
\=Chapter 096. SEKTE ANGGREK PUTIH DI SERANG\=
\=
\=
Beberapa waktu lalu, sebelum penyerangan kelompok Xu Wuzao yang di lakukan oleh Bao Huo.
15 orang dengan menunggangi kuda, sampai di gerbang utama sekte anggrek putih! Mereka berkumpul di gerbang utama dengan santai.
"Permisi, apa tuan Xu Wuzao ada di sekte?" ucap salah seorang dari mereka kepada penjaga gerbang.
"Maaf tuan-tuan dari mana, ada keperluan apa dengan kepala sekte Xu?" ucap penjaga gerbang itu dengan sopan.
"Hai kau, penjaga rendahan seperti mu tidak berhak tahu urusan kami!" bentak orang yang berwajah sangar dengan luka codet yang panjang di pipinya.
Dia adalah salah satu orang dari kelompok Sabit Tunggal, karena sudah biasa bersikap kasar dia tidak nyaman berbicara dengan sopan.
Namun orang yang di depan memberikan kode untuk tetap diam, karena kalau tidak seperti ini akan sulit untuk menangkap beberapa petinggi.
"Kami tamu dari pemerintahan provinsi Cao! Ingin berunding dengan kepala sekte Xu!" ucap orang yang pertama berbicara.
Mereka sambil menunjuk surat resmi dari pemerintah provinsi Cao.
"Maaf tuan, tapi kepala sekte Xu sedang tidak ada di sekte! Hanya ada tetua agung sebagai penanggung jawab." ucap penjaga gerbang itu kembali.
"Tidak mengapa, kami bisa berbicara dengan beliau!" jawab orang yang tadi.
Penjaga gerbang merenung sejenak, lalu berbicara kembali.
"Baiklah tuan tunggu sebentar, akan kami konfirmasikan jika tetua agung berkenan untuk bertemu!" setelah berucap demikian penjaga gerbang langsung berlari ke dalam.
Akhirnya mereka semua tetap menunggu di luar gerbang utama sekte anggrek putih, setelah beberapa saat menunggu! Penjaga gerbang itu kembali.
"Tuan boleh masuk! Tapi secukupnya yang masuk ke ruang tamu! Sedangkan yang lain tetap di luar!" ucap penjaga gerbang itu.
Mereka saling berdiskusi dengan suara kecil, akhirnya setelah di putuskan! Tiga dari mereka masuk, mereka adalah orang terkuat di antara semuanya.
Akhirnya mereka masuk ke dalam, lalu di antarkan ke dalam ruang tunggu tamu! Setelah duduk di ruang tamu, penjaga itu langsung pergi.
Hanya menunggu sebentar, tetua agung sekte anggrek putih datang.
"Selamat datang tuan-tuan, aku Xu Zao Yi tetua agung! Maaf kepal sekte sedang ada urusan di luar, tuan-tuan ada keperluan apa?" ucap Xu Zao Yi sambil memberi hormat dan sedikit membungkuk.
Setelah Xu Zao Yi datang mereka bertiga bergegas bangkit, saat Xu Zao Yi membungkuk hormat, dua dari mereka langsung bergerak menyergapnya.
Wosss..!
Baammm..!
Xu Zao Yi di serang secara tiba-tiba, dia tidak siap! Sehingga langsung tumbang tidak sadarkan diri, karena di pukul bagian belakang tengkuknya.
"Capat ikat dia!" ucap seseorang yang bertindak sebagai pemimpin.
__ADS_1
"Kalian, setelah keluar langsung panggil beberapa dan serang beberapa penjaga lalu bikin keributan kecil!" lanjutnya dengan menunjuk salah satu dari mereka.
Setelah mengikat tetua agung! Keduanya langsung pergi keluar, sedangkan yang bertindak sebagai pemimpin langsung masuk ke dalam sekte anggrek putih lebih dalam.
Baammm..!
Dia langsung membuat keributan setelah menemukan beberapa murid yang berlalu lalang di sana! Dengan memukulnya cukup keras.
Murid-murid yang melihat kejadian langsung terkejut, beberapa dari mereka langsung berteriak dengan kencang.
"Sekte anggrek putih di serang!"
"Sekte anggrek putih di serang!"
Teriakkan demi teriakan terjadi, ada beberapa murid yang melawan namun langsung tumbang dalam satu pukulan! Kini sudah 6 orang murid yang terkapar.
Orang itu langsung mundur, dia hendak menunggu beberapa petinggi mendengar berita lalu, mendatangi dirinya di dekat gerbang.
*
*
*
Di gerbang utama sekte anggrek putih.
Dua orang yang menggendong tetua agung sekte anggrek putih, akhirnya tiba di sana!.
Baammm, baammm..!
"Cepat, dua dari kalian bawa dia menuju ke tempat perjanjian!" ucap orang yang masih membopong tubuh, Xu Zao Yi.
"Baik pemimpin!" ucap salah satu dari kelompok Sabit Tunggal.
Dua dari mereka langsung pergi melarikan diri mereka membawa sandra dengan cepat!.
Tidak lama kemudian, pemimpin kelompok dari keluarga Bao datang dari dalam! Dia langsung memberikan kode untuk bersiap.
Setelah menunggu akhirnya tetua balai murid langsung muncul, dan langsung menerjang mereka.
"Kalian cari mampus menyerang sekte anggrek putih!" ucap tetua, balai murid.
Meskipun tubuhnya sedikit gemuk, tapi gerakan dia cukup gesit! Senjata dua tongkat yang cukup panjang, yang di gabungkan dengan rantai bersama tongkat lainnya, menderu di udara.
Karena dia memutar-mutarkan tongkat itu dengan begitu cepat.
Setelah yakin langsung menyerang dengan ganas!.
Wosss..!
Baammm..!
Pukulkan tongkat panjang mengenai tanah, karena orang yang di pukul langsung menghindar! Tanah itu langsung berlubang cukup dalam.
__ADS_1
"Apa pukulan tongkat ku di hindari dengan mudah?" ucap tetua balai murid dengan sangat kaget.
Dia lalu mengulangi serangan yang sama dengan bertubi-tubi, akan tetapi ketiga orang itu sangat gesit untuk menghindari, bahkan mampu menahan serangan tongkat itu dengan senjata sabitnya.
"Sial sebenarnya siap dia?" ucap tetua balai murid.
"Dua dari mereka tingkat pendekar atas bagian puncak! Sama dengan tingkatan miliki ku, mustahil aku bisa menang!" keluh dia kembali.
Namun terus menyerang tanpa menyerah, sampai seketika! Tendangan dari belakang dirinya datang, dia tidak bisa menghindari maupun menangkis.
Buukk..!
Krek..!
"Uhukk..!" dia langsung batuk dan muntah darah lalu tumbang tak sadarkan diri.
Tulang punggungnya langsung bergeser dan mengalami keretakan fatal.
"Cepat angkat dia! Kita langsung pergi, dua dari mereka cukup di jadikan sandra!" ucap seseorang dari keluarga Bao yang di tunjukkan sebagai pemimpin.
Dia adalah Bao Mu, yang bekerja di bawah perintah Bao Huo! Orang kepercayaan Bao Huo, sehingga apa yang di perintahkan dia akan melakukan sesuai perintah.
"Cih tidak seru! Harusnya kita ratakan dengan tanah sekte bobrok ini!" keluh pemimpin kecil dari kelompok Sabit Tunggal.
"Sudahlah, kita tidak tahu informasi detail tentang sekte ini, siapa tahu sekte ini mempunyai beberapa pendekar hebat lainnya!" ucap Bao Mu mulai sedikit meninggi suaranya.
"Ya baiklah, agar misi kita ini berjalan lancar!" jawab dia yang tadi tidak terima.
Akhirnya mereka semua pergi membawa tetua agung dan tetua balai murid!.
Sedangkan setelah mereka pergi cukup lama, para murid elit dari sekte anggrek putih berdatangan ke halaman depan sekte anggrek putih, bersama tetua lainnya!.
"Kemana mereka?" ucap salah satu tetua lainnya.
Setelah memeriksa keadaan di sana! Tetua lainnya yang tersisa langsung berteriak.
"Cepat kejar mereka, kita harus dapatkan informasi dari mereka atas penyerangan ini!" ucapnya.
"Periksa, apa saja yang hilang dan tanyakan kepada saksi mata! Kalian ambil beberapa kuda kita kejar mereka." lanjutnya membentak.
Tak lama kemudian kuda pun datang, para murid elit segera membawa kuda yang besar dan tinggi! dua di antaranya adalah kuda yang pernah di bawa Li Yian dan Xu Wuzao.
Dengan cepat mereka langsung mengejar kelompok penyerangan sekte.
\=
\=
..
Hari ini update 3 capter, tinggalkan jejak di komentar dan like tiap chapter!.
Mohon dukungan teman-teman.
__ADS_1
Terimakasih..