Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
264 = YAN XIONG KALAH TELAK


__ADS_3

\=Chapter 264. YAN XIONG KALAH TELAK\=


\=


\=


Yan Xiong masih berdiam diri di tempatnya semula dengan posisi duduk, sambil memegangi perut yang sakit akibat tendangan keras dari tetua pertama, dia memandang ke arah Bai Chan dengan tatapan menghina.


Akhirnya Yan Xiong bangun dari posisi duduknya, dia menunjuk ke arah Bai Chan! Sambil berkata dengan sombongnya.


"Apa kau tidak pernah belajar dari kejadian sebelumnya Bai Chan? Kau berkali-kali kalah oleh ku, jika kau ingin mati majulah!" ucapnya dengan senyum meremehkan.


Yan Xiong sangat percaya diri, karena setiap di sesi latihan bahkan pertarungan bebas di area pertarungan saat pemilihan anak jenius, Bai Chan selalu kalah jauh oleh Yan Xiong.


Sehingga dia sekarang sangat arogan, sangat yakin bisa mengalahkan Bai Chan dengan setengah kekuatan dirinya saat ini.


Yan Xiong dan Bai Chan memiliki pelatihan yang sama, namun dalam hal kecepatan sebenarnya lebih cepat Bai Chan, namun setiap ada pertarungan Bai Chan selalu di tekan oleh para petinggi untuk mengalah.


"Kau yakin aku akan mati?" ucap Bai Chan.


Dia langsung mengeluarkan pedang yang ada di pinggangnya, pedang panjang itu langsung di arahkan ke Yan Xiong.


"Hahh, sampah tetaplah sampah! Aku tidak perlu menggunakan senjata untuk melawan kau pecundang!" ucap Yan Xiong, sambil menunjuk ke arah muka Bai Chan.


Wooooosss..!


"Jurus ketiga amukan macan putih!" ucap Yan Xiong.


Dua serangan tinju dan cakar saling berhimpitan dan siap mengoyak apa saja yang ada di depannya.


Aura cakaran dan pukulan begitu kuat, Bai Chan langsung bergerak mundur dan menahan dengan pedangnya.


Namun pukulan Yan Xiong langsung berubah arah, itu benar-benar seperti macan mengamuk karena tidak bisa di prediksi pergerakan setelahnya! Yang tadinya menyerang ke arah ada, kini bergerak ke dua arah bagian perut dan kepala.


Baaammm..!


Pukulan Yan Xiong dan tendangan Bai Chan langsung beradu, sedangkan tebasan pedang Bai Chan di hindari oleh Yan Xiong! Begitu juga Bai Chan menghindari serangan yang menuju ke kepalanya.


Keduanya terpental begitu jauh, di tambah sambil mengimbangi diri agar tidak jatuh dari dorongan akibat dua serangan saling bentrokan.


Yan Xiong cukup kaget, karena serangan dirinya bisa di tangkis dan di hindari! Padahal dirinya sudah menggunakan jurus terhebat tangan kosong miliknya.


'Bagaimana bisa, dia membendung serangan ku barusan?' ucap Yan Xiong di benaknya.


Sedangkan Bai Chan, mundur cukup jauh! Lalu mengimbangi dirinya agar tidak jatuh, pedang dirinya bahkan di tancapkan di tanah untuk menghentikan dorongan itu.


"Yan Xiong, keluarkan senjata kau! Agar jika kau kalah, tidak beralasan karena tidak menggunakan senjata!" ucap Bai Chan.

__ADS_1


"Sepertinya kau sudah semakin kuat Bai Chan! Baiklah akan aku keluarkan senjata ku!" jawab Yan Xiong.


Dia mengeluarkan pedang yang lebar tidak begitu panjang dengan ujung pedang yang kotak tumpul.


*


*


*


Pasukan elit sekte Wuhan, yang mengikuti tuan muda Yan! Cukup terkejut setelah Yan Xiong mengeluarkan pedang miliknya dari balik punggungnya.


"Kau yang meminta, jangan menyesali jika kau mati di sini, hari ini Bai Chan!" bentak Yan Xiong.


"Haaatt..!" bentak Yan Xiong.


Dia langsung lari ke arah Bai Chan dengan sangat cepat, pedang lebar itu di acungkan tinggi-tinggi.


Wuuutt..!


Baaammm..!


Bai Chan menghindari tebasan itu, tebasan keras Yan Xiong mengenai tanah dan membantuk goresan sangat dalam.


Sraakk..!


Meskipun tertanam cukup dalam, Yan Xiong dengan gerakan cepat mengibaskan ke samping mengancam kaki Bai Chan.


Dua serangan saling berbenturan, kali ini Bai Chan berani menahan serangan pedang itu karena menurutnya tidak begitu keras, sehingga dia tidak khawatir pedang miliknya patah.


Baammm..!


Setelah pedang lebar itu di hentikan oleh pedang milik Bai Chan, dengan cepat Bai Chan langsung menginjak pedang lebar itu dengan sangat kuat. Hingga Yan Xiong tidak bisa menggerakkan pedang itu lagi.


Tap..tap..!


Slaazz...!


Baammm..!


Bai Chan berlari menginjak pedang itu dua kali, dengan gerakan cepat dia menebas ke arah tangan Yan Xiong, karena Yan Xiong langsung menghindar hingga memilih melepaskan senjatanya, sehingga yang terkena hanya goresan kecil kulit dada Yan Xiong.


Lalu di susul dengan tendangan kuat, hingga Yan Xiong terpental cukup jauh dan menghantam dinding penginapan.


Wooooosss..!


Bai Chan langsung bergerak dengan cepat, lalu menodongkan pedang panjang miliknya di depan leher Yan Xiong hanya berjarak kurang dari satu inci.

__ADS_1


Yan Xiong langsung menelan ludahnya dengan kasar, bahkan jakun dirinya sebentar lagi menggores ke ujung pedang karena jakun itu naik turun.


Kini Yan Xiong kalah telak, rekor dirinya di sekte Wuhan yang tidak pernah terkalahkan dalam generasi muda kali ini! Langsung terbantahkan sekarang.


"Yan Xiong, jangan kau sombong karena tidak pernah kalah! Jika bukan karena permintaan dari kepala sekte Yan dahulu, aku harus selalu mengalah! Kau sudah aku pecundangi seperti sekarang!" ucap Bai Chan.


Bai Chan ingin melawan Yan Xiong seperti ini, bahkan sampai sedikit memohon kepada gurunya! Bai Li. Agar tidak membunuh Yan Xiong terlebih dahulu, hanya untuk mengeluarkan pembuktian kebenaran selam ini.


Dirinya selalu di tekan harus selalu mengalah terhadap Yan Xiong, bahkan Bai Li saja hampir tidak tahu permasalahan ini.


Bai Li cukup kaget mendengar pengakuan muridnya itu, setelah kejadian ini dia menjadi tambahan geram dengan Yan Yin temannya dahulu.


'Sial kau Yan Yin, kau membatasi semua yang berhubungan dengan ku! Apa kau sangat takut aku yang menjadi kepala sekte Wuhan?' ucap Bai Li di benaknya.


*


Yan Xiong sangat tidak percaya, bahwa dirinya di kalahkan dengan begitu mudah hanya dalam bentrokan tiga jurus dia sudah di buat terkapar dengan di todong senjata tajam.


Yan Xiong merasakan nyawanya ada di ujung tanduk! Sehingga dia langsung meminta maaf.


"Baiklah, Bai Chan aku meminta maaf! Karena aku terlalu merendahkan kau sebelumnya!" ucap Yan Xiong begitu memohon.


"Tidak nyawa kau bukan di tangan ku! Tapi di tangan guru, aku tadi hanya ingin membuktikan bahwa aku kalah dari kau hanya unsur kesengajaan!" ucap Bai Chan


Lalu dia menyarungkan pedangnya kembali dengan cepat! Setelah itu dia berbalik untuk menghampiri gurunya.


Bai Chan baru berjalan empat langkah, dari arah belakang terdengar suara teriakkan keras.


"Mampus kau Bai Chan!" bentak Yan Xiong.


Dia melepaskan pukulan tangan kosong, dengan di aliri tenaga dalam tinggi.


Wooooosss..!


Slaazz..!


Bai Chan langsung menghindar ke samping dan menebas dengan gerakan cepat, ke arah leher Yan Xiong.


Hingga leher itu tertebas hingga hampir putus, lalu tubuh Yan Xiong langsung terjatuh dan mati.


"Tuan muda..!" ucap beberapa pasukan elit sekte Wuhan yang berpihak ke pada Yan Xiong.


"Yan Xiong, kau sebenarnya bisa memilih jalan lain bukan seperti ini!" ucap Bai Chan.


Dia tahu, bahwa dirinya akan segera di serang dari belakang! Karena dia hafal betul sikap Yan Xiong, sehingga setelah dia berbalik arah untuk menuju ke gurunya dia tetap waspada dan menyiapkan tenaga dalam di tangan kanan dan pedang miliknya.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2