Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
288 = LAPORAN TIDAK MASUK AKAL


__ADS_3

\=Chapter 288. LAPORAN TIDAK MASUK AKAL\=


\=


\=


Dua orang berlari dengan sangat kencang, dia seperti di kejar setan padahal dia di tugaskan untuk memata-matai pasukan Kekaisaran Ming yang sedang menuju ke wilayah selatan oleh ketua mereka.


Namun karena kejadian yang begitu mengguncang jiwa mereka, dua orang itu lari dengan kecepatan maksimal yang mereka bisa.


"Sial, aku sudah hampir kehabisan tenaga!" ucap salah satu dari mereka.


"Aku juga, kita sudah berlari seperti ini 8 jam tanpa henti!" ucap temannya.


Dua orang itu berlari kencang tanpa istirahat sudah 8 jam lamanya, dia menuju ke wilayah selatan karena akan menuju ke kota Wuhan.


Dua orang itu adalah bawahan dari mata-mata yang di kirim oleh Xu Wuzao! Sedangkan ketua mereka sudah bergegas saat beberapa waktu lalu untuk melaporkan ada berita yang mendesak.


Mereka akan melaporkan, laporan yang tidak masuk akal! Karena mereka tidak tahu apa yang terjadi di hadapan mereka saat itu.


Tap..!


Salah satu dari mereka berhenti di gerbang besar kota Wuhan nafas dia hampir terputus, begitu juga temanya juga berganti di sampingnya. Mereka sudah sampai di sana lebih cepat dari biasanya karena berlari sangat kencang.


"Akhirnya kita sampai di kota Wuhan!" ucap salah satu dari mereka.


"Ya, aku bersyukur kita tidak mati di jalan!" jawab temanya.


Suasana di sana sang sepi, karena sekarang tepat tengah malam! Sehingga tidak ada orang yang mengantri masuk ke dalam kota Wuhan seperti di siang hari.


Melihat ada dua orang yang datang, salah satu penjaga yang sedang menjaga pintu masuk, untuk masuk ke dalam kota Wuhan langsung memperhatikan mereka.


Setelah dua mata-mata yang di kirim oleh Xu Wuzao hendak masuk ke kota Wuhan, mereka langsung di hentikan.


"Siapa kalian, bisa tunjukkan tanda pengenal yang kalian miliki?" ucap penjaga gerbang kota Wuhan.


"Kami salah satu anggota dari sekte anggrek putih!" ucap orang itu sambil menunjukkan tanda pengenal yang di berikan oleh Xu Wuzao.


"Hah, maaf..! Silahkan masuk!" ucap penjaga gerbang utama kota Wuhan.


Lalu keduanya memberikan hormat dan terimakasih, mereka langsung bergegas untuk menuju ke pusat kota Wuhan.


Penjaga gerbang hanya bisa menggelengkan kepalanya, karena cukup heran dengan peraturan sekarang! Dia membaca peraturan bahwa setiap anggota sekte anggrek putih di perbolehkan masuk tanpa membayar pajak kota.


Karena mereka adalah petugas yang patuh akan aturan, mereka menjalankan saja! Entah apa yang terjadi nantinya itu urusan petinggi.

__ADS_1


Dua orang mata-mata milik Xu Wuzao bergerak ke arah pusat kota, karena dia awalnya mendapatkan kabar bahwa kepala sekte Xu berada di rumah pelelangan anggrek putih, sehingga dia menuju ke sana.


Namun karena sekarang tengah malam, mereka lebih memilih menunda laporan ini besok pagi! Karena keduanya juga perlu istirahat sejenak.


*


*


*


Pagi hari telah tiba di kota Wuhan wilayah selatan Kekaisaran Ming.


Jalan utama kota Wuhan yang tadi malah sepi dan lenggang kini mulai ramai dan padat kembali oleh masyarakat kita Wuhan.


Mereka seperti biasa melakukan pekerjaan masing-masing, seperti membuka kios yang di miliki, melakukan jual beli dan aktivitas lainnya.


Rumah penginapan dan rumah makan cukup ramai di pagi hari karena orang-orang sarapan sebelum melakukan aktivitas berikutnya.


Namun dua orang yang tidak lain adalah mata-mata yang bekerja di bawah Xu Wuzao, langsung bergegas pergi dari rumah penginapan yang di sewa semalam karena dia ingin bergegas melapor laporan yang tidak masuk akal menurutnya.


Dua orang itu berjalan di kepadatan jalan utama kota Wuhan, setelah sampai di rumah pelelangan anggrek putih yang sedang di bangun keduanya bertanya kepada penjaga di sana dia di mana kepala sekte Xu berada.


Setelah mendapatkan petunjuk di mana kepala sekte Xu berada, keduanya langsung bergerak untuk menemuinya.


*


Xu Wuzao dan Xu Zao Yi sedang duduk di gazebo yang tersedia di sana, kolam ikan di dekat gazebo itu beriak cukup banyak karena ikan di sana cukup aktif di pagi hari.


Xu Wuzao dan Xu Zao Yi sedang menikmati hidangan sarapan, keduanya sambil mengobrol ringan tentang bagaimana perencanaan pembukaan perdana rumah pelelangan anggrek putih.


Saat sedang makan dan sabil berbicara, dari arah depan datang dua orang dengan cepat.


Woss..!


Tap..!


"Salam hormat kepala sekte Xu, tetua agung!" ucap keduanya saling berbarengan.


Dua orang yang datang adalah mata-mata yang di kirim Xu Wuzao untuk memata-matai pergerakan Kekaisaran Ming.


Melihat kedatangan mereka, Xu Wuzao cukup heran karena dia berpikir seharusnya dua orang itu datang paling cepat besok maupun lusa, namun pagi-pagi seperti ini mereka sudah muncul di hadapannya.


Xu Wuzao melambaikan tangan, agar mereka menurunkan tangannya.


"Apa yang ingin kalian sampaikan?" ucap Xu Wuzao kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Kami akan melaporkan, bahwa pasukan Kekaisaran Ming sudah mundur!" ucap salah satu dari mereka.


"Sudah mundur, coba jelaskan lebih lengkapnya!" perintah Xu Wuzao kepala mereka, karena dia masih tidak mengerti kenapa pasukan Kekaisaran Ming mundur dengan cepat.


"Mereka mundur karena di peringatkan oleh kekuatan yang tidak bisa di mengerti, bahkan kami sendiri mendengar ancaman dari sesuatu yang misterius!" ucap orang yang tadi menjawab.


"Mereka seperti di serang oleh sesuatu, bahkan pasukan sebanyak itu langsung terkapar tidak berdaya! Setelah itu mereka mundur dengan cepat!" mata-mata satunya langsung menimpali ucapan temannya.


"Laporan tidak masuk akal!" ucap Xu Zao Yi.


Dia memotong percakapan mereka dengan Xu Wuzao, kare menurut Xu Zao Yi laporan mereka tidak masuk akal, hanya karena ancaman orang-orang itu langsung terpukul mundur, bahkan terkapar.


"Maaf tetua agung, namun kami melihatnya seperti itu!" ucap mata-mata itu secepatnya, karena dia melaporkan sesuatu yang benar dan di lihat langsung.


"Baiklah, aku mengerti! Kalian boleh pergi sekarang, istirahat lah." ucap Xu Wuzao.


Dia langsung paham apa yang di laporkan oleh mereka, karena Xu Wuzao langsung menyadari bahwa itu adalah perbuatan dari Li Yian.


"Terimakasih kepala sekte Xu, kami undur diri!" jawab salah satu dari mereka.


Lalu keduanya memberikan hormat kepada Xu Wuzao dan Xu Zao Yi, setelah itu kedua segera undur diri dan pergi secepatnya.


"Kepala sekte Xu, apa anda benar-benar paham apa yang di sampaikan mereka?" ucap Xu Zao Yi.


"Ya, aku paham! Kenapa pasukan itu mundur, karena di peringati oleh nak Li Yian! Aku yakin itu." jawab Xu Wuzao.


"Apa..?" tanya Xu Zao Yi semakin kaget.


"Sudahlah, percaya kepala ku Zao Yi! Itu semua adalah perbuatan dari nak Li Yian!" ucap Xu Wuzao tidak ingin di bantah lagi.


Mendengar penekanan itu, Xu Zao Yi semakin penasaran dengan Li Yian! Meskipun dia tahu bahwa Li Yian kuat namun tidak semudah itu menggertak pasukan elit Kekaisaran tanpa menampakkan diri.


'Apa bocah itu sehebat yang di bicarakan kepala sekte Xu? Sial aku sangat penasaran!' ucap Xu Zao Yi di benaknya.


Akhirnya mereka melanjutkan sarapan pagi di belakang rumah pelelangan anggrek putih, sambil membicarakan tentang bagaimana pembukaan perdana rumah pelelangan anggrek putih itu.


Xu Zao Yi sudah menyuruh orang untuk menyebar surat undangan ke berbagai sekte di wilayah Kekaisaran Ming! Undangan itu terbuka untuk semua sekte dari kecil sampai besar di tambah keluarga bangsawan dan termasuk keluarga Kekaisaran Ming.


Karena pembukaan perdana rumah pelelangan anggrek putih akan segera di laksanakan waktu-waktu dekat ini.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2