
\=Chapter 251. LI YIAN MENANTANG XU ZAO YI \=
\=
\=
Xu Wuzao masih duduk bersama Xu Zao Yi di gazebo halaman samping bekas kediaman keluarga Wei, mereka berdua masih membicarakan tentang sekte Wuhan. Karena mereka masih terus waspada tingkat tinggi.
Xu Wuzao yakin, bahwa sekte Wuhan tidak akan tinggal diam! Mereka akan terus berusaha menghancurkan sekte anggrek putih, dengan cara perlahan maupun dengan cara kekerasan kembali.
Saat Xu Wuzao merasakan peningkatan Energi Qi, dia diam cukup lama namun Xu Zao Yi tidak menanyakan lebih lanjut.
Sehingga Xu Zao Yi bertanya tentang kesiapan kedepannya menghadapi sekte Wuhan, namun Xu Wuzao hanya sedikit merespon apa yang mereka bicarakan sekarang, karena dia masih terus kepikiran tentang bertambah tebalnya Energi Qi di waktu sekarang.
*
Wooooosss..!
"Pak tua, tetua agung, kenapa kalian di sini?" ucap Li Yian, dia berucap demikian karena Li Yian pikir Xu Wuzao berada di sekte anggrek putih.
Dia menggunakan teknik teleportasi dengan mengikuti aura milik Xu Wuzao, setelah muncul dirinya tepat berada di belakang Xu Wuzao.
Karena ada suara yang menegur mereka, Xu Wuzao maupun Xu Zao Yi terkejut! Lalu segera membalikkan badan mereka dengan cepat.
"Nak Li Yian!" ucap Xu Wuzao
"Li Yian..!" ucap Xu Zao Yi.
Mereka berdua berucap memanggil Li Yian dengan berbarengan, saking kagetnya keduanya sampai langsung berdiri tegak dari posisi duduknya.
"Maaf, aku mengagetkan kalian!" ucap Li Yian dengan senyum canggung, sambil menggaruk kepalanya.
"Nak Li Yian, bagaimana kau bisa tiba-tiba berada di sini?" ucap Xu Wuzao saking penasarannya.
Sedangkan Xu Zao Yi menganggukkan kepalanya karena ikut menunggu jawaban Li Yian dengan segera, karena dia juga penasaran bagaimana Li Yian tiba-tiba berada di belakang mereka, sehingga membuat mereka berdua begitu terkejut, di tambah penasaran dengan teknik yang Li Yian gunakan.
"Aku, menggunakan teknik teleportasi!" ucap Li Yian.
Mendengar jawaban Li Yian, Xu Wuzao maupun Xu Zao Yi saling pandang satu sama lain. Mereka cukup keheranan apa yang Li Yian ucapkan seperti sebuah kebohongan belaka.
"Apa teleportasi? Itu seperti sebuh cerita legenda!" ucap Xu Zao Yi.
__ADS_1
"Ya, benar nak Li Yian! Itu seperti sebuah cerita legenda yang di karang-karang belaka." timpal Xu Wuzao membenarkan ucapan Xu Zao Yi.
"Heemm, baiklah! Wajar kalian tidak percaya dengan apa yang ku ucapkan! Sebaiknya aku buktikan!" ucap Li Yian.
Dirinya entah harus berkata apa lagi, jika ujung-ujungnya seperti ini Li Yian rasanya menyesal telah menggunakan teknik teleportasi, di hadapan mereka berdua.
"Bagaimana kau akan membuktikan itu Li Yian?" Xu Zao Yi langsung berucap karena sudah tidak sabar.
"Ikuti aku tetua agung, kepala sekte Xu anda tetap di sini!" ucap Li Yian.
Dia tidak menunggu jawaban dari Xu Zao Yi, langsung saja bergerak lari menuju ke dalam hutan! Dengan cepat Xu Zao Yi langsung mengikuti kemana tujuan Li Yian pergi.
Setelah cukup jauh di tengah hutan, Li Yian berhenti di sana! Dia langsung menghadap ke belakang di mana Xu Zao Yi berdiri karena baru saja sampai di sana.
"Li Yian, untuk apa kita di tengah hutan seperti ini?" tanya Xu Zao Yi makin keheranan.
"Inilah cara membuktikan bahwa aku menggunakan teknik teleportasi barusan!" jawab Li Yian.
"Bagaimana, cepat buktikan!" Xu Zao Yi masih enggan percaya, karena menurutnya ini sebuah lelucon belaka.
"Baiklah, sekarang kita berdua kembali ke tempat di mana kepala sekte Xu berada! Kita beradu kecepatan. Tetua agung yakin kan, tidak akan kalah dari aku ini?" tanya Li Yian dengan senyum kecil.
Senyuman kecil Li Yian di artikan oleh Xu Zao Yi seperti sebuah penghinaan baginya! Bagaimana dirinya akan kalah dengan bocah yang waktu masih ngompol saja dirinya lihat.
"Baiklah, jika kau kalah akan menerima hukuman dari ku bocah!" ucap Xu Zao Yi sangat geram.
Sambil mengepalkan tangannya, lalu mengarahkan ke arah Li Yian.
"Lalu bagaimana jika aku menang tetua agung?" tanya Li Yian, kini senyumannya terlihat semakin menjengkelkan bagi Xu Zao Yi.
"Aku akan percaya bahwa kau telah melakukan teleportasi!" jawab Xu Zao Yi.
"Ok kita setuju, tetua agung boleh bergerak lebih dulu!" ucap Li Yian.
Degg..!
Ucapan itu sudah seperti penghinaan besar bagi dirinya, Xu Zao Yi langsung memerah wajahnya karena menahan marah.
Dirinya tahu Li Yian dari dulu adalah anak nakal, namun kali ini bukan lagi nakal tapi penghinaan besar.
"Sial, kau meremehkan ku Li Yian!" ucap Xu Zao Yi dengan geram.
__ADS_1
"Baiklah, kita bergerak bersama." jawab Li Yian, akhirnya mengalah karena tidak ingin membuat paman angkatnya marah kembali.
Xu Zao Yi tidak menjawab, melainkan menatap Li Yian dengan tatapan murka.
"Siap? Kita mulai!" lanjut Li Yian berucap.
Wooooosss..!
Xu Zao Yi langsung berlari kencang menggunakan langkah angin, sedangkan Li Yian saat kata mulai di ucapkan sudah menghilang dari tempat berdirinya sekarang.
"Hemmm, bocah itu mau bertanding kecepatan dengan ku! Kau seratus tahun lebih cepat untuk ini semua!" ucap Xu Zao Yi sambil berlari kencang.
Dirinya berlari sangat cepat, karena tidak merasakan keberadaan Li Yian di belakangnya, dia pikir Li Yian sudah ketinggalan begitu jauh.
*
Sedangkan Xu Wuzao tidak mengerti maksud dari ucapan Li Yian barusan, namun dia tetap di tempatnya semula.
Setelah kepergian dari Xu Zao Yi dan Li Yian, dirinya duduk kembali! Namun setelah duduk dan meminum teh yang tersedia di meja, Li Yian muncul di sampingnya.
"Buufff..!" Xu Wuzao langsung menyemburkan teh hangat yang sudah dirinya minum.
Karena kaget, aura Li Yian tiba-tiba muncul sangat dekat! Padahal baru saja sebelum dirinya minim Xu Wuzao merasakan Li Yian sangat jauh.
"Aku kembali!" ucap Li Yian.
"Nak Li Yian, kau bikin kaget aku saja!" ucap Xu Wuzao.
"Bagaimana, apa pak tua sekarang percaya bahwa aku menggunakan teknik teleportasi?" ucap Li Yian.
"Huufff, baiklah aku percaya jika itu memang benar! Tapi kau masih harus menjelaskan sesuatu hal nak Li Yian!" ucap Xu Wuzao.
Xu Wuzao menatap Li Yian dengan sungguh-sungguh, dia akhirnya kembali timbul pertanyaan siapa sebenarnya Li Yian ini.
Pertanyaan itu selalu muncul, apabila Li Yian melakukan sesuatu hal yang di luar nalar manusia, namun untuk mencurigai Li Yian dirinya sangat yakin bahwa Li Yian manusia dan pendekar biasa, karena dia menyaksikan sendiri kelahiran Li Yian pada saat itu.
Saat Li Yian ingin menjawab pertanyaan dari Xu Wuzao tentang penjelasan apa itu, dari arah hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei datang Xu Zao Yi.
Namun setelah sampai di sana melihat Li Yian sudah duduk dengan tenang di samping Xu Wuzao dia langsung terbengong.
\=
__ADS_1
\=
...