Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
192 = NIAT TERSEMBUNYI


__ADS_3

\=Chapter 192. NIAT TERSEMBUNYI\=


\=


\=


Beberapa waktu yang lalu.


Saat kereta kuda rombongan Xu Wuzao melewati hutan kecil, beberapa pengintai bersembunyi di balik pepohonan yang besar.


Mereka adalah anak buah anggota keluarga Wei, karena kepala keluarga bangsawan Wei sudah mengetahui keadaan anaknya yang terluka beberapa hari yang lalu.


Mereka mengetahui saat baru saja kejadian anaknya di pecundangi oleh Li Yian, karena keluarga Wei sering mengirim beberapa orang untuk mengawasi tuan mudanya.


Ini lah alasan kenapa Wei Zue sangat sombong dan arogan, karena setiap masalah yang di timbulkan dirinya, selalu selesai dengan mudah! Meskipun lawan dirinya sehebat apapun, dia tetap bisa menang karena adanya pengawasan tersembunyi dari keluarganya.


Namun kali ini, Wei Zue menyinggung orang yang salah, sehingga dia menerima kesulitan seperti ini.


Dia kali ini menyinggung Li Yian, meskipun di belakang Wei Zue adalah kekaisaran Ming sekalipun! Li Yian kan tetap melawan, bahkan dia Kekaisaran cukup kerepotan untuk mengurus Li Yian.


*


Kepala keluarga Wei sudah membicarakan niat tersembunyi kepada beberapa pengintai, kepala keluarga Wei menilai bahwa sekte anggrek putih hanya sekte kecil.


Sehingga dia cukup meremehkan sekte anggrek putih, dan untuk melakukan rencananya dia hanya menyiapkan beberapa pendekar yang cukup hebat saja.


Bahkan dirinya enggan untuk mengurus orang-orang sekte anggrek putih, dia hanya mengutus anak buahnya untuk melakukan siasat licik dirinya.


Sedangkan kelapa keluarga Wei, cukup melihat hasil baiknya saja! Dia mengawasi di balik layar karena itulah keahlian keluarga tersembunyi.


*


*


*


Xu Wuzao dan empat murid elit sekte anggrek putih masih setia menunggu tuan rumah datang, namun hingga menunggu beberapa menit berlalu tidak ada orang yang datang menemui mereka.


Ini membuat keempat murid elit gelisah, mereka langsung berpikir bahwa ini sebuah siasat jebakan.


"Kepala sekte Xu, kenapa tuan rumah belum datang juga menemui kita? Aku yakin ini adalah jebakan!" ucap salah satu murid elit sekte anggrek putih.


"Ya benar, aku juga berpikir seperti itu, kepala sekte Xu!" salah satu dari mereka membenarkan.


"Tenanglah, aku juga berpikir demikian! Namun kita tunggu sebentar lagi, jika sampai lebih dari satu jam kita tidak di temui oleh mereka, maka kita langsung pulang!" jawab Xu Wuzao.

__ADS_1


"Baiklah kepala sekte Xu, kami mengikuti apa perkataan anda!" ucap mereka hampir berbarengan.


*


Waktu terus berjalan, kini hampir satu jam berlalu! Di sebuah pohon yang rimbun dan cukup jauh dari gazebo, ada beberapa orang mengawasi gerak-gerik Xu Wuzao dan empat murid elit sekte.


Mereka terus di pantau, di tambah mereka dapat menyembunyikan keberadaan dengan baik.


Namun kali ini yang mereka awasi adalah Xu Wuzao, yang sudah menembus tingkat pendekar suci dan sudah mempelajari teknik kultivasi.


Malahan dengan persepi dan Energi Qi yang di miliki Xu Wuzao dia dapat merasakan ada yang mengintai dari awal.


"Sial, ternyata benar-benar jebakan! Aku tidak menyangka Keluarga Wei seperti ini!" gumam Xu Wuzao sangat lirih.


Bahkan ke empat murid elit sekte anggrek putih saja tidak bisa mendengar secara jelas apa yang di gumamkan Xu Wuzao barusan.


Setelah satu jam lewat, Xu Wuzao hendak pergi! Dan segera mengintruksikan kepada para murid elit sekte.


"Kita tidak bisa lebih lama lagi di sini, ayo pergi!" ucap Xu Wuzao.


"Baiklah kepala sekte Xu!" ucap mereka dengan semangat.


Saat kelimanya berdiri dan sudah melangkah keluar dari gazebo yang sedari tadi mereka diami, dari pohon yang rimbun melesat emang orang dengan kecepatan tinggi.


Xu Wuzao langsung tersenyum dia mengerti dengan keadaan sekarang, karena sudah tahu mereka sedari tadi mengintai.


"Apa kalian sengaja membiarkan kami menunggu terlalu lama?" jawab Xu Wuzao.


"Apa hak kau mengatur tuan rumah?" ucap orang dari keluarga Wei itu, sambil menunjuk ke arah Xu Wuzao.


"Baiklah, jika seperti itu kami segera undur diri, karena sudah cukup lama di sini!" ucap Xu Wuzao dengan memberikan hormat.


Lalu mereka segera hendak pergi, sedangkan empat murid elit sekte anggrek putih sudah memuncak wajahnya.


Karena mereka semua tidak bisa mengerahkan tenaga dalam miliknya! Sehingga mereka cukup takut dengan keadaan kali ini.


Melihat ekspresi ke empat murid elit sekte anggrek putih seperti ketakutan, empat orang dari keluarga Wei langsung tertawa terbahak-bahak karena rencananya berhasil.


"Ha-ha-ha, apa kalian merasakan sesuatu yang aneh?" ucap salah satu dari mereka.


Beberapa dari mereka terus saja tertawa, terbahak-bahak! Mereka sangat senang karena obat yang di berikan oleh keluarga Wei sudah bekerja dengan maksimal.


Xu Wuzao mencoba mengerahkan tenaga dalam namun sedikit terhambat, karena dia sudah mencapai pendekar suci sehingga obat tersebut tidak begitu berpengaruh.


"Apa kalian tidak bisa mengerahkan tenaga dalam?" ucap Xu Wuzao kepala empat murid elit sektenya.

__ADS_1


"Benar kepala sekte Xu! Kami sekarang seperti orang biasa yang menggunakan tenaga kasar saja." jawab mereka dengan raut wajah takut.


"Ha-ha-ha, tidak perlu khawatir! Obat itu hanya bekerja sampai malam saja! Setelah itu kalian bisa normal kembali, tapi jika kalian tidak mampus di sini!" ucap pemimpin pengintai itu.


Lalu dia terkekeh senang! Karena akan menghadapi pendekar sampah.


Mendengar itu ke empat murid elit langsung menggeram marah.


"Bedebah pengecut! Kalian adalah pendekar paling pengecut di Kekaisaran Ming, seharusnya jika berani, lawan kita tanpa berbuat curang seperti ini!" bentak salah satu dari mereka karena saking marahnya.


Meskipun mereka marah, mereka tidak berani bergerak! Malahan mereka merapatkan ke dekat Xu Wuzao, karena di perintahkan.


"Kalian, mendekat lah dengan ku!" ucap Xu Wuzao.


Dia langsung mengeluarkan pedang yang ada di pinggangnya, karena tidak ingin meremehkan lawan meskipun dirinya berada di tingkat pendekar suci.


"Kepung mereka!" ketua dari orang-orang keluarga Wei langsung memberikan perintah.


Ketiga langsung bergerak mengepung ke segala sisi dari mereka berempat, Xu Wuzao mengamati gerakan mereka satu persatu.


'Tenaga dalam ku cukup terganggu, sepertinya aku hanya bisa mengeluarkan tenaga dalam di tingkat pendekar raja tahap awal!' ucap Xu Wuzao di benaknya.


Ke empat orang dari keluarga Wei berputar mengelilingi Xu Wuzao dan empat murid elit sekte anggrek putih, mereka akan segera menyerang.


Wooss..!


Mereka menyerang tanpa aba-aba satu sama lain, sepertinya mereka sudah di latih tim seperti itu.


Pedang salah satu dari mereka menebas ke samping kiri Xu Wuzao, orang itu mengincar kepala salah satu murid elit sekte anggrek putih.


Triinng..!


Benturan keras pedang Xu Wuzao dengan salah satu orang Keluarga Wei terdengar begitu nyaring.


Orang dari keluarga Wei langsung mundur beberapa langkah dan menahan batuk darah.


"Hati-hati, dia masih bisa mengeluarkan tenaga dalam! Untung saja sudah di berikan obat, jika tidak dia musuh berbahaya!" ucap orang yang menyerang Xu Wuzao.


Dia memperingati temannya, agar waspada terhadap Xu Wuzao, karena dia merasakan bahwa Xu Wuzao bukan pendekar biasa.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2