Perjaka Untuk Janda

Perjaka Untuk Janda
Kehancuran


__ADS_3

Lyra tampak kebingungan saat Zul menceritakan tentang keluarga mantan suaminya. Kedua bola matanya membulat, tidak menyangka bahwa informasi yang di berikan pria muda tersebut benar adanya.


"Kak Rita terlibat dalam pembunuhan berencana beberapa waktu lalu. Dia juga yang telah mengirim orang untuk menyakiti aku dan menghancurkan kap depan mobil, saat aku membeli makanan kala itu ....!!" jelas Zul pelan.


Lyra ternganga lebar, bulu kuduknya meremang hingga bergidik ngeri. Bagaimana mungkin, kakak iparnya sendiri terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan berencana.


Lyra bertanya pada Zul, untuk memastikan kebenaran ucapan pria tersebut, "Kamu tahu dari mana, Zul ...? Siapa yang dia bunuh ...? Pantes .... mereka tidak pernah lagi menemui aku, ataupun datang mencari keberadaan Kesy. Terus .... bagaimana Rey ....? Keponakan Dony ...?"


Zul tersenyum tipis, "Aku mengetahui hal ini, karena yang di habisi oleh Kak Rita adalah salah satu kerabat Luna. Mereka yang memiliki kuasa didaerah tersebut, dan saat ini dia melarikan diri dari kota kecil ini. Hanya tersisa Riche dan Dony disini. Besok Riche akan diperiksa oleh pihak kepolisian, sementara Dony baru kita bebaskan."


Lyra terdiam, tak menyangka kakak iparnya melakukan hal keji seperti itu. Setahu dia Rita merupakan pengusaha otomotif yang sudah bangkrut karena keangkuhannya.


Namun, menurut orang suruhan Zul .... Rita menyakiti Zul, hanya untuk menakut-nakuti pria muda itu, agar menghindari Lyra kemudian kembali ke pelukan Luna. Tapi semua berbanding terbalik, karena keserakahan Rita .... dia malah turut serta dalam menghabisi nyawa salah seorang keluarga Luna, yang merupakan kepala satu ormas pemuda setempat.


Tempat tinggal Rita yang selalu dikelilingi preman muda, dan kaya, membuat dia gelap mata saat mendengar bayaran tinggi yang akan dia terima jika berhasil menjauhkan Zul dari Lyra.


Lyra tersenyum puas, baginya tidak perlu menceritakan tentang keburukan keluarga Dony, karena semua akan terkuak dengan sendirinya.


"Selama ini aku menganggap, bahwa mereka orang baik, Zul .... Tapi aku salah, ternyata mereka orang jahat yang sulit masuk kekeluarga ku. Benar-benar sangat mengejutkan, jika Rita ditahan oleh pihak berwajib. Setahuku, mereka tidak memiliki apapun jika terjadi sesuatu. Yang mereka punya hanya harta warisan yang menjadi rebutan mereka bertiga. Tapi entahlah .... aku sudah menutup mata dan telingaku untuk mereka," jelas Lyra.


Zul mengangguk, "Makanya .... lebih baik kita menikah dan tinggalkan kota ini, agar kamu tidak didatangi mereka lagi. Kita akan menetap di Berlin, sampai pendidikan ku selesai dan kamu bisa melanjutkan karir disana."

__ADS_1


Mendengar penuturan Zul, Lyra terdiam. Wajahnya tampak memerah, bahkan tersipu malu. Bagaimana mungkin dia akan menikah dengan seorang perjaka muda dan juga kaya raya. Apa yang akan dikatakan kerabat dan keluarga besarnya? Perceraiannya saja, sengaja dia tutupi dari keluarga besar sang Papa. Apalagi harus menikahi pria muda yang merupakan Dokter sekaligus pewaris utama rumah sakit besar di kota kecil tersebut ...


Lyra mengalihkan pandangannya, melihat Dony telah berpakaian rapi menunggu Kesy keluar dari pekarangan sekolah. Wajah terlihat bersih seketika, setelah membersihkan diri di toilet security.


Zul memilih turun dari mobil, untuk menemani Dony saat menanti kehadiran Kesy.


Wajah Zul tampak ramah, saat melihat Dony yang terlihat lebih rapi walau masih terlihat bekas lebam pada wajah pria berusia matang tersebut.


"Abang kelihatan lebih gagah. Semoga Kesy senang bertemu dengan Papa-nya, karena sudah lebih tiga hari dia menanyakan tentang Abang pada Lyra," jelas Zul.


Dony tersenyum tipis, menatap wajah Zul yang tampak lebih tampan darinya, "Setelah ini lebih baik kalian pergi dari kota ini. Karena beberapa waktu lalu, mantan kekasihmu dan mantan kekasih Lyra menemui keluarga ku. Lebih baik, kamu selamatkan Lyra juga Kesy dari ancaman mereka yang ingin kalian berpisah. Aku yakin, kamu merupakan pria yang tepat untuk Kesy dan Lyra."


Zul tersenyum sumringah, meng'iya'kan semua ucapan Dony, walau tanpa sepengetahuan Lyra.


Kehancuran rumah tangga yang berawal dari hasutan Rita dan Riche untuk memisahkan mereka berdua. Dengan alasan sayang dan tidak ingin jauh dari adik laki-laki mereka satu-satunya.


Kebimbangan Dony yang tak memiliki jati diri dalam mempertahankan rumah tangganya, karena campur tangan dari ipar membuat dia harus kehilangan Lyra dengan cara seperti ini.


Jika di balik kebelakang, Lyra merupakan istri yang baik dan bertanggung jawab pada keluarga. Tapi rasa iri yang menyelimuti hati Rita dan Riche membuat semua berubah.


Sejak mereka mengetahui Lyra memiliki rumah, yang dimiliki sebelum menikah dengan Dony, sehingga biaya renovasi rumah yang mereka pikir dari hasil keringat adik mereka. Alasan rasa sayang yang berlebihan, membuat Rita terlihat seperti wanita bodoh yang tidak memiliki perasaan.

__ADS_1


Lyra tidak pernah mempermasalahkan soal uang awalnya pada Dony, jika iparnya datang meminta bantuan dengan alasan tambahan modal. Tapi setiap Lyra menagih hutang yang mereka pinjam, Rita mulai memusuhi adik iparnya tersebut.


Sekali, dua kali .... Lyra meng'iya'kan ucapan Rita. Untuk ketiga kalinya, dia enggan memberikan uang pada mereka dengan alasan banyak kebutuhan. Sejak itulah, mereka menghasut Dony agar segera meninggalkan wanita tersebut, dengan mencari kekasih baru yang lebih kaya.


Dukungan dari keluarga itulah yang membuat Dony, berani berbuat curang dan tidak menghargai Lyra lagi, sehingga melupakan kewajibannya sebagai suami.


Ditambah rasa minder dari dalam dirinya, saat melihat Lyra mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan Kesy putri kesayangan mereka berdua tanpa mengeluh sedikitpun.


Sejak Dony tidak menyentuh Lyra selayaknya seorang istri selama dua tahun, bahkan lebih. Wanita itu berfikir untuk mencari berbagai kegiatan dan teman bercerita karena Dony tak pernah lagi ada untuknya.


Berbagai macam alasan, yang diucapkan Dony .... dari kesibukannya di toko, juga menjemput Kesy sehingga uang sekolah putrinya sendiri tidak dia bayarkan.


Rumah tangga yang Lyra harapkan akan menjadi rumah tangga yang bahagia, seketika berubah menjadi rumah duka karena hasutan dari iparnya sendiri.


Kesibukan Lyra selalu menjadi bahan mereka, untuk menyudutkan istri Dony tersebut sebagai Ibu yang tidak bertanggung jawab.


Sindiran dan cibiran yang Rita lontarkan saat mereka saling berkunjung, membuat Dony dan Lyra selalu ribut setelah bertemu dengan keluarga aneh tersebut.


Lyra selalu berusaha tenang, dalam memberikan pengertian pada Kesy, jika telinga gadis kecil tersebut mendengar yang tidak-tidak dari keluarga Dony. Air mata sering mengalir saat Dony menyatakan, 'Aku lebih memilih keluarga ku dari pada kamu, Lyra'.


Tapi kini semua berubah, air mata itu tidak akan pernah mengalir lagi, karena ada sosok Zul muncul disaat yang tepat.

__ADS_1


Saat dada terasa sesak, saat bahu tak mampu lagi memikul tanggung jawabnya sebagai seorang istri sekaligus tulang punggung keluarga, Zul hadir membawa Lyra untuk memberikan kekuatan, dan ketenangan, yang tak pernah dia dapatkan dari seorang Dony.


__ADS_2