
\=Chapter 133. LI YIAN NAIK TAHAP\=
\=
\=
Malam semakin larut hingga menjelang pagi hari, namun jalan Gope masih cukup ramai. Di setiap sudut rumah inti kediaman keluarga Bao ada yang mengintai.
Mereka adalah orang-orang kelompok Sabit Tunggal! Mereka di bagi dalam 4 kelompok! Kelompok pengintai terdiri dari 3 orang.
Tiga pengintai itu di sebar di bagian barat, selatan dan timur! Sedangkan kelompok utama ada di bagian Utara.
Kelompok utama di pimpin langsung oleh Jin Fei, karena ingin menyerbu kediaman keluarga terkuat ke dua di Kekaisaran Tang tidak akan mudah. Sehingga Jin Fei turun langsung.
Koordinasi mereka benar-benar matang, karena mereka sudah sangat terlatih dalam hal membunuh dalam diam-diam maupun terang-terangan.
Kelompok utama tersebar sedikit menyebar seperti pengunjung biasa yang berlalu-lalang di jalan Gope, karena keadaan masih cukup ramai mereka belum melancarkan aksinya.
*
Di dalam kediaman inti Keluarga Bao.
Para tetua sedang mengadakan pertemuan darurat, pelopor pertemuan ini adalah tetua kedua dia adalah orang yang sama-sama berambisi seperti Bao Huo dan Bao Nam.
Sedangkan tetua pertama, hanya diam saja! Dia sudah lelah bersaing seperti itu sejak bersama Bao Nam! Karena tetua pertama adalah orang yang satu generasi dengan Bao Nam.
Sedangkan tetua ke dua satu generasi dengan Bao Huo, dia adalah Bao Lung. Bao Lung adalah Kaka kandungan dari Bao Lu! Tapi karena kehebatan dirinya dia menjadi tetua ke dua.
Sedangkan Bao Huo tidak begitu hebat dalam hal pelatihan, namum dia adalah orang yang berambisi dan paling bisa menjilat ke pada Bao Nam. Di tambah mereka kerabat terdekat di silsilah keluarga Bao, sehingga mendapatkan kepercayaan dari Bao Nam.
"Tetua pertama, segera adakan pemilihan kepala keluarga Bao yang baru! Kita tidak bisa menunda lebih lama lagi!" ucap Bao Lung.
Semua orang yang hadir di sana langsung memandang ke arah tetua pertama, dia orangnya yang sudah sama tuanya dengan Bao Nam kepala keluarga Bao. Tapi dia sudah tidak berambisi lagi untuk menjadi yang terkuat maupun berkuasa.
Selama menjabat sebagai tetua pertama hidupnya di habiskan untuk menelaah diri, menjauhi hiruk pikuk dunia persilatan! Dia sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Bao Nam dan generasi muda.
"Bao Lung kau ingin aku menyaksikan pemilihan kepala keluarga lagi, sudah ku katakan kepada semuanya. Bahwa aku tidak tertarik lagi!" dia berucap demikian langsung memandang seluruh orang yang hadir.
Lalu kembali berucap.
"Mulai malam ini, aku mundur dari jabatan tetua pertama! Silahkan gantikan dengan generasi muda yang masih begitu semangat!"
__ADS_1
"Cukup itu saja. Terimakasih aku undur diri!" ucap tetua pertama.
Dia langsung berdiri dari kursinya, lalu berjalan keluar menuju kediaman kecilnya kembali di belakang kediaman inti.
Melihat ini, Bao Lung langsung tersenyum dan dia langsung bersemangat! Karena menurutnya orang yang akan menghalangi dirinya sudah tidak ada lagi. Di tambah Bao Huo tidak di dengar kabarnya beberapa minggu ini.
"Karena, tetua pertama sudah pergi! Dan menyerahkan keluarga Bao terhadap yang lebih muda, aku rasa tidak ada lagi yang pantas menjadi pemimpin keluarga Bao selain aku!" Bao Lung langsung merekomendasikan dirinya.
"Kami setuju atas usul tetua Bao Lung!" ucap orang yang berada di pihak Bao Lung.
Setelah itu banyak yang setuju dan banyak juga yang menolak, akhirnya karena hampir setengah lebih dari mereka setuju! Bao Lung menjadi kepala keluarga yang baru di resmikan.
Setelah itu orang-orang yang berada di pihak, Bao Huo dan masih sangat setia dengan Bao Nam langsung keluar! Itulah penolakan yang paling menusuk di hati Bao Lung.
"Mereka, adalah orang-orang yang akan menggangu keluarga Bao bangkit sebagai yang terkuat!" ucap Bao Lung di benaknya.
Lalu Bao Lung tidak memperdulikan lagi mereka yang tidak setuju, dirinya langsung menyusun ulang para tetua yang akan bekerja di naungan dirinya untuk keluarga Bao yang baru.
*
*
*
Li Yian yang sedang melakukan meditasi untuk memperkuat dirinya, kini mulai menunjukkan hasil yang bagus.
D tambah dirinya lebih memilih menggunakan bunga lotus es dari sekarang! Seharusnya bunga lotus es di gunakan oleh pendekar raja tahap puncak untuk membuka sel pernafasan di tubuhnya.
Sehingga mereka bisa masuk ke tingkat pendekar suci.
Li Yian bermeditasi sejak matahari mulai terbenam, di pertengahan malam menjelang pagi! Penyerapan dari bunga lotus es sudah selesai.
Pori-pori di sekujur kulit dirinya langsung mengeluarkan darah, karena saraf menerima efek dari sari dinginnya bunga lotus es setelah bercampur darah.
Tubuh, Li Yian yang tadinya diam saja kini mulai bereaksi. Nafasnya mulai memanjang lalu di salurkan ke seluruh tubuh, agar pori-pori di kulitnya bisa bernafas dan merasakan keadaan sekitar.
"Aaakkkhh..!" erangan Li Yian di sana sangat terlihat kesakitan.
Energi panas dan dingin di sana langsung terserap oleh tubuh Li Yian, setelah itu dia langsung menyatukan dengan tenaga dalamnya.
Baammm..!
__ADS_1
Ledakan gelombang yang keluar dari tubuh Li Yian langsung menyebar ke segala arah, bahkan dinding di sana langsung mengalami keretakan.
Setelah itu Li Yian langsung membuka matanya.
"Akhirnya aku berhasil menaikkan tingkat pendekar raja tahap puncak!" gumam Li Yian.
Dia langsung membersihkan darah yang menempel di bagian tubuhnya yang mudah di jangkau, jika saja orang-orang dunia persilatan tahu bahwa Li Yian menaikkan dua tahap sekaligus hanya dengan satu malam bermeditasi, mereka pasti sangat kaget.
Itu karena, Li Yian adalah seorang jenius saat hidup di alam langit! Sehingga meskipun di dunia Daulu ini cukup berbeda Li Yian bisa mengerti dengan mudah.
Kekuatan Li Yian kali ini sangat tinggi, jika Li Yian melawan pendekar suci tahap puncak. Akan menang dengan cukup mudah.
"Tubuh ini sudah semakin dekat dengan kekuatan ranah dewa! Jika tubuh ini mencapai tingkat itu, saatnya aku mulai mencari cara agar bisa masuk ke dalam alam langit!" gumam Li Yian.
Dia langsung mengepal dengan sangat erat, hingga suara berderak tulangnya terdengar dengan sangat nyaring.
Saat merenung cukup lama akhirnya Li Yian sadar, setelah sadar Li Yian langsung bangun untu segera mandi.
Li Yian tidak begitu sadar bahwa ruangan itu berantakan bahkan dari dindingnya mengalami keretakan! Karena di sana Li Yian mematikan lampu minyak yang menyala sejak awal.
Barulah setelah berhasil menyalakan lampu minyak, Li Yian langsung kaget.
"Apa,..? Aku merusak kamar ini cukup parah!" ucap Li Yian karena kaget.
Dia membereskan sebisa mungkin berang-berang yang berantakan, lalu bergegas pergi mandi karena sudah tidak betah dengan tubuh penuh darah yang mulai mengental.
*
Kamar sebelah yang di huni Li Yian, sedang di isi oleh saudagar yang sedang dalam perjalanan menuju ke kota Kekaisaran Tang bagian pusat.
Dia langsung terbangun karena kaget dengan getaran yang tiba-tiba muncul, saat melihat ke sekeliling dia hanya bisa melongo tidak percaya.
Karena dinding sebelah kamarnya yang menyatu dengan kamar Li Yian sudah retak sangat parah, hanya dengan sentuhan kecil saja pasti dinding itu langsung ambruk.
"Apa itu, apa pertarungan antara pendekar? Gawat aku harus segera pergi dari sini, agar aku tidak terlibat konflik mereka." ucap saudagar itu di benaknya.
Karena saking takutnya ada serangan, dia dengan cepat keluar untuk mencari bantuan dan akan meninggalkan penginapan itu dengan segera.
\=
\=
__ADS_1
..