
"Maafkan mas ya Num...sekali lagi maafkan suami kamu ini!! Kita pengantin baru mestinya mereguk indahnya cinta, ini malah tidur masing-masing seperti sekarang ini!! Aku di tempat tidur dan kamu tidur di sofa!!" Kata Sandro sedih.
"Aku melakukan ini semata-mata untuk melindungi kamu dan keluarga kita Num, karena aku merasa sejak kedatangan maid yang menjadi asisten mami Tiara itulah awal mula bencana di mansion ini terjadi." Gumam Sandro.
************
"Bu, beras kita sudah habis, sepertinya besok Mina harus mencari pekerjaan supaya kita bisa makan!!" Kata seorang gadis berparas cantik sambil merawat ibunya.
"Kamu juga harus memperhatikan kuliahmu Mina!! Jangan sia-siakan perjuangan Mini saudara kembarmu untuk bisa menyekolahkanmu sampai ke perguruan tinggi seperti sekarang ini!!" Kata wanita setengah baya yang tengah tergeletak di atas tempat tidur itu.
Sebenarnya wanita itu belum terlalu tua, tetapi karena sakit yang dia derita beberapa tahun belakangan ini membuat fisiknya benar-benar ringkih.
"Apa maksud kamu mau mencari pekerjaan?? Kamu mau berhenti kuliah? Cukup aku saja yang bekerja untuk membiayai kamu dan ibu!!" Sebuah suara menyapa mereka di depan pintu kamar dan mengagetkan mereka berdua.
"Mini?? Kapan kamu pulang??" Tanya Mina sambil memeluk saudari kembarnya itu.
"Aku pikir kamu tidak akan pulang membawakan uang untuk kami, makanya aku ingin bekerja karena makanan di rumah sudah habis dan obat ibu juga sudah menipis!!" Kata Mina pada saudari kembarnya itu.
"Aku pasti pulanglah menjenguk kalian!! Ini uang gajiku, kamu pergunakan dan atur baik-baik ya!!" Kata Mini lagi.
Tampak Mina hanya mengangguk lalu berjalan menuju dapur untuk memasak.
"Ibu, bagaimana keadaan ibu sebulan ini?? Apakah ibu baik-baik saja??" Tanya gadis cantik itu sambil bersimpuh di samping pembaringan ibunya.
"Alhamdulillah ibu baik Mini, bagaimana dengan kamu sendiri?? Beberapa tahun belakangan ini kamu sudah terlalu keras bekerja untuk membiayai adik dan ibumu ini sebaiknya kamu juga memperhatikan dirimu Mini!! Kamu sudah berdandan layaknya lelaki begini, jika orang hanya melihat sepintas, mereka pikir kamu adalah seorang pria berwajah cantik!!" Kata sang ibu menggoda putri tomboi nya itu yang memang berdandan layaknya laki-laki.
"Ya wajarlah bu, pekerjaan Mini kan memang seorang body quard mana sempat Mini berdandan layaknya seorang wanita...Mini nggak punya waktu untuk itu!!" Sergah Mini sambil merebahkan kepalanya di samping pembaringan ibunya.
"Ibu istirahat dulu ya...Mini mau menemui Mina dulu sebentar nanti Mini kemari lagi!!" Kata Mini sambil mencium pipi keriput wanita itu.
Dia melangkah kedapur mendatangi Mina yang baru saja pulang dari warung sehabis membeli keperluan dapur mereka.
"Beli secukupnya untuk kalian saja Mina, aku kan jarang pulang ke rumah!!" Kata Mini menghampiri adik kembarnya itu.
"Jangan lupa kamu sisihkan untuk membeli obat ibu dan biaya kuliahmu!!" Kata Mini lagi.
"Oh iya Mina, jika kamu sudah selesai nanti, kamu temui aku ya karena ada hal yang sangat penting yang ingin aku sampaikan kepadamu!!" Kata Mini pada saudari kembarnya.
__ADS_1
"Oke!!" Kata Mina mengangguk sambil masih melanjutkan pekerjaannya.
Mini duduk di teras rumah reot mereka sambil mengambil sebatang rokok dan menghisapnya.
Sesekali dia menghembuskan napas sambil memandang sekeliling rumah yang menjadi harta mereka satu-satunya.
Mereka berdua dibesarkan di rumah ini, dibesarkan oleh tangan seorang ibu yang tangguh yang mengurus mereka sejak bayi.
Iya, sejak bayi mereka hanya diurus oleh ibu mereka. Dulu mereka berdua dititipkan oleh ibu pada nenek Sumi tetangga dekat mereka jika ibu mereka pergi bekerja. Tapi saat mereka berdua berumur enam tahun, nenek Sumi meninggal dunia.
Mulai saat itulah Mini dan Mina harus menjadi dewasa sebelum waktunya.
Saat ibu mereka bekerja, mereka berdua saling bahu membahu memasak dan membersihkan rumah sambil bersekolah untuk mengurangi beban ibu mereka.
Pernah suatu hari Mini bertanya pada ibunya di mana ayah mereka tetapi ibunya hanya menjawab bahwa ayah mereka sudah menikah lagi dan mempunyai keluarga baru serta hidup bahagia sekarang.
Mini dan Mina berbeda. Mina dengan segala kelembutan juga kelicikannya sedangkan Mini dengan segala keberanian dan kejujurannya.
Terkadang dengan sifat mereka yang bertolak belakang, mereka sering kali bertengkar tetapi tak sampai lama mereka akhirnya akur kembali.
"Kamu mau cerita apa Mini!!" Kata Mina yang menyusul Mini duduk di teras rumah mereka.
"Sudah!!" Jawab Mina singkat lalu duduk di samping Mini.
"Mina, aku melihatnya...aku telah menemukannya!!" Kata Mini memandang jauh menerawang.
"Maksudmu laki-laki yang telah meninggalkan ibu dan telah menelantarkan kita itu kah??" Tanya Mina.
"Memang ada lelaki jaha*nam yang lain lagi selain dia??" Balik bertanya Mini pada Mina.
Mina terdiam.
"Di mana kamu menemukan dia??" Tanya Mina pelan.
"Di perusahaan tempat aku bekerja!! Dia sahabat bos ku di perusahaan." Jawab Mini singkat.
"Bagaimana rupanya?" Tanya Mina.
__ADS_1
"Dia tampan, sangat tampan dan pantas jika dia pergi meninggalkan ibu!!" Jawab Mini perlahan tetapi penuh dendam.
"Apakah dia melihatmu?" Tanya Mina.
"Tidak...aku juga tidak perlu dilihat dan terlihat oleh manusia jahat itu, tetapi aku telah mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang dia!!" Jawab Mini.
"Tinggal berapa lama lagi kuliahmu selesai, Mina??" Tanya Mini tiba-tiba.
"Aku sedang mengajukan proposal untuk menyusun skripsi, kenapa memang nya??" Tanya Mina tak mengerti.
"Bagus cepat selesaikan kuliahmu, aku akan membantu kamu masuk dan bekerja di perusahaan yang dipimpin oleh nya." Kata Mini berapi-api.
"Aku yakin dengan kecantikanmu, dan kecerdasanmu kamu bisa mengambil hati mereka, kalau bisa kamu ambil lah hati istrinya yang sekarang, jika nasib kamu baik kamu bisa masuk kedalam lingkungan kehidupan mereka, cari tau dan selidiki tentang kehidupan mereka setelah itu teror dari aku lah yang akan berbicara!!" Kata Mini singkat.
Mina tampak mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti.
"Baiklah kamu atur saja bagaimana baiknya...tetapi apakah kamu yakin itu dia dan bukan orang lain??" Tanya Mina meyakinkan saudarinya kembali.
Sangat yakin karena saat aku menemani bos ku masuk keruangan kerjanya, aku melihat foto dirinya tengah bersama dengan seseorang, kamu tau siapa? Dialah ibu kita!! Ibu yang sangat menderita setelah dia pergi meninggalkan ibu begitu saja." Terdengar gemeretak gigi Mini pertanda dia berusaha mengendalikan amarah yang bersarang di hatinya.
"Tenangkan dirimu Mini, aku tidak bersalah...dan aku tidak mau menjadi sasaran pukulan dan kemarahanmu!!" Kata Mina memperingatkan saudari kembarnya.
KROMPYANG....
Tiba-tiba ada suara benda jatuh dan pecah yang datang dari kamar ibu mereka.
"Apa itu Mina??" Tanya Mini lalu melompat dari kursi yang dia duduki lalu melesat masuk ke kamar ibu mereka.
IBUUUUU.....
Mina terperanjat mendengar teriakan Mini saudari nya yang telah berada lebih dulu di dalam kamar ibu mereka.
*
*
***Bersambung...
__ADS_1
Apa yang telah terjadi pada ibu kedua gadis kembar itu??
Jangan lewatkan kisah mereka dalam episode selanjutnya dan jangan lupa dukungannya reader😊😊