Terpikat Pesona Hot Duda

Terpikat Pesona Hot Duda
Hidup Normal.


__ADS_3

"Bang sat! Kau dan Ayahmu itu sama saja, sama sekali tidak pernah menganggapku sebagai saudara kalian. Untuk bekerja sama saja kalian begitu pelit dan angkuh, kalian lebih mementingkan harta daripada saudara kalian sendiri," tukas Hermawan yang terlihat sangat murka.


Padahal saat ini ia sedang berada di Kantor Polisi untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya, dia lah orang yang diam-diam telah mengikuti Diego saat hendak menuju ke Bandara. Tadinya Hermawan berniat ingin menabrak mobilnya yang pasti akan membuat Diego celaka, tetapi malah mendapat kesempatan karena tidak menyangka jika mobil yang ditumpangi Diego akan berhenti di sebuah toko. Sehingga itulah yang menjadi kesempatan Hermawan untuk memutuskan tali rem mobil tersebut.


"Jangan bawa-bawa Papa karena Papa sudah tidak ada Om. Seharusnya kau itu sadar diri, kenapa aku dan Papa tidak mempercayaimu itu semua karena kesalahanmu sendiri. Kau begitu licik dan juga sama sekali tidak bisa diandalkan. Apa kau pikir aku tidak tahu bagaimana dulu kau mengkhianati Papa dengan menggelapkan uang perusahaan hah? Meskipun waktu itu aku belum terlalu mengerti soal perusahaan dan aku masih sekolah, tapi aku mengerti semuanya Om. Masih untung waktu itu Papa tidak menjebloskanmu ke dalam penjara, tapi kali ini aku tidak akan mungkin membebaskanmu," tukas Diego.


"Ck, aku sama sekali tidak menyesal pernah mencelakaimu. Tapi yang aku sayangkan kenapa malah supir itu yang meninggal, harusnya kau yang pergi menyusul Ayahmu itu. Aku juga tidak pernah menyesal telah membuat Ayahmu kehilangan nyawanya, karena memang sudah sepantasnya kalian semua mendapatkan itu," kata Hermawan tersenyum sinis, tanpa sengaja ia telah mengakui perbuatan jahatnya di masa lalu.


Bugh!


"Ba ji ngan! Jadi ternyata benar apa yang Mama katakan jika kematian Ayahku adalah settinganmu, jadi ternyata Papa meninggal juga karena kau Bang sat!" Tukas Diego yang terlihat begitu murka sehingga ia memukul wajah om-nya tersebut.


Hermawan tak mengelak lagi, juga tak membalas perbuatan Diego, ia malah tampak tersenyum smirk yang membuat Diego merasa semakin emosi.


Setelah mengetahui kebenarannya tentu saja membuat Diego tak terima dan tak tinggal diam. Ia meminta Polisi untuk mengusut kasus ini sampai tuntas hingga akhirnya Hermawan pun dijatuhkan hukuman 15 tahun penjara karena sudah sengaja mencelakai orang lain serta membuat dua orang sekaligus meninggal dunia, yaitu setelah membunuh ayah Diego di masa lalu dengan membuatnya seakan-akan meninggal karena sakit dan juga supir taksi yang membawa Diego.


*****


Beberapa bulan kemudian, orang-orang yang sudah selalu berbuat jahat dan ingin menghancurkan Diego, Sastro beserta keluarganya saat ini sudah berada di penjara, mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Baik Carlos, Roy, Karen, Hermawan berikut dengan anak buah mereka yang terlibat.


Pada akhirnya Diego dan keluarganya sudah bisa menjalani hidup normal seperti semula, hanya saja harus tetap berjaga-jaga karena bisa saja akan muncul orang jahat yang lainnya karena memang banyak sekali orang yang iri terhadap kesuksesan Diego maupun keharmonisan keluarga mereka.


Meskipun saat ini mereka sudah menjalani hidup normal, tetapi tiga bodyguard yang bekerja di kediaman Abimana dan selama ini selalu berjuang untuk keluarga mereka, bahkan rela terluka demi melindungi tuannya, tetap diperkerjakan selagi mereka mau. Karena selain bodyguard, Aron, Jason dan Ramzi juga bekerja sebagai supir pribadi untuk mengantar keluarga tersebut kemana-mana sekaligus melindunginya seperti biasa. Apalagi supir di sana juga sudah mengundurkan diri dan pulang ke kampung halaman, sehingga Diego tidak perlu lagi mencari supir baru.


_____


"Akhirnya semua masalah selesai juga ya Sayang. Aku benar-benar tidak menyangka kita akan mengalami cobaan yang begitu berat tetapi kita juga bisa melewatinya, ini semua juga tak luput dari bantuan orang-orang yang peduli dan menyayangi kita," ucap Diego yang pada akhirnya bisa bernafas lega.


"Iya Kak, di balik setiap masalah yang kita hadapi itu pasti akan selalu ada hikmahnya. Buktinya kita bisa melihat siapa orang yang sudah jahat serta menusuk kita dari belakang dan orang yang benar-benar tulus membantu, selalu ada di pihak kita. Ternyata malah orang lain Kak yang selalu ada buat kita seperti tiga Bodyguard yang kau pekerjakan, Suster Ayumi dan Suster Maira, mereka semua benar-benar sangat baik dan rela berkorban untuk kita. Aku bisa melihat mereka melakukan itu semua bukan hanya karena mereka bekerja dengan kita, tapi memang mereka semua peduli," ucap Raisa.

__ADS_1


"Iya kau benar Sayang dan bagiku sekarang ini mereka bukanlah orang lain, mereka juga bagian dari keluarga kita," ucap Diego.


"Aku setuju Kak, aku juga sudah menganggap mereka sebagai saudaraku sendiri. Tiga Bodyguard itu sudah seperti Kakakku, sedangkan Sus Maira dan Sus Ayumi itu sudah seperti Adikku," ucap Raisa yang tanpa sadar meneteskan air matanya.


Diego sangat mengerti bagaimana perasaan istrinya saat itu, sehingga ia pun langsung saja meraih tubuh mungil istrinya tersebut ke dalam dekapannya. Lalu Diego melerai pelukan tersebut dan mencium kening Raisa, hingga turun mencium bibir sang istri yang selalu membuat candu.


Raisa membalas ciuman tersebut, membuat Diego pun tak menyia-nyiakan kesempatan dengan memperdalam ciu man mereka. Keduanya saling me lu mat hingga ciuman tersebut semakin memanas dan terjadilah pergelutan di atas ranjang. Meskipun di siang hari dan ada anak bungsu mereka yang sedang tidur di atas ranjang tersebut, mereka seakan tak peduli, yang terpenting bisa memadu kasih untuk melepaskan hasrat yang sudah menggebu-gebu.


_____


"Sayang, terima kasih ya karena selama ini kau selalu ada di sampingku. Aku mencintaimu, aku mohon jangan pernah tinggalkan aku, aku tidak tahu bagaimana hidupku tanpamu," ucap Diego saat aktivitas di atas ranjang sudah selesai.


"Kau ini bicara apa sih Kak, aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu selagi kau selalu setia dan berada di sisiku. Aku juga mencintaimu Kak," ucap Raisa pula.


"Tentu saja Sayang, aku janji selamanya akan selalu berada di sisimu," ucap Diego lalu mendekatkan wajahnya hendak mencium Raisa kembali.


Akan tetapi tiba-tiba saja terdengar suara tangisan Diesa yang membuat Diego dan Raisa tersenyum. Lalu segera saja Raisa meraih sang bayi dan memberinya ASI.


"Tidak masalah, masih ada waktu nanti malam jika baby Diesa sudah tidur. Tunggu ya Diesa, kalau kau sudah besar nanti maka kau harus tidur sendiri, tidak boleh mengganggu Papa dan Mama lagi," ucap Diego.


Raisa hanya geleng-geleng kepala saja dan tersenyum menanggapi ucapan suaminya tersebut.


"Oh iya Kak, satu minggu lagi 'kan Diesa ulang tahun yang pertama, bagaimana kalau kita merayakannya," usul Raisa.


"Tentu saja, untuk Princess Papa tentu saja Papa akan merayakan ulang tahunnya besar-besaran di Hotel Bintang 5 terbaik. Kita akan mengundang banyak orang untuk ikut merayakan ulang tahun Anak kita yang cantik ini," kata Diego.


"Tidak usah Kak, bukan seperti itu maksudku. Lebih baik kita buat saja acaranya di rumah saja lalu kita mengundang keluarga dan juga orang-orang terdekat. Tidak perlu terlalu ramai yang penting berkesan dan nantinya akan menjadi kenangan untuk Diesa," ucap Raisa.


"Ya sudah terserah kau saja, apa yang menurutmu terbaik aku akan ikut. Oh ya Sayang aku mau ke perusahaan sebentar ya, Aku ada janji mau bertemu klien di sana. Aku janji tidak akan lama dan akan langsung kembali," ucap Diego.

__ADS_1


"Iya Kak, kau hati-hati ya dan jangan lupa mandi dulu," ucap Raisa.


"Iya dong Sayang, tentu saja aku akan mandi setelah melakukan adegan panas denganmu," bisik Diego yang membuat Raisa tersenyum geli mendengarnya.


*****


Hari yang dinanti telah tiba, yaitu acara perayaan ulang tahun Diesa yang pertama dan diadakan di kediaman Abimana. Saat ini Diesa terlihat sudah semakin besar, pintar dan juga semakin cantik sangat mirip dengan sang ibu. Ia juga sudah pintar berjalan dan sedikit-sedikit berbicara, yang paling fasih tentunya memanggil mama dan papanya.


Ucapan selamat dan riuh tepuk tangan menyanyikan lagu ulang tahun berlangsung dengan sangat meriah meskipun hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat saja. Setelah memotong kue, kini mereka pun tampak menikmati hidangan yang telah disajikan dengan berbagai macam menu lezat.


"Pengumuman-pengumuman, maaf mengganggu waktunya sebentar. Karena semuanya sedang berkumpul di sini aku juga ingin menyampaikan kabar penting kepada kalian semua," ucap kelvin yang membuat semua mata pun beralih menatapnya.


Tentunya semua merasa sangat penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Kelvin. Di saat itu Kelvin juga menggenggam erat tangan Nada sang kekasih yang baru saja menjalin hubungan dengannya beberapa bulan yang lalu


"Ada apa Kelvin, apa yang ingin kau katakan?" Tanya Sastro.


"Jadi begini Ayah, di depan kalian semua sebagai keluargaku dan juga kerabat dekatku, aku ingin melamar wanita yang ada di depanku ini. Wanita yang sangat aku cintai untuk menjadi istriku," ucap kelvin yang membuat Nada dan semuanya tampak terkejut, tetapi juga merasa sangat bahagia.


Kelvin tampak menunduk, lalu ia pun mengeluarkan kotak bludru berwarna merah dari dalam saku jasnya dan membuka kotak tersebut, serta memperlihatkan sebuah cincin berlian yang begitu indah di depan Nada.


"Nada, maaf jika ini terlalu cepat dan mengagetkanmu. Aku tahu hubungan kita belum terlalu lama, tetapi aku sangat mencintaimu dan aku mau menjalin hubungan yang lebih serius denganmu. Bolehkah aku menjadi seseorang yang akan selalu berada di sisimu, menjadi seseorang yang akan selalu menjaga dan melindungimu sampai akhir hayatku? Nada, will you marry me?" Ucap Kelvin yang menatap dengan serius dan penuh harap.


Nada menutup mulut dengan kedua tangannya, ia benar-benar sangat terharu bahagia dan tak menyangka jika pria kaku seperti Kelvin akan melamarnya dengan sangat romantis, bahkan di depan keluarga dan juga kerabat dekat. Yang tak pernah terpikirkan oleh Nada sebelumnya.


"Terima … terima … terima … ."


Terdengar suara orang-orang yang menyaksikan akan hal itu karena tentu saja mereka semua ingin Kelvin dan Nada bersatu.


"Iya, aku mau Kak menikah denganmu," jawab Nada hingga membuat Kelvin merasa sangat bahagia dan langsung saja melingkarkan cincin tersebut di jari manis calon istrinya itu.

__ADS_1


Raisa, Diego dan yang lainnya tersenyum ikut merasakan kebahagiaan Nada dan Kelvin, dan juga membuat para jomblo menjadi iri.


Bersambung …


__ADS_2