyak.
"Tetua agung!" ucap beberapa dari anggota sekte Wuhan karena khawatir dengan Yan Jim.
*
*
*
Mendengar suara mereka, Xu Wuzao langsung teringat kembali tentang orang-orang dari sekte Wuhan yang masih tersisa beberapa orang yang hidup.
Wuungg..!
ucapan itu seperti dengungan yang tinggi di telinga mereka!.
Wooooosss..!
Slaazz... Slaazz..!
Slaazz..!
Xu Wuzao menggunakan Energi Qi kembali, agar serangan dirinya begitu mematikan! Sisa dari orang yang hidup kini sudah musnah.
Orang-orang sekte Wuhan musnah, hanya tersisa Yan Jim saja. Dia juga sudah terluka cukup parah karena sudah di tendang dan di tebas Xu Wuzao, meskipun tebasan itu tidak begitu dalam, namun tetap menurunkan kekuatan dari Yan Jim.
Melihat Xu Wuzao membunuh sisa orang-orang dari sekte Wuhan yang masih hidup tadi, Yan Jim semakin gemetaran.
"Sial, ternyata Xu Wuzao masih menahan serangan dirinya saat melawan ku?" gumam Yan Jim.
Dia berbicara sambil merintih kesakitan akibat tebasan dan tendangan Xu Wuzao yang sangat keras.
Sedangkan untuk menyerang balik dia sudah tidak begitu sanggup, pedang yang di pegang dirinya terjatuh entah kemana! Karena posisi cukup gelap, membuat dia semakin sulit untuk bertarung.
Wooooosss..!
Kraakk..!
__ADS_1
Baaammm..!
"Aaakkkhh..!" bentak Yan Jim.
Dia sangat kesakitan, karena tangan dirinya langsung di patahkan dua-duanya! Lalu wajah dirinya langsung di tendang dengan sangat keras oleh Xu Wuzao.
Hingga hampir tertanam di dalam batang pohon yang ada di belakang Yan Jim, nafas Yan Jim sangat memburu karena menahan rasa sakit yang amat sangat.
Sebelum Xu Wuzao menyerang, dia memasukkan pedangnya kembali ke dalam sarung pedang miliknya yang ada di pinggangnya.
Xu Wuzao jongkok di hadapan Yan Jim, lalu dia langsung berucap seperti sedang membisikkan sesuatu.
"Yan Jim, cukup sampai di sini permusuhan dan persaingan kita!" ucap Xu Wuzao.
Slaazz...!.
Brrraaaak..!
Dengan kecepatan kilat, pedang yang ada di sarungnya langsung menebas putus leher dari Yan Jim.
Bahkan pohon beser di belakang Yan Jim ikut terpotong sempurna dan tumbang ke belakang.
"Huuufff..!" Xu Wuzao langsung membuang nafas secara kasar.
Dia mengibaskan pedang yang ada di tangannya untuk menghilangkan darah yang menempel di pedang itu, lalu memasukkan dengan cepat ke dalam sarungnya.
Setelah mengambil nafas panjang dan melepaskan secara kasar, Xu Wuzao mendongak keatas.
Setelah merasakan ketenangan, dia langsung meninggalkan tempat pertarungan itu! Xu Wuzao tidak ingin mengambil apapun barang milik mereka, karena akan selalu teringat tentang pembantaian barusan.
*
Xu Wuzao memilih untuk terbang, meskipun dirinya sudah cukup lelah akibat pertarungan barusan! Xu Wuzao memilih terbang karena sekarang sudah cukup gelap.
Jika harus berjalan menyusuri hutan itu akan sangat sulit, apa lagi banyak hewan buas yang nantinya akan menggangu perjalanan dirinya.
Cukup lama Xu Wuzao terbang, dia sudah sangat kelelahan! Saat melihat ada sedikit cahaya di kejauhan Xu Wuzao langsung menghampiri itu.
Sedikit jauh dari sorot cahaya yang berkerumun, Xu Wuzao mendarat! Dia langsung terengah-engah karena saking capeknya.
"Sial, ternyata terbang menggunakan Energi Qi sangat menguras tenaga dan begitu membebani tubuh ini!" keluh Xu Wuzao.
Dia berjalan dengan lambat, setelah cukup lama berjalan lambat, Xu Wuzao melihat ada kota kecil! Ternyata yang di lihat dari ketinggian adalah kota kecil, cahaya itu adalah cahaya dari lampion yang di nyalakan di sepanjang jalan.
Karena sudah cukup lelah, Xu Wuzao memilih untuk masuk ke dalam kota kecil itu untuk istirahat kembali!.
\=
\=
Terimakasih sudah membaca novel ini sampai di bab ini.
Baru bisa crazy up lagi setelah sekian lama! Dukungan terus novel ini dengan cara like, komentar dan vote.
Terimakasih 🙏.
__ADS_1
...