
\=Chapter 152. ALIANSI RESMI\=
\=
\=
Li Yian dan gadis mungil sampai di rumah bordil, gadis itu berjalan berhenti di depan pintu utama. Lalu menengok ke samping di mana Li Yian berdiri.
"Li Yian, di sini aku pernah melihat ciri-ciri orang yang kau cari itu!" ucap gadis mungil.
"Di sini yah. Bagaimana aku mengucapkan terimakasih terhadap mu? Karena sudah membantu ku!" ucap Li Yian.
"Ahh, beli saja manisan yang aku jual ini!" gadis mungil itu langsung menyodorkan keranjang itu ke hadapan Li Yian.
Li Yian berpikir sesaat, lalu merogoh saku bajunya dan mengeluarkan beberapa keping emas dan menyodorkan ke pada gadis mungil itu.
"Berapa yang aku dapat dengan koin beberapa keping ini?" tanya Li Yian.
"Oh, itu sangat banyak! Malah bisa membeli ini semua." ucap gadis itu ke pada Li Yian.
"Baiklah, aku ambil beberapa saja! Terimakasih atas bantuannya." jawab Li Yian, lalu mengambil beberapa tanghulu setelah itu Li Yian langsung masuk ke dalam rumah bordil dengan cepat.
Gadis mungil itu hanya mengangkat bahu rampingnya, lalu dia segera pergi dari sana dengan berjalan santai.
Li Yian masuk ke dalam rumah bordil, di sana masih sangat sepi. Karena masih sangat pagi jadi orang-orang masih tidur.
Li Yian berdiri di ruangan depan, dari dalam ruangan dalam datang penjaga keamanan, dia langsung menghampiri Li Yian.
"Tuan, apa yang anda cari di pagi hari seperti ini? Jika di pagi hari seperti ini orang-orang masih beristirahat." ucap penjaga keamanan rumah bordil itu.
"Aku mencari orang yang bernama Baba Yaga, apa dia sudah tinggal di sini selama dua hari ini?" tanya Li Yian langsung ke intinya.
"Laki-laki bernama Baba Yaga, yang sudah tinggal selama dua hari di sini? Sebentar aku periksa dulu tuan!" jawab penjaga keamanan.
Lalu dia langsung pergi ke tempat penerimaan tamu, dia di sana untuk melihat daftar tamu!. "Sebentar tuan, aku cari dulu karena cukup banyak laki-laki hidung belang yang menginap di rumah bordil seperti ini, jangankan dua hari selamanya juga ada!" ucap penjaga keamanan itu sambil memeriksa daftar tamu.
"Ada yang selamanya, orang seperti apa itu?" Li Yian cukup penasaran.
"Seperti aku, karena aku tinggal di sini selamanya!" ucap penjaga keamanan itu sambil tersenyum bangga.
"Cih, pria mesum yang keterlaluan!" keluh Li Yian di benaknya.
"Ahh, ada tuan! Orang yang anda cari ada di ruangan bulan, ruang VVIP!" penjaga keamanan rumah bordil sedikit terkejut.
__ADS_1
Karena biasanya ruangan VVIP, hanya di pakai oleh beberapa keluarga kaya seperti keluarga bangsawan tingkat bawah saudagar kaya. Itu juga hanya beberapa jam saja karena sewa di sana sangat mahal, apa lagi mendapatkan hak istimewa. Karena bisa memilih wanita mana saja yang ada di rumah bordil itu.
"Antar aku ke sana!" Li Yian ingin segera menemu Baba Yaga dengan cepat.
"Baik tuan, mari ikut aku ke sana!" ajak penjaga keamanan itu.
Sambil berjalan, dia terus memikirkan seberapa kaya orang yang menyewa kamar bulan itu! Dan berasal dari keluarga mana, karena dia belum pernah mendengar nama Baba Yaga sebelumnya.
Li Yian mengikuti penjaga itu ke lantai dua, setelah melewati beberapa lorong dan kamar akhirnya mereka sampai di depan pintu besar di sana tertulis, ruangan bulan.
Penjaga itu tidak berani mengetuk pintu itu, akhirnya Li Yian maju dan mengetuk dengan cukup keras.
Setelah mengetuk pintu beberapa kali, kali Li Yian langsung berucap cukup keras.
"Teman, apa kau di dalam?" bentak Li Yian di balik pintu.
Di dalam kamar, Baba Yaga yang sedang tidur hanya mengenakan celana, langsung bangun karena mendengar suara dari Li Yian yang sangat di kenal.
Dia dengan cepat membuka pintu besar itu, setelah di buka di luar pintu Li Yian sudah berdiri tegak.
"Kapan kau akan kembali teman, ini sudah dua hari! Waktunya kita bekerja!" ucap Li Yian setelah melihat Baba Yaga di hadapannya.
Mendengar ucapan Li Yian, Baba Yaga langsung kaget bukan main.
"Apa, ternyata sudah dua hari lamanya aku di sini? Maaf saudara Li, aku lupa akan hal itu!" jawab Baba Yaga sambil garuk-garuk kepalanya.
"Cepat kita haru bergegas!" ucap Li Yian, lalu dia segera kembali ke depan menunggu Baba Yaga membersihkan diri.
Sora hari di kediaman keluarga Bao.
Yang kini sudah bukan lagi keluarga besar, karena seluruh keluarga Bao sudah tidak ada.
Bahkan Bao An mengundurkan diri sebagai keluarga bangsawan dari kota Kekaisaran Tang, dia mengundurkan diri satu hari yang lalu! Itu membuat Keluarga Kekaisaran sangat terkejut.
Kini keluarga Bao bukan lagi keluarga bangsawan, melainkan keluarga biasa! Namun aset yang di milikinya tetaplah milik Bao An semuanya, karena hanya dia satu-satunya yang tersisa dari keluarga Bao.
Di kediaman besar itu.
Para kepala kelompok dan anggota elitnya sudah berkumpul di sana, di tengah ruangan itu ada meja besar duduk enam orang yang tidak lain adalah kepala kelompok informasi bayaran, yang di pimpin oleh Bao An.
Kini kediaman itu sudah di jadikan markas besar mereka, dengan persetujuan dari Bao An.
"Apa orang yang kita tunggu sudah datang?" ucap Bao An, sebagai pemimpin mereka kepada Yin Shen dan yang lainya.
__ADS_1
"Seharusnya sebentar lagi ketua!" jawab Yin Shen dengan tenang.
"Baiklah!" jawab Bao An.
Mereka menunggu sebentar, lalu benar saja dari luar anggota informasi bayaran membawa dua orang yang tidak lain adalah Li Yian dan Baba Yaga.
"Selamat datang kembali di kediaman ini tuan Li Yian dan tuan Baba Yaga!" ucap Bao An yang sudah berdiri dan menyambut mereka.
Semua orang ikut berdiri, karena mengikuti pemimpin mereka untuk menyambut tamu yang di tunggu.
Setelah sambutan kecil, Li Yian dan Baba Yaga duduk bersama mengelilingi meja besar itu.
"Bagaimana, apa permintaan ku di terima pada waktu itu?" ucap Li Yian setelah duduk tanpa basa-basi lagi.
"Ya, anda bisa lihat sendiri kan! Kalian berdua masuk ke dalam kediaman ini dengan aman!" jawab Bao An.
"Aku sangat terkejut!" jawab Li Yian.
"Begitu juga aku tuan Li Yian! Bagaimana ini apa kita sekarang sudah menjadi aliansi resmi?" tanya Bao An.
"Sepakat, aku setuju akan hal itu!" jawab Li Yian dengan yakin.
Akhirnya mereka berdua saling jabat tangan, karena sudah sepakat dengan beraliansi.
"Akhirnya, aku tidak perlu mengendalikan keluarga Bao seperti yang di rencanakan Baba Yaga sebelumnya!" ucap Li Yian di benaknya.
"Maaf tuan, jika boleh tahu. Siapa nama tuan sebenarnya?" tanya Li Yian karena belum mengetahui nama Bao An.
"Aku Bao An, maaf karena tidak memperkenankan lebih awal!" jawab Bao An.
"Sudah ku duga, anda berasal dari keluarga Bao! Jika tidak maka tidak mungkin Kekaisaran Tang melepaskan semua milik keluarga Bao terhadap orang luar!"
Obrolan mereka terus berlanjut, kini sambil minum bersama.
Di pojok ruangan, ada salah seorang berdiri di sana mengikuti penyambutan itu, dia adalah salah satu anggota elit dari kelompok informasi bayaran.
"Jadi Li Yian adalah orang yang di tunggu ketua, sebagai tamu istimewa. Bahkan kedudukannya setara dengan ketua dengan umur semuda itu, yang hanya seumuran dengan ku? Dia orang yang hebat!" ucap orang itu di benaknya.
Dia terus memperhatikan Li Yian dan Baba Yaga dari kejauhan.
\=
\=
__ADS_1
...