
\=Chapter 254. HANYA SEBUAH JUMLAH\=
\=
\=
Ribuan pasukan dari sekte Wuhan menggemparkan wilayah Kekaisaran Ming bagian selatan, hanya melihat pasukan sekte Wuhan yang bergerak menuju ke arah kediaman keluarga Wei, pasukan Kekaisaran Ming yang berdiam di kota kecil maupun besar mencoba menghentikan dengan cara saling berbicara.
Namun mereka semua langsung di bungkam oleh Yan Yin, sehingga mereka hanya bisa diam lalu berusaha melapor kepada Kekaisaran Ming dengan cepat! Agar bisa mencegah keberutalan yang akan terjadi setelahnya.
Karena pasukan itu begitu besar sehingga pergerakan mereka sangatlah lambat, sehingga sudah setengah hari bergerak belum juga mencapai Kediaman keluarga Wei.
*
Di kota kecil yang berbatasan langsung dengan wilayah kekuasaan keluarga Wei, dua kuda coklat sedang berlari begitu kencang.
Dua orang yang sedang mengendarai kuda coklat dan besar itu menggunakan penutup kepala, sehingga hanya terlihat dua bola matanya saja.
"Bagaimana ini, ternyata bener apa yang di perkirakan kepala sekte Xu! Bahwa sekte Wuhan tidak akan tinggal diam." ucap seseorang yang ada di salah satu kuda coklat yang sedang berlari kencang.
"Ya, untunglah kepala sekte Xu mengutus kita untuk memata-matai pergerakan mereka! Jika tidak, maka kita tidak akan tahu serangan besar yang datang sekarang!" jawab orang yang lainya.
Sambil mereka mengobrol dua kuda coklat itu tetap berlari kencang menelusuri jalan umum, meninggalkan debu di belakang sana! Karena jalan yang di lalui sepi, mereka berani berbicara dengan keras.
"Kau bilang ini untung? Untung dari mana, ini sama saja kita sudah di prediksi mati hari ini. Jika boleh memilih lebih baik serangan ini datang tiba-tiba tanpa kita ketahui, sehingga kita tidak tertekan dari sekarang!" ucap orang yang berbicara pertama.
"Ya bisa di katakan untung, karena kita bisa membujuk kepala sekte Xu untuk mundur selagi ada waktu!"
"Semoga saja kepala sekte Xu,mau mendengar nasehat kau!" ucap temannya namun dengan suara ketus, karena dia berpikir bahwa temannya mengganggap hal ini mudah.
"Ya kan, perlu kita coba!" kawannya mencoba menjelaskan apa maksud dirinya yang sebenarnya.
"Sudahlah, lebih baik kita percepat perjalanan ini!"
Akhirnya mereka tidak ingin meneruskan perdebatan yang tidak bermanfaat itu, karena meskipun mereka terus berdebat tidak akan menemukan solusinya.
Dua orang itu adalah mata-mata, yang di kirim Xu Wuzao untuk mengamati pergerakan sekte Wuhan selanjutnya! Namun setelah mengetahui bahwa sekte Wuhan akan menyerang dengan ribuan orang, mereka berdua langsung bergegas kembali.
__ADS_1
Hingga akhirnya mereka berdebat di jalan seperti itu, karena ingin yang terbaik bagaimana caranya lolos dari masalah besar seperti ini.
Bagaimana mereka berdua tidak panik, di sekte anggrek putih keseluruhan anggota saja tidak lebih dari 400 anak murdi! Itu pun yang paling banyak anak baru, sedangkan di kediaman keluarga Wei sekarang hanya ada puluhan pasukan dan murid elit! Sedangkan lawan membawa ribuan pendekar, maka jika menggunakan logika mereka akan mati konyol bahkan sekte anggrek putih akan tersisa tinggal nama belaka.
*
*
*
Beberapa jam telah berlalu, dua kuda coklat itu sudah memasuki hutan yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei, mereka makin mempercepat lari dari binatang itu.
Semakin dekat ke kediaman keluarga Wei, mereka berdua semakin berdebar! Karena tidak tahu akan di mulai dari mana mereka akan melaporkan keadaan gawat ini.
Setelah sampai di halaman depan kediaman keluarga Wei, kuda itu langsung di berhentikan dengan mendadak hingga kedua kuda itu langsung menekan keempat kakinya kuat-kuat ke tanah, sambil meringkik kuat-kuat! Setelah berhenti langganan mengangkat kaki depannya tinggi-tinggi.
Kedua orang itu langsung melompat, lalu berlari kencang tanpa memikirkan kuda yang baru saja di jadikan tunggangan. Keduanya langsung lari ke dalam kediaman, untuk segera menemui kepala sekte Xu maupun yang lain.
*
Xu Wuzao sedang berbicara berdua dengan Li Yian, Xu Wuzao ingin membicarakan kemajuan tingkat kultivasi miliknya! Sehingga dia hanya ingin berbicara empat mata dengan Li Yian saja.
"Nak Li Yian, sejauh ini peningkatan Energi Qi milik ku, masih sangat sedikit apa yang terjadi?" tanya Xu Wuzao.
"Hemm, tingkatan kultivasi sangat banyak dan satu tingkatan kecil saja sangat sulit untuk di tembus! Hampir sama seperti tingkatan pendekar." jawab Li Yian.
"Heemmm, sudah ku duga! Apa aku sudah masuk dalam tingkatan itu?" tanya Xu Wuzao kembali.
"Belum, tapi anda pak tua! Sudah memasuki pendekar tingkat dewa." ucap Li Yian mencoba memberikan sedikit gambaran.
"Apa, tingkatan pendekar sang legenda itu?" kejut Xu Wuzao mendengar jawaban Li Yian.
Dirinya hafal betul, tingkatan pendekar bahwa jika sudah masuk ke tingkat pendekar suci tahap puncak! Maka seseorang tidak bisa naik lebih tinggi, kecuali dengan berkah dari dewa.
Yang di maksud berkah dari dewa di buku sejarah adalah Energi Qi, karena Energi itu berasal dari alam langit! Yang di artikan sebagai berkah dari dewa.
"Yaa...!"
__ADS_1
Darr..darr..darr..!
Suara Li Yian langsung terpotong oleh, gedoran pintu yang sangat keras dari luar lalu di susul suara gugup dari luar meminta izin masuk dengan sedikit paksakan.
"Kepala sekte Xu, berita gawat! Biarkan kami masuk untuk mengabarkan berita ini!" suara keras dari luar pintu.
Xu Wuzao hanya menatap dengan tajam, karena dia sudah memberikan pesan jangan ada yang menggangu pembicaraan dirinya dengan Li Yian.
Akhirnya Li Yian langsung bangun dari duduknya, lalu membuka pintu ruangan itu dengan cepat tanpa minta persetujuan Xu Wuzao.
Ceklaak..!
Saat pintu di buka dua orang dan Xu Zao Yi, langsung masuk! Xu Zao Yi hanya berdiri di belakang tanpa berniat berbicara.
"Cepat, berita gawat apa? Jelaskan." ucap Xu Wuzao.
"Maaf kepala sekte Xu, ternyata apa yang anda perkiraan benar! Sekte Wuhan menyerang kembali." ucap salah satu dari orang yang bertugas memata-matai pergerakan sekte Wuhan.
"Tapi berita gawatnya! Sekte Wuhan membawa ribuan pasukan banyaknya!" ucap mata-mata yang lain.
Deg..!
Xu Wuzao terkejut dengan berita yang di dengar kali ini, sehingga wajah dirinya langsung sedikit memucat.
"Apa ribuan pasukan?" tanya Xu Wuzao.
Hening seketika, karena mereka bingung ingin menjelaskan dari mana dulu tentang masalah ini terhadap Xu Wuzao.
Sedangkan Li Yian mendengar itu hanya bersikap biasa saja, dirinya tidak takut sama sekali dengan ribuan orang! Apalagi setelah menerobos ranah Dewa Kaisar tahap pemula, jika hanya mempunyai kekuatan setara saat dirinya di kehidupan pertama saja, Li Yian juga tidak takut.
"Itu kan, hanya sebuah jumlah!" celetuk Li Yian memecahkan keheningan setelah pertanyaan dari Xu Wuzao, karena tidak ada yang berani menjawabnya, namun ucapan Li Yian membuat Xu Wuzao, Xu Zao Yi dan dua orang itu langsung terdiam tidak tahu harus berkata apa.
Mereka berempat memandang Li Yian dengan tatapan yang aneh, apa lagi dua mata-mata yang di tugaskan oleh Xu Wuzao, mereka tidak begitu mengenal Li Yian sehingga seperti terdengar sebuah lelucon.
Namun keduanya tidak berani berbicara untuk menghardik maupun menjawab ucapan Li Yian itu di hadapan Xu Wuzao dan Xu Zao Yi secara langsung.
\=
__ADS_1
\=
...