
Semenjak beritanya dan Tania merebak, dia dipecat dari pekerjaannya, dan dikejar-kejar Tania untuk dimintai pertanggung jawabannya, Elang bersembunyi di rumah yang telah dia beli beberapa tahun yang lalu dan jarang dia datangi kecuali dia sedang dalam keadaan kacau seperti sekarang ini!!
DDDRRRTTTTT....
"Siapa lagi sih yang mengganggu kesenanganku ini??" Sentak Elang dalam posisi setengah sadar setengah mabuk. Dia menggeser dial ponselnya.
π±"Ya halo, kamu siapa??"
π±"Elang ini aku Tania, aku ingin bertemu denganmu, Elang."
π±"Ada hal apa lagi yang ingin kamu bicarakan denganku, Tania?? Apakah kamu masih kurang puas ingin tidur lagi denganku? Hahaha....
π±"Tutup mulutmu Elang, kamu tau posisiku sekarang sedang sulit karena aku benar-benar telah mengandung anakmu!!"
π±"Apakah kamu yakin yang ada di perut kamu itu adalah benihku?? Bisa saja benih dari laki-laki lain yang menggilirmu seperti piala bergilir!!" Hahaha...
π±"Dasar bedebah kamu Elang, tega sekali kamu bicara begitu kepada aku??"
π±"Halah...sudahlah Tania, kamu jadi orang jangan naif!! Karena aku tau tipe wanita seperti apa kamu ini!!"
π±"Sekarang katakan apa mau kamu sebenarnya, jika kamu ingin aku menikahi kamu dan bertanggung jawab pada bayi yang ada di dalam rahimmu maka aku tidak bisa!! Pertama karena aku tidak mencintai kamu, kita melakukan semuanya toh karena atas dasar suka sama suka, kedua sekarang aku sudah jatuh miskin dannaku sudah dipecat dari pekerjaanku gara-gara video syur sialan itu beredar sampai ke kantorku entah siapa yang mengirimnya."
π±"Aku tidak peduli Elang, kamu harus bertanggung jawab pada anak ini jika tidak kamu akan tau sendiri akibatnya!!"
π±"Dasar perempuan murahan, kamu mau mengancamku??"
π±"Ya...makanya nikahi aku atau aku akan membuktikan semua perkataanku padamu!!"
TIIIIIITTTT
π±"Halo...halo!! Dasar Elang keparat!!"
Tania membanting ponselnya ketempat tidur.
"Baiklah Elang, aku tidak akan menekanmu tetapi aku akan menekan kedua orang tua kamu, tentu mereka tak ingin nama baik mereka tercemar thoh!! Makanya aku akan menekan mereka dengan mengatakan Elang menyia-nyiakan cucu mereka yang ada di dalam rahimku!!" Seringai Tania.
"Dasar perempuan murahan!!" Umpat Elang geram luar biasa.
"Berani sekali dia mau menekan keadaanku dengan ancamannya!!" Geram Elang.
"Dasar ja*lang!!" Umpat Elang.
*************
"Sayang, sudah dengar kabar atau belum??" Kata Rafli pada istrinya yang sedang sibuk di dapur.
"Kita mendapat undangan untuk menghadiri akad nikah Shanum!!" Jawab Rafli.
__ADS_1
"Akad nikah?? Sama Elang??" Tanya Bandiah berhenti sejenak dari pekerjaannya sambil menatap suaminya.
"Bukannya pernikahan mereka batal karena lelaki sialan itu ketahuan selingkuh?? Bukannya kabar itu sudah ramai beredar??" Tanya Bandiah.
"Bukan dengan Elang tetapi dengar-dengar dengan saudara kembar Indra!!" Sahut Rafli.
Bandiah mengerenyitkan dahinya dan berpikir sejenak.
"Saudara kembar Indra?? Memangnya Indra punya saudara kembarkah??" Tanya Bandiah.
"Itulah yang abi belum tau, mi!! Makanya lusa kita akan tau!!" Kata Rafli lagi.
"Lalu apakah mas Elang akan menikahi selingkuhannya??" Tanya Bandiah.
"Ya Abi nggak tau lah umi!!" Biar itu menjadi pelajaran untuk mereka berdua terutama untuk Elang.
"Elang mau membuang kain sutra, malah dapatnya kain kafan!!" Umpat Rafli.
"Bi, ungkapannya seram amat!!" Kata Bandiah.
"Ya itu untuk menggambarkan kebodohan Elang sebagai laki-laki!!" Jawab Rafli.
Rupanya pernikahan Shanum yang tak jadi batal itu membuat Elang juga penasaran Shanum hendak menikah dengan siapa.
"Kurang ajar!! Beraninya dia hendak menikahi calon istriku!!" Kata Elang geram bukan main.
"Tapi siapa orang itu?? Gumam Elang lagi.
"Papi, mengapa Sandro tidak boleh bertemu dengan calon istri Sandro sendiri??" Tanya Sandro.
"Kita hanya mengikuti adat saja Sandro agar nanti pernikahan kamu dan Shanum nantinya akan langgeng sampai menjadi kakek dan nenek!!" Ucap dokter Soedibyo.
"Kamu mau kan menua bersama Shanum sambil mengasuh anak cucu kalian kelak??" Kata dokter Soedibyo.
"Sandro mau pi??" Ucap Sandro mantap.
"Oleh sebab itu kita ikuti saja aturan adat di sini Sandro!!" Ucap papinya.
"Sekarang kamu temani papi untuk mengurus keperluan pernikahan kalian!!" Kata papi nya lagi.
"Kamu seorang pengusaha yang sering menyembunyikan identitasmu di balik sifat dan sikap bodohmu, sudah waktunya sekarang kamu kembali menjadi dirimu sendiri, Sandro!!" Kata dokter Soedibyo.
**************
"Ada apa bu?? Undangan siapa itu?? Undangan pernikahankah??" Tanya Rahman saat sepulang dari bekerja melihat ibunya duduk di teras dengan wajah yang teramat serius.
"Shanum akan menikah, Man!!" Kata ibunya.
__ADS_1
"Menikah dengan siapa bu?? Bukannya pernikahan mereka batal karena Elang ketahuan oleh Shanum sedang berselingkuh di kamar apartemennya?" Tanya Rahman.
"Bukan dengan Elang, Rahman tapi?? Lho ini kan Indra??" Kata ibunya Rahman sangat kaget.
"Apa Indra?? Ah, yang benar bu!! Bukannya Indra sudah hampir lima bulan sudah meninggal dunia?" Tanya Rahman.
"Kamu pikir ibu kamu ini buta? Katarak? Sehingga ibu tidak bisa melihat dengan jelas?" Kata ibunya dengan kesal.
"Yee...Ibu sendiri lho yang bilang begitu bukan Rahman ya!!" Kata Rahman lagi.
"Serius Rahman, kali ini ibu tidak bercanda!!" Kata ibunya.
"Kapan pernikahan mereka akan dilaksanakan bu??" Yanya Rahman.
"Tiga hari lagi!!" Kata ibunya.
"Rahman juga penasaran bu, siapa lelaki yang mirip sekali wajahnya dengan Indra itu!!" Gumam Rahman.
****************
"Lelaki di pemakaman itu!!" Gumam Elang.
"Ya pasti dia orangnya, bukannya lelaki idiot itu memang mirip sekali dengan Indra??" Gumam Elang lagi.
Hahahaha....
"Kamu lebih memilih menikah dengan si idiot itu ketimbang dengan aku Shanum? Bisa apa lelaki yang mengalami keterbelakangan mental itu!! Jangan kata untuk menghidupi kalian semua, untuk menghidupi dirinya sendiri saja dia belum tentu bisa!!" Kekeh Elang merasa geli.
"Dasar wanita bodoh, apa dia pikir karena si idiot itu sangat mirip dengan Indra? Makanya dia mau menikahi lelaki kurang waras itu!!" Geram Elang.
"Dan kamu lelaki gila, awas aja kamu!! Kamu tidak akan pernah kubiarkan bahagia bersama calon istriku, kamu tunggu saja!!" Kata Elang sambil mengepalkan tinjunya.
Mata Elang menyorot kemerahan antara dipengaruhi minuman keras juga kebencian.
"Aku sungguh tidak rela jika wanita yang kuimpikan sejak dulu untuk kunikahi akan dinikahi oleh lelaki lain, kurang waras pula!! Masa aku yang tampan, dan tentunya masih waras ini kalah bersaing dengan si gila itu?? Oh no!!" Gumam Elang.
"Maaf, kamu ini siapa ya??" Sapa maminya Elang saat melihat Tania datang ke mansion mereka.
"Eh tunggu, saya sepertinya mengenalmu!!" Kata maminya Elang menatap wajah Tania lekat.
Dahi wanita cantik itu mengerenyit mencoba mengingat sesuatu.
"Aaahhh iya, bukankah kamu wanita yang bersama Elang putraku di dalam foto itukan? Kamu yang menyebabkan kandasnya pernikahan Elang dan Shanum, sekarang apa lagi yang kamu inginkan wanita ular?" Tanya maminya Elang geram.
*
*
__ADS_1
***Bersambung...
Ikuti terus kisah mereka dalam episode selanjutnya dan jangan lupa dukungannyaππ