Perjaka Untuk Janda

Perjaka Untuk Janda
Bersediakah ...


__ADS_3

Didalam kamar VVIP sebuah club' malam yang berada dilantai dua, dua insan dewasa masih saling berpagutan. Dony menyadari wanita itu masih dalam pengaruh pil haram yang marak beredar jika malam semakin larut.


Tubuh wanita yang sudah tidak ada penghalang itu, meliuk-liuk bak ular sanca yang siap menanti kehangatan dibagian tubuhnya yang tengah di nikmati Dony sebagai pengenalan pertama mereka.


Dony menatap lekat wajah wanita itu secara sadar, dia bergumam dalam hati, "Apakah wanita ini yang membawa uang satu tas besar kerumah Kak Rita kala itu? Aaagh ... aku melupakan namanya. Dia yang akan membatalkan pernikahan Lyra dan pria muda kaya itu ...!"


Dony tak kuasa untuk melanjutkan permainan mereka, karena dia enggan bermain-main dengan wanita yang baru dia kenal. Apalagi kondisi wanita yang masih mengerang, masih dalam pengaruh obat haram yang didapat dari pintu masuk club'.


Tangan Dony hanya mengusap terong ungu yang tak begitu besar. Dia menahan hasratnya, karena tidak ingin berhubungan dalam pengaruh obat apapun.


Sementara wanita cantik yang lebih mirip dengan Lyra sang mantan istri, terus meminta seraya merintih dan memohon.


"Bang ... tolong aku," dengan suara yang mendessah.


Dony berkali-kali menelan ludah, dia tak kuasa untuk menahan hasrat yang sudah membuncah di kepala. Saat ini dia dalam situasi sulit, jika ditolong akan mendapat petak, tidak ditolong akan mendapatkan serangan dari wanita yang terus mengusap lembut tubuhnya dengan jemari halus dan bersih.


Dony lagi-lagi berpikir, "Kemana kekasih wanita ini? Bukankah dia sudah memiliki kekasih? Dan aku lihat, sepertinya dia sudah memiliki anak. Tubuh bagus, tapi sayang tidak dihargai. Seenaknya saja beberapa pria tadi mengusap perut hingga daerah pribadinya. Aku rasa dia wanita kaya tapi murahan ...!"


Dony memijat pelipisnya, melirik kearah wanita yang terus membangkitkan gairah kelaki-lakiannya. Namun dia menepis semua demi harga diri sebagai pria.


"Aku selalu ingat pesan almarhum Papa, jangan pernah berhubungan dengan wanita yang ditemui malam hari, apalagi di dalam club'. Karena itu akan membawa penyakit," bisik Dony agar tetap waras dalam menghadapi situasi sulit seperti saat ini.


Mata wanita yang sendu itu melirik kearah Dony yang masih mengenakan boxer, dan baju kaos berwarna putih.


"Kenapa kamu tidak menyentuh ku, Bang? Apa karena aku sudah tidak suci lagi? Tadi kamu sibuk dibagian bawah ku. Sekarang kamu menghindari untuk menyelesaikan nya? Apa aku tidak menarik?" tanya wanita itu menatap Dony dengan tatapan memohon meminta.


Dony mendekati wanita yang sudah setengah sadar tersebut, memberikan satu botol air mineral untuk sang gadis.


Dony menghela nafas panjang, jujur sebagai pria normal, dia tak kuasa menahan hasratnya, tapi dia tak ingin sembarang celup, mengingat dimana mereka dipertemukan.


"Siapa namamu, Nona? Apa kamu sudah memiliki anak?" tanya Dony spontan.


Wanita cantik itu mendelik, berusaha menghindar dari pertanyaan pria seperti itu. Dia enggan untuk menjawab dan menjelaskan.


Baginya hubungan terlarang bersama Bara memberikan mereka satu orang anak yang diasuh oleh laki-laki berprofesi sebagai hakim ketua, dibawa jauh untuk diasuh oleh istri sendiri.

__ADS_1


Luna menunduk malu, tapi dia tidak dapat menyembunyikan semua ini dari Dony yang masih menunggu jawaban dari bibir tipisnya.


Dony tertawa, kembali bertanya, "Apa kamu yang mendatangi ruko Kakak ku malam itu?"


Luna kembali mengingat, menyentuh kepalanya yang masih terasa sangat berat, tubuh yang masih berada dalam pengaruh pil haram terkadang merasa dingin, terkadang panas membakar jiwa.


"Hmm ... maaf nama ku Luna! Aku tidak mengingat apapun saat ini. Aku hanya bersedih karena kekasih ku menghindari untuk kami menikah. Malam ini juga aku mendapatkan kabar, bahwa mantan ku sudah menikahi janda itu. Aku frustasi, Bang!" tangis Luna menutup wajah cantiknya dengan kedua telapak tangannya.


Dony yang mendengar penuturan Luna merasa terpukul. Dia tahu kemana arah pembicaraan mereka.


Lyra ... Ya Lyra ...! Janda muda itu kini dipersunting oleh Zulmaeta, yang sama sekali tidak dia ketahui.


'Oogh ... shiiit! Apakah ini yang dikatakan Kesy mereka akan mengadakan acara makan malam? Kenapa dunia seperti runtuh saat aku mendengar Lyra menikah? Hati ku terasa hancur, bahkan remuk dan tidak terima dengan kenyataan ini! Kenapa dia dipertemukan dengan laki-laki muda yang memiliki segalanya? Kenapa pria itu tidak mendengarkan nasehat ku!!' sesal Dony penuh perasaan cemburu dan amarah.


Dada Dony bergemuruh, tubuhnya seakan tak bertulang untuk menopang beban pikiran yang semakin berat.


Kedua insan itu hanya diam membisu tanpa mau bicara sepatah katapun. Hati mereka sama-sama hancur. Kenapa? Kenapa seorang perjaka mau menikahi seorang janda? Apakah mereka tidak bisa mencari pria atau wanita lain yang lebih pantas? Usia yang terpaut jauh, bahkan tidak pantas untuk di jadikan sebagai pasangan suami istri.


Pikiran negatif yang sama, menari-nari dibenak kedua insan yang masih terdiam membisu.


Ditempat indah yang dipenuhi lampion, dua insan berbalut baju putih yang ditutupi selendang indah dihiasi mutiara putih, tengah mengucapkan ijab kabul didepan penghulu dan kedua keluarganya.


Ya ... Zul sudah membawa Lyra untuk masuk ke kehidupan pernikahan yang berbeda.


Tangan kekar sang pemuda tampan yang disambut oleh tangan pria paruh baya dihadapan para saksi, telah selesai mengucapkan ijab kabul yang sah secara agama.


Air mata Lyra jatuh tak tertahankan, disambut pelukan hangat dari Kesy sang putri kesayangan untuk sang Mama.


Lyra merasa lega dipersunting oleh Zul, walau secara agama. Tapi disaksikan kedua keluarga yang tidak ingin menahan anak mereka untuk memulai kehidupan baru.


Boy dan Ahmad tersenyum sumringah merasa bahagia. Bagaimana tidak mereka akan membawakan sebuah lagu indah ciptaan Ahmad yang akan diiringi petikan gitar oleh Boy.


Acara sakral itu, berlangsung hikmat. Lyra dikejutkan dengan kehadiran Bara dan Bima membawa serta istri mereka di acara sakral dan rahasia.


Lyra menoleh kearah Zul, sedikit berbisik ketelinga pria yang sudah sah menjadi suaminya saat ini untuk bertanya, "Siapa yang mengundang pria ini, honey?"

__ADS_1


Zul tersenyum, hanya menjawab singkat, "Mama Lince yang memberi kabar pada Bima Abang kamu, sayang!" godanya pada puncak hidung wanita cantik yang masih tersipu malu.


Lyra menghela nafas panjang, dia menepis semua pikirannya. Malam ini adalah malam terindah yang Zul berikan padanya. Keindahan tiada tara, yang dilakukan seorang pria untuk hidup bersama dalam membina rumah tangga yang bahagia.


Kedekatan yang tak mampu dibendung dalam sebuah hasrat senantiasa berusaha disembunyikan, akan menciptakan satu dosa jika mereka tak kuasa menahan.


Sehingga memantapkan Boy dan Ahmad untuk segera menikahkan kedua pasangan ini, agar tidak menjadi fitnah jika mereka tidak kembali kerumah untuk menghabiskan malam bersama di sebuah hotel.


Pernikahan diam-diam itu merupakan ketakutan Lince sebagai Ibu, saat melihat putrinya yang dicium hangat oleh Zul. Pikiran negatif langsung menari-nari dibenaknya, sehingga memberanikan diri untuk menyampaikan pada Mama Eni.


Tentu disambut bahagia oleh Zul juga Ahmad Maeta selaku keluarga baik. Mereka juga tidak ingin anak laki-lakinya terjerumus dalam hubungan yang salah.


Malam semakin dingin, Lyra kini sudah sah menjadi istri Zulmaeta. Dibawah cahaya rembulan di kelilingi lampion yang terpatri dilangit restoran apartemen, menggenggam erat jemari lentik wanita cantik itu.


"Terimakasih sayang! Mulai malam ini, aku akan selalu membahagiakan mu!" kecup Zul pada bibir basah Lyra dihadapan para keluarga.


Lyra membalas kecupan manis dari Zul seraya berucap, "Bersediakah kamu serahkan perjaka mu untuk seorang janda?"


_____


Pesan Author Pemes untuk para reader.


Terimakasih atas kunjungannya....


Kali ini saya sebagai author akan memberikan give pada pecinta Perjaka untuk Janda...


Silahkan untuk meninggalkan vote dan hadiah terbaik mu.


Putaran kedua sedang berlangsung, author akan mengirimkan paket internet untuk para reader yang selalu setia, berdasarkan top fans... 1, 2 dan 3.


Berlaku sampai dengan 30 Agustus 2022. Cemungut....🎉👍💪🌹


Salam Author Pemes


Tya Calysta...

__ADS_1


__ADS_2