
\=Chapter 242. MANTAN MURID PERTAMA XU WUZAO\=
\=
\=
Xu Wuzao memperhatikan dengan cermat walikota kota itu, karena orang itu bisa mengenal dirinya dengan baik meskipun dirinya berpenampilan sederhana.
Namun setelah memperhatikan sedikit lebih lama dia tidak mengenal sama sekali, bahkan dia tidak langsung menjawab pertanyaan yang di tanyakan walikota.
Suasana sepi dan hening di pagi hari di pecahan oleh suara walikota kota, dia kembali bertanya terhadap Xu Wuzao.
"Pak tua Xu, apa anda sudah tidak mengenal aku lagi? Aku adalah Lin Ma!" ucap walikota kota itu, yang bernama Lin Ma.
Dia adalah murid pertama Xu Wuzao, karena saat bertemu Lin Ma yang masih kecil, Xu Wuzao belum memiliki sekte setelah memberikan pelatihan beberapa teknik beladiri kepada Lin Ma akhirnya mereka berpisah.
Xu Wuzao semenjak muda, dirinya beberapa kali mengambil murid anak berandal yang sering melakukan tindakan kriminal, kemudian di berikan keterampilan beladiri dan pengertian yang lurus, agar anak itu bisa tahu mana yang benar dan baik untuk di lakukan.
Makanya awal-awal sekte anggrek putih di dirikan, murid di sana sangat sedikit dan kebanyakan adalah segerombolan kriminal muda yang sudah melakukan tindakan kejahatan terhadap orang biasa, sehingga tidak di terima di sekte manapun akhirnya Xu Wuzao tampung mereka di sekte anggrek putih.
Inilah alasan utama Xu Wuzao tidak membunuh para perampok muda, yang sudah dirinya lawan sebelumnya, karena dia beranggapan bahwa mereka bisa hidup baik kedepannya. Jika di didik dengan benar.
Setelah Xu Wuzao mendengar nama Lin Ma, Xu Wuzao langsung teringat murid pertamanya yang dulu hanya anak kecil yang suka mencuri makanan terhadap pedagang kecil, setelah di didik dirinya cukup lama akhirnya Lin Ma menjadi pengawal pejabat Kekaisaran Ming, setelah kejadian itu dirinya tidak pernah bertemu lagi dengan Lin Ma.
Akan tetapi sekarang dia bertemu kembali, namun murid pertamanya malah sudah menjadi gerombolan perampok yang sangat besar dan mengerikan menurut Xu Wuzao.
"Lin Ma, apakah benar itu kau? Kau sungguh sangat berbeda sekarang!" ucap Xu Wuzao.
Setelah dirinya mendengar nama Lin Ma, akhirnya lebih sedikit mengenal murid pertamanya! Namun paras dari Lin Ma sangat berbeda jauh, inilah alasan Xu Wuzao tidak mengenali walikota itu.
"Pak tau Xu!" ucap Lin Ma, lalu langsung berlari dan memeluk kaki dari Xu Wuzao, dia menangis seperti anak yang ketakutan.
Xu Wuzao terdiam sesaat, dia tidak percaya dengan kejadian sekarang! Karena setahu dirinya Lin Ma mengikuti pejabat dari Kekaisaran Ming, namun entah kenapa sekarang bisa ada di daerah selatan wilayah Kekaisaran Ming.
__ADS_1
Orang-orang dari kelompok rampok yang di pimpin oleh Lin Ma hanya bisa terbengong melihat pemimpin mereka bertekuk lutut di hadapan Xu Wuzao.
"Lin Ma, apa yang terjadi dengan kau? Kenapa kau menjadi perampok kembali bahkan memiliki ratusan orang dalam kelompok kau?" ucap Xu Wuzao langsung membangunkan Lin Ling dengan paksa dari posisi berlutut dan memeluk kakinya.
Lin Ma hanya bisa terdiam dan menundukkan kepalanya, dia gemetaran dan takut menceritakan apa yang terjadi terhadap kehidupan dirinya selama 20 tahun ini setelah berpisah dengan Xu Wuzao pada saat itu.
"Pak tua Xu, aku terpaksa seperti ini! Karena telah di jebak pada saat itu, karena masalah itu aku tidak berani kembali untuk menemui anda!" ucap Lin Ma sambil mengucurkan air mata di matanya.
Dia tidak berani berbohong terhadap Xu Wuzao, karena semenjak saat itu dia menganggap bahwa Xu Wuzao adalah pengganti orang tuanya yang mati karena kekejaman dunia persilatan.
Xu Wuzao hanya bisa pasrah menggelengkan kepalanya dan berulang kembali menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Baiklah aku mengerti, ceritakan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi selama ini terhadap kau Lin Ma!" ucap Xu Wuzao dengan tegas.
Mendengar itu, Lin Ma langsung menegakan kepalanya dan mengangkat dengan wajah yang terlihat gembira.
"Baiklah pak tua Xu! Mari ikuti aku ke dalam!" ajakan Lin Ma terhadap Xu Wuzao untuk masuk ke dalam markas besar kelompok rampok yang dipimpin olehnya.
Xu Wuzao mengikuti ajakan Lin Ma dengan cepat, karena dia sangat penasaran dengan jalan cerita hidup muridnya kenapa sampai menjadi seperti ini kembali, bahkan lebih parah dari dulu saat Xu Wuzao menemukan dirinya.
Mendengar percakapan mereka, orang-orang di sana tahu bahwa orang tua yang ada di hadapan mereka saat ini, orang yang tadinya ingin mereka bunuh dengan cara mengeroyoknya, ternyata orang yang pemimpin mereka kenal sejak dulu.
Setelah kepergian dari Xu Wuzao dan Lin Ma, mereka saling mengobrol kembali dan menjalankan tugas mereka masing-masing untuk menjadi orang-orang di kota itu seperti penduduk biasa.
Karena rencana seperti itu, siang hari dalam pengamatan setelah dinihari maka mereka semua langsung bergerak menargetkan targetnya setelah di incar pada siang hari.
Selama mereka berjalan menuju ke kota kecil dan jalan utama, mereka saling membicarakan tentang siapa sosok Xu Wuzao, bagaimana pemimpin mereka yang biasanya begitu terlihat bengis dan hanya takut terhadap beberapa orang saja, kini dia takut terhadap tua bangka seperti itu.
"Apa kau tidak heran, tuan walikota seperti anak kecil di hadapan orang tua itu?" ucap salah seorang dari kelompok rampok di kota itu.
"Entahlah, aku baru pertama melihat tuan walikota begitu takut! Bahkan terhadap petugas Kekaisaran Ming saja dia tidak setakut itu!" jawab temanya.
"Ya, sepertinya orang tua itu memiliki kemampuan sangat hebat, bahak bisa membunuh salah satu dari kita dengan mudah!" jawab yang lain.
__ADS_1
"Ya aku juga merasakan, bahwa orang tua itu sangat mengerikan! Bahkan aku melihat mata tua itu saja seperti tertekan sesuatu yang begitu berat!" Jawab orang yang pertama berbicara.
"Kita tunggu informasi saja, sebaiknya siang ini kita fokuskan terhadap operasi kita!" usul dari mereka.
Lalu keempat orang itu saling berpisah, setelah sudah sampai di jalan utama kota kecil itu! Ada yang jadi pekerja di toko senjata, maupun bekerja seperti keamanan dan penjaga gerbang.
Xu Wuzao di bawa ke ruang yang besar, cukup rapi dan mewah! Xu Wuzao duduk di kursi empuk.
Tidak tertinggal, Lin Ma langsung menyediakan teh hitam yang cukup langka dan spesial karena teh itu sangat mahal! Setelah dia menyeduh teh sendiri akhirnya ikut duduk di sana.
"Segera jelaskan Lin Ma, jika yang kau jelaskan dapat aku terima! Maka kau akan di hukum dengan sepantasnya, namun jika kau menjelaskan tidak dapat aku terima. Makan kau akan ku bunuh dengan tangan ku sendiri!" ucap Xu dengan tegas.
Deg...!
Mendengar ucapan dari Xu Wuzao yang begitu mengintimidasi membuat Lin Ma sangat ketakutan! Karena dia yakin ucapan dari Xu Wuzao sangatlah benar.
Karena Xu Wuzao orangnya dari dulu tidak pernah berbicara omong kosong belaka, selalu bersikap dan berperilaku jujur.
"Maaf pak tua Xu! Aku kembali melakukan ini karena adanya jebakan! Sehingga mau tidak mau harus melakukan hal seperti ini karena tekanan dari kekuatan yang lebih besar dan kuat!" ucap Lin Ma dengan menundukkan kepalanya.
Xu Wuzao orang sejak dari dulu tidak pernah protes jika di panggil pak tua, oleh anak yang dirinya tolong maupun di berikan teknik beladiri, sehingga saat Li Yian memanggil dirinya pak tua dia tidak masalah sama sekali, karena dia yakin panggilan itu mencerminkan dirinya yang sudah tua dan terlihat lebih dekat.
"Ceritakan langsung, siapa yang menekan kau dan kekuatan seperti apa yang memberikan ancaman!" ucap Xu Wuzao bertanya.
"Baiklah pak tua Xu!" jawab Lin Ma.
Lalu dia menceritakan dengan jelas apa yang dirinya lakukan setelah 20 tahun terpisah dengan Xu Wuzao, Xu Wuzao mendengarkan cerita itu hanya merespon dengan anggukan kepala! Tanpa dia memotong sedikitpun cerita dari Lin Ma itu.
\=
\=
...
__ADS_1