The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 105


__ADS_3

"Hihihi,gue tadi udah bilang kan"racaunya saat melihat mayat lawan lawannya sambil tertawa sendiri.


Dengan langkah yang tertatih tatih sambil memegang tangannya,ia menuju mendekat ke mobilnya.Ia mengambil hp miliknya dengan tangan yang bawah akan hujan,menghubungi seseorang.


"Halo Riel,tumben nelpon gue.Ada apa nih?"ujar Leo,orang yang dihubungi Ariel.


"Riel,halo!"


"lo disana?hei!"


"Kamu gak kenapa napa kan Riel?"ujar Leo bertubi tubi,nada bicaranya mulai terdengar khawatir karena tidak mendapat respon dari peneleponnya.


"Riel"panggil Leo lagi.


"Ha..halo Leo,jemput gue bawa orang orang kita dan jangan lupa ba..bawain gue hoodie putih ya"ujar Ariel pada Leo,setelah itu hp miliknya terjatuh dari genggamannya keatas aspal.Diikuti tubuhnya yang terduduk lemas bersandar di bagian samping mobilnya tepat dibawah guyuran hujan yang masih sangat deras.


Leo yang saat ini berada di apartemennya langsung merasa cemas dan resah setelah mendapatkan panggilan telepon dari Ariel,setelah mengatakan ucapan singkat gadis itu sudah tak memberikan respon lagi padahal Leo belum sempat menanyakan posisi gadis itu saat ini dan beberapa saat kemudian panggilan itu mati.


Leo segera menghubungi Rion untuk membantunya


"Halo bro"sapa Rion mengangkat telepon darinya.


"Rion lacak lokasi terakhir hp Ariel aktif,bawa orang ke sana dan jangan lupa kasih tau gue"suruh Leo ke Rion.


"Emangnya ada apa?"tanya Rion.


"Udah gak usah banyak nanya lo,ini darurat"ujar Leo kemudian langsung menutup panggilan itu.


Sambil menunggu Rion menemukan lokasi Ariel,Leo terlebih dahulu mengambil hoodie putih miliknya yang ia simpan didalam lemari seperti yang diminta Ariel tadi.

__ADS_1


Ting...suara pesan masuk,itu dari Rion yang memberi dimana lokasi Ariel saat ini.


Leo berlari keluar dari apartemennya menuju ke parkiran bawah gedung untuk mengambil mobilnya kemudian segera melaju ke lokasi yang diberi tahu oleh Rion.


Di rumah kediaman Aurel dkk saat ini juga ketiga gadis lain yang tinggal disana sedang merasa cemas karena salah satu diantara mereka belum kembali juga sampai saat ini siapa lagi kalau bukan Ariel,padahal gadis itu hanya berpamitan sebentar untuk pergi keluar membeli makanan untuk mereka.


"Ini kok Riri belum balik balik sih,udah lebih sejam ini"ujar Aurel dengan cemas menunggu kepulangan kembarannya.


"Sabar Re,mungkin Riri beli makanannya ditempat yang jaraknya agak jauh dari sini atau mungkin antri nya harus lama,kalau enggak mungkin dia berhenti dulu karena hujan diluar kan lumayan deras"ucap Kayla menenangkan Aurel yang terlihat cemas,padahal dirinya sendiri juga cemas didalam hatinya.


"Semoga,salah satu yang lo bilang bener Kay"


Ujar Aurel berharap memang salah satu yang dikatakan Kayla yang membuat kembarannya itu lama kembali.


Tapi dibanding keduanya ada gadis yang sejak tadi jauh lebih cemas dan khawatir namun berhasil disembunyikan dengan baik dengan cara bersikap setenang mungkin dan hanya diam memandang kearah layar televisi,orang itu adalah Shasa.Gadis itu menjadi yang paling merasa cemas dan khawatir karena semenit yang lalu ia mendapat pesan dari Rion dan isinya sangat tentang Ariel yang menghubungi Leo sepertinya sahabatnya itu tidak dalam keadaan baik baik saja saat ini,dengan ekspresi setenang mungkin ia melirik sesekali kearah hpnya menunggu kabar baru dari Rion atau mungkin Leo tentang Ariel.


"Ja..janji gue yang terakhir juga akhirnya gue langgar"ujar Ariel lirih menatap nanar kedua telapak tangannya yang sudah terlihat memucat akibat kedinginan diguyur hujan.


Kedua kelopak mata Ariel menyipit saat terkena sorot lampu mobil yang berjalan menuju kearahnya,ia sangat berharap itu bukan pengguna jalan yang lewat tapi pertolongan untuknya.


Mobil berhenti tak jauh dari posisi Ariel saat ini kemudian seseorang langsung keluar dari dalam sana berlari menuju kearahnya,meski pandangannya sedikit terganggu akibat derasnya air hujan tapi Ariel tau kalau yang datang itu adalah Leo terlihat dari postur tubuhnya.


"Riel"panggil Leo langsung berjongkok dan memeluk tubuh Ariel yang terlihat sangat lemah dan pucat.


"kamu baik baik aja kan Riel,mereka gak lukain kamu kan?"tanya Leo terlihat sangat khawatir dengan gadis yang ada di pelukannya itu.


Deru suara kendaraan mulai terdengar lagi dan kali ini lebih banyak,itu adalah Rion yang datang bersama para anak buah mereka.


"Bereskan semua ini,tanpa jejak!"perintah Rion kepada para anak buah yang datang bersamanya.

__ADS_1


Setelah memberikan tugas pada bawahannya baru kemudian datang menghampiri Leo dan Ariel dengan membawa dua payung salah satunya ia pakai kemudian satu lagi dia gunakan memayungi dua rekannya.


"Leo bawa Ariel ke mobil lo,tolong antar dia pulang juga"pinta Rion kepada Leo.


Leo langsung mengangkat Ariel dengan gaya bridal style dan membawa gadis itu ke mobilnya dengan Rion yang memayungi mereka,Leo memasukkan Ariel kedalam mobilnya di bagian kursi penumpang belakang.


"Riel ganti baju dulu ya,didalam udah ada baju kering.Aku tunggu diluar"ujar Leo pada Ariel,gadis itu hanya menganggukkan kepalanya kemudian menutup pintu mobil.


"Nih pegang payungnya,gue ke mobil Ariel dulu buat ngambil barang barang yang dibawa Ariel.Lo jaga disini"ujar Rion menyerahkan salah satu payung yang dipegang ke Leo.


"Iya"saut Leo mengambil alih payung yang disodorkan Rion.


Setelah itu Rion segera menjauh dari mobil Leo menuju kearah mobil Ariel,sekitar lima menit kemudian Ariel menurunkan kaca mobil Rion.


"Udah selesai"tanya Leo pada Ariel.


Ariel menganggukkan kepalanya singkat.


"Yau dah,pindah ke kursi depan"pinta Leo kepada Ariel,setelah itu berjalan setengah memutar kemudian masuk kedalam mobilnya tepat di kursi pengemudi.


"Kita tunggu Rion bentar ya,baru aku antar kamu pulang"ujar Leo pada Ariel,lagi dan lagi Ariel hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai respon.


Rion berjalan kembali mendekat sambil menenteng barang bawaan Ariel yang ia temui didalam mobil gadis itu,ia memasukkannya kedalam mobil tepatnya di kursi belakang.Setelah itu ia mengetuk kaca mobil sebelah Leo duduk meminta kaca itu dibuka.


"Antar Ariel pulang"suruh Rion pada Ariel.


"Ri,mobil sama hp lo termasuk keadaan disini biar gue yang urus"ujar Rion kali ini pada Ariel.


"

__ADS_1


__ADS_2