Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
259 = TUNDUK DAN MENYATU


__ADS_3

\=Chapter 259. TUNDUK DAN MENYATU\=


\=


\=


Li Yian dan Huo Ling melihat Shui Ling menelan pil yang di berikan oleh Li Yian dengan cepat, Li Yian tersenyum cerah! Karena meskipun Shui Ling adalah roh yang terkesan sangat sombong, namun itu hanya berlaku untuk Huo Ling belaka.


Sebenarnya Shui Ling adalah roh paling pengertian dan sangat patuh terhadap perintah dari tuannya! Namun karena Li Yian memiliki Huo Ling dalam tubuhnya, yang merupakan musuh alami dari Shui Ling, membuat dia enggan untuk tunduk.


Setelah menelan pil yang di berikan oleh Li Yian, energi miliknya langsung kembali pulih seperti sedia kala, karena itu adalah bentuk dukungan dari tuannya.


Meskipun Shui Ling enggan mengakui, namun sebenarnya kakuatan dirinya sudah di segel oleh kehendak Li Yian.


Jika Li Yian mengizinkan dan mendukung dirinya, maka dia akan sangat kuat dalam pertempuran! Dia juga tidak akan kalah dari Huo Ling seperti sebelumnya.


*


"Nah, bagaimana Shui Ling. Apa kau masih enggan mengakui aku sebagai tuan mu?" ucap Li Yian kembali.


Shui Ling, melihat dengan wajah yang masih masam terhadap Li Yian! Setelah melirik ke arah Huo Ling.


"Baiklah Shui Ling, akan tunduk dan menyatu dengan tuan Li Yian!" ucap Shui Ling.


Mendengar ini Li Yian tersenyum cerah, dia tidak menyangka bahwa Shui Ling akan dengan mudah tunduk dan bersedia menyatu dengan jiwa dirinya secara suka rela.


Padahal saat menunduk Huo Ling, Li Yian harus mengalahkan dahulu sebelum dia tunduk dan menyatu dengan dirinya.


"Jadi seperti itu! Karena kau bersedia tunduk dan menyatu secara suka rela dengan ku! Maka posisi kau berada satu tingkat di atas Huo Ling!" ucap Li Yian sambil melirik ke arah Huo Ling.


"Benarkah tuan Li Yian?" ucap Shui Ling sangat terkejut mendengar ucapan Li Yian kali ini.


"Ya benar!" jawab Li Yian.


Lalu Li Yian menengok ke arah Huo Ling, dia langsung berkata dengan tenang.


"Apa kau tidak setuju Huo Ling?" ucap Li Yian kepada Huo Ling.


"Setuju tuan Li Yian, aku setuju apa yang tuan katakan dan tetapkan!" ucap Huo Ling dengan kepala menunduk.


Dirinya menyadari, karena sikap dirinya yang dulu tunduk karena kekalahan! Sedangkan Shui Ling tunduk dengan suka rela membuat posisi dirinya berada satu tingkat di bawah Shui Ling.


Namun dia bisa menerima, pikir Huo Ling posisi tidaklah masalah! Asalkan masih tetap di butuhkan dan di andalkan tanpa mengabaikan keberadaan dirinya.

__ADS_1


"Hemm, bagus! Saran ku kalian berdua cukup dalam bermusuhan, sampai di sini saja! Apa kalian ingin merusak dimensi ini, jika kalian terus bertarung?" tanya Li Yian.


"Tidak tuan..!" jawab keduanya bersamaan.


Lalu keduanya saling menengok, seketika pandangan mereka bertemu! Namun dengan cepat keduanya saling membuang muka kembali.


Meskipun sudah setuju akan akur dan tidak bermusuhan lagi, namun karena sudah bermusuhan ribuan tahun lamanya. Sehingga mereka tidak bisa langsung akur seketika.


"Shui Ling, Huo Ling. Pegang tangan ku sekarang!" ucap Li Yian.


Dia mengeluarkan tangan kanan untuk Huo Ling, sedang tangan kiri untuk Shui Ling! Karena perintah Li Yian, mereka berdua langsung mengikuti dan saling menjabat tangan Li Yian.


Wooooosss..!


Setelah Li Yian berjabat tangan dengan Shui Ling dan Huo Ling, tubuh mereka berdua langsung bercahaya. Lalu setelahnya di dahi keduanya muncul tanda seperti separuh lingkaran.


*


*


*


Cukup lama Li Yian dan keduanya berjabat tangan! Mereka melakukan itu cukup lama, hingga akhirnya.


Boooommmm..!


Kekuatan kedua dari elemen api dan air langsung meningkat drastis! Yang tadinya air hanya bisa membentuk air tajam kini berevolusi menjadi bongkahan es yang sangat tajam.


Di tandai dengan di belakang tubuh Shui Ling membentuk sayap es yang cukup besar! Sedangkan di Huo Ling yang tadinya hanya api panas sedikit berwarna hitam.


Kini berevolusi menjadi cahaya yang padat dan panas! Di belakang tubuh Huo Ling muncul sayap cahaya keemasan sangat mendominasi.


Lalu Li Yian melepaskan mereka berdua, setelah itu revolusi pada diri mereka langsung menghilang semua, cahaya dan tanda setengah lingkaran di dahinya ikut menghilang.


"Apa yang kalian rasakan sekarang?" ucap Li Yian.


Kedua langsung membuka matanya, seketika keduanya langsung berlutut di hadapan Li Yian.


"Tuan, terimakasih karena sudah memberikan kami tingkatkan yang lebih tinggi!" ucap Huo Ling.


"Terimakasih taun Li Yian! Aku tidak menyangka akan sampai di titik ini!" ucap Shui Ling, dia menunduk malu.


"Bangun lah kalian berdua! Tidak perlu seperti itu, kita ini adalah teman. Sehingga perlu menyatu seperti ini agar bisa mencapai titik tertinggi kita!" jawab Li Yian.

__ADS_1


"Bangunlah..!" ulang Li Yian.


Keduanya diam saja, masih belum bangkit dari posisi berlutut mereka! Setelah Li Yian mengucapkan yang kedua kalinya akhirnya mereka berdiri.


"Terimakasih tuan!" ucap keduanya.


"Baiklah, kalian berdua harus akur! Aku akan keluar dulu dari dimensi ini. Huo Ling, Shui Ling!"


Setelah berucap demikian, tubuh Li Yian langsung menghilang dari dimensi roh elemen.


Lalu Huo Ling dan Shui Ling langsung bertatapan muka, secara tidak sengaja! Huo Ling tersenyum kepada Shui Ling untuk pertama kalinya meskipun dengan senyuman canggung.


"Apa, jangan harap aku akan langsung menerima kau dengan baik! Meskipun aku sudah mengakui tuan Li Yian." ucap Shui Ling, dengan cepat langsung berlalu dari hadapan Huo Ling.


Huo Ling tidak menjawab ucapan ketus itu! Dia hanya tersenyum tidak mengerti.


"Hemm, memang wanita itu susah di mengerti dari dulu hingga sampai kapan pun!" ucap Huo Ling.


"Aku masih dengar apa yang kau katakan, Huo Ling!" bentak Shui Ling masih sambil berlalu menjauhi Huo Ling.


Setelah cukup jauh, Shui Ling tersenyum entah karena apa dia juga tidak mengerti! Lalu dia berubah menjadi bentuk naga kembar dan menyatu dengan air yang ada di dimensi roh elemen.


"Haahh, sudahlah! Terserah apa maunya dia!" gumam Huo Ling.


Dia juga langsung menghilang kembali dan menyatu dengan tanah yang ada di sana.


Kini dimensi roh elemen langsung hening, bagian yang di huni oleh Huo Ling terdiri dari tanah tandus yang berwarna kemerahan sedangkan yang di huni oleh Shui Ling lebih banyak air dan sedikit daratan.


*


*


*


Li Yian membuka matanya, dirinya merasakan ketenangan setelah Shui Ling menyatu dengan dirinya.


"Huuf, sekarang keseimbangan kekuatan ku sudah stabil, dengan kekuatan fisik sekarang aku yakin masih kuat meskipun aku menggunakan kekuatan penuh ku!" gumam Li Yian.


Dia mengeluarkan cincin penyimpanan dari cincin samudra miliknya, cincin itu di berikan oleh dewa rendahan keluarga Yon. Setelah itu dia merasa barang yang bisa bermanfaat untuk Xu Wuzao lalu memasukkan ke dalam cincin penyimpanan, termasuk tombak besi putih milik sekte Wuhan.


Li Yian melakukan itu, karena berencana memberi cincin penyimpanan itu untuk Xu Wuzao.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2