Terpikat Pesona Hot Duda

Terpikat Pesona Hot Duda
Merasa Bahagia.


__ADS_3

Raisa mengguling-gulingkan tubuhnya di atas kasur, ia merasa sangat bahagia karena setelah mendapatkan restu dari ibunya Diego, kini ia juga mendapatkan restu dari anaknya, sehingga mereka pun langsung saja merencanakan pernikahan yang akan dilaksanakan bulan depan. Raisa tak menyangka jika ia akan menjadi istri seorang pria yang tak pernah diduga sebelumnya. Apalagi pria itu sudah memiliki seorang anak, bahkan anak asuhnya sendiri. Tak henti-hentinya Raisa tersenyum lalu ia pun mengambil foto sang nenek yang berada di atas nakas, samping tempat tidurnya itu.


"Nek, Nenek benar ternyata Kak Diego memiliki perasaan untukku, begitu juga denganku yang juga mencintainya Nek. Dan apa Nenek tahu, sebentar lagi kami akan menikah, aku akan menjadi istrinya Nek. Seandainya saja Nenek ada di sini, pasti Nenek akan ikut merasakan kebahagiaan yang aku rasakan saat ini. Restui hubungan kami ya Nek dan doakan hubungan kami akan langgeng selamanya," gumam Raisa yang menatap foto sang nenek lalu memeluknya.


------


Sama halnya dengan Raisa, Diego yang saat ini berada di halaman belakang rumahnya tepatnya di samping kolam renang, ia juga merasakan bahagia dan tersenyum karena mengingat Raisa yang sebentar lagi akan menjadi istrinya. Ia juga tak menyangka jika cintanya akan diterima oleh gadis muda tersebut, berikut dengan anaknya.


"Raisa … Raisa, aku tidak menyangka jika kau telah berhasil membuatku jatuh cinta dan berani untuk mengakhiri masa lajangku. Padahal dulu aku benar-benar mengalami trauma berat akan cinta, tetapi kau mampu menghilangkan rasa trauma itu. Kau adalah wanita yang unik, kau wanita yang baik dan membuatku tergila-gila padamu," gumam Diego sembari memandangi foto Raisa yang ada di ponselnya tersebut.


Di saat itu tiba-tiba saja pikiran Diego melayang pada malam di saat ia dan Raisa memadu kasih, melakukan adegan panas di atas ranjang, sehingga membuat sesuatu di bawah sana pun berdiri tegak.


"Syit! Hanya membayangkan Raisa saja gagang sapuku ini sudah berdiri seperti ini. Padahal dulu tidak pernah, selalu saja aman. Sabar, sebulan lagi kau akan bisa bersama dengannya setiap saat," ucap Diego yang merasa geli dengan ucapannya sendiri.


Akan tetapi karena rasanya juniornya itu tidak bisa menurut, pada akhirnya Diego pun beranjak dari tempat duduknya, lalu melangkahkan kaki menuju ke kamar dan langsung saja masuk ke dalam toilet untuk menuntaskan hajatnya tersebut.


*****


Keesokan hari Diego yang membutuhkan bantuan Riky terkait pernikahannya dengan Raisa, sehingga ia pun memutuskan untuk pergi ke perusahaan sahabatnya itu. Karena menurutnya lebih baik berbicara langsung daripada harus melalui ponsel.


Setibanya di sana, resepsionis yang sudah sangat mengenal Diego itu pun langsung saja mempersilahkannya untuk langsung menuju ke ruangan CEO di perusahaan tersebut.

__ADS_1


------


"Ough, ayo Sayang, lagi. Agh, ini benar-benar sangat nikmat." Riky terus saja meracau karena juniornya yang terus dimanjakan oleh seorang wanita yang berada di kolong meja kerjanya itu.


Wanita itu terus saja memijat-mijat gagang sapunya itu sembari mengu lumnya dan sesekali menggigit kecil dengan manja, sehingga membuat Riky pun mengerang, men de sah karena merasakan kenikmatan. Ia juga sesekali me re mas kedua bukit kembar yang berada di balik dress yang digunakan oleh wanita tersebut.


"Sialan! Kau ini apa tidak bisa mengunci pintu saat sedang bercinta seperti itu," umpat Diego yang sudah terlanjur masuk ke dalam ruang CEO dan mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh sahabatnya.


Sehingga wanita yang tadi memanjakannya itu pun langsung saja menghentikan aktivitasnya, lalu keluar dari kolong meja dan pergi meninggalkan ruang CEO.


Diego sudah tahu betul siapa wanita tersebut, dia adalah sekretaris Riky dan juga sebagai wanita pemuas nafsunya tanpa melakukan hubungan suami istri di perusahaan.


"Kau ini benar-benar menggangguku saja, ada apa?" Tanya Riky ketus.


"Tidak ada orang lain yang berani masuk ke ruanganku tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, itu hanya kau," ujar Riky.


"Oke, oke, aku minta maaf. Nanti kau 'kan bisa melanjutkannya lagi. Jadi apakah sekarang aku boleh tetap berada di sini atau aku keluar?" Tanya Diego.


"Sial! Kau sudah di dalam sini, sudah menggangguku dan sekarang kau mau pergi begitu saja. Cepat katakan ada apa," tukas Riky.


Lalu ia pun menceritakan kepada sahabatnya tentang hubungannya dengan Raisa, apa yang mereka lakukan di malam itu, sampai mereka sudah berencana untuk menikah.

__ADS_1


"Wah … kau benar-benar luar biasa Diego. Aku tidak menyangka jika gagang sapumu itu benar-benar masih berfungsi dan kau mencobanya dengan wanita muda yang masih V. Kau benar-benar sangat beruntung Diego, aku saja tidak pernah lagi merasakan wanita yang masih V kecuali waktu itu. Pantas saja selama ini kau tidak mau aku kenalkan dengan wanita-wanita yang sudah berumur dan berpengalaman, ternyata kau lebih menyukai anak kecil dan masih polos," ujar Riky yang sebenarnya juga sangat senang mendengar kabar bahwa sahabatnya akan menikah lagi.


"Sialan, Raisa itu bukan anak kecil. Dia juga sudah dewasa, usianya sudah memasuki 26 tahun," kata Diego.


"Ya tapi tetap saja kau lebih tua 10 tahun darinya. Apalagi kau adalah seorang duda anak 1," ledek Riky.


"Tidak masalah, aku yakin dia juga mencintaiku pasti karena sudah Terpikat Pesona Hot Duda sepertiku," ujar Diego mengulas senyum tipis.


"Ya mungkin saja. Oke kau tenang saja aku pasti akan membantumu dan congrats ya Bro karena akhirnya kau menemukan jodohmu juga setelah sekian lama kau merasa sakit hati dan trauma atas Clarissa. Aku akui Raisa itu benar-benar wanita yang luar biasa karena sudah berhasil membuatmu jatuh cinta," ucap Riky yang memberikan selamat kepada sahabatnya itu.


*****


Sejak beberapa kali bertemu dengan Raisa berikut dengan momen-momen yang tanpa sengaja maupun disengaja, membuat Sastro semakin memiliki perasaan yang berbeda saat berada di dekat wanita tersebut. Bukan perasaan cinta, tetapi ia merasakan ada ikatan batin yang sama sekali tak pernah dirasakannya saat bersama dengan siapapun. Sehingga Sastro yang di saat itu pernah menemukan rambut Raisa yang terjatuh di kursi ruang makan saat mengundangnya makan malam di rumahnya, membuat Sastro memutuskan untuk melakukan tes DNA secara diam-diam.


Saat ini Sastro bersama asistennya Kelvin sedang berada di rumah sakit, tepatnya di ruang dokter untuk mengambil hasil tes DNA tersebut.


"Maaf Tuan jika Anda terlalu lama menunggu dan ini hasilnya. Saya yakin ini benar-benar akurat, jadi apapun hasilnya telah menentukan bahwa Nona Raisa itu anak kandung Anda atau bukan," ucap dokter sembari memberikan sebuah amplop coklat yang berisi hasil tes DNA kepada Sastro.


"Baik Dokter, terima kasih banyak," ucap Sastro yang menerima amplop tersebut.


Sastro benar-benar sudah tak sabar lagi ingin mengetahui apakah hasilnya, ia akan menerima apapun itu yang terpenting sudah tak merasa penasaran lagi. Lalu segera saja ia membuka lipatan pada lembaran yang berada dalam amplop coklat tersebut dan membaca hasilnya.

__ADS_1


Bersambung …


__ADS_2