Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
153 = JUMLAH BESAR KELOMPOK SABIT TUNGGAL BERGERAK


__ADS_3

\=Chapter 153. JUMLAH BESAR KELOMPOK SABIT TUNGGAL BERGERAK\=


\=


\=


Li Yian dan Baba Yaga masih mengobrol dengan santai dengan pemimpin kelompok informasi bayaran dan ke lima kepala kelompok, mereka di sana sambil makan dan minum.


Kini Li Yian bertanya banyak mengenai informasi yang di ketahui oleh kelompok informasi bayaran, namun banyak pertanyaan Li Yian yang mengenai kelompok Sabit Tunggal tidak banyak yang di mengerti oleh kelompok informasi bayaran.


Karena kelompok Sabit Tunggal begitu tertutup, jangankan berbeda daratan, masih satu daratan saja kelompok mereka tidak banyak yang tahu.


Saat mereka sedang mengobrol dari pojok ruangan gadis mungil mendatangi meja yang ada di tengah-tengah ruangan.


"Jadi Li Yian dan temannya yang di undang ketua sebagai tamu terhormat, aku tidak pernah menyangka sama sekali!" ucap gadis itu setelah sampai di samping Li Yian.


Li Yian dan Baba Yaga menengok ke arah sumber suara, setelah menengok Baba Yaga kembali fokus makan dan minum. Namun kepala kelompok pertama langsung menegur gadis mungil itu.


"Qin Ling Su, bersikap hormat lah kepada tuan Li Yian dan tuan Baba Yaga!" ucapnya memperingati.


"Baiklah paman Qin Chen, maaf atas kelancaran ku! Tuan Li Yian dan tuan Baba Yaga." ucap Qin Ling Su.


Dia langsung membungkuk memberikan hormat kepada Li Yian dan Baba Yaga, karena sudah di tegur oleh pamannya sendiri, namun Baba Yaga mengabaikan karena fokus makan.


"Ahh, kau ternyata bernama Qin Ling Su! Terimakasih atas bantuannya saat itu, salam kenal." jawab Li Yian melambaikan tangan pada Qin Ling Su.


"Kalian sudah saling kenal ternyata?" tanya Qin Chen, dia tidak menyangka keponakan dirinya yang paling senang keluyuran bisa mengenal sosok hebat seperti Li Yian dan Baba Yaga.


"Benar tuan Qin Chen, kami bertemu pagi ini di kota Kekaisaran Tang bagian pusat, Qin Ling Su membantuku menemukan dia!" jawab Li Yian, sambil menunjuk ke arah Baba Yaga.


Baba Yaga di tunjuk Li Yian hanya melirik, lalu kembali melahap makanan yang ada di depannya.


"Ya Qin Ling Su adalah termasuk anggota elit dari kelompok pertama, kemampuan dia sangat bagus untuk menemukan orang!" ucap Baba An.


Dia hampir tahu semuanya dari kemampuan kelompok elit mereka, sehingga tiap-tiap anggota sangat pas bila di berikan tugas oleh dirinya.


"Pantas saja Qin Ling Su bisa menemukan Baba Yaga dengan cepat! Ternyata itu keahliannya benar-benar sangat luar biasa!" Li Yian langsung memuji Qin Ling Su di hadapan semua orang.


Pujian Li Yian membuat Qin Ling Su langsung tersipu malu, akhirnya dia berpamitan untuk kembali ke tempatnya semula.

__ADS_1


Jamuan dan perbicangan rencana kedepannya terus berlanjut, bahkan Li Yian ingin memberikan suplai herbal langka dengan harga yang pantas untuk pelelangan bulan sabit.


Karena pelelangan itu sudah di miliki olah kelompok informasi bayaran tentunya.


*


*


*


Dua hari sebelumnya di malam yang mulai gelap.


Suasana sudah cukup gelap di laut utara, tepatnya bagian paling utara daerah Kekaisaran Tang. Berlabuh kapal layar sangat besar.


Kapal itu berisikan kelompok Sabit Tunggal yang cukup banyak, jumlah mereka ratusan banyaknya.


Mereka di pimpin oleh dua pemimpin bersaudara sekaligus, mereka pemimpin ke 1 dan ke 2, karena pemimpin sabit tunggal berjumlah 3 bersaudara.


Sedangkan pemimpin yang ke 3 sudah di bunuh oleh tetua pertama keluar Bao, saat penyerbuan di malam berdarah.


Jumlah besar kelompok sabit tunggal bergerak karena sudah satu bulan lebih tidak menerima kabar dari adik seperguruannya, sehingga mereka khawatir dan membawa armada besar untuk membatu adiknya jika terjadi sesuatu.


Mereka bergerak dengan cukup hati-hati, meskipun kekuatan mereka sangat mengerikan namun jika tidak mengetahui tempat yang di pijak dengan pasti, mereka akan cukup kerepotan nantinya.


"Adik, apa benar kita sudah berada di wilayah Kekaisaran Tang?" ucap pemimpin pertama.


"Sudah kakak, meskipun sedikit melenceng tapi ini benar-benar wilayah Kekaisaran Tang!" jawab pemimpin ke dua.


"Bawa pasukan dan persediaan makanan kita, segera dirikan perkemahan di hutan ini! Setelah itu kita cari di mana letak keluarga Bao berada!" perintah pemimpin pertama.


Semuanya langsung bergerak, setelah mendengar perintah dari pemimpin mereka, mereka bergerak masuk lebih dalam ke hutan belantara bagian paling utara wilayah Kekaisaran Tang, setelah menemukan tempat yang cocok ratusan orang dari kelompok Sabit Tunggal langsung mendirikan kemah besar.


*


*


*


Di kediaman keluarga Yin, kembali ke waktu sekarang.

__ADS_1


Seseorang dengan cepat berlari ke dalam ruang kerja tetua pertama, dia terlihat seperti sangat terburu-buru.


"Tetua pertama, tetua! Ada berita penting!" ucap orang itu setelah berdiri di hadapan tetua pertama.


"Berita apa itu?" jawab tetua pertama ingin tahu.


"Tentang keluarga Bao yang musnah, beberapa hari yang lalu! Ini mengejutkan semua keluarga bangsawan, apa lagi kabar beredar bahwa hanya tersisa seorang yang selamat! Karena orang itu sudah di anggap mati sebelumnya."


"Cukup, kabarkan itu kepada pemimpin keluarga! Aku hanya butuh berita tentang Li Yian untuk sekarang." ucap tetua pertama.


Dia berpikir berita itu tidak cocok dengan dirinya untuk sekarang, karena sedang menyelidiki Li Yian.


Sehingga berita lain yang berhubungan dengan keluarga bangsawan lainnya, dia menyuruh serahkan kepada pemimpin keluarga.


"Pemimpin keluarga sudah mengetahui ini, baiklah jika tetua tidak ingin dengar lebih lanjut!" ucap bawahan tetua pertama karena ucapannya di potong tiba-tiba.


"Apa ada berita tentang Li Yian?"


Tetua pertama sangat ingin tahu Li Yian itu seperti apa, karena dia benar-benar orang yang sangat berani, bahkan di toko milik keluarga Yin saja berani bertindak gegabah terhadap Yin Zang. Apa lagi jika itu di luar kekuasaan keluarga Yin, Li Yian akan sangat berani untuk menginjak-injak harga diri dari keluarga bangsawan Yin.


"Untuk Li Yian, kami hanya menemukan bahwa Li Yian berasal dari Kekaisaran Ming! Dia berada di Kekaisaran Tang belum lama, umurnya memang masih sangat belia! Tapi entah tujuan dia masuk ke dalam Kekaisaran Tang belum di ketahui, dia tercatat sebagai pendekar pengelana saja!" ucap bawahan tetua pertama sambil menunduk.


"Aku hanya ingin tahu di mana dia sekarang, bukan penjelasan omong kosong seperti ini!" tetua pertama sudah tidak sabar.


Karena sebagai keluarga bangsawan, hanya mencari keberadaan tikus kecil sampai sangat kesulitan seperti ini.


"Maaf tetua pertama, Li Yian ini sangat sulit untuk di cari keberadaan dirinya! Padahal kami sudah melukiskan seketsa wajahnya dan mereka yang tersebar sudah mencari, tapi belum juga berhasil di temukan!"


Ucapan itu membuat tetua pertama Keluarga Yin semakin geram, bagaimana bisa Keluarga Yin tidak bisa melacak keberadaan Li Yian! Yang di konfirmasi bahwa Li Yian masih berada di kota Kekaisaran Tang, tapi seperti hantu yang tidak bisa di lihat.


"Tunjukkan seketsa wajahnya kepada ku, lalu tingkatan pencarian! Aku beri waktu hingga malam yang akan datang, jika belum di temukan kau tahu seperti apa aku ini!" ancam tetua pertama kepada bawahannya.


"Baik tetua pertama!" ucap orang itu mengambil gulungan di pinggangnya lalu dengan cepat menaruhnya di meja, setelahnya memberi hormat lalu segera berlalu saat melihat lambaian tangan tetua pertama.


"Li Yian, aku sangat penasaran dengan kau! Jangan buat aku kecewa nantinya." gumam tetua pertama Keluarga Yin.


\=


\=

__ADS_1


...


__ADS_2