SKANDAL VIDEO MASA LALU

SKANDAL VIDEO MASA LALU
Menjadi Korban Bagas


__ADS_3

Indhira menarik nafas yang terasa berat untuk dia hirup. Harapannya agar Chrystal tidak mengenalinya ternyata pupus sudah. Indhira merasa jika dia memang bukan murid yang menonjol. Namun, kedekatan dengan Bagas sampai terjadinya adegan yang sempat viral, membuat murid SMA Satu Nusa Satu Bangsa tidak akan pernah bisa melupakannya begitu saja.


Apalagi Chrystal adalah salah seorang wanita yang sempat menjadi kekasih Bagas. Bahkan, jika Indhira tidak salah ingat. Chrystal sedang berusaha mendekati Bagas kembali setelah dirinya putus dengan Bagas. Dan kasus video viral itu menggagalkan rencana Chrystal untuk bisa kembali menjalin hubungan dengan Bagas.


" Kamu kok bisa ada di sini?"


Kalimat yang kembali terucap dari mulut Chrystal membuat jantung Indhira berdetak semakin kencang. Bahkan telapak tangannya terasa dingin dan berkeringat karena dia sedang berada dalam ketakutan yang teramat sangat. Mungkin sama saja seperti ketika pertama kali mengetahui soal video viral itu.


Indhira pasrah. Jika saat itu juga Chrystal membuka peristiwa buruk yang merupakan aib yang sangat memalukan baginya. Indhira harus siap menerima setiap cer caan yang akan terlontar dari mulut Chrystal, atau mungkin juga dari rekan-rekan kerjanya di salon itu.


" Kamu Indhira, kan?" Chrystal semakin menegaskan jika dia masih mengenali sosok Indhira. Tentu saja semua pegawai salon itu terkejut saat Chrystal mengenal Indhira.


" Lho, Mbak Chrystal kenal sama Mbak Indhira ini, ya?" tanya Janet yang terkejut saat mengetahui ternyata Bos barunya mengenali Indhira.


" Iya, dulu aku satu sekolah sama dia waktu SMA. Tapi, dia tidak tamat sekolahnya ..." ujar Chrsytal menjelaskan bagaimana dia bisa mengenal Indhira, teman seangkatannya saat SMA yang kini menjadi pegawainya.


Indhira menggigit bibirnya. Dia merasakan bom waktu itu sebentar lagi akan meledak, karena Chrystal sudah menyinggung sekolah Indhira yang tidak tamat SMA, dan Chrystal tahu apa penyebabnya.


" Oh iya, waktu itu kamu sempat ikut belajar paket C 'kan, Ra?" Janet menyahuti seolah membenarkan saat mulai bekerja di salon milik Sandra dulu, Indhira memang tidak mempunyai ijazah SMA. " Tapi, salut sih, sekarang Indhira sudah lulus Diploma 2, Mbak. Biar SMA formal tidak tamat, tetap bisa lanjut sampai kuliah." Janet memuji ketekunan Indhira dalam menjalani aktivitasnya antara pendidikan dan bekerja. Mungkin jika Tante Sandra tidak sakit, dan Indhira masih ikut tinggal dengan Tante Sandra, dia bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.


" Ya sudah, kalian mulai pekerjaan kalian masing-masing." Chrsytal menyuruh pegawainya untuk kembali beraktivitas. " Dan kamu, Indhira. Kamu ikut ke ruangan saya!" Khusus untuk Indhira, Chrystal justru meminta Indhira ikut ke ruangannya. " Di mana ruangan saya, Pak Dodo?" Karena ini adalah pertama kalinya dia datang ke salon itu, Chrystal bertanya pada Pak Dodo karena dia tidak tahu posisi ruangan kerjanya.


" Di lantai dua, Mbak Chrsytal. Dekat tangga sebelah kanan." Pak Koko menunjukkan di mana letak ruang kerja. Chrystal.


" Oke, Pak Dodo." Chrystal lalu melangkah menuju tempat yang dimaksud oleh Pak Dodo. diikuti oleh Indhira yang berjalan di belakangnya.

__ADS_1


Indhira sedikit bernafas lega karena Chrystal tadi tidak membuka rahasianya di hadapan pegawai salon lainnya. Sementara ini dia masih aman Tapi, dia tidak tahu ke depannya akan seperti apa? Apakah Chrystal akan merahasiakan soal video itu atau tidak.


" Kamu tidak punya ijazah SMA kok bisa melamar bekerja di sini?" tanya Chrystal heran setelah mereka sampai di ruang kerja Chrystal.


" Kamu menyogok, ya?" tuding Chrystal kemudian.


" Astaghfirullahal adzim! Bagaimana aku mau menyogok buat masuk bekerja? Sementara aku sendiri tidak punya uang saat itu." Indhira menepis anggapan Chrystal yang menudingnya melakukan cara licik agar dapat diterima bekerja di salon itu.


" Salon ini punya Tante temanku." lanjut Indhira memberitahu bagaimana dia bisa bekerja di salon itu.


" Oh ..." Chrystal hanya menjawab satu kata singkat menanggapi penjelasan Indhira.


" Oh ya, kamu tahu tidak di mana Bagas berada sekarang?" Tiba-tiba Crystal menanyakan keberadaan Bagas pada Indhira.


" Masa kamu tidak tahu? Yaaa, aku tahu kalian memang sempat putus. Tapi, setelah kejadian itu memang kalian tidak saling komunikasi?" Chrystal memang sangat penasaran dengan kabar soal Bagas. Karena setelah kabar video itu beredar, dia tidak pernah lagi melihat Bagas di sekolah. Bahkan saat dia berkunjung ke rumah Bagas pun dia tidak diperbolehkan bertemu dengan Bagas.


" Aku memang tidak tahu kabar dia!" Indhira sebenarnya tidak nyaman membicarakan soal Bagas. Namun, dia tidak mungkin bisa menghindari pembicaraan itu karena Chrystal saat ini adalah bosnya.


" Kamu tahu tidak? Setelah kasus video kalian itu ...."


Indhira sampai menahan nafasnya saat Chrystal kembali mengungkit soal videonya bersama Bagas.


" Bagas tidak pernah muncul lagi di sekolah."


Indhira mengerutkan keningnya mendengar informasi yang disampaikan oleh Chrystal soal Bagas yang tidak pernah muncul di sekolah. Memangnya Bagas dikeluarkan dari sekolah itu? Tapi rasanya tidak mungkin, karena Bagas adakah anak orang penting di yayasan tempat sekolahnya bernaung. Lantas, bagaimana Chrystal bilang Bagas tidak pernah muncul di sekolah? Pertanyaan itu seketika muncul di benak Indhira. Indhira sendiri tidak pernah mengetahui hal itu dari Rissa. Karena Rissa memang ingin Indhira melupakan Bagas, sehingga Rissa tidak pernah bercerita soal Bagas yang menjalani sisa pendidikan SMA nya melalui home schooling.

__ADS_1


" Bagas itu melanjutkan sekolah secara home schooling. Setelah lulus katanya sih dia kuliah di luar negeri. Tapi, sampai sekarang aku juga tidak tahu dia kuliah di negara mana?" Chrystal menceritakan soal Bagas yang sebenarnya tidak ingin Indhira dengar.


" Oh ya, Bagaimana kamu bisa sampai di kota ini? Sudah lama pindah ke sini?" tanya Chrystal lagi. Dia seolah ingin mendengar bagaimana kehidupan Indhira setelah dikeluarkan dari sekolah. " Kamu duduk, deh! Jangan berdiri saja!" Chrystal pun menyuruh Indhira untuk duduk, karena sejak tadi Indhira memang memilih berdiri, sebab Indhira tidak enak Chrystal belum menyuruhnya duduk.


" Aku ke Semarang dan bekerja di sini tidak lama setelah keluar dari sekolah," aku Indhira jujur.


" Pasti berat ya, jadi kamu!? Sudah hilang keperawanan, video tersebar, dikeluarkan dari sekolah juga! Untung saja waktu sama aku tidak sampai ada cctv yang merekam kejadiannya. Kebayang deh, kalau kerekam dan tersebar juga."


Deg


Kata-kata yang keluar dari mulut Chrystal membuat Indhira tersentak. Dari kalimat yang diucapkan oleh Chrystal, Indhira dapat menangkap maksud dari kalimat itu adalah pengakuan Chrystal bahwa Chrystal juga pernah melakukan hubungan in tim itu dengan Bagas.


Terasa ditu suk sembilu hati Indhira mendengar pengakuan Chrystal. Dia pernah mendengar pengakuan Bagas yang mengatakan tidak pernah melakukan hal itu sebelumnya, walaupun saat itu dia tidak percaya. Tapi, kenyataan yang baru saja dia dengar dari Chrsytal membuat hatinya benar-benar terasa sakit.


" Bagas pasti bilang kalau dia belum pernah melakukan hal ini sebelumnya ya ke kamu? Ke aku juga begitu! Dan saat itu aku percaya sama dia. Makanya saat putus dari Bagas, aku tidak bisa move on, karena dia sudah merenggut kesucianku." Terdengar de sahan dari mulut Chrystal. " Aku tidak tahu sudah berapa banyak yang menjadi korban Bagas selain kita berdua," pungkasnya kemudian.


*


*


*


Bersambung ...


Happy Reading❤️

__ADS_1


__ADS_2