Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
318 = KEKHWATIRAN XU WUZAO


__ADS_3

\=Chapter 318. KEKHWATIRAN XU WUZAO\=


\=


\=


Di wilayah timur Kekaisaran Ming.


Tepatnya di sekte anggrek putih, Xu Wuzao yang sudah mengobrol sangat banyak dengan tabib Mo, tentang dia akan menitipkan kembali sekte anggrek putih kepadanya. Akhirnya Xu Wuzao keluar dari ruang milik tabib Mo karena selesai urusan si sana.


Baru beberapa langkah dia keluar, Xu Wuzao merasakan tekanan aura yang berubah drastis! Seperti merasakan ada gejolak besar di alam Daulu.


Padahal jarak dia sangat jauh, namun bisa merasakan aura pertarungan Baba Yaga dan Li Yian di daratan paling barat.


Itu menandakan bahwa persepsi Xu Wuzao sudah sangat meningkat, itu di sebabkan bukan hanya kekuatan Xu Wuzao yang meningkat tinggi! Namun karena pertarungan Li Yian dan Baba Yaga sangat besar.


Mereka berdua menggunakan kekuatan miliknya masing-masing untuk saling adu pukulan dengan energi yang sangat besar! Sehingga dampaknya mempengaruhi Energi Qi yang ada di alam Daulu, jadi Xu Wuzao sedikit merasa tekanan yang berubah-ubah.


"Sebenarnya ada apa ini? Bagiamana bisa Energi Qi di sekitar sini sangat tidak teratur!" ucap Xu Wuzao.


Namun Xu Wuzao tidak menghentikan langkahnya, dia terus melangkah untuk menuju ke ruang kerja kepala sekte.


Xu Wuzao sangat khawatir akan ada sesuatu yang besar akan terjadi di alam Daulu, karena dia tidak begitu tahu dengan kultivasi dan Energi Qi, menurutnya teknik ini masih sangat baru. Sehingga dia tidak begitu tahu dengan pasti.


Xu Wuzao akhirnya bergerak dengan cepat, dia kembali ke tempat ruang kerja kepala sekte anggrek putih.


Dia mengambil surat-surat transaksi dengan kelompok informasi bayaran kota Kekaisaran Tang, karena ingin memberitahukan Li Yian jika bertemu.


Xu Wuzao juga mampir ke kediaman belakang sekte anggrek putih, karena dia ingin memeriksa tanaman herbal yang masih tersisa di sana.


Setelah sampai di ruang bawah tanah, Xu Wuzao cukup terkejut karena peningkatan kualitas dari herbal itu begitu menakutkan, karena saking cepatnya meningkat.


Xu Wuzao mengambil beberapa herbal yang memiliki energi spiritual yang besar dan memasukkan ke dalam cincin penyimpanan miliknya.


Setelah selesai, Xu Wuzao keluar! Sampai di halaman depan kediaman belakang sekte anggrek putih, Xu Wuzao memilih langsung terbang menuju ke kota Wuhan.


Wooooosss..!


Karena sudah mahir dalam melakukan terbang Xu Wuzao menggunakan kecepatan tinggi, meskipun kecepatan itu tidak seperlima dari kecepatan milik Li Yian.


*

__ADS_1


Karena memikirkan banyak hal, Xu Wuzao tidak memperhatikan dengan teliti bahwa ada dua bocah kecil yang melihat dirinya di kejauhan.


Mereka adalah Shu Siie dan Rhuo Ning! Keduanya melihat kepala sekte Xu terbang hanya bisa terkejut, keduanya menutup mulut mereka masing-masing takut suara terkejut mereka terdengar oleh Xu Wuzao.


Xu Wuzao tidak merasakan ada dua wanita kecil itu, karena keduanya memiliki aura yang sangat kecil sehingga hampir tidak dapat di rasakan oleh Xu Wuzao, di tambah Xu Wuzao memikirkan banyak hal.


"Rhuo Ning, apa benar kamu melihat kepala sekte Xu terbang barusan?" ucap Shu Siie tidak percaya dengan penglihatan dirinya.


"Ya, aku melihatnya! Ternyata kamu juga melihatnya Shu Siie?" tanya balik Rhuo Ning.


Keduanya bisa berada di sana karena melihat kepala sekte Xu berjalan sangat cepat ke kediaman belakang sekte anggrek putih, mereka berdua pikir kepal sekte Xu akan menemui Li Yian. Sehingga keduanya penasaran, karena sudah merasa kangen ingin bertemu Li Yian.


Namun yang terjadi, setelah mengikuti dengan cepat mereka sampai ke tempat yang di larang untuk para murid berada. Akhirnya hanya bisa bersembunyi di balik bangunan.


Keduanya menunggu kepala sekte Xu keluar, namun setelah melihat keluar, mereka berdua malah melihat sesuatu yang membuatnya terkejut.


"Apa kepala sekte Xu sehebat itu? Apa ada pendekar yang bisa terbang?" ucap Shu Siie.


Dia mengetahui beberapa pendekar hebat di Kekaisaran Ming, namun tidak pernah mendengar bahwa pendekar bisa terbang! Sehingga keduanya saling berdiskusi.


"Entahlah, aku belajar beladiri hanya di sini! Itu juga kakak Li Yian yang mengajak ku ke sekte ini!" ucap Rhu Ning jujur.


Namun kejujuran Rhuo Ning, membuat Shu Siie cemburu bawah Li Yian lebih mengenal Rhuo Ning daripada dirinya.


*


*


*


Di Sekte Wuhan.


Kepala sekte Bai Li akhirnya hanya bisa mendesah pasrah, karena dia sudah cukup lama mencari Baba Yaga.


Dia tambah dia juga di bantu oleh tetua ke empat maupun ke lima sekte Wuhan, namun hasilnya nihil mereka tidak menemukan apa-apa.


"Sepertinya ini misteri yang besar kepala sekte Bai Li!" ucap tetua ke lima.


"Apa anda merasa sesuatu sebelum kejadian ini berlangsung, tetua kelima?" ucap Bai Li penasaran.


Dia bertanya demikian, karena tetua ke-lima yang tempatnya paling dekat dengan tempat kejadian, meskipun nyatanya masih jauh karena terhalang oleh bukit dan beberapa bangunan lainnya.

__ADS_1


"Tidak kepala sekte Bai Li, apa ada yang aneh sebelum kejadian ini terjadi?" tanya balik tetua ke-lima.


"Aku tidak merasakan apa-apa, kejadian ini menurut ku sangat aneh! Bagiamana ada seseorang yang menyerang kemudian langsung menghilang tanpa jejak!" ucap tetua ke empat ikut menyela obrolan mereka.


"Ya kita harus mencari apa penyebab kehancuran ini, aku khawatir ini serangan musuh!" ucap Bai Li masih khawatir.


Mereka bertiga mengobrol semakin jauh membahas kejadian di area itu, sedangkan beberapa murid sedang membereskan puing-puing bangunan yang hancur lebur.


Di saat ketiga orang hebat di sekte Wuhan saling berbicara dan mencoba memecahkan misteri yang ada, tidak jauh dari mereka muncul sobekan ruang dimensi.


Salah satu dari tetua dan beberapa dari murid sekte Wuhan terkejut, karena mereka tidak tahu apa itu portal dimensi sehingga hanya bisa terkejut.


Apa lagi setelah dua orang yang mereka kenal muncul, mereka semua semakin terkejut di buatnya.


Munculnya ruang dimensi yang terbuka sangat cepat hanya sepersekian detik, sehingga yang melihat hanya yang memperhatikan dan kebetulan melihat saja, namun mereka yang tidak melihat dengan pasti tetap terkejut! Karena ada Baba Yaga dan Li Yian muncul tiba-tiba di sana.


Sedangkan mereka semua tahu di tempat itu beberapa waktu lalu adalah tempat kosong dan hanya ada puing-puing bangunan.


"Kepala sekte Bai Li, lihat itu adalah tuan muda Li Yian!" ucap tetua kelima, dia yang melihat sobekan dari portal dimensi.


Sehingga dia yang paling heboh, karena kehebohan itulah orang-orang di sana melihat ke arah yang di tunjuk dan kehebohan semakin menjadi-jadi.


Tanpa menjawab ucapan dari tetua ke-lima, kepala sekte Bai Li dan tetap ke empat langkah melangkah menuju ke arah Li Yian.


Di sana Li Yian terlihat mengenakan tangan kanannya dan pedang di tangan itu menghilang, namun mereka semua tidak memperhatikan itu.


Bai Li dan dua tetua lainnya datang ke hadapan Li Yian dan Baba Yaga, ketiganya langsung memberikan salam hormat.


"Tuan muda Li Yian, entah apa ini! Tapi serangan ini sangat misterius." ucap Bai Li mencoba menjelaskan terhadap Li Yian.


Yang lainnya diam, sedangkan murid-murid sekte Wuhan hanya berdiri di belakang mereka tidak berani bergerak dan bertanya, hanya saling berbisik antar mereka.


"Maaf kepala sekte Bai Li, ini akibat dari ulah Baba Yaga dan aku! Nanti aku akan menjelaskan lebih lengkapnya!" ucap Li Yian kepada Bai Li.


Namun ucapan itu malah membuat Bai Li dan dua tetua lainnya semakin terkejut, mereka tidak menyangka bahwa kerusakan parah ini akibat Baba Yaga dan Li Yian, namun lucunya mereka malah menghawatirkan keselamatan Baba Yaga yang di kabarkan berada di gedung yang ambruk itu.


Itu adalah kekhwatiran yang konyol.


\=


\=

__ADS_1


...


__ADS_2