
\=Chapter 190. KEMARAHAN TETUA BALAI MURID\=
\=
\=
Braaakk..!
Suara gebrakan meja terdengar nyaring, tetua balai murid menggebrak meja pertemuan cukup kuat, lantaran dia marah.
"Tidak bisa seperti ini kepala sekte Xu! Anda membahayakan nyawa kami semua, jika mengambil keputusan seperti ini!" bentak tetua balai murid setelah menggebrak meja dan berdiri dari kursinya.
Tetua balai murid ingin marah seperti ini sejak di adakan pemilihan dari anak berbakat sekte anggrek putih, untuk mengikuti kompetisi generasi muda Kekaisaran Ming. Karena anggota keluarga dirinya yang di anggap berbakat, malah di singkirkan hanya gara-gara Li Yian.
Padahal Li Yian di anggap oleh tetua balai murid adalah berandalan cilik, sudah sangat geram dirinya selama ini akibat ulah Li Yian.
Karena di pelopori oleh Li Yian, banyak anak murid yang bolos pelajaran di kelas dan pelajaran sastra yang di pimpin oleh dirinya.
Di tambah laporan murid yang membangkang dirinyalah yang menerima pendataan, sedangkan Li Yian adalah anak yang paling banyak melakukan hal bodoh itu, dia membolos dari kelas.
Setiap Ca Wen ingin menghukum Li Yian, Xu Wuzao selalu melindungi! Sehingga dia tidak bisa berbuat banyak.
Untuk saat ini lah, dia mempunyai peluang besar dengan menumpahkan kemarahan dirinya yang sudah bertumpuk bagikan gunung.
"Aku tidak ingin nyawa keluarga ku menjadi taruhannya, karena ketidak mampuannya anda memimpin sekte ini!" suara itu cukup kerasa.
Sampai para tetua lainnya langsung terkaget, mereka mendengar keputusan dari kepala sekte Xu cukup setuju! Jika menghukum Li Yian dengan di pertontonkan ke publik maka sekte anggrek putih di anggap takut terhadap salah satu keluarga bangsawan tersembunyi.
Meskipun mereka di kabarkan kuat, namun untuk tunduk, para tetua lainnya tidak ingin.
Xu Wuzao langsung bangun dari duduknya, dia memandang Ca Wen dengan tatapan tajam! Karena menurut Xu Wuzao, Ca Wen sudah keterlaluan. Padahal hanya karena kondisi seperti ini saja.
"Tetua Wen, anda ingin merendahkan sekte anggrek putih ini, hanya demi nyawa yang anda miliki? Jika seperti itu, keluar lah dari sekte dan bersembunyi bersama keluarga anda tetua Wen, agar nyawa anda aman! Sekte anggrek putih tidak membutuhkan seorang pengecut!" ucap Xu Wuzao karena sudah cukup marah.
Di saat marah seperti itu, kendali dirinya terhadap tekanan Energi Qi yang di milikinya tidak bisa terkontrol.
Akhirnya merembes keluar, meskipun Energi Qi Xu Wuzao masih sangat kecil namum cukup membuat semua tetua di sana seperti tercekik sesuatu dan seperti ada yang menekan terhadap diri mereka masing-masing.
"Kepala sekte Xu, kendalikan diri anda!" ucap Xu Zao Yi yang berdiri paling dekat dengan Xu Wuzao.
Dia yang paling merasakan dampaknya, sehingga mengingatkan Xu Wuzao untuk tenang sambil sedikit memohon.
__ADS_1
Akhirnya Xu Wuzao bisa mengendalikan dirinya kembali, setelah amarah di hatinya sudah mulai mereda.
Beberapa dari tetua langsung berkeringat di dahinya termasuk Ca Wen, karena dia adalah tetua terlemah yang ada di sekte anggrek putih bersam Wang Yao.
Ca Wen langsung berkeringat dingin, namun dia sudah marah, akhirnya langsung memutuskan.
"Baiklah, aku akan keluar dari sekte anggrek putih ini, lebih baik aku bergabung dengan sekte lain! Dari pada harus mempertaruhkan nyawa." ucap Ca Wen.
Dia tanpa memberikan hormat dengan yang lain, apalagi terhadap Xu Wuzao melainkan langsung pergi keluar ruangan begitu saja.
"Tetua Ca Wen, tunggu lah sebentar!" ucap Wang Yao mencoba menghentikan itu dan ingin mencairkan suasana.
"Tetua Wang, biarkan saja dia! Sekte anggrek putih tidak membutuhkan pendekar pengecut sepertinya!" ucap Xu Wuzao.
Dia langsung duduk kembali, karena dia sudah merasa baikan dalam amarahnya! Lalu dia memandang ke sekeliling.
"Apa ada yang keberatan dengan keputusan ku barusan?" tanya Xu Wuzao kepala semuanya.
"Tidak ketua sekte Xu!" jawab mereka hampir serempak.
"Menurut ku juga seperti itu, jika kita menunjukkan bahwa sekte anggrek putih takut dengan keluarga bangsawan, maka kapan sekte kita ini akan berkembang?" ucap tetua balai misi.
Dia adalah tetua perempuan satu-satunya di sekte anggrek putih ini, namun mendengar keputusan Xu Wuzao Ding Chie sangat setuju.
Mereka akhirnya melanjutkan obrolan, apa saja yang perlu di persiapkan untuk menghadapi keluarga bangsawan Wei, yang termasuk keluarga bangsawan tersembunyi.
*
*
*
Pertemuan para tetua akhirnya selesai.
Mereka akhirnya memutuskan, pertama memilih tindakan untuk mengantarkan Wei Zue bersama dua pemuda yang ternyata adalah pelayan setia dari Wei Zue.
Mengantarkan Wei Zue untuk kembali ke keluarga Wei, di pimpin langsung oleh Xu Wuzao! Dia lebih memilih menunda pelatihan kultivasi.
Apalagi para tetua lainnya di sarankan oleh Xu Wuzao untuk meningkatkan pelatihan mereka masing-masing, Xu Wuzao membagikan herbal langka yang di berikan oleh Li Yian kepada semua tetua.
Awalnya para tetua sangat kaget, karena kepala sekte Xu begitu banyak memiliki sumberdaya namun baru sekarang dia keluarkan.
__ADS_1
Setelah penjelasan cukup panjang Xu Wuzao, akhirnya para tetua dapat memahami.
Beda halnya dengan Ca Wen, dia keluar bersama keluarganya dengan cepat, untuk kembali ke kediaman lama miliknya karena memutuskan keluar dari sekte anggrek putih dan melindungi nyawanya.
Xu Wuzao tidak memikirkan itu semua, dia lebih memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya dari pada menahan kepergian Ca Wen.
*
*
*
Dua hari telah terlewat.
Xu Wuzao dan beberapa murid elit sekte anggrek putih masih dalam perjalanan untuk mengantar Wei Zue.
Karena letak sekte anggrek putih dan kediaman keluarga Wei sangat jauh, sehingga mereka membawa beberapa kereta kuda.
Wei Zue sedang duduk di kereta kuda bersama dengan Xu Wuzao dan salah satu murid elit.
'Awas saja kau Li Yian, akan ku buat kau membayar ini!' ucap Wei Zue di benaknya.
Dia sudah beberapa hari ini cukup marah dengan Li Yian, Wei Zue berpikir bahwa jika dirinya memberitahukan siapa sebenarnya dia, Xu Wuzao akan menghukum Li Yian, setidaknya akan di buat cacat satu lengan dan satu kakinya.
Namun pemikiran Wei Zue berbeda dengan kenyataannya, sehingga setelah dia pulang, berniat mengadu terhadap keluarga Wei.
Kondisi lengan Wei Zue masih di balut tanah liat dan di bungsu oleh campuran obat-obatan agar sel-sel daging dan kulitnya menyatu lagi dan tidak busuk.
Dendam Wei Zue sangat besar terhadap Li Yian kali ini, karena setiap dia menggerakkan lengan kanannya yang hancur, terasa begitu ngilu dan menyakitkan.
Wei Zue melirik ke arah Xu Wuzao, dia kini menjadi benci juga terhadap Xu Wuzao! Karena lebih membatu Li Yian dari pada dirinya, di tambah saat dia tahu bahwa Li Yian anak angkat Xu Wuzao.
'Xu Wuzao kau akan mati setelah sampai di kediaman keluarga Wei!' ucap Wei Zue di benaknya.
Dia langsung tersenyum misterius di bibirnya, entah apa yang akan di lakukan Wei Zue terhadap Xu Wuzao dan beberapa murid elit sekte anggrek putih nantinya.
\=
\=
..
__ADS_1
Awal pekan update 3 chapter yah, semoga menghibur.