Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
073 = TENTARA BAYARAN


__ADS_3

\=Chapter 073. TENTARA BAYARAN\=


\=


\=


Li Yian turun dari kereta kuda yang di tumpangi dirinya, setelah gagal menyuruh Baba Yaga untuk membantu Xu Wuzao!.


Dia berdiri di samping kereta, lalu mengeluarkan tiga pisau terbang dari cincin samudra miliknya! Di sana terdapat banyak senjata rahasia dan senjata tajam lainnya.


Tak lupa Li Yian mengoleskan sedikit dari racun siluman kalajengking yang telah di kalahkan di makam kuno.


Setelah melihat tiga orang dengan pakaian serba hitam itu hendak bergerak menyerang Xu Wuzao, Li Yian langsung melemparkan tiga pisau terbang dengan tenang dalam yang besar.


Wooss..!


Tiga pisau terbang meluncur menyerang dengan kecepatan sangat tinggi, bahkan akibat jarak mereka yang cukup dekat sehingga tidak menimbulkan udara yang bersiur sedikit pun.


"Satu bidikan ku lolos ternyata, cukup hebat juga orang yang satu ini!" gumam Li Yian setelah melemparkan pisau terbang.


*


Musuh di sana sangat terkejut, mereka memandang sekeliling! Dan hanya melihat Xu Wuzao dan Wang Yao lalu anak muda di samping kereta yang di belakang.


"Apa anak itu yang melakukan serangan barusan?" ucap seseorang yang tadi menangkis pisau terbang.


Dia langsung mencurigai Li Yian karena arah pisau terbang datang dari sana, meskipun dia tidak melihat arah datangnya melainkan melihat saat pisau terbang itu berada di depan muka hidupnya! Namun dia yakin arah pisau terbang itu dari anak itu.


Xu Wuzao, merasakan kehadiran Li Yian di luar kereta kuda! Namun dia tidak menengok ke arah Li Yian, takut para penyerang mencurigai Li Yian yang menyerangnya.


"Kau mengambil bagian yang paling penting nak Li Yian!" ucap Xu Wuzao di benaknya.


Dia sudah tahu, bahwa Li Yian yang melakukan serangan mendadak barusan! Selama ini Xu Wuzao percaya Li Yian memiliki kemampuan yang tinggi, namun sekarang di luar dugaan dirinya saat ini.


Sedangkan Wang Yao masih menengok kana dan kiri, dia mencari sesuatu! Takut masih ada orang lain lagi yang bersembunyi di suatu tempat.


Meskipun di sana pohon sangat jarang, namun ada beberapa, Wang Yao takut musuh bersembunyi di salah satu pohon itu.


"Kepala sekte Xu, apa masih ada musuh lain? Bagaimana ini bisa terjadi?" ucap Wang Yao dengan suara lirih.


"Tenang lah, tetua Wang! Fokus saja pada musuh di depan mu saat ini!"


Xu Wuzao langsung memperingati Wang Yao untuk tetap fokus.


"Baiklah, kepala sekte Xu!"


Wang Yao langsung mencabut pedang miliknya, yang dia simpan di balik jubahnya di belakang punggung.


Dengan cepat dia langsung mencabut pedang miliknya dan mengambil kuda-kuda, untuk siap bertarung.


Salah satu dari mereka, yang bertindak sebagai pemimpin kelompok itu, langsung mundur tiga langkah besar sambil mengambil pedang miliki temannya yang sudah mati, karena pedang miliknya patah.

__ADS_1


"Hati-hati, mereka semua bukan orang sembarangan! Pantas saja nyawa mereka di hargai sangat mahal di kelompok tentara bayaran." ucap pemimpin kelompok itu.


"Baik ketua!" jawab keduanya.


Xu Wuzao yang mendengar ucapan mereka langsung mengerutkan keningnya, dia langsung maju beberapa langkah.


"Kalian dari kelompok tentara bayaran mana?" ucap Xu Wuzao.


Xu Wuzao sedikitnya paham tentang tentara bayaran ini, mereka menjalin hubungan satu sama lain! Namun hubungan mereka sulit di jelaskan.


Hanya dalam menetapkan harga target saja mereka sepakat, mereka sering bekerja sama namun lebih sering saling bentrok berebut mangsa.


"Tidak perlu kau tahu Xu Wuzao! Bila nama mu masuk dalam daftar kami, maka kau akan sulit untuk hidup tenang!" ucap pemimpin kelompok itu.


"Mudah, cukup musnahkan kalian makan hidup ku akan tenang!"


Xu Wuzao menjawab dengan tenang, seakan memusnahkan kelompok tentara bayaran itu mudah.


"Besar mulut, mati saja kau!" bentak pemimpin kelompok tentara bayaran.


Dia langsung menyerang Xu Wuzao dengan ganas, pedang terhunus ke depan siap menusuk Xu Wuzao.


Xu Wuzao maju menyongsong serangan itu, dia juga tidak mau menunggu datangnya serangan begitu saja.


Triinng..


Triinng..


"Dia Pendekar Raja puncak!" ucap pemimpin kelompok tentara bayaran di benaknya.


Satu kali benturan serangan, dia langsung merasakan bahwa Xu Wuzao adalah orang yang sangat berbahaya.


Sedangkan dua lainnya menyerang Wang Yao dan Li Yian, Wang Yao yang sudah siap langsung menyongsong dengan tebasan pedangnya.


Tring..


Sekali lagi bunyi benturan senjata tajam menggema di sana, Wang Yao terus mengadu tebasan masing-masing! Karena mereka berdua lawan yang seimbang.


Sedangkan orang yang mengincar Li Yian, tersenyum dengan kemenangan di wajahnya! Karena dia berpikir bahwa dia melawan orang yang paling lemah di antara ketiganya.


"Mati kau bocah!" bentak orang itu dengan wajah penuh kegirangan.


Sreet..!


Suar tebasan sangat kencang dari serangan salah satu dari kelompok tentara bayaran.


Triinng..!


Dia menyerang dengan serangan terkuat dirinya, dia ingin hanya sekali tebasan saja untuk mengalahkan bocah itu. Lalu berharap tubuh bocah itu langsung terpotong menjadi dua bagian dan langsung mati.


Slaazz..!

__ADS_1


"Aaakkkh..!" suara jeritan pilu orang itu menggema di sana.


Li Yian menangkis tebasan itu dengan pedang pendek, pedang itu seperti muncul dari tempat kosong padahal Li Yian menariknya dari cincin samudra miliknya.


Dengan kecepatan luar biasa, setelah menangkis serangan itu Li Yian langsung menebas leher lawannya hingga hampir putus, jeritan keras itu adalah jeritan terakhir orang yang melawan Li Yian.


"Benar-benar, dia orang yang paling berbahaya di kelompok ini!" gumam pemimpin kelompok tentara bayaran.


Dia yang terpental mundur karena serengan Xu Wuzao, sempat melihat anak buahnya di bunuh dengan kecepatan yang tidak bisa di ikuti oleh mata dirinya.


Dia sangat yakin, jika dirinya di posisi itu pemimpin tentara bayaran merasa sama akan langsung mati juga.


Dia langsung berkeringat dingin, sebenarnya ingin langsung pergi dari pertempuran itu! Namun dari arah depan dirinya Xu Wuzao datang menyerang kembali.


"Jangan kau abaikan lawan mu jika tidak ingin mati juga!" ucap Xu Wuzao pada pemimpin kelompok tentara bayaran.


Karena sudah tertekan oleh keadaan, dia tidak sempat bereaksi! Tebasan Xu Wuzao sangat cepat juga, sehingga dia tidak menangkisnya dengan benar.


Trring..


Slaazz..


"Ehhhkk..!"


"Sial orang ini juga kuat!" keluh pemimpin kelompok tentara bayaran.


Dia memegangi bahu sebelah kiri yang tergores pedang Xu Wuzao, goresan itu cukup dalam darah langsung membasahi bajunya.


Setelah mundur kembali dari pertarungan, dia langsung terengah-engah nafasnya!.


"Cepat beritahu aku kalian berasal dari tentara bayaran mana?" tanya Xu Wuzao sambil terus memasang kuda-kuda dan menghunuskan pedangnya.


"Sampai mati pun tak akan ku beritahu!" jawab pemimpin tentara bayaran.


"Jika seperti itu, maka matilah!"


Sreet..


Xu Wuzao langsung menyerang kembali, dia berucap sambil bergerak dalam serangan! Karena musuhnya sudah terluka Xu Wuzao di atas angin.


Setelah bentrok beberapa kali, akhirnya Xu Wuzao bisa menebas lehernya dan pemimpin tentara bayaran itu langsung mati.


Wang Yao juga sudah berhasil membunuh lawannya setelah beberapa kali dirinya terdesak hebat, karena bantuan dari Li Yian yang melemparkan batu krikil untuk membuat ototnya mati rasa dan sulit di gerakkan.


Karena saking kerasnya lemparan krikil kecil dari Li Yian, setelah membentur orang dari tentara bayaran langsung pecah berhamburan seperti debu.


Itu membuat Wang Yao tidak tahu bahwa telah di bantu Li Yian, setelah itu Li Yian langsung masuk kembali ke dalam kereta kuda.


\=


\=

__ADS_1


...


__ADS_2