
\=Chapter 178. MEMBUAT TABIR PELINDUNG\=
\=
\=
Li Yian terbang cukup tinggi, sampai pada ketinggian tertentu setelah dia melihat hutan kabut ilusi Li Yian mulai turun perlahan.
Yang harusnya di tempuh menggunakan kereta kuda maupun berlari hampir satu minggu penuh, kini Li Yian dengan terbang hanya di tempat beberapa jam saja.
Sehingga cukup cepat dirinya sampai di hutan kabut ilusi di bagian paling timur wilayah Kekaisaran Ming.
"Seperti yang aku duga sejak awal, jika di lihat dari atas dengan terbang seperti ini. Hutan kabut ilusi bukanlah tempat yang sulit di lalui!" ucap Li Yian.
Dia langsung saja mendarat di tengah hutan yang memiliki lahan luas dengan berbagai herbal langka yang tumbuh dengan subur di sana.
Li Yian mendatangi pondok kayu miliknya yang di tinggalkan beberapa waktu lalu, dia masuk sebentar dan mulai berbaring di sana.
"Hemmm, sudah ku duga tempat ini sungguh nyaman! Di tambah Energi Qi cukup tebal meskipun Energi Qi ini Energi Qi biasa, sebenarnya sangat cocok untuk berkultivasi. Namun masih banyak tugas yang harus aku lakukan." gumam Li Yian sambil berbaring ringan di dalam pondok kayu itu.
Li Yian memejamkan matanya sejenak, lalu menghirup udara dalam-dalam dan membuang perlahan dari mulutnya.
"Satu tahun lagi ya, akan ada bencana di alam ini! Apakah aku bisa mencegah itu semua untuk terjadi!" Li Yian berbicara sambil terpejam dia membayangkan dirinya saat di eksekusi di altar keramat Kekaisaran Dewa.
Tak terasa Li Yian terpejam di pondok itu lalu tertidur, karena dia tidak tidur beberapa hari yang lalu saat perjalanan dari kota Kekaisaran Tang menuju ke Kekaisaran Ming.
Sedangkan Baba Yaga terus saja molor, tanpa memikirkan Li Yian! Sehingga Li Yian setelah memikirkan hal-hal berat menjadi sedikit ingin istirahat.
*
*
*
__ADS_1
Li Yian langsung terbangun setelah matahari sudah condong ke arah barat, dirinya langsung bergegas untuk mandi di tempat air terjun kecil di kaki gunung dekat arah masuk hutan belantara.
"Sudah sangat lama rasanya aku tidak mandi di tempat ini!" ucap Li Yian setelah sampai di tempat mandi yang biasanya dirinya gunakan saat tinggal di sini.
Li Yian langsung membuka seluruh pakaiannya karena dia tahu bahwa di hutan kabut ilusi tidak ada orang lain selain dirinya.
Dia juga sudah terbiasa seperti itu, setelah membuka bajunya Li Yian langsung mandi di bawah kucuran air terjun kecil yang sangat menyejukkan.
Meskipun rasanya begitu nyaman Li Yian menyelesaikan mandinya dengan cepat, karena dirinya akan memanen herbal di hutan ini yang sudah layak konsumsi.
Setelah mengenakan pakaian kembali, Li Yian mulai melihat herbal mana yang cukup langka dan sudah memiliki umur yang pas untuk meningkatkan pelatihan kekuatan pendekar.
"Aaah, aku tidak menyangka! Hanya baru beberapa minggu saja alam ini memiliki Energi Qi, namun tanaman herbal di sini langsung begitu baik kualitasnya." ucap Li Yian sambil memetik bunga semanggi merah lalu memasukkan ke dalam cincin samudra miliknya.
"Apa jangan-jangan, herbal ini terbentuk sejak dahulu kala saat alam ini mempunyai Energi Qi yang melimpah lalu lambat laun mulai habis? Mungkin saja, lebih baik aku lebih cepat memilih yang berkualitas!" lanjut Li Yian.
Dia akhirnya dengan cepat melihat dan merasakan tanaman herbal yang bagus, dia langsung memetik satu persatu dan memasukkan ke dalam cincin samudra.
Tak terasa Li Yian hampir mengelilingi semua hutan kabut ilusi, bahkan dia sudah banyak sekali memetik herbal, bahkan yang membuat Li Yian terkejut di hutan ini ada buah persik berlian! Buah yang sangat bagus untuk meningkatkan kekokohan pondasi dantian.
"Baiklah, ada kesempatan untuk mengehentikan bencana yang akan datang!" tekad Li Yian semakin bulat.
Karena sudah sangat banyak tanaman herbal yang Li Yian panen, akhirnya Li Yian memilih menyudahi.
Saat hendak terbang, Li Yian langsung berhenti, dia memandang sekeliling di hutan kabut ilusi.
"Tunggu dulu, jika orang-orang nantinya bisa berkultivasi dan bisa terbang akan sangat berbahaya untuk hutan kabut ilusi ini!" Li Yian langsung berpikir ke depan.
"Lebih baik aku buat tabir pelindung di area hutan kabut ilusi ini!" lanjut Li Yian berucap.
Li Yian langsung duduk di tengah-tengah area hutan kabut ilusi, dia langsung menyergap begitu banyak Energi Qi di tubuhnya! Lalu memusatkan di dantian milik dan pikiran dirinya benar-benar sangat fokus.
"Seharusnya tabir pelindung ini kan cukup untuk melindungi dari orang-orang di alam ini! Namun entah untuk orang-orang dari alam langit." gumam Li Yian sambil membentuk segel menggunakan teknik dirinya yang sudah lama tidak dirinya gunakan.
__ADS_1
Li Yian langsung membentangkan tangannya tinggi-tinggi, dari dalam dirinya langsung keluar aura kuat lalu membantuk area luas yang melingkar, dalam sekejap aura kuat itu memenuhi area hutan kabut ilusi hingga ke ujung hutan kabut ilusi.
Li Yian membuka matanya setelah itu dirinya langsung terengah-engah, karena sudah menggunakan Energi Qi sangat banyak untuk membentuk formasi tabir pelindung.
"Aku tidak kuat lagi, seharusnya tabir pelindung ini harus menggunakan Energi Qi dewa! Jika di paksakan menggunakan Energi Qi tipis seperti ini, sangat beresiko terhadap tubuh ini!" kalah Li Yian.
Li Yian kembali memejamkan matanya untuk bermeditasi menyerap Energi Qi alam di sekitar hutan kabut ilusi.
*
Setelah Li Yian membentuk formasi tabir pelindung, di area sekitar hutan kabut ilusi langsung terlihat penuh kabut yang benar-benar melindungi penglihatan dari atas maupun dari segala penjuru.
Orang-orang di sekitar hutan kabut ilusi tidak akan sadar jika di sana ada tabir pelindung karena formasi itu benar-benar sempurna.
Li Yian bermeditasi kembali, untuk memulai berkultivasi yang cukup lama, sekarang hari sudah mulai menjelang malam hari! Karena adanya kabut yang semakin tebal sekarang malam datang lebih cepat dari biasanya.
Dari desa pinggiran ada orang yang melihat saat Li Yian memasang formasi tabir pelindung.
"Hai, apa kau tadi melihat di hutan kabut ilusi ada aura yang aneh terbentuk?" ucap salah seorang yang sedang melakukan pekerjaan di ladangnya.
"Itu kan sudah biasa terjadi, kau ini seperti baru beberapa hari saja tinggal di desa luhur ini!" keluh rekannya.
"Tapi kali ini berbeda, ini lebih mengerikan dari biasanya!" jawab orang yang pertama berucap karena dia baru pertama melihat yang seperti itu.
"Ahh, sudahlah ayo selesaikan pekerjaan kita sebelum malam tiba!" jawab rekannya.
Dia tidak ingin mendengarkan apa yang di ucapkan rekannya, karena menurutnya hal-hal aneh sering terjadi di hutan kabut ilusi sejak dahulu.
Maka dari itu tidak ada orang-orang biasa masuk ke dalam hutan kabur ilusi, jangankan orang biasa pendekar hebat saja sudah tidak ada yang berani karena setiap ada yang masuk tidak ada yang pernah kembali.
\=
\=
__ADS_1
...