Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
045 = MEMERIKSA ISI DARI CINCIN SAMUDRA


__ADS_3

\=Chapter 045. MEMERIKSA ISI DARI CINCIN SAMUDRA\=


\=


\=


Li Yian masih tidak begitu mengerti, kenapa sekarang orang tua yang di depannya itu yang sudah di anggap seperti orang tuanya, kenapa begitu serius tidak seperti biasanya begitu acuh.


"Pak tua, anda sekarang lebih kuat sudah mencapai pendekar raja puncak, aku turut senang!" ucap Li Yian mencoba membuka percakapan baru.


"Ya ini berkat herbal yang kau berikan kepada ku waktu itu! Bahkan dengan itu saja aku masih cukup penasaran!" Xu Wuzao menjeda sebentar ucapnya lalu kembali berucap lagi! Setelah memandang lekat-lekat pada Li Yian. "Sekarang kau muncul dengan kekuatan yang sebesar ini hanya dalam beberapa bulan, aku semakin curiga!"


Xu Wuzao meletakkan tangan kanannya di dagunya seperti sedang berpikir serius, sambil terus memandangi wajah pemuda yang selalu di anggap bocah kecil itu.


"Em, tentang masalah itu kan! Aku sudah pernah bilang pak tua, bahwa aku menemukan herbal itu di hutan kabut ilusi dan itu hanya kebetulan saja!" Li Yian berbicara dengan nada mengelak yang susah dan sangat canggung.


"Ya terserah kau saja nak Li Yian! Apa kau akan terus berada di kota Kekaisaran Ming ini?" tanya Xu Wuzao ingin memastikan saja.


"Tidak, aku hanya kebetulan lewat kota ini saja pak tua!" jawab Li Yian sekenanya saja.


Tapi memang benar Li Yian di kota Kekaisaran Ming bisa di bilang hanya lewat saja, karena dirinya hanya ingin membeli beberapa setel pakaian yang cukup bagus dari bahan maupun modelnya dan ini adalah kota besar yang terdekat dengan lokasi munculnya makam kuno.


Xu Wuzao hanya mengangguk saja atas ucapan Li Yian itu, dirinya tahu bahwa Li Yian benar-benar hanya lewat.


"Apa kau sudah mendapatkan penginapan nak? Jika belum ikutlah dengan ku, kamarku cukup luas ada dua tempat tidur di sana!" Xu Wuzao menawarkan agar dirinya tidak berpisah dengan anak muda yang di anggap sebagai anaknya itu untuk beberapa hari ke depan, meskipun bukan anaknya tapi dirinya cukup memperhatikan pertumbuhan Li Yian sejak dulu hingga sekarang.


"Benarkah, aku jadi enak pak tua!" Li Yian berucap sambil tertawa sedikit canggung, hingga tidak sadar menggaruk belakang kepalanya yang tidak sadar.


Masalahnya baru kali ini, setelah keluar dari sekte anggrek putih dirinya di perhatikan oleh orang tua itu yang maniak ilmu beladiri.


"Jika seperti itu, ayo ikut aku menuju ke penginapan!" ajak Xu Wuzao, dia langsung berdiri dan melangkah pergi.


Dirinya hanya meninggalkan beberapa keping perak di meja yang ada di sana!.

__ADS_1


"Ternyata bisa seperti itu yah cara membayar di kedai atau rumah makan?" Li Yian bertanya pada dirinya sendiri.


Lalu mengikuti langkah Xu Wuzao dari belakang orang tua itu, cukup lama berjalan hingga sampai di jalan utama bagian dalam dan berhenti di penginapan yang sangat besar.


Saat Xu Wuzao masuk orang-orang di sana ada beberapa yang menunduk dan menyapa dengan hormat, itu karena Xu Wuzao sebagai kepal sekte dan memilih kekuatan pendekar raja puncak cukup di kenal beberapa bulan ini.


Li Yian hanya memperhatikan di belakang Xu Wuzao dan tidak memperdulikan itu semua, dia hanya fokus berjalan.


Setelah itu mereka berdua sampai di penginapan yang Xu Wuzao tempati beberapa waktu yang lalu di kota Kekaisaran Ming.


"Masuklah nak, ini kamar yang aku bicarakan sebelumnya!" ucap Xu Wuzao setelah masuk ke dalam kamar yang cukup besar, lalu menunjukan beberapa kamar lainya pada Li Yian.


Kamar itu seperti rumah biasa, di sediakan ruang tamu! Ruang makan bahkan benar terdapat dua tempat tidur dalam ruang yang berbeda.


"Aku baru tahu ada penginapan yang sebesar ini?" Li Yian melihat-lihat sebentar.


"Tinggallah beberapa hari di sini, karena aku masih ada urusan untuk pertemuan acara kompetisi generasi muda antar sekte yang akan di adakan beberapa bulan yang akan datang oleh Kekaisaran Ming!" Xu Wuzao tidak menjawab pertanyaan Li Yian barusan malah membicarakan hal lain.


"Ya aku datang ke sini untuk mencari mu dan sekaligus mendatangi pertemuan itu! Kompetisi ini di adakan 5 tahun sekali di Kekaisaran Ming, karena sekte anggrek putih sudah layak untuk ikut sehingga aku di undang untuk datang di pertemuan itu, untuk mendaftar dan beberapa keperluan lainnya!" jelas Xu Wuzao setelah duduk di ruang tamu pribadi yang ada di penginapan yang dirinya sewa.


"Oh, itu bagus! Aku cukup senang pak tua!" Li Yian tersenyum karena Xu Wuzao terlihat bahagia.


"Aku lebih senang lagi jika kau ikut dalam kompetisi ini nak, untuk mewakili sekte anggrek putih!"


Tanpa sadar Li Yian langsung menengok ke arah Xu Wuzao karena cukup kaget.


"Aku ikut? Tidak tidak! Masih banyak kan anggota lain di sekte anggrek putih?"


Li Yian langsung menolak mentah-mentah usulan dari Xu Wuzao karena dirinya tidak ingin terlibat dalam urusan yang tidak berguna seperti itu, karena itu akan memperlambat kekuatan dirinya naik.


"Nak, ikut lah! Kapan aku minta sesuatu padamu? Aku rasa tidak pernah, hanya kali ini saja!" Xu Wuzao berbicara terlihat seperti orang yang sangat memelas.


Dirinya yakin jika Li Yian ikut pasti akan memenangkan kompetisi antar sekte dengan mudah, meskipun lawan dirinya adalah generasi muda dari sekte besar sekalipun.

__ADS_1


Karena jika sekte dirinya bisa memenangkan kompetisi ini, maka reputasi nama sektenya akan melambung tinggi dan di kenal masyarakat luas! Bisa jadi meningkatkan menjadi sekte menengah.


"Baiklah pak tua, aku akan ikut! Tapi izinkan aku tinggal di luar sekte saja, nanti pada saat waktunya tiba aku akan kembali ke sekte dengan cepat!" Li Yian akhirnya mengalah pada permintaan Xu Wuzao itu.


"Bagus nak, itu yang aku harapkan!" senyum cerah langsung terik di wajah tua Xu Wuzao.


"Aku istirahat dulu pak tua, karena cukup lelah hari ini!" Li Yian ingin memisahkan diri terhadap Xu Wuzao dengan cepat.


Karena dirinya ingin memeriksa isi dari cincin samudra alam langit yang di dapatkan dari makam kuno, setelah mendapatkan dirinya belum melihat isinya sama sekali.


Hanya tahu isi yang dirinya masukan sebelumnya saja, sedangkan isi aslinya dirinya belum tahu sama sekali.


"Baiklah, aku akan pergi ada urusan!" Xu Wuzao langsung bangkit dan pergi keluar dengan cepat.


Li Yian masuk ke dalam salah satu kamar yang sudah di tunjukkan oleh Xu Wuzao padanya dengan cepat.


Setelah masuk dirinya langsung mengambil cincin itu dari kotak hitam dan memakainya di jari manis tangan kirinya.


"Aku harap isinya tidak mengecewakan!" gumam Li Yian.


Langsung mengambil posisi bersila dan merasakan keberadaan cincin dengan tenang dalam!.


"Aku sang heran, bahagian cincin ini merespon tenaga dalam! Harusnya merespon Energi Qi yang seperti di alam langit! Apa ada orang hebat yang mengubahnya untuk bisa di gunakan di alam ini?" ucap Li Yian dalam pikirannya setelah pikiran dirinya sudah bisa masuk ke dalam ruang cincin itu.


\=


\=


Bantu LIKE'👍 Kaka.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2