
\=Chapter 338. PASTI JELMAAN DEWA\=
\=
\=
Puluhan orang banyaknya langsung berkumpul dengan cepat di tempat yang di tunjuk oleh Li Yian, mereka berkumpul dengan merapatkan barisan karena Li Yian akan menggunakan segel budak pada mereka semua dengan cara berbarengan, karena jika sendiri-sendiri akan memakan waktu banyak.
Mereka hanya mengikuti arahan Li Yian karena takut.
Setelah orang-orang di sana berkumpul dengan tertib, Li Yian dan Xu Wuzao berdiri di hadapan mereka semua.
"Dengar, kalian tidak perlu takut! Cukup tenangkan pikiran masing-masing seperti sedang meditasi, kalian boleh duduk di tanah!" ucap Li Yian.
Xu Wuzao tidak bertanya untuk apa dan kenapa mereka harus duduk maupun dengan pikiran tenang seperti sedang meditasi, yang Xu Wuzao lakukan hanya melihatnya dengan tenang.
Orang-orang langsung mengikuti ucapan dari Li Yian dengan patuh, meskipun mereka semua belum bisa tenang seperti seorang sedang bermeditasi.
Namun cukup diam dan patuh saja bagi Li Yian sudah cukup, karena proses ini tidak begitu lama jika budak yang di ikat masihlah belum memiliki Energi Qi.
Bahkan saat dulu di alam langit, budak yang memiliki Energi Qi saja bisa di lakukan cukup cepat hanya beberapa menit saja.
Setelah semua orang dari kelompok Sabit Kematian duduk, Li Yian menyelimuti gerombolan itu dengan penghalang.
Li Yian membentuk penghalang dengan cepat, orang-orang di sana merasakan bahwa mereka merasa nyaman setelah itu, karena penghalang itu meningkatkan kepadatan Energi Qi di dalam penghalang.
"Pak tua, anda tunggu di sini!" ucap Li Yian kepada Xu Wuzao.
"Baiklah nak!" jawab Xu Wuzao lalu dia melipat tangannya di depan dada untuk melihat lebih serius.
Li Yian berjalan masuk ke dalam formasi penghalang yang tadi di buatnya, formasi penghalang itu terlihat sedikit buram dari dekat, sedangkan jika dari kejauhan seperti asap putih yang menggumpal. Li Yian yang masuk ke dalam formasi penghalang terlihat sangat mudah bagi Xu Wuzao, namun dia tidak ingin mencobanya karena dia sudah di peringatkan okeh Li Yian tetap menunggu di sana.
Di dalam formasi penghalang.
Orang-orang yang ada di sana mulai merasakan ketenangan, apalagi bagi pendekar suci yang sudah membuka jalan darahnya lebih banyak mereka seperti sedang berada di tempat yang sangat sejuk.
Begitu menenangkan pikiran dan jiwa, pendekar raja tingkat puncak saja bisa merasakan aliran energi yang sangat menenangkan sehingga mereka langsung terdiam tenang.
Setelah Li Yian masuk, orang-orang di sana dapat melihatnya! Namun tubuh Li Yian seperti mengeluarkan aura yang hangat yang membuat mereka nyaman, tidak seperti sebelumnya yang merasakan aura tekanan sangat berat.
"Dengar kalian semua! Rasakan ketengan dalam jiwa masing-masing!" ucap Li Yian.
Li Yian memerintahkan seperti itu karena dia berencana ingin mengikat jiwa mereka ke dalam jiwa miliknya.
Li Yian segera membentuk segel di tangan, sedikit menggunakan darah miliknya lalu di lemparkan ke atas mereka semua.
Setelah itu seberkas cahaya kilatan, langsung mengenai kepala puluhan orang yang berkumpul duduk di dalam formasi penghalang.
Desss..!
Asap hitam keluar dari kepala masing-masing orang, setelah itu semua orang berguling kian kesan kemarin hingga saling menabrak tidak karuan.
__ADS_1
Namun mereka semua tidak sadar akan amukan di tubuhnya, beberapa menit berlalu dari tubuh dan kepala mereka keluar aura hitam yang akhirnya menggumpal di atas semua orang.
Li Yian dengan cepat mengeluarkan pedang bayangan, pedang itu di acungkan ke depan! Li Yian melompat ke arah aura gumpalan hitam itu.
Sluup..!
Pedang bayangan menusuk gumpalan hitam, setelah tertusuk gumpalan aura hitam itu terserap habis oleh pedang bayangan di tangan Li Yian.
Aura hitam yang menggumpal terserap habis oleh pedang bayangan dan Li Yian segera memasukkan kembali pedang bayangan miliknya ke cincin samudra.
"Huff satu langkah lagi..!" gumam Li Yian.
Lalu Li Yian segera menarik kembali darah miliknya yang tadi di tebar dan masuk ke dalam kepala masing-masing, dengan di tariknya darah itu langsung keluar aura jiwa masing-masing yang telah Li Yian ikat.
Di dahi mereka yang telah terikat segel budak muncul lingkaran kecil berwarna emas, itu hanya bisa di lihat oleh Li Yian saja.
Sedikit dari jiwa orang-orang yang di ikat oleh Li Yian, segera Li Yian masukkan ke dalam dimensi jiwa miliknya.
"Bangunlah kalian!" ucap Li Yian.
Segera orang-orang itu langsung bangun, saat mereka sadar lalu melihat Li Yian, mereka semuanya langsung berlutut.
"Salah hormat tuan..!" ucap mereka serempak.
Li Yian senyum kecil karena jiwa mereka sudah semuanya terikat oleh Li Yian kali ini, segel budak telah aktif.
"Terima ini untuk kalian semua pelajari..!" ucap Li Yian.
Sebenarnya membagikan pengetahuan kultivasi menggunakan segel budak dengan cara mengikat jiwanya, dengan jiwa miliknya itu lebih mudah, namun Li Yian tidak mau menggunakan itu ke pada Xu Wuzao karena dia sangat menghormati dan memperdulikan Xu Wuzao pastinya.
Karena jika sudah menjadi budak seperti itu, maka orang-orang yang di ikat akan tunduk sampai kapanpun tanpa syarat, kecuali jika Li Yian memutuskan ikatan jiwanya. Maka mereka bisa bebas.
Yang bisa melakukan itu hanya dewa kelas tinggi di alam langit, setelah Li Yian naik ke tingkat yang sangat tinggi Li Yian bisa melakukan itu tanpa bantuan dewa lainnya.
*
*
*
Li Yian membuang nafas panjang, setelah itu dia membuka formasi penghalang.
Baaammm..!
Tekanan Energi Qi yang kuat keluar dari formasi penghalang, Xu Wuzao yang berdiri di sana sampai terlonjak kaget.
"Nak Li Yian, apa yang terjadi?" ucap Xu Wuzao dengan cukup khawatir.
Dia langsung berlari ke arah Li Yian setelah melihat formasi penghalang yang di buat Li Yian hancur.
"Tidak ada apa-apa pak tua!" jawab Li Yian.
__ADS_1
Dia dahi Li Yian terdapat bulir keringat bening, karena menggunakan Energi Qi cukup banyak untuk melakukan proses pengikatan segel budak.
Xu Wuzao masih heran melihat puluhan orang yang berlutut di hadapan Li Yian, tatapan mereka terlihat cerah! Hingga Xu Wuzao merasakan sedikit bahwa maridian mereka sudah banyak yang terbuka, bahkan jalan darah yang sangat lancar.
"Nak Li Yian, apa kau menjadikan mereka semua kultivator?" ucap Xu Wuzao tidak percaya.
Dia tidak percaya karena orang yang baru di tawan di berikan kekuatan yang besar, sehingga Xu Wuzao langsung bertanya apakah yang dirinya rasakan benar adanya.
"Ya, namun mereka semua masih sangat lemah, mungkin kekuatan mereka masih di bawah anda pak tua!" jawab Li Yian sambil memandang kembali orang-orang yang masih berlutut.
"Bangunlah, setelah itu kalian harus ingat bahwa kalian harus patuh kepada kepala sekte Xu! Apakah kalian semua mengerti!" ucap Li Yian kepada mereka semua.
"Kami mengerti tuan..!" ucap mereka semua hampir bersamaan.
Tatapan mereka sedikit kosong namun begitu tajam, akhirnya mereka bangun dari posisi berlututnya karena di perintahkan oleh Li Yian bangun.
"Berikan salam hormat kepada kepala sekte Xu!" ucap Li Yian memerintahkan kepada mereka kembali.
"Salah hormat kepada kepala sekte Xu..!" ucap mereka berbarengan, mereka menunduk dan memberikan hormat pada Xu Wuzao.
Xu Wuzao mengangguk kebingungan, dia tidak mengerti sama sekali dengan kejadian sekarang.
"Apa yang barusan terjadi?" gumam Xu Wuzao.
"Tidak perlu di pikirkan, anda tidak perlu ragu untuk memberikan perintah kepada mereka meskipun aku tadi ada!" ucap Li Yian.
Li Yian tanpa menoleh lagi ke pada Xu Wuzao, langsung melompat ke arah banyaknya mayat yang ada.
Lalu Li Yian mengalirkan Energi Qi ke tangannya dan membentuk elemen api yang panas.
Wuuuunsss..!
Lidah api yang sangat besar langsung membakar semua mayat orang-orang kelompok Sabit Kematian, hingga terbakar menjadi abu.
"Tuan pasti jelmaan dewa..!" ucap salah seorang yang sudah menjadi budak Li Yian.
Meskipun mereka menjadi budak namun ingatan mereka masihlah normal, mereka tidak merasakan apa-apa! Yang mereka rasakan hanya merasa ingin mengikuti Li Yian apapun yang terjadi.
Banyak perbincangan di sana, di antara orang-orang itu mengenai Li Yian jelmaan dewa, mereka terus saling bertanya apakah itu benar atau tidak. Bahkan Xu Wuzao langsung membeku tidak percaya.
"Apakah benar, anak yang aku besarkan dari seorang ibu yang meninggal saat melahirkan, adalah jelmaan dewa?" ucap Xu Wuzao lirih.
Setelah saat yang lalu pikiran dirinya sudah tidak peduli Li Yian siapa, karena yang Xu Wuzao pikiran Li Yian adalah anak angkatnya.
Namun entah sekarang, Xu Wuzao menjadi dilema! Akhirnya dia mengingat cerita legenda dewa terkutuk. Yang dewa itu di hukum turun ke alam bawah karena kesalahan yang besar, hingga akhirnya berbaur dengan manusia hingga akhirnya ada keturunan manusia setengah dewa.
\=
\=
...
__ADS_1