Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
085 = PERTARUNGAN DUA JENIUS MUDA SEKTE BESAR


__ADS_3

\=Chapter 085. PERTARUNGAN DUA JENIUS MUDA SEKTE BESAR\=


\=


\=


Li Yian masih saja terus bengong, akhirnya Baba Yaga menepuk pundaknya cukup keras!.


Plak..!


"Jangan bengong saja, jawab iya! Karena jika kau kalah koin ku yang sudah untuk bertaruh, 100 keping banyaknya akan lenyap, maka dari itu kau harus menang saudara!" bisik ulang Baba Yaga.


Li Yian masih saja diam, dia memandang ke arah Baba Yaga dengan perasaan campur aduk.


"Baiklah, selamat bersenang-senang saudara Li Yian!" Baba Yaga langsung pergi untuk menonton di bangku penonton yang masih kosong karena tidak ada jawaban dari Li Yian.


"Sial kau teman, uang ku kau hambur-hambur kan begitu saja!" keluh Li Yian pada Baba Yaga yang sudah mulai pergi menjauh.


"Anak miskin! Hanya uang seberapa saja dirisaukan!" gumam Lue Xuan.


Dia tidak mendengar dengan pasti apa yang di ucapkan Baba Yaga terhadap Li Yian, namun ucapan Li Yian yang cukup keras bisa di dengar oleh dirinya.


Lue Xuan menganggap, Li Yian memarahi Baba Yaga karena uangnya habis di pakai oleh Baba Yaga, yang Lue Xuan bayangkan uang itu hanya beberapa keping koin emas! Sehingga langsung menghardik seperti itu.


Li Yian mendengar ucapan Lue Xuan itu, lalu dia menengok dan menatap dengan tatapan tidak ramah! Itu membuat Lue Xuan naik darah.


Setelah menatap seperti itu Li Yian memalingkan wajahnya ke arah lain.


"Sial, akan ku bikin cacat kau di arena pertarungan! Paling ringan ku patahkan dua kaki mu!" ucap Lue Xuan di benaknya.


Lue Xuan sudah menargetkan, akan membuat cacat Li Yian! Dia langsung mengeratkan kepalan tangannya.


*


Waktu istirahat sudah habis, pembawa acara langsung mengumumkan pertarungan berikut, pembawa acara juga menunjukkan hasil dari penempatan lawan dengan cara di acak.


Sedangkan nama Lue Xuan langsung menempati posisi yang tidak memiliki lawan! Sehingga dia langsung menempati urutan posisi ke tiga besar.


"Lihat, calon pemenang itu memang benar-benar mempunyai keberuntungan tinggi! Hanya dengan metode acak nama saja dia langsung menempati posisi tiga teratas!" ucap salah satu penonton yang ada di sana.


Banyak yang melihat, mereka juga cukup antusias! Yang tadinya belum tahu langsung melihat dengan seksama.


Seketika di arena penonton sangat heboh.

__ADS_1


"Pertarungan selanjutnya adalah! Pertarungan dua jenius muda sekte besar, Cu Qing Fei dari sekte macan putih melawan Hao Lung dari sekte pedang emas!" ucap pembawa acara dengan ucapan yang keras.


Sorak gembira terjadi lagi di area penonton, mereka menantikan pertarungan yang sangat seru! Apa lagi di tambah adanya taruhan dadakan siapa di antara mereka yang akan menang, membuat antusias para penonton meningkat pesat.


Cu Qing Fei dan Hao Lung memasuki arena pertarungan, mereka berhadapan dengan tatapan mata yang tajam.


Sekte macan putih memang selalu berada di bawah sekte pedang emas dalam peringkat di Kekaisaran Ming, karena persaingan ketat itu hubungan mereka tidak begitu baik meskipun sama-sama dari aliran putih.


Sekte Macan putih berkuasa di selatan Kekaisaran Ming, bersama sekte Wuhan sedang sekte pedang emas berkuasa di bagian utara, bersama sekte pedang api.


Itulah sekte besar di Kekaisaran Ming! Bagian timur dan barat cukup banyak sekte kecil dan sekte menengah yang berkembang, sedangkan sekte besar di sana tidak begitu menonjol.


Sehingga tatapan mereka berdua, seperti sedang bermusuhan! Karena itu di pengaruhi oleh hubungan kedua sekte mereka masing-masing.


"Pertarungan di mulai!" ucap wasit pertandingan.


Hao Lung langsung menggenggam pedang panjang miliknya dengan dua tangan, dirinya adalah jenius muda ke dua dari sekte besar pedang emas! Kemampuan dirinya hanya berbeda sedikit dengan Lue Xuan.


Sedangkan Cu Qing Fei, adalah cucu dari kepala sekte macan putih! Dia juga jenius dari sekte itu.


Sehingga cukup wajar, bila pertarungan itu di sebut pertarungan dua jenius muda sekte besar oleh pembawa acara.


Mereka berdua masih mengamati pergerakan masing-masing, Huo Lung memutari Cu Qing Fei dengan hati-hati mencari celah untuk merobohkan dengan cepat.


"Hait..!" bentak Hao Lung dengan sangat keras.


Dia melompat dengan mengacungkan pedang panjang miliknya di atas kepalanya dengan di pegangi dua tangannya, karena pedang itu sangat panjang cukup menjangkau ke arah yang lebih dalam.


Tebasan itu sangat ganas, suara angin yang menderu begitu hebat! Akibat gesekan dari tebasan pedang itu.


Pedang besar mengarah ke batok kepala Cu Qing Fei begitu ganas! Cu Qing Fei tidak tinggal diam, dia langsung menyalurkan tenaga dalam ke arah dua tombak pendek yang ada di tangannya.


Lalu langsung menyilangkan ke atas, untuk menahan laju dari tebasan pedang Hao Lung!.


"Trang..!" Suara beradunya senjata yang begitu ganas.


Cu Qing Fei hampir saja bertekuk lutut, namun dia terus bertahan dengan tenaga dalam miliknya.


"Hiaat..!" Bentak Cu Qing Fei.


"Srinnng!" suara gesekan senjata mereka berdua.


Cu Qing Fei langsung menghentak ke atas dua tombak itu, lalu menariknya dengan kuat dalam bentuk silangan! Gesekan kuat itu langsung mempercikan bunga api yang cukup banyak.

__ADS_1


Keduanya kembali menjaga jarak cukup jauh, kembali mengambil posisi kuda-kuda.


Penonton langsung bersorak, meski gerakan itu cukup lambat namun para penonton merasa tekanan serangan mereka cukup besar sehingga membuat mereka semua histeris.


"Pertarungan jenius memang sangat mendebarkan! Mereka berdua benar-benar sangat pantas di juluki jenius!" ucap penonton yang mengamati dengan cermat.


Para gadis muda kota Kekaisaran Ming langsung bersorak mendukung mereka masing-masing yang menurut mereka sangat tampan dan berbakat.


"Tuan muda Cu Qing Fei kau pasti bisa menang!" teriak salah satu gadis muda cukup kencang dari area penonton.


Namun Cu Qing Fei tidak memperdulikan itu semua, karena hal seperti itu sudah sangat biasa baginya! Di manapun dirinya berada.


Setelah bentrok pertama selesai, kini giliran Cu Qing Fei yang menyerang! Dia langsung bergerak sangat cepat.


Wosss..!


Cu Qing Fei menyerang bagian samping kiri dari Hao Lung dengan satu tombak pendek yang ada di tangan kanan Cu Qing Fei.


"Tring..!" benturan pedang dan tombak.


Serangan itu di blokir dengan mudah oleh Hau Lung, karena Hao Lung memegang pedang panjang itu dengan dua tangan! Akhirnya Cu Qing Fei mempunyai celah di bagian kiri dan belakang Hao Lung.


Dengan gerakan cepat Cu Qing Fei menusuk ke arah pundak dari Hao Lung! Namun sebelum tusukan itu sampai Hao Lung langsung memegang rombak itu dengan tangan kanannya.


Karena sudah terpojok, Hao Lung langsung menendang ke bagian perut! Cu Qing Fei langsung menghindari dengan cepat.


Mereka kembali menjaga jarak.


"Sial, dia tangguh juga!" keluh Cu Qing Fei.


Dia berpikir bahwa serangan tadi akan berhasil, namun nyatanya gagal. Di sisi lain Hao Lung juga menghardik di benaknya.


"Hampir saja, untung aku sudah lebih terbiasa dengan pedang berat ini!"


Keduanya langsung beradu serangan kembali, hingga puluhan serangan sudah di lancarkan! Keringat membasahi baju merah masing-masing, di tangan dan badan mereka hanya ada luka memar terlihat.


Karena terkena tendangan dari masing-masing lawannya, sehingga hanya luka memar saja yang mereka derita! Karena setiap serangan tebasan dan tusukan, mereka bisa menangkis maupun menghindari.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2