Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
155 = MEREMEHKAN LI YIAN DAN BABA YAGA


__ADS_3

\=Chapter 155. MEREMEHKAN LI YIAN DAN BABA YAGA\=


\=


\=


Hanya membutuhkan waktu setengah hari, rombongan dari tetua pertama dan Yin Zang sudah sampai di penginapan Harmoni yang sangat luas tempatnya.


Meskipun letak penginapan ini di kota Kekaisaran Tang pusat, namun karena ada bukit kecil di sana, di tambah ada danau buatan membuat penginapan itu begitu nyaman.


Saat rombongan itu sampai di depan penginapan, tiga pengintai yang ada di sana langsung bergerak menghampiri rombongan itu. Lalu ketiganya memberikan hormat kepada tetua pertama.


"Selamat datang tetua pertama, mereka masih di dalam! Apa kita akan langsung masuk, apa menyergap mereka di luar penginapan saja?" tanya salah satu pengintai itu.


"Ya baiklah!" tetua pertama melambaikan tangan, setelah itu dia langsung turun dari kudanya dan berucap. " Untuk apa kita menunggu di luar, kalian pikir siapa keluarga Yin di kota Kekaisaran Tang, hahhh?"


Bentakan itu membuat tiga pengintai itu ketakutan, lalu dengan perlahan mundur beberapa langkah.


Tetua pertama langsung melangkah masuk ke dalam penginapan Harmoni dengan cepat, di ikuti oleh anggotanya dan Yin Zang dari belakang.


*


*


*


Setelah hendak masuk, penjaga keamanan langsung menghadang mereka semua! Dia dengan sopan berucap.


"Maaf tuan, di sini ada peraturan! Di larang masuk selain tamu yang menginap, kecuali anda ada undangan dari tamu atau memiliki surat izin." ucap penjaga keamanan penginapan harmoni.


"Bedebah, kau pikir siapa aku ini! Aku dari keluarga Yin, apa kau tidak tahu?" bentak tetua pertama keluarga Yin itu.


"Maaf tuan, meskipun itu keluarga Kekaisaran Tang, jika tidak memiliki izin masuk maka akan kami tahan di luar!" penjaga penginapan yang satunya langsung menjelaskan.


"Persetan dengan kalian!" jawab tetua pertama, dia hendak langsung menghajar dua penjaga penginapan Haromi.


Tangan kanan dirinya langsung di angkat tinggi-tinggi dan segera di ayunkan dengan gerakan begitu cepat, karena saking cepatnya! Mereka berdua tidak sadar hanya bisa mematung saja di sana.


Wooss..!


Taaap..!


Tangan dari tetua pertama di tangkap oleh seseorang, hingga tetua pertama langsung melongo tidak percaya.

__ADS_1


"Apa, di tangkap begitu saja?" ucap tetua pertama di benaknya.


"Kalian menghalangi jalan jika ingin berdebat di tempat lain lah, aku ingin keluar!" ucap orang itu dengan entengnya.


"Tetua pertama, dia lah Li Yian itu!" ucap Yin Zang sangat kaget, setelah melihat orang di depannya adalah Li Yian.


Setelah di ingatkan oleh Yin Zang, tetua pertama langsung berusaha melepaskan cengkraman itu dan mundur cukup jauh.


Dua penjaga penginapan itu langsung ambruk ke lantai karena merasakan tekanan berat, di sekitarnya.


Setelah mereka sadar langsung bergerak menghindar ke pojokan jauhnya.


"Ternyata kau yang bernama Li Yian, bocah?" ucap tetua pertama dengan tatapan tajam.


Saat pukulan tetua pertama hendak mengenai dua penjaga itu, Li Yian langsung bergerak dengan cepat! Karena posisi dirinya cukup dekat sehingga tepat waktu, untuk menahan pukulan itu.


"Wah, apa aku sangat terkenal?" tanya Li Yian.


Saat di tanya seperti itu Baba Yaga muncul dari belakang, langsung berdiri di samping Li Yian.


"Saudara Li, apa kau tidak ingat dengan bocah itu! Mungkin dia yang membaut kau terkenal!" ucap Baba Yaga sambil menunjuk ke arah Yin Zang.


"Aah iya, aku lupa siapa dia?" ucap Li Yian seakan sedang berpikir.


"Pantas saja dia begitu berani dan mudah mempercundangi Yin Zang, dia cukup kuat!" ucapnya di benak tetua pertama.


Instingnya mengatakan bahwa Li Yian dan Baba Yaga cukup berbahaya, bahkan dia merasakan! Li Yian lebih berbahaya dari pada temannya yang ada di sampingnya, dia tahu saat pukulan dirinya di tahan dengan mudah oleh Li Yian.


"Tetua pertama dia yang bernama Li Yian, dan yang satunya entah siapa, tapi dia yang melukaiku saat itu!" ucap Yin Zang menujunya pada Li Yian dan Baba Yaga bergantian.


"Oh, jadi kau sekarang berani yah setelah ada orang yang kau andalkan?" tanya Baba Yaga pada Yin Zang.


"Kalian berdua!" bentak tetua pertama pada Li Yian dan Baba Yaga.


Li Yian dan Baba Yaga langsung melihat ke arah tetua pertama yang sedari tadi di abaikan oleh mereka, karena mulai fokus kepada Yin Zang.


"Apa kalian tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa?" lanjut tetua pertama membentak Li Yian dan Baba Yaga.


Setelah tetua pertama berbicara seperti itu, orang-orang keluarga mereka di sana langsung menyeringai! Jejak di wajahnya begitu terlihat bahwa mereka meremehkan Li Yian dan Baba Yaga.


"Bagaimana aku tahu? Kau belum memperkenalkan diri!" jawab Li Yian.


"Bocah cari mampus!" kesabaran tetua pertama keluarga Yin habis, karena menganggapnya dia dan bawahannya bisa mengatasi Li Yian dan Baba Yaga dengan mudah, tetua pertama langsung bergerak menyerang.

__ADS_1


Dia di kenal sebagai orang yang sangat keras dan cukup kuat, bahkan orang-orang keluarga Yin tidak berani menatap tatapan matanya yang sangat tajam.


Wooss..!


Dia langsung bergerak dengan sangat cepat seperti menghilang dari tempatnya berdiri saat ini, lalu muncul di depan Li Yian dengan tangan siap menampar wajah Li Yian.


Baammm..!


Sura benturan sangat keras terdengar di halaman penginapan Harmoni, Li Yian menangkis dengan lengan kirinya, pukulan keras tetua pertama itu saling berbenturan dengan tangan Li Yian.


Tangan mereka berdua saling menempel, Li Yian langsung menendang dengan kecepatan kilat ke arah tetua pertama! Karena saking cepatnya tendangan Li Yian.


Tetua pertama hanya bisa menangkis tendangan itu dengan tangan kirinya.


Praakk..!


Baammm..!


"Uhukk..!" tetua pertama terpental dan menghantam tanah dengan sangat kuat, dia langsung terbatuk-batuk meskipun tidak mengeluarkan darah di mulutnya, tapi itu membuat nafas dirinya sesak sesaat.


"Tetua!" ucap beberapa orang pengikutnya.


Mereka langsung bergegas membatu tetua mereka berdiri dari lantai halaman penginapan.


Karena adanya ribut-ribut itu orang-orang yang dekat dengan pertarungan langsung berkerumun untuk melihat apa yang terjadi.


Salah satu pegawai penginapan itu langsung memanggil manager penginapan Harmoni, namun setelah dia melihat tetua pertama dari keluarga Yin, dia hanya bisa diam di pinggiran dinding penginapan, yang tadinya ingin melerai malah kini dirinya terkenal mental.


Yang paling tercengang saat ini adalah Yin Zang, dia berpikir Li Yian akan hancur dalam sekali tamparan tetua pertama, karena Li Yian yang terlihat lemah karena dari pendekar masyarakat kecil. Namun malah tetua pertama yang di bikin mental akibat tendangan Li Yian, ini membuat Yin Zang sangat terpukul.


"Bocah ini, bukan pendekar biasa! Dia setidaknya sudah berada tingkat pendekar atas!" ucap tetua pertama di benaknya.


"Tetua pertama, biarkan dia kami yang urus anda mundur terlebih dahulu!" ucap salah satu dari mereka.


"Kau meremehkan kekuatan ku haahh?" bentak tetua pertama kepada bawahannya.


Dirinya di buat terpental saja sudah sangat marah, apa lagi mendengar ucapan anak buahnya yang seperti meremehkan kekuatan dirinya membuat tetua pertama sangat murka saat ini.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2