Sejuta Kenangan Bersamamu

Sejuta Kenangan Bersamamu
Bab 121 Penyelidikan Sandro


__ADS_3

"Tidak, aku tidak boleh tinggal diam di sini!! Aku harus masuk ke dalam sana, aku tidak mau bocah idiot itu mengambil Shanum dariku!!" Gumam Elang lagi.


"Oh mas Elang, silakan masuk mas!! Mbak Shanum juga baru pulang dari pemakaman mas Indra kok malah sekarang sedang ditemani orang yang sangat mirip dengan Indra pula." Jawab Dodi yang kebetulan berjaga sore itu.


"Terima kasih ya mas Dodi!!" Kata Elang lalu ikut masuk kedalam berlagak seolah dia baru datang padahal sejak tadi dia mengikuti Shanum di pemakaman bahkan sempat berniat jahat tadi pada Shanum.


"Assalamualaikum!!"


"Waalaikum Salam!!" Jawab mereka serempak.


"Oh Elang, masuk Lang maru bergabung dengan kami di sini!!" Mami Tiara mempersilakan.


Melihat ada orang asing lagi yang baru datang, sesaat dokter Soedibyo bertatapan dengan Sandro.


"Sebaiknya lain kali saja saya mampir kemari lagi bu!!" Kata dokter Soedibyo.


"Hari sudah sore banget, Sandro tidak boleh telat mandi, makan dan minum obatnya, kasihan anak saya ini suka sakit-sakitan mulai kecil!!" Kata dokter Siedibyo.


"Oh iya buat nak Shanum juga, ingat jangan ke makam jika sudah sore, apalagi seorang diri seperti tadi!! Jangankan di tempat sepi seperti itu di keramaian saja bisa terjadi kejahatan!!" Pesan dokter Soedibyo.


"Denger tuh pesan calon mertua, juga harus patuh pada calon suami!!" kata Sandro dengan gaya-gayanya jika bicara dengan menggerakan sepuluh jarinya dan kepalanya juga ikut bergoyang.


"Iya Sandro!!" Kata Shanum sambil tersenyum.


Kenal dengan Sandro walaupun baru dua kali bertemu membuat Shanum bahagia, pemuda yang dikatakan orang sebagai idiot itu nyatanya mampu membuat hatinya bahagia dan mengembalikan lagi senyumnya.


Berbeda dengan Elang. Dia menatap Sandro tajam seolah mencari tahu sampai kepala dan isi hati pemuda itu tetapi dia tidak menemukan kejanggalan apa pun pada Sandro.


"Sialan pemuda idiot ini, denganku Shanum jarang sekali tersenyum tetapi dekat dengan pemuda kurang waras ini malah membuatnya selalu tersenyum dan nampak bahagia!!" Batin Elang geram.


"Oohh sayang sekali padahal kami masih ingin berbincang-bincang lebih lama dengan kalian!!" Kata mami Tiara yang juga tertawa melihat kelakuan Sandro.


"Mami, papi...Sandro pulang dulu kerumah papi Soedibyo ya!! Nanti kapan-kapan Sandro main kemari lagi!!" Kata Sandro lalu meraih tangan mami Tiara dan papi Jonas lalu menciumnya membuat kedua orang tua itu merasa Indra hidup kembali dan ada di depan mereka.


Elang melengos melihat kelakuan pemuda itu yang sangat menyebalkan baginya.


Lalu dokter Soedibyo dan Sandro pamit pulang, saat berselisihan dengan Elang Sandro dan Elang saling berpandangan ada kilatan di mata Sandro saat melihat Elang.


Setelah di dalam mobil, senyum kocak dan sifat usil dari Sandro hilang sama sekali.


"Apa yang kamu dapatkan dari hasil penyelidikanmu Sandro??" Kata dokter Siedibyo.


"Aku curiga dia yang menyuntikan racun itu kedalam infusan Indra, Pi!!" Sahut Sandro.

__ADS_1


"Kenapa kamu bisa berpikiran begitu?? Sedangkan kita belum mempunyai bukti sama sekali!!" Kata papinya.


"Insting Sandro yang mengatakannya, dan insting Sandro tak pernah salah sejak Sandro kecil!!" Jawab pemuda itu tampak mengeraskan rahangnya.


"Baik, kita akan mencari tau lagi tentang hal ini!! Lalu apakah kamu tetap berniat menggagalkan pernikahan Shanum dan Elang?" Tanya pak Soedibyo.


"Mereka akan menikah bulan depankan?? Akan Sandro pastikan sebelum itu terjadi, akan Sandro pastikan Elang akan berakhir di penjara dengan perencanaan pembunuhan yang telah menghilangkan nyawa saudara kembar Sandro!!" Kata Sandro mengeraskan rahangnya.


Tak ada lagi wajah imut dan sinar mata lucu yang biasanya selama ini Sandro perlihatkan yang ada hanya wajah dengan rahang yang mengeras dan sinar mata penuh kebencian dan dendam.


"Sebaiknya kita pulang dan bicarakan ini lagi di rumah!!" Kata dokter Soedibyo.


"Kamu dengar apa yang di katakan pak Soedibyo tadi, Num?? Sekarang kamu sudah punya Elang yang akan menemani kamu pergi kemanapun kamu pergi!!" Kata maminTiara.


"Mami benar Num, sekarang kamu sudah punya aku jadi jangan sungkan untuk meminta tolong!!" Kata Elang tersenyum pada Shanum.


Shanum tidak mengatakan iya juga mengatakan tidak.


Entah mengapa di hati kecilnya dia ragu pada Elang. Ada sesuatu yang mengganjal di hatinya tentang lelaki itu tetapi Shanum belum tau apa itu!!


"Mas Elang sendiri tadi dari mana?? Karena tadi sepertinya di dekat warung menuju ke pemakaman Shanum melihat motor terparkir agar tersembunyi di dekat dinding tetapi mirip sekali dengan motor mas Elang.


Pertanyaan Shanum yang tak diduga-duga membuat Elang terdiam sesaat.


"Mas Elang tadi dari apartemen langsung kemari nggak singgah kemanapun!!" kata Elang dengan wajah yang sedikit berubah.


"Nggak Num, mas tadi lagi banyak kerjaan makanya baru bisa keluar sore begini!! Ya sudah mas balik dulu ya!! Ingat tuh nasehat papi!!" Kata Elang sambil menggenggam tangan Shanum.


Elang pamit pulang ke apartemen tetapi ternyata dia tidak langsung pulang, dia singgah dulu menemui seseorang.


"Bagaimana hasil penyelidikanmu??" Tanya Elang sambil menyesap rokoknya dam menghembuskan asapnya ke atas.


"Menurut penyelidikan anak buahku, Sandro itu bukan anak kandung dokter Soedibyo tetapi dia diadopsi saat dia berumur 4 tahun!!" Kata orang kepercayaan Elang.


"Ouh, Soedibyo itu seorang dokter??" Tanya Elang.


"Iya, dokter Soedibyo adalah dokter ahli saraf yang terkenal!! Saat dia mengadopsi Sandro, pemuda itu dalam masa mengalami traumatik berat dan cedera kepala yang parah, butuh waktu belasan tahun bagi dokter Soedibyo untuk menyembuhkan trauma anak itu juga cedera di belakang kepala dan beberapa saraf di otaknya yang menyebabkan dia tumbuh menjadi seorang pemuda yang idiot." Kata orang itu.


"Tetapi menurut pengamatanku sepertinya dia masih saja bodoh dan idiot!!" Ucap Elang.


"Itu lah yang masih kami selidiki, hingga kini belum ada catatan medis yang menyatakan Sandro telah sembuh!!" Ucap orang itu.


Elang mengetuk-ngetuk dagunya.

__ADS_1


"Aku tak ingin seorangpun tau tentang apa yang telah kita lakukan pada Indra, walaupun cctv di rumah sakit waktu itu berhasil di matikan oleh orang kita!! Aku ingin semua yang menyangkut Indra harus dilenyapkan!!" Gumamnya.


"Sebegitu bencinya kah kamu padanya??" Tanya orang itu.


"Iya...sangat!! Dan aku lelah selama ini menjadi orang yang bermuka dua, harus berbaik-baik di depannya agar disebut sahabat sejati!! Padahal apa itu sahabat sejati...semuanya bullshit!!" Umpat Elang sambil membanting rokok di tangannya dan menginjaknya hingga hancur.


"Teruskan penyelidikanmu, cari tau terus tentang lelaki bernama Sandro itu dan apa hubungannya dengan Indra memang saudara kembarnya ataukah hanya sekedar kemiripan belaka!! Sementara aku masih akan tetap menjalankan perananku sebagai lelaki baik-baik untuk Shanum!!" Kekeh Elang.


Lalu dia beranjak pergi, dari sana!! Tetapi sepandai-pandainya Elang bersandiwara, ada orang lain yang lebih pandai darinya.


Orang itu terus menguntit dan terus menyimak percakapan Elang.


Dia adalah orang suruhan dokter Soedibyo untuk memata-matai Elang karena Sandro curiga pada kematian saudaranya.


***Flash back on***


"Dokter, anda hebat telah berhasil menyembuhkan dan mengembalikan ingatan Sandro!!" Kata rekan sejawatnya kala itu.


"Iya, kasihan putra angkatku itu!! Belasan tahun dia selalu berada di dalam mimpi buruk tentang masa lalu nya!! Dan kini dia telah berhasil sembuh setelah belasan tahun aku berusaha!!" Kata dokter Soedibyo.


"Musnahkan semua catatan medis tentang kesembuhannya!! Entah mengapa aku mencurigai dalang pembunuhan keluarga Sandro masih hidup dan masih berusaha untuk menyingkirkan Sandro!!" Kata dokter Soedibyo.


Hingga suatu hari rekan sejawat dokter Soedibyo menemukan bukti baru dan melaporkannya pada Soedibyo.


"Ternyata Sandro itu mempunyai saudara kembar dan saudaranya itu sedang sakit sekarang!!" Kata dokter Tian.


"Bagaimana kamu bisa yakin bahwa dia saudara kembar Sandro??" Tanya dokter Soedibyo.


"Kesamaan wajah, dan catatan tentang kelahiran mereka serta nama orang tua mereka serta riwayat bagaimana kedua orang tua mereka meninggal!! Karena dua saudara kembar ini lahir di rumah sakit tempat aku bertugas sekarang dan catatan kelahiran mereka masih ada."


"Ternyata Indra dan Sandro adalah putra dari Dimas Pramudya!!" Kata dokter Tian.


"Ouh konglomerat itu??" Kata Soedibyo.


"Kebetulan setiap dua minggu sekali Indra diantar oleh orang tua asuhnya kontrol di rumah sakit aku bekerja sekarang!! Kamu tau siapa yang mengadopsinya?? Dia keluarga Jonas Fahreza.


"Salah satu orang yang memegang saham paling banyak di beberapa rumah sakit di kota ini!!" Kata dokter Tian.


*


*


***Bersambung...

__ADS_1


Apakah akhirnya kelicikan dan keterlibatan Elang akan terbongkar??


Ikiti terus kisah mereka selanjutnya ya reader dan jangan lupa dukungannya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2