The Twin'S : Aurel And Ariel

The Twin'S : Aurel And Ariel
Chapter 157


__ADS_3

Dengan emosi yang hampir meledak,Miko melangkah menghampiri dua laki laki yang menjadi sumber emosinya itu


"HEH LO MAU CARI GARA GARA SAMA GUE!"seru Miko dengan emosi yang menggebu gebu.


"Sabar Mik,jangan emosi"ujar Mia menghampiri Miko,ia memperingati kembarannya itu untuk jangan terlalu terbawa emosi.Apalagi kalau dilihat lihat orang yang mereka kejar itu terlihat sangar sangar,kan gak lucu nanti kalau mereka diapa-apain.


Salah seorang dari pria itu maju selangkah mendekat kearah Miko sambil tersenyum, tuhkan Mia jadi tambah takut.Gadis itu bersembunyi dibelakang punggung Miko.


"Ah maaf dek,tadi temen saya gak sengaja" ucap laki laki itu meminta maaf,terdengar suaranya berat.


"Gak Sengaja Gimana?!Itu Tadi Temen Om Keliatan Banget Sengaja Baret Mobil Saya" ujar Miko tak terima orang itu mengatakan tak sengaja melecetkan mobilnya.


Laki laki satunya yang tadi berdiri satu langkah dibelakang rekannya akhirnya ikut maju kedepan.


"Maaf dek,tapi tadi saya memang gak sengaja.Soalnya tadi saya buru buru ngeluarin pisau karena saya sama temen saya lagi ngejar buronan kita dek,jadi sekali lagi maaf"ujar orang itu.


"Om berdua lagi ngejar buronan?om berdua polisi atau gimana?"tanya Mia bersuara dari balik punggung Miko.


"Ya begitulah dek,kira kira"ujar Pria pertama.


"Berarti buronan om berdua berhasil lolos dong,pasti gara gara saya ngejar motor om berdua ya?"tanya Miko.


"Enggak kok,adek berdua tenang saja. Buronan saya sama temen saya gak lolos kok"ujar laki laki itu.


"Kirain"gumam Mia pelan.


"Kalau begitu,mana mobil adek yang lecet tadi.Boleh kami lihat,biar kami gampang memperkirakan ganti ruginya"pinta laki laki kedua.


"Nah gitu dong om,mari saya tunjukkan"ujar Miko mengajak kedua laki laki berbaju serba hitam itu.


"Silahkan jalan duluan dek"ujar salah satu diantara dua laki laki itu.


Miko dan Mia serentak menganggukkan kepala mereka,setelah itu sikembar berbalik badan hendak berjalan menuju kearah mobilnya Miko lagi.


Namun baru beberapa langkah,kedua laki laki berpakaian hitam itu saling melihat satu sama lain kemudian kompak tersenyum penuh arti dibelakang punggung sikembar


Buk...buk...tengkuk sikembar Mia dan Miko dipukul cukup keras disaat bersamaan dari arah belakang,kedua tubuh mereka luruh tergeletak diatas jalan karena keduanya sudah dalam keadaan tak sadarkan diri.


"Buronan kami gak lolos kok dek,soalnya yang jadi buronan kami itu kalian"ujar laki laki pertama bersemirik saat melihat kedua remaja yang pingsan itu.


"Hubungi mereka"suruhnya kepada rekannya.


"Sudah,mereka sebentar lagi tiba"saut laki laki satunya.

__ADS_1


Brum...brum...citt...benar saja,tak lama setelah orang itu berkata seperti itu.Sebuah mobil sedan berwarna hitam datang dan berhenti tepat disana,terlihat empat orang keluar dari dalam mobil sedan itu.


"Kalian bawa mereka kedalam,nanti dua orang bawa mobil milik kedua bocah itu"ujar laki laki pertama tadi memberi intrupsi kepada rekan rekannya yang baru sampai.


Disaat rekan rekannya sibuk mengurus dua bocah SMA itu,laki laki yang pertama itu mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.


"Halo bos,dua domba sudah kami tangkap" lapor orang itu kepada seseorang.


"Bagus,segera dapatkan sisanya"saut sibos dari seberang sana.


"Siap bos"saut orang itu,pembicaraan itu selesai.


Laki laki itu kembali melihat pekerjaan rekan rekannya yang lain


"Pastikan tidak ada jejak yang mencurigakan, kalau sudah selesai ayo segera tinggalkan tempat ini"Intrupsinya.


"Oh ya dan satu lagi,hp kedua anak muda itu berikan kepadaku"pintanya kepada rekan rekannya.


Tak lama setelah ia mengatakan hal itu,salah satu rekannya terlihat berjalan mendekat kearahnya.


"Ini hp milik kedua bocah itu"ujar orang yang baru datang itu langsung menyerahkan dua hp yang merupakan milik Mia dan Miko.


"kuncinya udah gue buka,pake sidik jari mereka"tambah orang itu.


"Bagus,kalau begitu sana cepet bawa dua bocah itu ke markas"suruh laki laki tadi kepada rekannya itu.


Laki laki itu berjalan menuju motor croos miliknya dan duduk diatas jok motor tersebut, jari jarinya mulai sibuk mengutak atik dan mengetik beberapa kalimat kemudian mengirimnya kebeberapa kontak yang ada disana.


Laki laki itu tersenyum puas melihat apa yang baru saja ia lakukan


"Sekarang dua domba lainnya akan datang sendiri menyusul dua domba yang tadi"ujar laki laki itu dengan suara berat.


Setelah selesai dengan kegiatannya disana, laki laki itu mematikan kembali dua hp itu dan menyimpannya kedalam saku bagian dalam jaketnya.


Brum...brum...brum....suara mesin sepeda motor itu dinyalakan,tak lama berselang


Sepeda motor itu mulai melaju dengan cepat meninggalkan tempat itu.


Ryan-Aditya_ _ _


"Woi tolongin gue dong bang**t!"


Dor.....dor...dor...

__ADS_1


"Sabar bang**t!,ini musuh masih ngepung gue woi!"


"Alah cemen banget lo"


"lo juga cemen,tadi aja lo minta bantuan gue!


Suara dua orang pemuda yang tengah asik bermain salah satu game online diponsel mereka masing masing,mereka berdua adalah Ryan dan Aditya.


"Yah,kita kalah anjir!"ujar salah satunya.


"Iya anjir!padahal tinggal bentar lagi pasti udah menang"saut yang satunya.


Defeat


itulah yang tertera dilayar hp kedua pemuda itu,sehingga mereka menggeram kesal dibuatnya.


"Si Miko dimana sih Tya,biasanya habis nganter si Mia pasti dia udah nyusul kerumah lo!"tanya Ryan kepada temannya.


"Tau tuh,apa gak dibolehin main sama mamanya ?"tebak Aditya.


"Ah bisa jadi sih"ujar Ryan


"Eh tapi,ortu sikembar M kan lagi kerumah kakek nenek mereka diluar kota"lanjut Ryan setelah mengingat hal itu.


"Ya mungkin aja udah balik,siapa tau kan"ujar Aditya.


"Ya gak mungkinlah,orang baru tadi pagi si Miko bilang kalau ortunya bakal balik minggu depan"ujar Ryan.


"Trus si Mik...


Ping Ping...belum sempat Aditya menyelesaikan perkataannya,tapi suara notifikasi pesan masuk terdengar dari hp kedua pemuda itu.Jadilah mereka langsung melihatnya.


Miko:


Ryan/Aditya,lo berdua tolong susulin gue sama Mia dong.Alamatnya gue kirim sekarang sekarang


jln.xxx No.xxxx


Datang ya lo,gue sama Mia mau traktir kalian makanan nih.


Kalau lo berdua gak datang,makanan yang udah kita pesen ini biar kita aja yang habisin


Ryan dan Aditya saling memperlihatkan isi pesan yang mereka dapat dari Miko,isinya sama persis.Keduanya saling melihat satu sama lain kemudian tersenyum penuh arti.

__ADS_1


"GAS!"seru keduanya kompak.


Tampa babibu lagi,kedua pemuda yang merupakan kaum haus traktiran itu langsung bergegas meraih jaket dan kunci motor masing masing.Keduanya langsung pergi meluncur kealamat yang dikirim teman mereka itu barusan secepat mungkin,jangan sampai makanannya beneran dihabisin sama sikembar M pikir mereka.


__ADS_2