
"Kamu mau tau siapa nyonyaku yang cantik ini??" Kata Dodi sementara seringai bermain di bibirnya membuat Elang semakin tegang. Dia tau persis siapa Dodi, dia salah satu orang kepercayaan keluarga Fahreza.
"Dia yang kamu hina sebagai maling adalah calon istri dari laki-laki bejat yang telah menggagahi tubuh kotor dan menjijikan milikmu itu!!" Kata Dodi lalu meludah kelantai memandang jijik pada Elang dan Tania.
"Ooohhh wanita ini yang kamu ceritakan Elang?? Cantik sih, tetapi kok sedikit cupu ya??" Hina Tania tanpa tau malu dan tak merasa bersalah sama sekali.
"Ouh...nyonya saya cupu ya!! Saya rasa kamu yang kelewat modern sampai tubuhmu kamu jual seperti pela*cur, demi apa nyonya?? Demi uang atau demi naf*su??" Kata Dodi tertawa sumbang.
"Num...Shanum, tolong dengarkan penjelasanku dulu, Num!! Aku dijebak!!" Kata Elang hendak mendekati Shanum.
"Stop di situ mas Elang, jangan maju melangkah lagi mendekati nyonya saya!!" Kata Dodi melintangkan tangannya.
"Minggir kamu Dodi, saya harus bicara dengan Shanum!!" Bentak Elang.
"Mas mau bicara apa?? Mau bicara bahwa apa kamu lihat itu hanya salah paham, begitu?? Dijebak?? Dijebak oleh siapa?? Oleh tubuh molek wanita itu?? Itu mah bukan dijebak mas, tapi terlanjur enak!!" Kata Shanum akhirnya buka suara setelah sekian lama terdiam karena syok.
"Ingat mas Elang, video syur kalian berdua sudah terekam di sini dan sudah saya kirim kepada semua orang termasuk kedua orang tuamu!!" Kata Dodi tersenyum sinis.
"Jaha*nam kamu Dodi, apa hak kamu untuk ikut campur dalam masalah saya dan Shanum??" Teriak Elang sementara Tania mulai ciut saat mendengar video panas mereka sudah terkirim ke beberapa orang.
"Saya berhak ikut campur, saya tidak ingin nyonya saya menikah dengan orang yang salah, wanita baik dan soleha seperti dia harus mendapatkan seorang lelaki yang juga baik, tetapi sebaliknya kalian berdua sangat cocok, sampah memungut sampah!!" Ejek Dodi.
"Siapa yang kamu bilang sampah?? Beraninya pegawai rendahan sepertimu mengatakan kami sampah??" Teriak Tania bukan main geramnya berusaha mau merebut ponsel Dodi tetapi tidak bisa karena tubuhnya masih terbalut selimut.
"Kalian berdua memang sampah!!" Sahut Shanum.
"Walaupun Dodi hanya pegawai rendahan tapi dia masih punya iman dan harga diri, sementara kalian yang mengaku berasal dari kalangan orang terhormat ternyata kelakuan kalian lebih busuk dari pada t*i ayam!!" Sentak Shanum.
"Ayo mbak, tak ada gunanya tinggal lebih lama di sini, hanya akan menodai mata kita saja!!" Kata Dodi.
"Batalkan pernikahan kita, aku tidak mau menikah dengan laki-laki sepertimu!! Alhamdulillah Allah sudah menunjukan siapa kamu sebenarnya mas Elang, ini jawaban atas semua doa-doa malamku selama ini!!' Kata Shanum.
__ADS_1
"Jika kamu membatalkannya maka kamu juga akan mendapat malu, Num!!" Ancam Elang.
"Kok aku yang harus malu?? Mas Elang yang telah berzina dengan wanita itu dan videonya telah dikirim oleh Dodi kemana-mana kok mesti aku yang malu?? Aku malah bersyukur nggak jadi menikah denganmu!!" Kata Shanum.
"Terkecuali aku yang jadi pemeran utamanya baru aku malu, toh kamu dan dia yang jadi artisnya!!" Senyum Shanum terlihat datar dan jijik saat melihat Tania dan Elang.
"Ayo mbak, semakin lama di sini saya semakin jijik melihat dua manusia tidak tau malu ini!!" Kata Dodi lalu menarik tangan Shanum untuk pergi dari sana.
"Sial...!!" Teriak Elang sambil melempar vas bunga ke dinding hingga pecah berantakan.
"Kenapa bisa jadi seperti ini?? Shaanuummmm!!" Teriak Elang.
Di atas motor Shanum hanya diam membisu dan Dodi pun tak berniat mengganggu nyonya muda nya itu.
Sementara sesosok tubuh yang mengintai semenjak tadi tersenyum penuh kemenangan.
"Rasakan kamu Elang, aku tidak rela jika Shanum sampai jatuh ke tangan yang salah ke tangan laki-laki baji*ngan sepertimu!! Kamu memang cocok dengan wanita itu, sama-sama sampah!!" Ejek Sandro yang tadi memang mengirim pesan untuk Shanum agar Shanum membatalkan pernikahannya dengan Elang.
"Kita pulang mbak??" Tanya Dodi.
"Saya baik Dodi jangan khawatir, justru saya merasa sangat senang akhirnya bisa membongkar kedok Elang sebelum pernikahan resmi dilaksanakan, jika tidak saya bisa lebih malu lagi!!" Kata Shanum.
"Bersyukurlah kepada Allah mbak, setiap orang baik pasti diberikan jodoh yang baik juga seperti mas Indra dulu, semoga mbak Shanum mendapatkan jodoh yang baik dan pengertiannya sama seperti mas Indra almarhum!!" Kata Dodi.
"Amin, terima kasih juga telah mau meluangkan waktu kamu untuk mengantar saya ya Dodi, maaf jika saya merepotkan!!: Kata Shanum.
"Itu memang sudah menjadi kewajiban saya, mbak!!" Kata Dodi.
"Masalah kebusukan dan kebejatanmu sudah selesai Elang, tinggal masalah keterlibatanmu dalam membunuh saudaraku lagi yang harus aku kuak!!" Gumam Sandro.
**************
__ADS_1
"Apa ini pi??? Video apa yang dikirim oleh Dodi ke ponsel kita ini?? Jijiknya mami lihat??" Kata mami Tiara pada suaminya.
"Lho mi?? Bukan nya ini Elang ya mi?? Lalu siapa wanita yang digarap oleh Elang ini?? Mami belum pernah melihat wanita ini!" Kata mami Tiara.
"Masya Allah!! Alangkah bejatnya kelakuan Elang ini, tak disangka dibalik wajah sok imut dan tampak alim itu tersimpan sifat mesum dan bejat yang luar biasa." Kata mami Tiara.
"Kan mami yang ngotot mau menjodohkan Elang dan Shanum hanya karena Elang adalah kawan karib Indra??" Tanya suaminya.
"Padahal pernikahan mereka tinggal menghitung hari aja lagi!!" Kata papi Jonas.
"Bagaimana tanggapan kedua orang tua Elang jika tau kelakuan putra tunggalnya seperti ini!!" Jawab mami Tiara.
"Tapi Alhamdulillah nggak jadi menikah dengan baji*ngan itu, papi tidak rela melihat Shanum yang sudah papi anggap seperti putri papi sendiri menderita karena seorang laki-laki seperti Elang." Kata papi Jonas.
"Besok kita langsung pulang pi, mau mami tampar wajah kedua orang yang tidak tau malu itu!!" Kata mami Tiara geram.
Video syur Elang cepat sekali beredar. Bukan Dodi yang menyebarkannya tetapi Sandro yang telah mengirimkannya pada semua orang.
"Kamu tau kenapa kamu saya panggil ke ruangan saya??" Tanya direktur rumah sakit tempat Elang bekerja.
"Kami sudah mendapatkan kiriman video mesum berdurasi satu menit dengan kau sebagai bintangnya." Kata direktur rumah sakit itu.
"Ini sungguh tidak bisa ditolerir lagi, kesalahanmu sudah sangat fatal pak Elang!! Kamu sudah mencorengkan nama rumah sakit ini!!" Kata Direktur itu lagi.
"Jadi dengan sangat menyesal saya memberhentikanmu dengan tidak hormat!" Ucapan terakhir dari sang direktur sungguh membuat Elang merasa syok berat.
"Apa pak?? Saya dipecat?? Apa tak ada pertimbangan lagi untuk saya pak??" Tanya Elang.
*
*
__ADS_1
****Bersambung.....
Lanjut ke next episode ya reader dan jangan lupa mohon dukungan nya, terima kasih.