
\=Chapter 044. BERTEMU XU WUZAO DI KOTA KEKAISARAN MING\=
\=
\=
Li Yian sedang berjalan di jalan utama kota Kekaisaran Ming, dirinya baru saja memasuki kota Kekaisaran Ming setelah perjalanan setengah hari dari kota kecil di perbatasan.
"Tidak ku sangka kota Kekaisaran Ming sangat besar, ini kota pertama yang aku lihat paling besar sejauh ini!" gumam Li Yian sambil melihat-lihat sekeliling kota.
"Baiklah hal pertama yang aku cari pakaian dulu, karena pakaian yang aku kenakan sudah tidak begitu layak!"
Wajar saja tidak begitu layak, pakaian yang Li Yian gunakan sudah di gunakan seminggu yang lalu! Dan cukup banyak goresan bahkan ada beberapa robekan kecil akibat terkena serangan saat bertarung di makam kuno.
Li Yian berjalan terus, sampai dirinya menemukan tempat penjualan pakaian yang cukup besar, bahkan di sana menyediakan tempat penjahitan yang singkat! Agar ukuran untuk pembeli di sana bisa di sesuaikan dengan ukuran tubuh mereka masing-masing.
Li Yian memasuki toko itu dengan tenang, dirinya menengok beberapa saat ke segala arah.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap pelayan itu dengan sangat hormat.
Meskipun Li Yian terlihat begitu muda dari parasnya, tapi wibawa dan tubuh dirinya sudah menunjukkan sikap yang dewasa.
"Ya tunjukkan aku pakaian dengan kain yang berkualitas tinggi!" ucap Li Yian pada pelayan itu.
Pelayan itu mengangguk dengan cepat lalu menunjukkan jalan pada Li Yian untuk memasuki toko yang cukup besar itu.
Li Yian sudah tidak mengenakan cadar di parasnya dan topi bambu besar, karena di tahan oleh keamanan kota Kekaisaran Ming! Siapa saja yang masuk ke kota Kekaisaran Ming harus jelas identitasnya dan menunjukkan wajah aslinya, tidak di perkenankan menggunakan topeng, cadar maupun topi bambu besar dan lainnya yang bisa menutup pandangan orang maupun penjaga keamanan.
Li Yian mengikuti saja, dirinya masuk menggunakan identitas murid dari sekte anggrek putih! Meskipun sangat muda tapi sekte anggrek putih sudah mengeluarkan surat identitas yang artinya Li Yian layak untuk kemana saja yang ada di wilayah Kekaisaran Ming.
Saat sudah masuk ke dalam ruangan Li Yian di tunjukkan beberapa potong pakaian bahan yang belum jadi, karena mengira Li Yian akan membuat pakaian yang berkelas bangsawan atau setara dengan orang-orang Kekaisaran.
"Ini semua bahan pakaian yang berkualitas tuan!" ucap pelayan itu dengan sopan.
Li Yian berpikir sejenak, akhirnya dia mengajukan pertanyaan.
__ADS_1
"Apa di sini menyediakan pakaian yang sudah siap pakai? Aku membutuhkan beberapa untuk segera!" ucap Li Yian.
Dirinya sudah tidak begitu betah dengan pakaian yang sudah cukup tidak nyaman, karena sudah kotor dan lumayan rusak! Meskipun pakaian itu dari kelas yang cukup baik sebelumnya, tapi karena pertarungan dan perjalanan yang berat membuat pakaian dirinya cepat rusak.
"Ada tuan mari ikuti aku!" pelayan wanita itu berpindah tempat.
Setelah di ajak di sana, Li Yian langsung senang karena ada beberapa model pakaian yang dirinya inginkan karena pakaian itu di peruntukan untuk dapat bebas bergerak! Sangat cocok untuk pakaian seorang pendekar.
Dia mengambil dua pakaian itu, diantaranya berwarna abu-abu dan hitam, lalu langsung meminta tempat untuk mengganti pakaian bila cocok langsung dirinya ambil.
Beberapa saat kemudian, Li Yian keluar dengan pakaian yang tadi di pilih dan yang sekarang di pakai adalah yang berwarna abu-abu!.
"Itu sangat pas tuan, pakaian itu begitu cocok dengan tuan yang sangat tampan!" puji pelayan wanita itu, entah benar-benar memuji atau itu hanya sebuah strategi pemasaran.
Li Yian tanpa memperdulikan ucapan pelayan wanita lalu langsung membayar sesuai harga dua pakaian yang dirinya ambil, dan tidak lupa Li Yian juga memesan beberapa pakaian lagi untuk di buat dengan bahan yang lebih berkualitas.
Karena pembuatan pakaian yang Li Yian minta cukup rumit dan lebih dari 3 setel, akhirnya toko itu memberikan waktu selama 5 hari! Barulah Li Yian kemabli dan bisa mengambil pakaian itu.
Setelah membayar tagihan yang di kenakan toko pakaian itu, Li Yian bergegas mencari penginapan yang ada di sana untuk bermalam sambil menunggu pakaian jadi dan dirinya ingin juga menelusuri kota Kekaisaran Ming lebih lama.
"Pak tua, Iyah tidak salah lagi! Ini aura dari pak tua!" ucap Li Yian dengan antusias.
Meskipun aura itu sangat tipis tapi Li Yian sudah sangat sring di awasi oleh aura itu sejak lama, jadi pasti dia bisa mengenali dengan cepat.
Berjalan beberapa langkah aura itu semakin terasa, aura itu datang dari sebuah kedai teh yang kecil tapi lumayan ramai pengunjung di sana.
"Aura itu datang dari kedai teh itu, baiklah akan ku temui pak tua itu!" Li Yian bergumam lalu berjalan perlahan menuju ke kedai teh.
Di kedai teh, Xu Wuzao sedang menyesap teh hitam yang dirinya pesan dengan perlahan! Dia begitu menikmati ketenangan meskipun kedai itu cukup ramai oleh pengunjung.
Xu Wuzao seakan tidak memikirkan itu semua, dirinya masih terus melacak keberadaan Li Yian semenjak dua bulan yang lalu! Dia khawatir karena Li Yian di cari oleh keluarga Bao yang memiliki kekuasaan besar di Kekaisaran Tang.
Saat sedang memikirkan kemana perginya Li Yian Xu Wuzao langsung merasakan aura yang dia kenal sejak lama.
"Nak kau akhirnya ku temukan, aku sudah lelah mencari mu ke segala kota di Kekaisaran Ming!" gumam Xu Wuzao dia langsung menengok ke arah pintu masuk.
__ADS_1
Di ambang pintu masuk muncul pemuda yang mengenakan setelan jubah berwarna abu-abu, wajah pemuda ini begitu terlihat muda bahkan terkesan seperti anak-anak.
Dengan langkah mantap Li Yian melangkah ke arah meja yang di tempati oleh Xu Wuzao!.
"Apa kabar pak tua?" ucap Li Yian setelah sampai di hadapan Xu Wuzao.
Xu Wuzao masih memandangi Li Yian dengan cermat, dia terus menatap lurus tanpa mengucapkan sepatah katapun.
"Ada apa pak tua, apa ada sesuatu di diriku?" Li Yian sekolah meraba tubuh dan mengusap wajahnya lalu memegang rambut dan celingak-celinguk ke setiap sudut badannya.
"Anak ini, hanya beberapa bulan saja keluar sekte sudah sekuat ini! Apa yang dirinya lakukan di luar sana? Potensinya sangat mengerikan, bakat apa sebenarnya yang dia pendam?" Xu Wuzao masih mengamati dengan cermat tanpa berkedip sedikitpun.
"Orang tua, apa yang anda lihat?" Li Yian menggerakkan tangannya di depan wajah Xu Wuzao berusaha menyadarkan lamunan Xu Wuzao dengan itu.
"Duduk nak, aku ingin berbicara banyak terhadap mu!" ucap Xu Wuzao tiba-tiba.
"Baiklah pak tua!" jawab Li Yian.
Langsung duduk di hadapan Xu Wuzao, dirinya duduk dengan tenang seakan tidak memiliki beban.
"Selama beberapa bulan kau kemana saja nak? Aku mencari mu ke segala penjuru kota!" ungkap Xu Wuzao dengan sedikit rasa kesal, karena dirinya kehilangan jejak di kota provinsi Cao beberapa waktu lalu tentang keberadaan Li Yian.
"Aku berlatih, seni beladiri di hutan terpencil!" Li Yian jawab setengah berbohong, karena tidak ingin mengungkapkan di mana dirinya tinggal selama beberapa bulan terakhir.
Xu Wuzao tidak menanggapi serius ucapan Li Yian kali ini, dia seperti sedang menembus pikiran anak muda di depan dirinya dan memastikan bahwa dirinya tidak di bohongi.
\=
\=
Bantu LIKE'👍 Kaka.
Terimakasih.
...
__ADS_1