
\=Chapter 047. MENYERAP INTI KRISTAL SILUMAN BERRACUN\=
\=
\=
Li Yian memandang gadis kecil nan lusuh itu sedikit iba, dia langsung mengambil roti daging satu lagi dan memberikan pada gadis kecil itu.
Padahal dirinya dan gadis kecil itu hanya terpaut beberapa tahun saja tapi pertumbuhan gadis kecil itu seperti begitu terhambat.
"Makan lah, bagaimana bisa kau jualan makanan justru kelaparan!" ucap Li Yian sambil menyodorkan roti itu pada gadis kecil itu.
"Kakak tapi aku tidak punya uang! Roti ini milik toko itu, sehingga aku tidak berani memakannya!" jawab gadis kecil itu dengan suara yang sendu dan air mata yang menggantung pada celah matanya.
"Makanlah aku yang akan bayar!"
Lalu dengan cepat Li Yian menyerahkan roti daging itu pada gadi kecil, gadis kecil itu pun menerima dengan senang! Karena dirinya belum makan apapun seharian.
"Baiklah adek aku borong semua rotimu! Berapa harga semuanya?" Li Yian ingin membantu sedikit.
"Semuanya?" tanya gadis itu tidak bisa percaya.
"Iya!" jawab Li Yian singkat.
"Semuanya 5 keping koin perak kakak!" jawab gadis kecil itu dengan berbinar tampak dari kilatan matanya karena sangat senang.
"Ini, uangnya!" Li Yian menyerahkan sekantong koin emas pada anak kecil itu.
"Pulanglah, roti ini bisa di bawa setengahnya kembali!"
"Terimakasih, kakak!" setelah itu dia bergegas lari untuk kembali ke rumahnya.
Gadis kecil itu tidak tahu bahwa dirinya di berikan sekantong koin emas, yang dia kira di berikan uang seperti yang di ucapkan tadi olehnya.
Li Yian hanya bisa membuang nafas panjang karena dirinya mengerti, jika orang itu tidaklah kuat maka akan di rendahan! Bahkan di injak oleh orang lain. Tapi untuk terjun ke dunia persilatan jalan itu penuh darah dan rintangan sehingga orang jarang mengambilnya.
Kini hari semakin sore, dia berjalan sambil memakan roti daging yang di ambil beberapa dari gadis kecil itu.
Lampion di pinggir jalan dan di pertokoan sudah menyala! Sehingga membuat suasana kota semakin hangat meskipun udara semakin dingin, menemani suasana malam Li Yian di kota Kekaisaran Ming! Bahkan kepadatan pengunjung kota masih saja tetap bertahan keramaiannya.
*
*
__ADS_1
*
Kini Li Yian kembali ke penginapan, setelah sampai di kamar yang di pesan oleh Xu Wuzao dia melihat pak tua itu sedang makan sendirian.
"Nak kau sudah pulang, makanlah!" ujar Xu Wuzao pada Li Yian yang kini sedang melangkah mendekati meja makan.
"Terimakasih pak tua! Apa urusan anda sudah selesai?" tanya Li Yian sambil mengambil tindakan untuk duduk di bangku seberang dari Xu Wuzao di sana.
"Belum, masih ada beberapa! Mungkin memakan waktu 3 hari kedepan!"
"Apa setelah ini anda akan langsung pergi ke sekte anggrek putih kembali!" Li Yian kembali bertanya sambil memakan makan yang sudah tersedia di meja itu.
"Apa kau akan ikut bersama ku kembali ke sana! Jika iya aku sangat mengharapkan!" Xu Wuzao langsung tersenyum di sela mengunyah makanan yang ada di mulutnya.
"Ya, boleh! Tapi aku hanya akan tinggal beberapa hari saja! Ada sesuatu yang ingin aku berikan pada anda!" jawab Li Yian.
"Kenapa tidak tinggal sampai waktu kompetisi tiba saja! Agar kau bisa beradaptasi dengan rekan tim mu nantinya nak!" keluh Xu Wuzao mendengar Li Yian hanya akan tinggal beberapa hari saja.
"Itu urusan mudah!" Li Yian mengabaikan sepenuhnya.
Obrolan mereka terus berlanjut sampai mereka selesai makan malam yang di sediakan oleh penginapan tersebut.
Xu Wuzao tidak menanggapi serius ucapan Li Yian yang akan memberikan sesuatu, dia menganggap anak kecil itu sudah memiliki apa? Karena hanya dengan keluar sekte kurun waktu beberapa bulan.
Xu Wuzao mengizinkan, karena dia tahu bahwa pendekar muda itu harus sering dan giat berlatih! Malahan dirinya senang melihat Li Yian yang sedari dulu giat sekali berlatih beladiri, dia memikirkan bagaimana bisa begitu lama 3-4 hari tapi dia tidak ingin tahu lebih lanjut.
Kini Li Yian berada di kamar dan mengambil inti kristal siluman kalajengking, lalu melakukan meditasi untuk menyerap inti itu dengan kekuatan tenaga dalamnya.
Baru beberapa lama menyerap energi yang terkandung dalam inti kristal siluman itu, butir keringat muncul di dahi Li Yian hingga lama ke lamaan sekujur tubuh Li Yian di banjiri keringat sendiri.
Padahal dalam keadaan meditasi, tapi paras Li Yian menahan rasa sakit yang begitu berat sehingga suara erangan halus terdengar dari mulut Li Yian.
*
4 Hari berlalu dengan cepat.
Li Yian membuka matanya dengan sangat perlahan, mata yang tadinya tajam dan menusuk kini lebih tajam lagi.
Keringat di sekujur tubuh Li Yian hingga mengering seperti menggumpal berwarna putih kebiruan karena dirinya melakukan meditasi panjang.
"Ya ampun tubuh ku begitu bau!" gumam Li Yian setelah mencium bau tidak sedap yang keluar dari tubuhnya.
Karena hal itu dirinya bergegas menuju ke tempat mandi untuk membersihkan dirinya dengan cepat, setelah selesai dia mengganti pakaian yang dirinya punya.
__ADS_1
Li Yian langsung keluar kamar karena merasakan perutnya begitu lapar, bahkan dia tidak mengerti dirinya melakukan meditasi berapa lama.
"Nak kau sudah selesai melakukan meditasi! Cepat makan, sudah empat hari tanpamu makanan di sini tidak pernah habis!" Xu Wuzao langsung memanggil Li Yian.
Tanpa memikirkan apapun Li Yian langsung menyantap makanan itu dengan lahap dan cepat, bahkan dirinya tidak menjawab ucapan Xu Wuzao barusan.
Sampai selesai makan barulah dia bernafas lega.
"Huff, kenapa melakukan meditasi begitu lapar?" gumam Li Yian setelah menenggak habis minum dalam cawan yang di sediakan.
"Pak tua, anda bilang aku sudah meditasi selama empat hari?" Li Yian baru merespon ucapan Xu Wuzao beberapa waktu lalu.
"Benar nak kau meditasi cukup lama metode meditasi apa yang kau gunakan?" Xu Wuzao cukup penasaran, karena baru melihat anak berusia 13 tahun lebih mempraktekkan meditasi begitu lama, padahal sebelumnya dia tidak menganggap serius ucapan Li Yian.
"Aku melakukan meditasi biasa, itu hanya menyerap inti siluman saja!" Li Yian menjawabnya dengan entang sambil bersandar di kursi yang cukup nyaman.
Xu Wuzao menjatuhkan sumpit di tangannya, dia tidak begitu percaya dengan apa yang di dengar dirinya saat ini.
"Kau menyerap inti siluman?" tanya Xu Wuzao masih berusaha untuk meyakinkan dirinya.
"Ya aku menyerapnya dan inti siluman itu sangat beracun!" Li Yian masih tidak sadar bahwa dirinya mengagetkan Xu Wuzao.
"Kau benar-benar mengejutkan nak!" Xu Wuzao tidak ingin bertanya lebih lanjut karena dirinya mengerti bahwa siluman yang memiliki inti kristal yang bisa di serap melebihi 8.000 tahun.
Sedangkan di bawah itu jika siluman yang belum memilih bentuk manusia dan belum berumur 8.000 tahun inti itu akan pecah bersama nyawa siluman itu.
"Siang ini aku akan segera pulang ke sekte anggrek putih, aku sudah terlambat menunggumu satu hari! Lebih baik percepat!" Xu Wuzao sudah selesai memakan makanannya.
"Baiklah, aku ikut apa kata anda saja pak tua!" jawab Li Yian.
"Nak di ibukota Kekaisaran Ming sedang terjadi berita heboh dua hari belakangan ini! Apa kau tidak ingin dengar?" Xu Wuzao ingin memberi tahu Li Yian karena dia mengasingkan diri pasti tidak mengetahui berita beberapa hari yang lalu.
Li Yian menantikan itu, dan dia sudah bisa menebak berita apa yang akan menghebohkan kota Kekaisaran Ming bahkan sampai ke ibukota pasti berita yang besar.
\=
\=
Bantu LIKE'👍 Kaka.
Terimakasih.
...
__ADS_1