Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
068 = LI YIAN KEMBALI KE SEKTE ANGGREK PUTIH


__ADS_3

\=Chapter 068. LI YIAN KEMBALI KE SEKTE ANGGREK PUTIH\=


\=


\=


Xu Wuzao dan tiga tetua lainnya masih melakukan obrolan di ruang pertemuan sekte anggrek putih, tetua balai murid masih terus berusaha meyakinkan dua tetua lainnya dan Xu Wuzao yang sekarang menjabat sebagai kepala sekte anggrek putih.


Karena meskipun dua tetua lainnya tidak begitu mendukung, dengan hanya suara dari Xu Wuzao bisa langsung di terima tanpa di bantah lagi.


Namun Xu Wuzao masih saja diam dirinya masih saja tenggelam dalam pikiran dirinya, dia masih memikirkan keselamatan Li Yian! Karena dia yakin atas ucapan Li Yian bahwa dirinya akan kembali, pasti anak itu kembali.


Saat masih dalam keadaan tegang di luar pintu di ketuk dengan cukup keras.


Tok.. Tok.. Tok..


"Permisi, para tetua! Kepala sekte." ucap orang yang di balik pintu.


Xu Wuzao langsung menengok dengan cepat ke arah pintu, entah apa yang dia pikirkan namun dia merasakan hal baik.


"Buka saja, kami izinkan masuk!" Xu Wuzao langsung memberikan perintah.


Dari luar penjaga keamanan di sana masuk, langsung membungkuk terhadap para tetua sekte anggrek putih dan kepala sekte anggrek putih.


Setelah memberikan hormat, dia langsung berbicara dengan tenang meskipun membawakan berita yang menurut dirinya penting.


"Kepala sekte, tuan Li Yian sudah kembali kami menerima kabar dari penjaga gerbang dan balai murid!" ucap penjaga keamanan sekte anggrek putih itu.


"Benarkah, baiklah terimakasih atas informasinya! Aku akan segera menemui anak itu!"


Xu Wuzao langsung berseri parasnya, padahal semenjak tadi dirinya terus saja murung! Berita kedatangan Li Yian benar-benar merubah semangat Xu Wuzao dengan cepat.


"Sial, anak itu kenapa datang di saat yang seperti ini!" keluh tetua balai murid.


Dia tidak berharap, Li Yian akan datang di waktu sekarang! Menurut dirinya ini waktu yang tidak tepat, karena kedatangan Li Yian merusak rencana dirinya yang sudah di bicarakan panjang lebar sejak awal.


"Baiklah, kita segera temui nak Li Yian!" Xu Wuzao langsung bangkit dan keluar begitu saja dari ruang pertemuan.


Di ikuti oleh tetua agung dan tetua pelatihan! Mereka berdua juga cukup penasaran dengan Li Yian sekarang.


Karena sudah tidak melihat selama beberapa bulan, semenjak Li Yian keluar pertama kali! Sehingga wajar mereka cukup penasaran.


*

__ADS_1


Li Yian dan Baba Yaga, langsung saja mendatangi kamar milik Li Yian! Setelah melaporkan ke balai murid bahwa dirinya telah kembali dan membawa teman dari luar.


"Aku cukup penasaran, sumberdaya yang aku tinggalkan apa sudah di gunakan oleh orang tua itu dengan baik apa belum yah?" Li Yian berucap di benaknya setelah melihat pintu kamar miliknya.


Tanpa memikirkan lebih banyak, Li Yian langsung membuka saja kamar itu! Setelah di buka dan melihat kamar itu sudah kosong dia hanya memasang senyum tipis.


"Kau melakukan tugas mu dengan baik, Rhuo Ning!" gumam Li Yian.


"Saudara ini sekte yang kau tempati sebelumnya?" Baba Yaga langsung berucap setelah memperhatikan sekitar.


"Ya ini sekte tempat asal ku!"


"Cukup kecil jika untuk ukuran sebuah sekte, tapi di sini memilih udara yang bagus dan letak yang nyaman untuk belajar ilmu beladiri!" ungkap Baba Yaga.


Dia merasakan, di sini sangat bagus dari tata letak bangunan yang di bawah perbukitan dan ada beberapa danau kecil dan besar! Sangat pas untuk melakukan meditasi memperkuat tenaga dalam.


Saat masih asyik mengobrol, mereka berdua merasakan ada yang mendatangi dirinya ke kamar itu.


"Pak tua itu sudah datang rupanya!" gumam Li Yian.


"Pak tua, siapa sih?" tanya Baba Yaga.


"Pemilik sekte anggrek putih ini!" jawab Li Yian.


"Oh, seperti itu."


"Salam jumpa pak tua!" Li Yian memberikan hormat, lalu di ikuti oleh Baba Yaga dengan cara yang sama.


Karena dia tidak tahu harus bersikap seperti apa terhadap orang tua di hadapannya saat ini, sehingga lebih baik mengikuti Li Yian saja.


"Ya sudahlah, tidak perlu terlalu formal! Bagaimana kabar mu nak Li Yian?" Xu Wuzao bertanya pada Li Yian lalu mengalihkan pandangannya kepada Baba Yaga.


"Baik, pak tua perkenalkan! Ini teman ku, dia biasa melakukan latihan bareng dan aku mengerjakan banyak hal bersamaan!" Li Yian langsung memperkenalkan Baba Yaga.


"Tuan, aku Baba Yaga sahabat Li Yian!" sambil sedikit membungkuk.


"Ya salam kenal, kau memiliki teman yang hebat nak Li Yian!" jawab Xu Wuzao sambil tersenyum.


Dia tidak bisa merasakan kekuatan dari Li Yian maupun Baba Yaga, akhirnya dia tersenyum bangga bahwa Li Yian bisa menyembunyikan aura miliknya.


Karena menyembunyikan aura dari tenaga dalam itu sangat sulit, meskipun orang itu sudah mencapai pendekar raja puncak sekalipun.


Dirinya saja masih cukup samar dalam menyembunyikan aura tenaga dalam miliknya, sehingga orang dapat dengan mudah melihat tingkat pendekar miliknya! Meskipun hanya melakukan kontak fisik.

__ADS_1


Ada juga yang mendeteksi lebih tinggi bisa mengetahui hanya dengan berpapasan maupun saat orang itu menggunakan tenaga dalam.


"Ya, dia adalah orang yang hebat!" Li Yian juga ikut menyanjungnya.


Baru kali ini Li Yian menyanjung Baba Yaga sehingga membuat Baba Yaga tersenyum senang.


Tetua agung dan tetua pelatihan kini sudah sampai di asrama murid tempat Li Yian tinggal, dia mengikuti Xu Wuzao namun Xu Wuzao berjalan begitu cepat, sehingga mereka berdua ketinggalan begitu jauh.


"Inikah nak Li Yian itu, wah kau sudah dewasa nak Li Yian!" ucap tetua pelatihan.


Dia pernah melihat Li Yian beberapa waktu lalu dan itu cukup berbeda, sehingga setelah bertemu dia berucap demikian.


"Hai nak, apa kau kenal aku?" tetua agung langsung melambaikan tangannya seakan mereka begitu dekat.


"Maaf tidak kenal sama sekali!" jawab Li Yian sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


"Ah sudah ku duga seperti itu, ha-ha-ha..!"


Tetua agung tertawa canggung, karena Li Yian tidak mengenal dirinya sama sekali! Padahal dirinya cukup tahu siapa Li Yian.


Li Yian tidak mengenal tetua agung karena dirinya jarang berada di sekte, tidak seperti tetua yang lainnya. Entah sedang melakukan hal apa! Saat di sekte anggrek putih juga jarang pernah keluar karena pekerjaan dirinya yang cukup menumpuk.


Sedangkan tetua balai murid tidak menyusul mereka bertiga, tetua balai murid lebih memilih kembali ke kediaman dirinya.


"Maaf pak tua, apa kompetisi generasi muda tidak jadi di laksanakan kenapa anda masih di sini?"


Ucapan Li Yian itu membuat Xu Wuzao sangat geram, dia sampai menggertak giginya dengan kuat dan mengepalkan tangannya.


"Tentu saja jadi, kami menunggumu bocah!" bentak Xu Wuzao karena sudah sangat kesal dengan Li Yian yang tidak merasa bersalah sama sekali datang terlambat ke sekte anggrek putih.


"Oh baiklah, mari kita berangkat kalau begitu!" jawab Li Yian ringan saja.


Xu Wuzao hanya bisa berdiam mematung tidak bisa menanggapi lagi, lalu dia di tepuk pundaknya oleh tetua agung dan di bisikin.


"Sudahlah kepala sekte, memang seperti itu karakter Li Yian! Anda yang paling tahu kan!"


Akhirnya kepala sekte anggrek putih menghembuskan nafas berat, dia lalu menggelengkan kepalanya pelan.


"Tetua pelatihan, mari siapkan semuanya! Anda ikuti ke kota Kekaisaran Ming, biarkan sekte ini yang mengurus tetua agung selama kita pergi!" ucap Xu Wuzao.


"Baik kepala sekte Xu!" jawab tetua pelatihan dia langsung pergi.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2