Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
315 = PERTARUNGAN YANG MERUSAK


__ADS_3

\=Chapter 315. PERTARUNGAN YANG MERUSAK\=


\=


\=


Bai Li keluar dari ruang kerja kepala sekte Wuhan, karena dia merasakan aura kuat dengan mengandalkan kekuatan miliknya yang sudah berada di tingkat pendekar suci, Bai Li merasakan tekanan kuat, di tambah dia juga sedikit merasakan ada aura yang menghisap kekuatan roh beladiri miliknya, meskipun itu hanya dampak kecil saja.


Sehingga setelah keadaan tubuhnya stabil dan dia juga bisa berpikir jernih, Bai Li langsung keluar lalu bergerak begitu cepat menuju tempat keributan yang ada.


Beberapa tetua yang ada di sekte Wuhan juga sama-sama mendatangi tempat kejadian, karena tempat keributan cukup jauh dengan tempat kediaman tetua maupun ruang kerja kepala sekte sehingga mereka terlambat, dikarenakan tempat Baba Yaga bermeditasi berada di belakang sekte Wuhan yang cukup jauh.


Tempat itu juga di kelilingi bukit cukup besar, juga terhalang dari beberapa bangunan utama sekte Wuhan, jadi aura hitam dan keributan baru tetua dengar dan rasakan setelah kejadian ini sudah besar.


Bangunan belakang ini sering di gunakan untuk pelatihan kekuatan fisik bagi para murid luar maupun murid dalam sekte Wuhan, kebetulan yang sedang berlatih adalah murid luar.


Sehingga mereka tertimpa kesialan yang di timbulkan entah oleh siapa, karena mereka tidak mengetahui sama sekali.


Dari arah Utara Bai Li dan beberapa tetua yang tersisa di sekte Wuhan sampai di tempat kejadian, mereka langsung saja mematung karena terkejut dengan daya rusak bangunan yang ada di depan mereka saat ini begitu mengerikan.


"Apa yang terjadi, bagaimana bisa bangunan ini hancur lebur seperti ini?" ucap Bai Li kepala orang-orang yang ada di sana.


Mereka yang di tanyai okeh Bai Li tidak bisa menjawab, mereka takut salah bicara sehingga mereka yang akan menjadi sasaran okeh para tetua dan kepala sekte Wuhan Bai Li.


"Kepala sekte, mungkin kah sekte kita di serang seseorang luar?" ucap tetua ke lima.


Dia langsung mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran dirinya sekarang, karena dia berpikir bahwa sekte mereka di serang secara membabi buta.


Bai Li menengok ke arah tetua ke lima, lalu dia menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju. Karena dia yakin bahwa untuk sekarang tidak ada yang berani berusaha dengan sekte Wuhan.


Di tambah tidak mungkin bahwa sekte Wuhan di serang begitu saja tanpa di ketahui oleh para penjaga gerbang dan penjaga tembok perbatasan sekte.


"Tidak mungkin, aku yakin ini bukan karena serangan orang luar!" ucap Bai Li.


Dia langsung berpikir keras ada apa sebenarnya dengan keadaan sekte Wuhan sekarang.


Setelah berpikir keras Bai Li langsung teringat, beberapa minggu lalu dia teringat dengan Li Yian yang meminta izin untuk menggunakan ruangan yang sekarang hancur untuk bermeditasi temannya, karena temannya membutuhkan tempat yang sangat luas.


Tap..Tap..!


Dia langsung melompat ke tempat yang sudah ambruk, para tetua dan yang lainya heran melihat tingkah laku kepala sekte Bai Li di kejauhan, mereka tidak tahu apa yang Bai Li cari.


Bai Li memeriksa di balik puing-puing bangunan yang runtuh, dia memanggil nama Baba Yaga setelah melihat di sisi yang di cari.


Lalu melompat ke tempat lain dan memanggil kembali nama Baba Yaga, untuk memastikan ada orang apa tidaknya.


Akhirnya para tetua hanya bisa mengikuti Bai Li ke bangunan yang ambruk itu, mereka belum berani bertanya terhadap Bai Li apa yang sedang di lakukan.

__ADS_1


Karena mereka melihat Bai Li sedang sibuk meloncat ke sana kemari melihat setiap reruntuhan bangunan.


*


*


*


Daratan paling barat di alam Daulu.


Hutan yang banyak sekali bangkai binatang siluman sebelumnya, kini telah hilang setelah satu bulan lamanya! Karena bangkai itu di makan okeh binatang siluman lainnya yang masih hidup.


Matahari sudah melenceng ke arah barat, meskipun waktu untuk tenggelam masih lama namun suasana di hutan tanpa manusia itu begitu mencekam.


Seketika di udara muncul ruang dimensi yang terbuka, lalu muncul dua orang yang saling adu pukulan yang begitu kuat.


Buukkk..!


Baaammm.. Baaammm..!


Dua manusia langsung terhempas sangat jauh, tubuh mereka menghantam tanah dan hutan yang memang sudah setengah hancur sebelumnya, karena hantaman yang sangat kuat tanah itu lebih parah dengan membentuk kawah yang begitu besar.


Wuuuunng..!


Aura hitam yang menyelimuti Baba Yaga langsung menyebar dengan cepat, mengincar energi siluman yang ada di sana.


"Apa aku membawa dia ke tempat yang salah?" ucap Li Yian ingin tahu.


Baru saja berbicara seperti itu, tubuh Baba Yaga langsung berubah bentuk ke bentuk siluman miliknya.


Taring panjang mencuat tinggi, hidup besar dan telinga yang runcing, mata Baba Yaga berubah sangat tajam.


Saat memandang Li Yian, Baba Yaga langsung menyerang dengan cepat.


Wooooosss..!


Baammm..!


Baammm..!


Saling pukul antara Baba Yaga dan Li Yian begitu sengit hingga merusak apa saja yang ada di sekitar mereka, para binatang siluman berlarian ada yang terkapar karena terhisap oleh aura milik Baba Yaga dan akhirnya hancur lalu mati karena terkena dampak dari serangan Li Yian dan Baba Yaga.


Pertarungan Baba Yaga dan Li Yian bisa di bilang pertarungan yang merusak, karena di saat mereka berdua berpijak maka di sana akan terjadi kehancuran.


Li Yian memindahkan Baba Yaga ke tempat di mana binatang siluman bersarang adalah kesalahan besar, karena semakin Baba Yaga menghisap aura siluman maka semakin kuat segel darah terkuat milik Baba Yaga yang sedang aktif sekarang.


Aura hitam itu terus menerus menyerap energi siluman dari binatang siluman yang di serapannya, laku mengalirkan energi siluman itu kepada Baba Yaga, sehingga bukan hanya Baba Yaga tidak kelelahan malah bertambah kuat.

__ADS_1


Itu semua tidak membuat Li Yian takut malah dia menyeringai tajam.


"Akhirnya lawan latihan yang sepadan telah muncul!" gumam Li Yian cukup senang.


Dia tidak khawatir Baba Yaga mati, karena Li Yian tahu bahwa aura hitam itu begitu kuat. Daya tekannya hampir setara dengan kekuatan penuh milik Li Yian.


Sehingga Li Yian berniat akan menggunakan kekuatan penuh untuk melawan Baba Yaga kali ini.


Wuuuunng..!


Li Yian mengeluarkan tekanan yang hampir mencapai puncaknya kekuatan miliknya saat ini, setelah aura Li Yian menyebar sangat luas.


Binatang siluman yang masih terjangkau, kembali kalang kabut dengan aura milik Li Yian itu.


Baba Yaga yang sedang fokus menghisap langsung berhenti dan memandang Li Yian yang tidak jauh dari hadapannya, dia memandang karena sekarang merasakan ancaman dari Li Yian. Sebelumnya di abaikan karena dia belum merasakan ancaman terhadap Li Yian.


Wooooosss..!


Li Yian menghilang dari tempatnya, setelah itu muncul di hadapan Baba Yaga dan mengangkat kaki kanannya tinggi-tinggi siap menendang Baba Yaga ke bawah.


Kraakk..!


Aura armor hitam yang menyelimuti Baba Yaga sedikit retak, padahal kakai Li Yian belum menyentuh bahu dari Baba Yaga.


Baaammm..!


Kekuatan besar langsung berada, Li Yian jungkir balik ke atas karena kehilangan keseimbangan di akibatkan daya dorong yang begitu kuat.


Tekanan kejutan sangat kuat ke segala arah, Baba Yaga meluncur ke bawah dan menghantam tanah hutan di bawah.


Guncangan begitu keras terasa di daratan itu, banyak sekali pepohonan yang tumbang bahkan tercabut hingga akhirnya karena tanah di sana hancur lebih terkena daya dorong Baba Yaga yang jatuh.


Setelah berhasil mengimbangi tubuhnya karena keseimbangan dirinya sempat goyah akibat benturan dengan Baba Yaga, Li Yian langsung memandang ke bawah.


"Tidak heran dia begitu kuat? Aku semakin yakin untuk bertarung dengan kekuatan penuh!" gumam Li Yian.


Li Yian merasakan ledakan aura kemarahan yang besar dari bawah tempat jatuhnya Baba Yaga.


Heeeerrrr...!


Jeritan melengking terdengar dari Baba Yaga, dia tidak sadarkan diri telah di serang namun tubuhnya menyadari adanya bahaya.


Inilah kelemahan jika belum bisa mengendalikan kekuatan dari segel darah terkuat, mereka akan menyerang apa saja di sekitaran tidak peduli lawan maupun kawan.


\=


\=

__ADS_1


...


__ADS_2