Perjaka Untuk Janda

Perjaka Untuk Janda
Abang jahat ...


__ADS_3

Sudah lebih dari satu minggu Adi dan Kesy menjadi pasangan suami-istri. Kini mereka tengah menghabiskan waktu berbulan madu di Hawaii sesuai rencana Adi beberapa waktu lalu untuk membahagiakan wanita yang telah menjadi istrinya tersebut.


Mereka meninggalkan keluarga, yang merencanakan berlibur bersama di Dusseldorf sebelum memutuskan untuk kembali ke tanah air, dan menunggu kehadiran pengantin baru tersebut di kota kecil, yang merupakan tanah kelahiran Kesy. 


Kali ini, nuansa rumah tangga yang telah terbina hampir satu minggu itu semakin tampak berubah, bahkan Kesy merasakan satu kejanggalan tak biasa.


Bagaimana mungkin, seorang yang sudah halal menjadi pasangan suami istri, namun Adi sama sekali belum melakukan apapun sejak awal menikah dengannya.


Adi berubah, dia terlalu di sibukkan dengan dunia game onlinenya, di sela-sela istirahat siang juga malam.


Perlahan Kesy mendekati Adi yang tengah asyik dengan handphone pintarnya, dia duduk di pangkuan pria yang sudah sah menjadi suaminya tersebut, sambil merangkul leher kekar pria dingin itu.


"Abang kenapa? Kok kita kesini, malah sibuk dengan dunia sendiri. Bahkan Abang membiarkan Kesy untuk menghabiskan waktu dengan seorang pelayan."


Adi terdiam, dia meletakkan handphone miliknya diatas meja, yang berada di sebelah kirinya, memandangi wajah cantik wanita itu. Kali ini dia baru menyadari, bahwa dirinya sudah menikahi wanita bernama Kesy, bukan Laura.


Perlahan Adi mendekatkan wajah mereka, saling menatap satu sama lainnya.


"Apa yang kamu pikirkan? Maaf, mungkin Abang terlalu sibuk dengan pikiran sendiri. Abang minta maaf, yah ...?"


Kesy tersenyum sumringah, dia memperbaiki posisi duduknya, agar lebih intens diatas pangkuan pria yang masih kaku terhadapnya.


Wajah Kesy memerah malu, namun dia harus melakukan sesuatu agar Adi benar-benar dapat menerima kenyataan bahwa mereka sudah menikah dan saling membutuhkan saat ini.


Gadis kecil itu menyibakkan rambutnya yang panjang, membuka pengait penyanggahnya agar Adi lebih leluasa untuk menikmati sesuatu nantinya.


Adi menelan ludahnya sendiri, melihat keberanian Kesy diluar dugaannya.


"A-a-apa yang kamu lakukan? Apa kamu sudah siap melakukan hal ini? Abang takut jika kamu benar-benar hmm ... Eee ... Jujur Abang sangat menyukai wanita agresif seperti kamu, tapi hmm ..."


Kesy tak peduli, dia membuka penghalangnya di hadapan Adi, layaknya wanita penggoda. Beberapa kali gadis itu melihat galeri handphone milik suaminya itu, masih menyimpan foto-foto kemesraan bersama Laura sang mantan.


Sebagai wanita yang sudah resmi menjadi seorang istri, membuat Kesy lebih dulu menarik perhatian Adi untuk membuat pria mapan dan tampan itu jatuh hati padanya, sesuai anjuran salah seorang sahabat kuliahnya.

__ADS_1


"Apapun, akan Kesy lakukan demi merebut hati Abang ..."


Kesy mengecup lembut bibir Adi yang terasa sangat kering, mendekatkan tubuhnya agar pria itu tidak kaku diam mematung.


Sebagai pria normal, seperti lainnya ... Adi merespon sangat baik perlakuan Kesy padanya.


Perlahan dia menahan tengkuk gadis itu, untuk mellumat bibir manis Kesy perlahan dengan perasaan sayang.


Kesy terbuai, dia berteriak bahagia dalam hati, saat tangan Adi mulai menjalar bermain-main di sekitar tubuhnya yang sudah tidak mengenakan apapun.


Haus, mungkin bukan itu alasan Kesy telah berani melakukannya lebih dulu, melainkan rasa ketakutannya akan kehilangan Adi lah yang membuat gadis belia itu lebih agresif, tanpa mau memikirkan hal lain, selain ingin di perlakukan selayaknya seorang istri.


Adi menikmati semua sentuhan Kesy yang ada di hadapannya, perlahan gadis itu mengarahkan tangan kekar sang pilot ke punuk kenyalnya, yang tampak menginginkan sebuah sentuhan lembut dari pria itu.


Kesy melepaskan ciumannya, menatap sendu wajah Adi yang seketika mampu menghipnotis dirinya sebagai pria yang membutuhkan hal itu.


"Kenapa Abang enggak mau memulai lebih dulu? Apa Abang takut akan menyakiti Kesy ...?"


Perlahan tangan kekar itu menangkup wajah cantik Kesy, "Maafkan Abang, karena pikiran Abang sedang tidak fokus pada kita. Abang benar-benar minta maaf, sebenarnya kamu tidak perlu berbuat seperti ini, karena Abang akan melakukannya dengan sepenuh hati ..."


Kesy terdiam. Wajah cantiknya menunduk malu, berusaha beranjak dari pangkuan Adi yang belum menginginkannya saat ini.


"Maaf kan Kesy, Bang ..."


Akan tetapi, saat Kesy akan beranjak dari pangkuan suaminya, Adi justru meraih tubuh gadis itu ke ranjang peraduan mereka untuk pertama kalinya melakukan hal itu setelah seminggu menikah.


Adi yang sudah sejak tadi di buat gerah oleh sentuhan Kesy, langsung menikmati keindahan gundukan kembar yang tampak padat dan semakin membuat gemas.


Terakhir kali ia menyentuh tubuh Kesy saat di Dusseldorf, selanjutnya Adi tak mampu lagi untuk bermain-main setelah mendapatkan perlakuan kasar dari Zul, juga pertikaian hebat keluarga itu.


Meyakinkan Mama Eni yang tidaklah mudah, membuat Adi semakin frustasi karena harus menerima omelan sang Mama di seberang sana.


Kini, setelah keduanya resmi menjadi pasangan suami istri, justru mengalami satu perubahan yang tak biasa, membuat Kesy berfikir takut kehilangan Adi setelah mereka menikah.

__ADS_1


Kini yang terdengar hanya dessahan dan errangan manja dari bibir mungil Kesy, saat Adi mellumat bibir bawah milik Kesy yang mampu membangkitkan hasrat kelaki-lakiannya.


Kesy yang seolah-olah terbang, dan mabuk kepayang di buat oleh Adi, membuat tubuhnya meminta agar suaminya melakukannya ...


"Banghh ... Please ..."


Rintihan Kesy membuat Adi semakin gemas. Kali ini dia tidak memperdulikan apapun, termasuk Laura walau sesungguhnya masih terbayang akan nasib wanita yang sudah mengkhianati nya sebagai tunangan kala itu.


Adi naik keatas, kembali mellumat bibir seksi gadis yang sejak tadi memohon padanya, membuka paha gadisnya agar lebih nyaman, dan meletakkan satu kaki Kesy di atas bahunya.


Benar saja, Kesy kembali menjerit, saat penetrasi yang dilakukan Adi membuat dia sedikit terkejut, karena telah lama tak melakukannya dengan pria yang ada di atasnya kini.


"Banghh ..."


"Aaaagh Laura ..."


Kedua bola mata Kesy membulat, tubuh yang tadi bergairah seketika menolak untuk melanjutkan permainan panas mereka.


Adi yang tersadar dengan berontaknya Kesy, justru tak ingin mengehentikan gerakan pinggulnya.


Mendengar nama Laura yang keluar dari bibir Adi membuat hati Kesy hancur seketika. Ternyata pria yang selama seminggu menghabiskan waktu dengannya, justru menyebut nama wanita lain ...


"Lepashh ..."


Teriak Kesy tak kuasa menahan rasa sakit di hati, hingga di bagian bawahnya. Jujur kali ini dia tak lagi bergairah untuk melanjutkannya.


Namun, Adi tak peduli. Dia memaksa Kesy, dengan menghentakkan pinggulnya lebih dalam membuat Kesy tak kuasa menahan dessahan bercampur tangis yang menyesakkan dada.


Berkali-kali Adi mengerrang, membuat Kesy sedikit takut ...


Hatinya semakin terasa sangat perih, kembali terngiang nama Laura keluar dari bibir Adi, membuat hati gadis itu terasa perih saat ini.


"Abang jahat ... Kenapa mesti nama Laura yang Abang sebut ..." isak Kesy, ketika menolak tubuh Adi yang sudah terkulai lemas.

__ADS_1


__ADS_2